Geng Motor And School

Geng Motor And School
Narik pintu



Saat Dina mau dobrak pintu kamar Keisha, tapi pintu kamarnya duluan terbuka dan alhasil. Dina mendorong Keisha.


BRAK


Mereka berdua pun terjatuh ke lantai. Tapi Dina berada di atas tubuh Keisha sedangkan keisha di bawah.


"Aduuh". Ringis Keisha kesakitan di punggung nya.


Mata Dina membelalakkan melihat ia menimpa Keisha. Dan neha ternganga melihat mereka terjatuh yang begitu intim.


Dina langsung berdiri dan mengulurkan tangannya."Sorry sorry". Ucap Dina seraya mengulurkan tangannya untuk membantu Keisha


Keisha mendongak melihat Dina mengulurkan tangannya. Keisha pun menerima uluran tangan Dina. Saat Dina menarik Keisha untuk berdiri malah ia jatuhkan lagi.


"Auuww.."Ringisnya pelan


"Dasar memang teman laknat lu pada". Ucap nya kesal menatap tajam ke Dina. Tawa Dina dan neha pun pecah, mereka sangat senang menyiksa temannya satu ini.


"Sorry sorry aku gak sengaja". Ucap Dina memelas di buat buatin.


"Mata mu gak sengaja!". Berdecak Keisha kesal. Dina dan neha terkekeh melihat Keisha yang kesal bagi mereka kalau Keisha kesal mengemaskan.


"Ngapain kalian kesini". Ketus nya setelah berdiri dan melihat neha dan Dina di depan pintu kamarnya.


"Ajak lu jogging". Ucap Dina dan neha barengan.


"Aku gak ikut kalian aja pergi berdua sana". Balas nya sambil mau menutup pintu kamarnya.


"Ehhh.. tunggu tunggu". Ucap Dina sambil menahan pintu nya gak di tutup oleh Keisha.


"Ada apa lagi?". Tanyak nya Keisha kesal. Melihat Dina menahan pintu kamarnya.


"Ayolah ikut kami". Ajak Dina dengan memelas.


"Mau kalian memohon apapun itu, gue tetap gak ikut". Ucap keisha dengan tegas. Keisha pun segera menutup pintu kamarnya namun tetap di tahan oleh Dina. Namun Keisha menarik pintu nya dengan kuat agar tutup.


"Ayo dong Keisha ikut". Ajak Dina seraya menahan pintu nya, kini ia Kualahan menahan pintu nya kamar Keisha, karena Keisha menarik pintu kamarnya dengan kuat agar bisa tertutup.


"Gue bilang gak mau gak mau, gausah maksa setan!". Gerutu Keisha merasa dongkol kepada temannya. Keisha masih seraya menarik pintu kamarnya, sedikit lagi pintu kamar Keisha mau hendak tertutup.


"Jangan di tutup dong pintu kamarnya". Ucap Dina


"Gak mau aku".


Neha hanya memperhatikan mereka berdua yang saling beradu dengan pintu. ada yang menahan pintu dan menarik pintu."Ayoo semangat kamu pasti bisa Dina". Ucap neha memberi semangat kepada dina


"Setan Lo neha! ini bukan perlombaan B*ngke". Berdecak sebal Dina, yang gak sanggup menahan pintu nya sedikit lagi pintu kamarnya akan tertutup, kekuatan Keisha begitu kuat daripada nya.


"Duuh bantuin gue neha". Teriak neha meminta tolong kepada neha yang berada di sampingnya.


"Minta tolong apa?" Tanyak neha seolah tidak tahu apa apa.


"Sialan! kok gue bisa ya teman temanan sama orang dongok ke loh, Bantuin nahan pintu nya lah bego lu mau pergi liat cowok ganteng kan". Ujarnya kesal kepada neha yang otak yang terlalu lemot.


Keisha berdecih pelan."Apa hubungan nya dengan gue dengan cowok ganteng".


Neha masih diam di tempat."Masih diam aja anak baby nih! Bantuin gue oi". Teriak Dina yang sudah merasa sangat kesal.


Dengan gelalapan neha membantu Dina. Mereka berdua menahan pintu yang tadi nya sedikit lagi tertutup kini mau terbuka lebar."Curang! kalian berdua aku solo taik". Umpat nya kesal melihat pintu hendak terbuka lebar.


Pikiran jahat terlintas dipikiran Keisha. Sebelah ujung bibir keisha terangkat. Ia pun menarik sekuat tenaga pintu kamarnya, dan alhasil pintu kamarnya mau tertutup sedikit. Neha dan Dina bola matanya membulat melihat pintu kamarnya sedikit tertutup karena tarikan yang lumayan begitu kuat dari Keisha. Dina dan neha pun tak mau kalah mereka berdua menarik begitu kuat. Merasa mereka berdua menarik begitu Keisha melepaskan keduanya tangannya yang menarik pintu.


BRAK


Mereka berdua pun tersungkur jatuh ke lantai. Keisha terkekeh melihat Dina dan neha."Rasain tu enak". Ucapnya dengan iringan tawa yang begitu keras.