
"Apa urusan Lo, kalau gue nyantain cinta ke dia" Tanya Ryan dengan suara meninggi. Kini wajah cowok itu di buat babak belur oleh Alvares.
"Apa urusan gue! dia itu pacar gue" Balas Alvares dengan suara terengah-engah.
"Pacar Lo." Itu bukan suara Ryan melainkan vino yang merupakan kakak Keisha. Semua tatapan menoleh ke arah vino yang tiba saja ada di tempat itu sekaligus sama anak geng motor BET LIFE.
"Maksud Lo apa res? jangan bilang-bilang kalau Lo sama adik gue pacaran" Tanya Vino kepada Alvares.
"Iya! adik Lo pacar gue" Semua orang terhenyak, mendengar pernyataan dari mulut Alvares. Keisha hanya mampu bisa diam dan pasrah apa yang terjadi.
Vino tersenyum. "Sejak kapan kalian pacaran" Tanya cowok itu santai. Keisha yang mendengarnya tidak menyangka kalau kakaknya gak bakal marah kepada dirinya. Padahal vino sangat melarang dirinya pacaran.
"Sudah sejak beberapa bulan yang lalu" Balas Alvares yang gak kalah santai.
"Gilaa Lo res, masa pacaran dengan Keisha gak kasih kita-kita" Seru Gilang seraya merangkul bahu temannya itu. Padahal paling dalam lubuk hati Gilang sedikit patah hati, bahwa cewek incarannya sudah pacaran dengan teman satu geng motor dengannya. Tapi gak papa, Gilang mah ikhlaskan saja selagi cewek ia cintai itu bahagia.
"Pj-pj kami dong, kalian kan dah pacaran. Jangan lupa traktir kami yang ini" Celetuk Andi seraya memainkan alisnya. Alvares melepaskan rangkulan dari Gilang, kalau berjalan mendekati Keisha sembari tersenyum hangat.
"Oke gue bakal traktir kalian semua, seterah kalian mau makan apa" Ucap Alvares seraya merangkul pinggang Keisha.
"Huuuy... makanan enak hari ini hahaha" Seru mereka sembari tergelak tertawa. Tentang masalah Ryan menyatakan cinta kepada Keisha, tiba saja mereka melupakannya. Ryan di situ di acuhkan. Dan malah mereka menikmati, traktir makanan tersebut.
Keisha tidak henti-hentinya menatap Alvares sembari tersenyum tipis. Berawal dari benci kini menjadi cinta, tidak tahu kenapa ia bisa jatuh cinta sedalam ini dengan Alvares.
"Jangan di perhatiin mulu Alvares dia gak bakal hilang kok" Seloroh Andi dan dapat tergelak tawaan mereka.
*
*
Dua tahun kemudian.
Kini mereka reka resmi lulus dari masa SMA, senang susah sudah mereka lewatkan di masa SMA ini. Kini mereka mungkin akan melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Atau mungkin bagi yang mau tamat SMA langsung sekolah.
"Gak papa, biarin aja orang ni lihat, jadi mereka gak ada yang lagi dekati kamu! karena kamu itu punya aku seorang sayang" Gombal Alvares tapi tulus. Sampai kini status mereka privasi, seluruh murid sekolah school teladan tidak mengetahui kalau dua pasangan yang sering bertengkar ini dulu, sekarang jadi pacaran. Kecuali teman Alvares.
"Keisha makasih banget udah selalu menemani aku, hingga sampai ini i love you Keisha!" Ucap Alvares.
"I love you tou juga Alvares" Keisha memejamkan matanya, saat Alvares mendekati wajahnya. Belum sempat ciuman dua makhluk astral ini datang.
"Oi kalau ciuman jangan di taman sekolah, tapi di kuburan sana. Kan jadi romantis sedikit" Seloroh Dino seraya menahan tawanya.
"Betul tuuh, jadi-" Belum melanjutkan perkataannya Andi sudah di buat gemetar duluan. Melihat Alvares mendekati mereka dengan tatapan membunuh.
Bugh..
Prak..
Krakk..
Suara patah tulang yang terdengar begitu nyaring. Keisha yang melihatnya hanya mampu mengeleng kepalanya pelan.
"Aduuh sakit banget.... semenjak pacaran Lo sekarang jadi galak banget Alvares. Mancam emak-emak aja" Ujar Andi sembari meringis kesakitan.
"Mau lagi.."
"Tidak......"
...----------------...
...~Tamat ~...
Terimakasih buat para readers yang selalu menemani author 😍😘