Geng Motor And School

Geng Motor And School
Pergi ke Mall



Setelah sampai kerumah mewah milik orang tua nya dan memparkir kan mobil nya di dalam garasi, Keisha pun masuk ke dalam rumahnya, saat berjalan beberapa langkah ia melihat Fina-mamanya, berada duduk satu sofa sambil menyilang kan kakinya dengan raut wajah susah di tebak!.


Keisha pun melanjutkan langkahnya, meskipun merasa kepo melihat mamanya yang melihat kearah nya dengan raut wajah susah di tebak.


"Mau kemana kamu". Tanyak Fina


"Mau ke kamar". Sahutnya


"Ouhh". Mengangguk paham. "kamu sekarang pergi siap-siap kita mau pergi".


"Mau pergi kemana?". Tanyak kepo Keisha


"Gausah banyak nanyak, pergi siap-siap sana nantik tau sendiri kita pergi ke mana".


"Oke". Jawabnya malas


Keisha pun pergi menaikin tangga di rumah nya, kamarnya berada di lantai dua, saat berada di dalam kamarnya cewek itu pun bersiap-siap, dan menganti pakaian sekolah dan melakukan apa yang di pinta Fina tadi-mamanya.


Setelah memakai pakaian rapi namun bukan pakaian rapi tapi pakaian nya mancam anak tomboy, ia pun menuruni tangga menuju lantai bawah dan pergi tempat di mana mamanya berada.


"Yuk pergi". Ajak Keisha malas


"ay-". Perkataan Fina berhenti melihat Keisha dari ujung kepala sampai ujung kaki, ia melihat pakaian Keisha bukan macam anak perempuan biasanya, kini pakaian nya macam seperti anak laki, celana di lututnya sobek baju kaos lengan pendek.


"Kamu gak ada pakaian lain kah". Tanyak Fina yang masih memperhatikan penampilan Keisha


"Gak ada". Jawabnya malas. "Semua di pakaian di lemari begini semua". Sambung nya


Fina hanya menggelengkan kepalanya melihat anak perempuan nya mancam anak laki.


Ibu dan anak itu pun pergi mengendarai mobil, mobilnya melaju dengan kecepatan sedang membelah jalan raya yang begitu padat dengan kendaraan. Beberapa jam kemudian akhirnya mereka sampai pada suatu tempat.


Tempat nya begitu besar, bangunannya begitu menjulang tinggi, di tempat itu tertulis Mall, ya' mereka pergi itu ke Mall. Mereka pun keluar dari mobil keisha menatap heran dengan bangunan bernama Mall.


"Mall". Gumamnya heran."Ngapain kita kesini mah". tanyak nya kepo


"Berenang". jawab Fina singkat, Fina pun berjalan masuk ke dalam Mall itu.


"Hah berenang". Beonya, ia pun ikut menyusul mamanya masuk kedalam. Keisha pun berusaha berjalan sejajar dengan mamanya.


"Mama! Mall ini bukan untuk berenang untuk belanja". bilangnya seraya berjalan sejajar dengan mamanya


"Emang nya siapa bilang untuk berenang". Bilang Fina seraya melihat baju baju.


"Mama sendiri kan bilang mau berenang". ujar nya sambil memutar matanya malas.


"Terus?".


"Yaudah disini itu mall untuk belanja bukan untuk berenang". kata nya


"Dah tahu untuk Mall ini untuk tempat belanja, ngapain kamu nanyak lagi?. Ucapnya sambil menoleh kearah Keisha."Udah coba kamu tes baju ni". Pintanya


Selesai membeli beberapa baju dan beberapa belanja lainnya, mereka pun beristirahat dan pergi ke cafe di tempat Mall tersebut. Setelah mendudukan bokong di salah satu kursi tempat makan itu dan memesan makanan, selesai dengan memesan makanan mereka, kini tiinggal menunggu pesanan makanan yang fina dan keisha pesan datang.


Keisha merasa perutnya mules meminta izin ketoilet sama mama nya"Mah Keisha ketoilet bentar ya?".


Fina yang sibuk memainkan ponselnya menoleh ke arah ke Keisha."Ya jangan lama-lama bentar lagi pesanan makanan nya datang". Setelah mengatakan itu Fina pun mengalihkan pandangannya ke hp nya lagi.


Keisha pun pergi, cewek tu jalan nya sedikit berlari menuju ketoilet, setelah sampai di toilet ia pun membuang hajat nya, beberapa menit ia pun selesai membuang hajat.


"Duuh leganya". Monolog nya sambil mengelus perut nya yang gak terasa mules lagi.


Keisha pun berjalan kembali ke tempat mamanya, namun beberapa langkah ia berjalan, Keisha menabrak seseorang. cewek tu pun jatuh tersungkur kelantai, dan seseorang ia tabrak itu tetap berdiri tidak jatuh.


Seseorang itu mengulurkan tangannya untuk membantu Keisha berdiri, Keisha pun menerima uluran tangan seseorang itu, saat seseorang itu menarik tangannya untuk membantunya berdiri, Keisha pun nampak jelas wajah nya yang membantu nya itu.


"Alvares". Ucapnya melihat cowok yang membantu nya itu Alvares cowok paling ia benci. Alvares mengerutkan dahi nya melihat Keisha. Keisha melamun menatap cowok di hadapannya. Lamunan Keisha pun buyar saat Alvares menarik pinggang rampingnya.


Wajah mereka pun begitu dekat sampai bola mata coklatnya Keisha dan bola mata biru Alvares beradu sampai hembusan nafas hangat mereka pun menerpa kulit wajah Mereka berdua. Detak jantung Keisha pun berdetak lebih kencang dari padanya. ia bisa melihat pahat wajah Alvares yang begitu indah dan wajah nya begitu sangat tampan dilihat begitu dekat. Lamunan Keisha pun buyar saat ada suara di arah belakangnya. ia pun membalikkan badannya kebelakang di belakang nya keisha ada troli jatuh untuk saja troli itu tidak mengenai nya.


"Gausah ge-er". bilang datar Alvares


"Siapa yang ge-er". Bilang gugup Keisha


"Lu yang ge-er". bilangnya sambil menaikkan alisnya.


"Kamu mungkin yang cari kesemp-". belum melanjutkan perkataannya, Alvares melenggang pergi meninggalkan Keisha yang kesal padanya.


"Ish! dasar cowok nyebelin". Pekiknya. sampai orang yang berlalu-lalang di situ menatap nya dengan tatapan sulit di artikan. Keisha tidak memperdulikan orang menatap nya ia pun melanjutkan langkahnya menuju tempat mamanya.


Sampai di tempat mama nya berada, Keisha pun menarik kursi dan mendudukan bokong nya dengan raut wajah kesal.


"Lama banget sih kamu kemana aja tadi". Bilang fina kesal, capek ia menunggu Keisha padahal makanan nya dah datang, namun anaknya belum kunjung kembali dari toilet, sampai makanan mulai dingin.


"Ke toilet, tadi kan dah bilang!". Jawabnya malas.


Fina tidak menjawab perkataan Keisha lagi, ia pun menyatap makanan yang di hidangkan dia atas meja, tidak ada yang bersuara dari antara mereka, mereka sibuk dengan makanan masing-masing.


Makanan yang dihidangkan di atas meja pun habis, sudah pindah keperut mereka berdua. Fina memanggil pelayan untuk menghintung berapa harga makanan mereka pesan setelah selesai pelayan itu menghintung. ia pun pergi ke kasir untuk membayar makanan itu di kasir, dengan kartu kredit black ulinmited.


Setelah itu mereka berdua pun keluar di tempat cafe itu, dan Fina berjalan menuju tempat sesuatu diikuti oleh Keisha di belakang.


"Mah! pintu keluar itu disana bukan disini". Ujar nya berjalan mengikuti Fina


"Diam aja kamu, ada yang tempat kita harus pergi". Ucapnya


Keisha pun hanya pasrah dan mengikuti Fina pergi, dan mereka pun sampai yang bertuliskan salon.


"Ngapain kita kesini mah, mending kita pulang aja sha udah capekk". Ngeluhnya


Fina pun tidak memperdulikan Keisha dan menarik tangan Keisha masuk ke dalam ruangan salon itu.


Saat berada di ruang salon itu Fina pun mempinta para kerja salon itu."Tolong smoothing rambut anak saya". Pintanya


"Hah smoothing". Pekik nya


Keisha mengeleng kepalanya."Gak-gak Keisha gak mau". ucapnya


"Harus mau, kamu gak malu kah punya rambut Kiwil-kiwil gitu". kata fina


"Ngapain malu, rambut gini kan keren". bilang nya gak terima dikatain gitu oleh mamanya.


Fina menghela nafas panjang."Keren dari mananya yang ada kamu macam gembel kayak gitu!". Bentak nya "Dah gak ada bantahan,dan kamu tolong smoothing rambut anak saya". pintanya kepada para pekerja salon. Keisha pun tidak membantah dan hanya diam pasrah rambutnya di smoothing.


Selesai rambutnya di smoothing para kerja di salon, dan orang berada di salon, itu menatap takjub melihat Keisha yang begitu cantik dengan rambut yang panjang tergerai sepanjang punggung.


"Wahh kamu cantik sekali". Puji para pekerja salon.


Namun beda dengan Keisha mukanya merenggut kesal karena rambut nya yang keren itu berubah rambutnya menjadi lurus.


"Kamu cantik sekali Sha".Puji mamanya melihat Keisha dengan begitu takjub.


Keisha hanya diam tidak menjawab pujian orang-orang.


Setelah selesai belanja dan salon, mereka pun pulang kerumah.




...NI VISUAL KEISHA NATHALINE...




Visual Alvares rexava Lergan


**Jangan lupa dukunganya


Like


vote


hadiah


~Jangan lupa komentarnya supaya author semangat berkarya nya**~