Geng Motor And School

Geng Motor And School
Penampilan berubah



Sekolah High'school teladan nampak ricuh dari pada biasa nya, mereka melihat seseorang dengan tatapan susah diartikan. Namun seseorang yang di perhatikan semua orang itu, tampak biasa aja ia tetap berjalan dengan begitu anggun dengan helaian rambut nya terbang mengikuti arah angin.


Sampai ke kelas pun ada beberapa orang tetap melihat nya dengan tatapan susah di artikan. Seseorang yang di perhatikan banyak orang pun merasa risih dengan orang melihatnya nya dengan tatapan susah di artikan.


"Apa lihat-lihat ada hutang".Tanya nyolot Keisha Pada orang yang memperhatikannya, seseorang yang banyak di perhatikan banyak orang itu adalah Keisha penampilan nya Harini begitu berubah dari pada biasanya.


Para murid pada buang muka semua mendengar perkataan Keisha. Keisha menarik kursi nya dan mendudukan bokong nya dan menundukkan kepalanya di atas meja tangannya ia letak juga diatas meja sebagai alas.


"Kenapa sih orang ni, liat gue gak selow kali?". Gumamnya


...----------------...


Alvares sedang memparkirkan motor sport nya, ia membuka helm full face nya dan menaruk nya di atas motor sport nya, ia berjalan di koridor dengan tangan nya di taruk saku celana nya.


"Vares". Teriak, suara bariton seseorang dari belakang. Vares membalikkan badannya kebelakang dan melihat Andi tengah tersenyum kepadanya, Andi berlari dan merangkul pundak vares.


"Katanya nantik malam kita akan tawuran sama anak geng motor goodfrees". Ujar Andi dengan masih merangkul pundak vares.


Vares pun lepas rangkukan tangan Andi yang di pundak nya dan menoleh kearah temannya itu vares menatap temannya dengan mengernyitkan dahinya."Lu gak tau?." Tanyak andi."Gak". Jawab Alvares singkat.


"Padahal dah di kasih tau lah di grup Bet Life". Jelas Andi


"Kapan?". Tanyak Alvares seraya berjalan koridor.


"Yah barusan jam lima pagi". Alvares mengangguk paham


Mereka pun diam di sepanjang jalan di koridor yang berhubung kelas itu.


...----------------...


Dina dan neha yang barusan masuk ke kelas, melihat cewek yang sedang menunduk kan kepala nya di atas meja.


"Siapa dia". Tanyak neha yang masih melihat cewek mendudukan kepalanya di atas meja dengan tangan nya sebagai alas, wajah cewek tu gak nampak karena terhalang oleh rambutnya.


"Ntah gue gak tau". Jawab dina sambil mengangkat bahunya acuh.


"Ngapain dia duduk di tempat itu, itu kan tempat Keisha". tutur neha


"Hei kamu ngapain duduk situ". tanyak nya dengan nada teriak


Merasa ada seseorang memanggilnya dari arah sebelah nya, Keisha pun menoleh kearah suara itu berada."Ya ni kan kursi tempat untuk tempat duduk lah". Jawabnya.


"Ouuh ya juga ya". jawabnya bingung


Dina memutar bola matanya dengan malas' melihat neha yang terlalu blo'on.


"Kamu Siswi baru ya?". Tanyak Dina


"Siswi lama".


"Kok siswi lama, kamu tau dong punya siapa yang kamu dudukin bangku itu".


"Tau".


"Kalau tau ngapain masih duduk disitu, tempat kamu duduk itu tempat Keisha". Jelas dina."Nantik yang ada lu kenak sepak sama dia, sampai ke neraka jahanam". Sambung nya.


Keisha yang masih menunduk kan kepalanya diatas meja, kini mengangkat kepalanya dan duduk posisi tegak dan menatap heran ke dina."Maksud Lo apaan hah". Bentaknya


Dina yang di bentak pun sontak kaget begitu juga neha. kaget mereka pun buyar karena guru telah masuk ke kelas mereka. Kini para semua murid di kelas kaget setelah mendengar mengabsen memangil nama Keisha. Para murid pun ricuh sendiri.


"Anj*r cantik kali si Keisha jadi gak nyakin gue tu Keisha". Bisik-bisik salah satu siswi namun suara mereka masih terdengar


"Kemana rambut Kiwil-kiwil dia".


"Benaran lu Keisha si cewek tomboy tu? kok dah berubah kali lu, kemana rambut Kiwil mu tu?, dah tobat kamu?, Apa-ap-". Tanyak semua murid menggebu-gebu


"Diammmm". Pekik nya. Semua murid di kelas pun itu diam mendengar teriakkan Keisha." Gue beneran Keisha tolol". ketus nya."Rambut Kiwil-kiwil gue dah hilang di telan bumi puas lu pada". Ujarnya.


Mereka pun mulai ribut lagi mendengar penuturan Keisha,Guru yang berada di depan pun memukul papan tulis agar semua murid diam, terlihat semua murid diam guru nya pun mengeluarkan suara." Penampilan kamu dah berubah banget ya?". Ujarnya."Tapi sayang sikap buruknya belum berubah". Sindir nya


Keisha yang disindir gurunya hanya acuh."Buka buku cetak kalian dan buka halaman 20". Pinta gurunya


......~jangan lupa komentarnya agar author semangat update nya~......