Geng Motor And School

Geng Motor And School
Latihan basket



Dina meringis kesakitan di kepalanya. Karena rambutnya di Jambak oleh, lelaki yang ia gak kenal. Dan lelaki itu pun juga telah menabrak mobil nya sampai bagian depannya rusak.


"Lepasin tangan Lo di rambut gue". Ketus Dina sambil mencengkram tangan lelaki itu, yang lagi menjambak rambut yang terurai.


"Boleh asal kan Lo layani gue di atas ranjang". Balas lelaki itu dengan tersenyum seringai.


Mendengar penuturan cowok itu membuat mata Dina membelalakkan. Ia pun segera menendang aset pribadi cowok itu. Dan cowok tu pun sontak melepaskan tangannya yang menjambak rambut Dina dan tangan nya pun beralih memegang selangkangannya terasa nyeri. Karena tendangan Dina yang cukup kuat.


Dina pun lari mendekati mobil nya. Sebelum masuk kedalam mobil nya, ia meledek lelaki yang gak kenal itu.


"Rasain itu ada enak".


"Makanya jadi cowok itu jangan mesum".


"Dasar cowok Anj*Ng


Umpat Dina mengebu-ngebu kepada cowok itu. Mendengarnya ledekan Dina membuat, cowok itu menjadi Emosi. cowok itu pun segera mengejar Dina. Namun Dina sudah masuk kedalam mobil nya dan menyalakan mesin nya. Ia pun pergi dari tempat itu juga.


Cowok itu menatap mobil Dina kian menjauh."Dasar cewek luknat, awas lu kalau kita bertemu lagi gue bakal buat lo menjerit kesakitan dan kenikmatan di bawah kukungan gue". Monolog cowok itu menatap jalan raya ramai kendaraan.


*


*


Alvares sudah beberapa kali memasukkan bola basket nya ke Ring. Kini mereka berada lapangan basket untuk latihan persiapan melawan SMA harapan.


Peluit dari pelatih pun berbunyi. Mereka semua pergi kearah pelatih."Gimana sih kalian berdua lawan Alvares seorang diri kok gak bisa". Bentak pelatih bernama pak Tio.


"Susah pak lawan Alvares".


"Apanya susah dia sendiri kok bisa, sedangkan kalian berdua kok gak bisa". Ketus pak Tio.


Mereka semua menelan ludah dengan kasar mendengar kata ketusan pak Tio. Pak tio mengehela nafas berat melihat para siswa kurang becus latihan kecuali Alvares.


"Udah cukup disini latihan nya besok sambung lagi". Ucap pak Tio seraya mengambil tas nya. Mendengar penuturan pak Tio orang semuanya yang ikut latihan basket pada lega. Karena sekarang para siswa yang ikut latihan basket bisa istirahat setelah berlatih Berjam-jam.


Ditempat lain. Cowok itu mendribble bola basket nya dan setelah mendribble bola basket nya ia pun melempar bola basket itu ke Ring. Lemparan nya tepat sasaran bola basket itu pun masuk kedalam Ring. Lelaki terlihat tampan itu bernama Ryan pardipati.


Keringat begitu banyak di pelipis dan lehernya Ryan, ia sudah berjam-jam berlatih untuk mempersiapkan diri untuk bertanding bola basket antara SMA harapan dan SMA school teladan.


"Kalini gue gak bakal biarin kalian menang". Monolog nya dengan tersenyum miring. Ia pun melanjutkan latihan basket nya tanpa letih padahal di sekolah mereka semua sudah berlatih Berjam-jam dan pasti nya di bimbing oleh pelatih handal.


Setelah beberapa jam ia berlatih sampai kini sudah pukul sepuluh malam. Ia pun berhenti dan masuk kedalam rumah mewah milik orang tuanya. Sekarang Ryan sudah berada di dalam kamar nya, dan ia pun sudah membersihkan tubuhnya. Cowok tu pun merebahkan tubuhnya di kasur mewah milik nya.


Pikiran nya kini mengingat kejadian dimana cewek itu berani menendang pusaka nya. Dan pastinya ia kenal siapa tu cewek. Karena ia pernah melihat cewek tu pernah berjalan bersama anak Geng Bet Life.


"Gak lama lagi kita bakal jumpa lagi cewek manis". Ucapnya tersenyum sinis sambil mengingat cewek itu.


...----------------...



...visual: Dina Fiolena...