Geng Motor And School

Geng Motor And School
Menonton balap liar



Keisha kini berada di suatu tempat bersama dina dan neha. Keisha terlihat seperti kesal kepada seseorang, kini mereka berada suatu tempat yang tidak seperti ia inginkan atau mereka tunjuin.


Tempat itu banyak laki laki remaja dan beberapa cewek, semua orang itu mereka berdiri di trotoar jalan.


Bukanya mereka merencanakan di sekolah tadi untuk pergi nantik malam Minggu jalan-jalan kenapa pergi ketempat arena balapan liar. Yah tempat mereka pergi itu tempat area balapan liar dengan seorang lelaki tampan yang gak kalah ganteng nya sama Alvares.


"Lu ngapain bawa kami kesini anj*r". Ucap Keisha dengan kesal kepada seseorang.


"Nonton balapan motor lah". Ucap vino santai tanpa bersalah sedikitpun. Seseorang itu adalah vino ketua geng motor BET LIFE.


Kenapa Keisha bisa jalan sama vino yang bernotabene sebagai ketua geng motor BET LIFE.


Flash back


"kamu mau kemana sha?". Tanyak vino duduk di sofa, melihat penampilan Keisha yang rapi.


"Mau jalan-jalan sama kawan". Jawabnya datar, seraya mencari sesuatu.


"Cari apa lu?". Tanyak lagi vino melihat Keisha tengah mencari sesuatu.


"Kunci mobil gue hilang". Balas nya sambil mengacak rambutnya frustasi.


"Lu ada liat kunci mobil gue gak". Tanyak Keisha terlihat bingung seraya menggaruk kepalanya.


"Enggak lihat". Bohong nya padahal kunci mobilnya sama vino.


Keisha melihat vino dengan intens berusaha mencari kebohongan dari cowok itu.


"Gausah di lihat gue gitu kali sha, gue tau kok gue ganteng". Seloroh vino di akhir kalimat


Keisha memperagakan gerakan seperti orang muntah."Ck, ganteng darimananya jelek iya". Ketus nya.


Vino pun terkekeh mendengar ejekan Keisha."Macam lu cantik kali aja sha". Ucap vino sambil terkekeh geli.


"Gue emang cantik kenapa lu gak terima". Hardik nya.


Keisha pun pergi menuju lantai dua ia tidak mau berlarut larut ngomong lagi vino yang berujung nantiknya bertengkar. Yang ada buang buang waktu Kunci mobil gak dapat pergi jalan jalan pun gak bisa.


Sedangkan vino terkekeh geli sendiri."Carinya sampai seluruh dunia ya sha, sampai kiamat pun tu kunci gak bakal lu dapat, karena kunci mobil lu ada sama gue". Monolognya sambil tersenyum seringai menatap kunci mobil Keisha di tangan vino.


Jam menunjukkan pukul 9:50 namun kunci mobil Keisha belum temuin, dah sampai beberapa tempat ia cari dan kamar nya aja seperti kapal pecah.


Suara dering hp pun berbunyi di hp Keisha. Keisha pun mengambil hp nya dan mengangkat telepon yang bergrup yang tertera nama Dina dan neha.


"Halo Keisha jadi apa gak sih". Tanyak Dina di telepon.


"Iya nih capek kami tunggu". Timpal neha di telepon


"Kunci mobil gue hilang, gak tau ada dimana". balas nya sambil mengacak rambutnya frustasi


"Jeh gak jadi pergi lah ni, kalau kunci mobil nya hilang". Ucap dina lirih


"Iya nih padahal gue dah pakai pakai baju cantik cantik dah gak jadi pergi". Timpal neha Sedih


Keisha pun memutarkan bola matanya dengan malas mendengar perkataan temannya walau pun tidak terlihat oleh temannya di sebrang telepon.


"Pakai mobil lu pada aja bisa kan". tanyak Keisha


"gak bisa mobil gue dah di bawa pergi". Balas dina


"Gue juga". Sambung neha


"Sialan lu pada, hidup kalian yang bisa ngebebanin aja". Ketusnya


Dina dan neha pun terkekeh mendengar suara Keisha kesal.


"Keisha kenapa gak pakai mobil lain aja, lu kan orang kaya pasti punya banyak mobil". Bilang dina


"Iya tuuh". Timpal neha


"Ha'ah iya lah gue kan banyak mobil, kenapa gak pakai mobil lain aja". Ucapnya antusias.


"Kenapa gak kepikiran ya?". Sambung nya seraya menggaruk kepalanya.


"Yaudah pergi ambil kunci mobil yang lain aja sana". Pinta nya


Keisha pun mematikan ponsel nya dan mencari kunci mobilnya yang lain. Beberapa jam mencari namun tidak bisa di temukan juga.


"Kemana sih ni kunci mobil, masak semua kunci mobilnya juga hilang". Monolog nya


Nampak vino baru masuk dari arah keluar rumah, pas sebelum masuk ke dalam rumah. Vino keluar mau pergi dengan motor nya namun tidak bisa motor nya itu mogok.


Mendengar permintaan vino, membuat Keisha jadi marah."ouhhh.. jadi kunci mobil gue sama lu". Bentak nya dengan marah


"Balikin sini kunci gue set*n! b*ngke lu emang capek capek gue cari kunci mobil lupanya sama lu dajj*l lu emang". Umpatnya.


Belum lagi bilang vino bahwa kuncinya sama ia, namun sudah di ketahui langsung oleh Keisha.


Lama lama mereka berdebat akhirnya Keisha mengalah dan pergi bersama vino dan menjemput temannya Keisha dirumah temannya itu. Sebenarnya temannya Keisha gak mau pergi sama seseorang laki-laki gak kenal, setelah melihat laki-laki itu gak kalah ganteng dari Alvares mereka pun ikut, yang tadi teman nya gak mau ikut kini dengan semangat 65 kali pergi bersama satu mobil sama vino.


Flash off


...****************...


Saat cewek seksi itu menghitung waktu memulai pertandingan nya dimulai namun cewek itu berhenti mendengar teriakkan suara bariton dari Bella.


"Berhenti". Pekik nya seraya berjalan begitu anggun mendekat ke si pengang bendera. Bella terlihat dengan pakaian cukup seksi dengan belahan dada nya yang terlihat dan juga terlihat paha nya yang mulus karena celana ia pakai celana pendek.


Para lelaki menatap cewek tu dengan tatapan hawa nafsu, seperti mau menerkam mangsanya hidup hidup. Sedangkan Alvares menunduk kepala nya tidak mau melihat Bella yang pakaian begitu seksi bukan karena Alvares juga tergoda bukan! yang ada Alvares menatap dengan jijik dan gak suka sama sekali.


"Biar gue aja yang hitung waktu mulai pertandingan nya" Ucap Bella dengan suara yang begitu di lembut lembutin. Perempuan seksi tu pun mengasih bendera ke Bella.


Bella pun memengang bendera hitam itu di tangan kirinya, sebelum mengangkat bendera itu keatas.


"Yang semangat ya Alvares semoga lu menang". Ucapnya dengan nada masih sama


Semua laki-laki berada di situ menatap Alvares gak suka karena cewek pujaan mereka itu menyukai alvares.


"Ck' alvares, alvares Mulu dah setiap hari Alvares jijik gue dah lama dengar nama itu". Gumam Rino yang kesal sambil memungkul tangki bensin motor nya.


Namun gumamnya Rino masih bisa terdengar oleh Gilang yang bersebelahan Rino.


"Kenapa kesal?, makanya di saingi dek bukan di jelek jelekkin, gue baru tau berusaha apapun lu itu gak bakal bisa saingi teman gue!". Ucap Gilang penuh penekanan di akhir kalimat nya


Saat Rino ingin membalas perkataan Gilang namun berhenti mendengar suara Alvares


"Udah gausah banyak bacot Bell! dari pada banyak bacot mending lu hitung waktu mulai pertandingan capek gue nunggu dari tadi". Ucap ketus alvares dengan tatapan masih menunduk.


Bella pun terlihat sedih mendengar perkataan Alvares, Ia pun langsung menghitung waktu mulai pertandingan, suara ngeber-ngeberan motor pun terdengar cukup memekakkan telinga.


One.. twoo... treee..


GOO..


Detik itu juga mereka meninggalkan garis start. Mereka semua membawa motor melesat begitu kencang, Alvares tertinggal oleh mereka dengan pandangan masih pandangan tertunduk, walaupun alvares tertinggal gak membuat alvares nyerah apalagi kalah.


Alvares mengangkat pandangannya setelah melewati bella, ia pun menarik gas motor sehingga sampai melewati batas nya.


"Yaah kawan lu, yang lu banggain-banggain lupanya cupu, gak bisa tandingin gue". cibirnya setelah mengejek Gilang, Rino pun menyepak badan motor Gilang. Hampir membuat Gilang jatuh namun keseimbangan Gilang kuat dan membuat ia nya tidak jatuh.


Motor Alvares berlaju begitu cepat seperti cahaya, alvares pun melewati Gilang dan Rino.


"Hebat lu vares Bangga gue sama lu". Gumamm Gilang melihat alvares membawa motor melesat dengan sangat cepat. Gilang pun menarik gas begitu kencang dan berusaha menyetarai Rino


"******! bisa bisanya dia bisa lewatin gue". Umpat Rino melihat vino yang sudah berada di depannya.


Kini alvares berada posisi pertama, kini ia semakin menaikkan kecepatan motor nya.


Gilang pun sudah menyetarai dengan kecepatan motor Rino, Gilang melihat Rino melamun melihat kearah alvares, membuat Gilang tidak membuang kesempatan nya, ia pun menyepak badan motor Rino dan sontak membuat Rino kaget dan terjatuh ke aspal.


"Gue dulu yaaa...". Teriak Gilang dengan suara begitu lantang.


"auuww". Ringisnya kesakitan di pergelangan tangannya. "b*ngke , set*n, sialan emang dah itu anak". Umpat nya."Berani banget dia nyepak motor gue". Hardiknya melihat Gilang melesat jauh, kini ia berusaha menyetarai Alvares.


Tiba tiba punggung Alvares terasa sakit, dan membuat nya mengurangi kecepatan nya. Alvares menghela nafas dengan panjang dan menghembuskan nafasnya dengan berat, kini Punggung nya terasa sangat terasa perih.


"Rasanya sakit banget, apa luka gue terbuka lagi". Monolog nya terasa sakit karena akibat sayatan pisau tawuran kemarin.


Melihat alvares mengurangi kecepatan nya membuat Gilang menaikkan kecepatan nya. Dan alhasil kini ia berada posisi pertama.


Alvares melihat Gilang Kini di depannya, tidak beberapa jauh lagi Finish menantikan mereka.


Dan sekarang alvares kini terasa pusing di kepala nya."Lu gak boleh kalah res". Ucapnya memberikan semangat kepada dirinya. Namun sekarang rasa sakit nya Bukan nya berkurang, kini rasa pusing di kepalanya makin terasa sakit dari pada sebelumnya.


...----------------...


Siapakah yang jadi pemenang apakah Gilang atau alvares? Gak mungkin alvares karena Alvares lagi pusing🤣


Makasih buat yang baca kalau ada kesalahan tolong koreksi ya.


...Jangan lupa dukunganya ya!!...