Geng Motor And School

Geng Motor And School
Siapa yang menang?



Dino menyapu pandangan nya tempat para penonton. dan tanpa sengaja ia melihat vino di kerumunan para penonton balapan liar.


"Andi lihat tu ada vino". Bilang dino seraya menunjuk dengan jari telunjuknya kearah vino yang berdiri di kerumunan para penonton.


"Mana". Tanyak nya sambil celingak-celinguk.


"Itu tol*l buta lo". Ucapnya kesal seraya masih menunjuk dengan jari telunjuknya kearah vino di kerumunan para penonton.


Akhirnya Andi pun dapat melihat vino di kerumunan para penonton."Yahh nampak-nampak". Ucapnya seraya mengangguk kepalanya


"Ayoo kesitu Ketempat vino". Ajak Dino. Andi pun menyetujui ajakan Dino dan mereka pun menyebrang jalan dan ke tempat vino berada.


"Gue maunya pergi ke mall bukan nonton balapan liar b*ngsat". Ucap Keisha sambil berkacak pinggang kepada vino


"Ngapain sih ke mall kek anak anak aja". Cibir vino


"Apa lu bilang kek anak anak". Bentaknya. kedua tangan Keisha mengepal dengan rahang mengeras menahan emosi yang gejolak di hatinya.


"Iyaaah". Jawab santai vino


Emosi Keisha tidak bisa di bendung lagi, ia akan memberikan pukulan untuk vino dengan kakinya. Dina dan neha hanya menonton pertengkaran adik kakak itu dan tanpa mau melerai pertikaian mereka.


Vino sudah tau dari gerak gerik Keisha akan membuat sesuatu agar ia terluka, ia kan mengelak agar Keisha membuat sesuatu, agar ia terluka atau kesakitan , tidak mengenai dirinya.


"Vino". Pekik Andi dan Dino seraya hampir mau mendekati vino.


Mendengar ada yang memanggil namanya sontak membuat vino menoleh. kesempatan bagus untuk Keisha pun datang Tanpa membuang kesempatan nya. ia segera memberi tendangan ke arah perut vino. Apa lagi vino sedang mengalihkan pandangannya ke tempat lain.


Bugh


Andi, Dino, neha, dina membelalakkan matanya melihat Keisha menendang perut vino membuat vino mundur beberapa langkah.


Tendangan nya Keisha bukan bukan apa-apa bagi vino karena ia sebagai paketu geng motor BET LIFE sering mendapatkan serangan seperti itu, jadi tidak terlalu sakit, sakit sih ada tapi sedikit Karena tendangan Keisha sangat kuat.


"Sial!". Umpat vino sambil menatap tajam ke Keisha. Adiknya itu sungguh kelewatan batas beraninya ia menendang perut Abang nya.


"Vinoo..". Teriak Andi dan Dino melihat vino di tendang seseorang. Andi dan Dino pun segera berlari menghampiri vino.


"Vinooo lu gpp kan". Tanyak Andi dengan khawatir.


"Gpp". Jawab vino sambil menetralkan emosi nya.


Dino menatap siapa yang berani menyepak paketunya itu."Lo..". Kaget Dino melihat yang menendang vino adalah Keisha. Keisha pun kaget melihat Dino dan Andi ada disini namun ia berusaha biasa aja.


"Dino, Andi! ngapain kalian disini". Tanyak kompak neha dan Dina seraya membelalakkan matanya.


"Gimana gak kenal, sama cewek yang tiap hari di sekolah bikin onar dan selalu masuk ruang BK". Cibir Andi sambil tersenyum sinis.


Keisha mendengar Andi mencibir diri nya, tentu merasa kesal. Saat mau melontarkan perkataan nya. Ia mendengar teriakkan para penonton yang cukup memekakkan telinga, karena para orang yang ikut pertandingan balapan liar akan mencapai Finish.


Sontak membuat Vino, Dino, dan Andi berlari dan berdiri dekat dengan jalan melihat siapa yang akan menang.


"Ayoo kei kita lihat siapa yang menang". Ajak neha dengan antusias. Mendengar gak ada sahutan dari Keisha. Dina menarik tangan Keisha dengan paksa menuju di pinggir trotoar.


...----------------...


Gilang melihat Alvares di belakang nya yang masih beberapa jauh dengan dirinya ia pun memelankan motornya, gilang pun melepaskan tangannya di stang motor, dengan bangga nya Gilang merentangkan kedua tangannya seraya mendengar teriakkan para penonton.


Alvares yang merasa pusing dan masih belum melajuukan motor nya padahal tidak beberapa jauh dari nya finish menantikan diri nya. Ia melihat kearah kedepan yang dimana Gilang di posisi pertama tapi belum mencapai Finish. Tanpa sengaja ia melihat Keisha yang sedang berdiri di pinggir trotoar sambil besedekap dada.


"Keisha". Gumamnya. Ntah semangat dari mana Alvares menarik gas motor melewati batas nya.


"Cepat oi, lama amat sih padahal Finish udah di depan mata". Teriak Andi kesal


"Siapa sih tu, sok banyak gaya amat". Tanyak Dino


"Gilang". Bilang vino pandangan nya memperhatikan gilang yang merentang keduanya.


"Ck' pantesan". Berdecak kesal Dino dan Andi


"Yuhuuu senang amat gue, gue bakal menang malam ini". Gumam Gilang masih dengan merentangkan kedua tangannya.


Vino melihat ada seseorang bawa motor yang begitu cepat diarah belakang gilang."Alvares". gumamnya


Para penonton ada teriak nama Gilang dan sosok di belakang Gilang."Ayoo yang di belakang Gilang cepat bawa motor nya dikit lagi lu bakal Finish". Teriak kerumunan para penonton, para beberapa penonton tadi ada merasa kesal melihat Gilang kebanyakan gayanya padahal Finish sudah di matanya.


Kini dengan semangat teriaknya sosok orang di belakang Gilang yang membawa motor.


Mendengar teriakkan memanggil seorang yang di belakang nya sontak membuat Gilang memengang stang motor nya, saat mau menarik gas namun sudah telat, Alvares sudah mencapai Finish duluan sampai melewati Finish lagi karena alvares membawa nya begitu kencang.


Dengan sangat cool nya Alvares memberhentikan motor nya. Ia menginjak rem sampai motor nya berputar kebelakang dan ban motor nya di belakang sampai terangkat. Para penonton semakin teriak heboh melihat sosok orang itu memberhentikan motor nya sangat cool.


"Sumpah keren amat".


"Gila-gila Cool banget".


"Siapa sih tu cowok keren amat, mau dong gue jadi pacar lu".


Para penonton itu, tidak tahu kalau itu Alvares karena muka nya tertutup dengan helm full face, dan di badannya berbalut jaket berwarna hitam yang belakangnnya berlambang nama geng BET LIFE.