Geng Motor And School

Geng Motor And School
Arena Balap motor



Malam Minggu, Di tempat Area balapan liar banyak lelaki remaja berkumpul dan berdiri di trotoar untuk melihat pertandingan balapan liar. Alvares memarkirkan motor nya di garis start malam ini ia akan mengikuti balapan liar, yang menghadiahkan uang 50 juta. Gilang pun berada di garis start ia akan juga mengikuti pertandingan itu.


Banyak para penonton berteriak mendukung Geng motor bet life. Gilang melihat lawannya dengan tatapan sengit, sedangkan Alvares terlihat biasa saja.


"Geng motor Bet Life, lu bakal kalah Harini!". Ucap seseorang bernama Rino sambil mengacungkan jempol nya kebawah.


Gilang dan Alvares saling menatap dan tawa mereka pun pecah."Coba aja kalau bisa geng kupu-kupu". Ledek Gilang kepada Rino, geng motor Rino bernama kunfu dark.


Muka Rino menjadi merah padam mendengar ejekan Gilang namun dia tahan karena sebentar lagi mereka akan memulai balapan liar nya.


Ada beberapa cewek menonton pertandingan balapan liar, beberapa cewek itu meneriaki nama Alvares dan geng Bet Life.


"ALVARES Lu ganteng banget Harini, bukan Harini aja tapi setiap hari".


"Alvares semangat semangat kamu pasti bisa".


"Alvares semangat kamu pasti bisa menang, ayang mu ni akan selalu mendukung mu sayang". Seseorang cewek mengatakan itu banyak tatapan mata dari cewek lain yang menatapnya dengan tajam dan gak suka.


"Siapa Lo berani panggil Alvares ayang!". Ucapnya dengan nada tinggi


Seseorang cewek tu mencengir."Hehhe maaf-maaf maksudnya ayang kita bersama!".


Bella memutar bola matanya dengan malas."Awaas lu Kalau lu panggil Alvares ayang, gue bakal kubur lu hidup - hidup". Bentak bella menatap tajam seseorang yang memanggil Alvares dengan sebutan ayang, seseorang cewek tu menelan salvina nya dengan kasar mendengar bentakan Bella.


"Dengarin tuhh". Bilang seseorang yang memengang kipas di tangan nya, yakni bahwa ia Temannya Bella, temannya itu bernama Juli."Jangan gak dengarin pula". Timpal seseorang cewek yang bedak di tangan nya bernama Tilana.


"Vares Ayang lu datang noh". Ucap Gilang seraya menunjuk dagunya ke arah para penonton di trotoar.


Vares mengerutkan dahinya, ia tidak tau maksud perkataan Gilang kalau ayang nya datang, padahal Alvares gak punya pacar apalagi ayang.


"Ck' Bella tolol". ketusnya kepada Alvares yang masih duduk di posisi motor yang berada di garis start.


Alvares memutar bola matanya dengan jengah."Dia bukan cewek gue". Ucapnya dengan penuh penekanan.


Gilang terkekeh mendengar perkataan yang penuh penekanan dari Alvares."Masak lu gak mau sih sama dia, itu cewek banyak banget cowok yang suka, cantik oke, body oke, pokoknya semua ok-".


"Gue tetap gak mau, kalau lu mau ambil aja tu cewek". Potong Alvares menatap temannya kesal.


"Gak mau gue, cewek tu dah cinta mati sama loh". Ucapnya penuh penekanan. Mana mungkin Bella mau sama Gilang soalnya di hati cewek tu cuman Alvares, padahal dah beberapa kali Alvares tolak cintanya, namun cewek tu tetap saja berusaha mendekati Alvares. Bukan cinta tapi terlalu obsesi.


Alvares hanya diam dan tidak menjawab lagi. Pertandingan balapan liar nya pun di mulai, cewek yang Berpakaian seksi melangkah di antara mereka menuju garis start. Dia berbalik badan dan mengangkat bendera hitam di tangan kirinya. Saat dia hendak menghintung waktu memulainya pertandingan-.