
Pukul lima pagi, Alvares terbangun dari tidurnya. cowok tu bangkit dari kasur nya dan menuju kamar mandi, ia mencuci mukanya dan juga menggosok giginya setelah itu ia keluar dari kamar nya dan menuju lantai bawah. Rumah nya tampak sepi karena para penghuni rumah nya mungkin masih terlelap tidur. Cowok tu pergi keluar dari rumah nya dan menuju garasi, ia mengeluarkan motor nya dari garasi, setelah mengeluarkan nya ia menyalakan motor dan langsung pergi dari tempat itu juga.
Alvares mengendarai motor nya dengan kecepatan sedang. Angin pagi yang sejuk menerpa kulit Alvares, ia sangat menikmati udara pagi yang sejuk ini, sambil mengendarai motor nya. Beberapa menit ia akhirnya sampai di sebuah taman yang sangat luas. Alvares membuka helm full face nya dan meletakkan nya di motor. Cowok tu menatap taman yang begitu luas dan banyak pepohonan Di sana dan bunga. Ia pun memasuki kawasan taman itu.
Alvares melakukan beberapa gerakan pemanasan, setelah melakukan beberapa pemanasan ia berlari santai memutar taman yang luas.
...----------------...
"Sha bangun oi". Tinta vino membangun kan Keisha sambil mendorong tubuh nya.
Keisha menggeliat kecil, dan mengeluarkan bersuara."Umm ada apa". Tanyak nya sambil memeluk Batal guling nya dan berusaha memenjam kan matanya kembali.
"Bangun dah pagi sarapan sana". Pinta vino seraya mendorong tubuh Keisha agar Keisha terbangun dari tidurnya.
"Apa sih!". Ucap Keisha kesal sambil mendongak kepalanya melihat vino yang berdiri di samping kasurnya.
"Sarapan sana".Pinta vino menatap keisha yang juga menatapnya.
"Bentar lagi!, Gue masih ngantuk tau". ketusnya dan memeluk erat kembali mata guling nya den memenjam kan matanya.
Vino menghela nafas nya dengan panjang."Bentar lagi ka-". Belum vino melanjutkan perkataannya sudah di pontong oleh Keisha.
"Dah dah jangan ganggu gue pergi Lu pergi sana sana". Pontong keisha seraya mengusirnya. Dengan sebelah tangan kanan memegang batal guling dan sebelah tangan nya memperagakan gerakan mengusir.
Vino yang diusir Keisha pun ia keluar dari kamar adiknya."Dasar kebo!..UU". Ucapnya sambil menutup pintu kamar Keisha.
Tok..tok...tok...
"Ada orang gak". Tanyak Dina sambil mendekat kuping di pintu kamar Keisha.
"ADA ORANG GAK". Tanyak Dina dan neha sekali lagi sambil mengetuk pintu kamar dengan kuat.
Keisha yang di dalam kamarnya menutup kuping nya dengan batal guling."Siapa sih ngedor pintu kamar gue bikin ganggu orang lagi tidur aja". Gumamnya
"Kek nya Keisha gak ada di kamar deh, Dina". Ujar neha bersandar di dekat tembok pintu.
"Masak sih". Tanyak Ambigu Dina yang berdiri di depan pintu."Kata pembantu rumah nya ada di dalam kamar". Sambung nya lagi sambil menggaruk kepalanya yang gatal.
"Masak sih? kalau dia ada di kamar pasti dah nyahut panggilan kita dari tadi". Ujar neha
"Betul juga ya!". Balas dina
"Gimana kalau kita dobrak aja gimana?". Tanyak neha sambil memainkan alisnya
"Ideh bagus! dobrak terus pintunya mungkin aja Keisha lagi tidur makanya gak nyahut". Ujar neha dengan antusias
Keisha yang berada di dalam kamar tidak mendengar ngedoran pintu lagi, melainkan mendengar ada suara seseorang sedang berbicara ia pun bangkit dari kasur nya, pas sampai depan pintu, tangan nya pun memutar handle pintunya.
"Satu dua tiga". Ucap dina Saat hendak mau mendobrak pintu nya dan pas mendobrak pintu nya, belum pintu di di dobrak namun sudah di buka alhasil-.