
Pandangan Keisha sedang kearah lain, ia tidak tau kalau vares menghampiri nya. Dan betapa kagetnya Keisha melihat Seseorang menarik tangan nya dan menaruk coklat di tangan nya.
"Eluu..". Ucap nya kaget sambil menatap Alvares. Sedangkan Alvares menatap Keisha begitu intens.
"Itu coklat buat kamu". Ucap Alvares datar. Keisha melihat coklat pemberian Alvares berada tangannya.
Para semua cewek di arena balapan liar, pada baper melihat adegan Alvares membagikan coklat ke seorang perempuan.
"Argh! romantis banget".
"Gila' beruntung banget tu cewek, di bagiin coklat sama Alvares!".
"Ganti posisi yuk! gue mau juga di bagiin coklat sama ayang Alvares".
Keisha menatap coklat yang lumayan begitu besar di tangan nya dan ia juga mendengarkan beberapa cewek hebohan para cewek cewek. Sedangkan Bella keduanya tangan nya mengepal kuat, melihat Alvares membagikan coklat dari pemberian nya, ke orang lain.
Para inti Geng Bet Life, juga kaget melihat Alvares membagikan coklat pemberian dari Bella untuk Keisha.
"Kenapa tu anak?". Tanyak Andi sambil ternganga melihat kearah Alvares yang membagikan coklat ke Keisha."Tumben dia bagi coklat ke cewek". Sambung nya lagi.
"Kek nya tu bukan Alvares deh". Timpal Dino
Andi mengangguk kepala nya membenarkan perkataan Dino."Benar tuh dia bukan Alvares dia hantu yang berubah menjadi Alvares".
Vino yang tidak beberapa jauh dari Dino dan Andi merasa aneh mendengar pembicaraan Andi dan Dino. Sedangkan Gilang menatap kearah Alvares dan Keisha dengan ekspresi tidak bisa di artikan.
Dina dan neha menutup mulutnya dengan tangannya, kaget melihat seorang Alvares membagikan coklat ke Keisha yang jelas cewek tu terkenal buat onar.
"Bella gpp kan coklat nya gue bagiin ke kei-". Belum Alvares menyelesaikan perkataannya, kini ia di buat kaget melihat keisha membuang coklat nya.
Keisha yang tadi terdiam sejenak sambil menatap coklat pemberian Alvares, kini ia melempar ke aspal dan cewek tu juga menginjak injak coklatnya, pemberian alvares. Alvares menatap keisha dengan ekspresi susah di artikan.
"Sorry gue gak Sudi makan coklat dari pemberian-". Belum menyelesaikan perkataannya kini ia mendengar suara yang begitu nyaring.
"Coklat guee.." Pekik Bella, seraya berjalan menghampiri ke tempat Keisha dan menatap coklat nya ia kasih untuk alvares. Kini di injak-injak sama cewek ia gak kenal.
Mendengar teriakkan cewek tu yang bilang coklat gue. Membuat Keisha jadi bingung, padahal coklat itu punya pemberian alvares.
Bella menatap Keisha dengan tajam."Ngapain lu inak injak coklat gue hah". Bentak bella sambil mendorong Keisha.
Keisha yang di dorong oleh Bella kini menjadi kesal dan marah."Gausah dorong dorong napa!". Ucap keisha kesal, sambil mendorong balik Bella hingga mundur beberapa langkah.
Bella yang di dorong oleh Keisha sampai mundur beberapa langkah, kini ia ingin menjambak rambut Keisha. Namun belum ia ingin menjambak rambut Keisha, kini matanya membelalakkan, melihat Gilang datang tiba tiba dan memeluk Keisha. Sedangkan Keisha tercengang kaget melihat seseorang laki laki memeluknya.
Kini Keisha berusaha memberontak dari pelukan Gilang."Lepasin gue". Bilang nya kesal sambil berusaha mendorong tubuh Gilang agar terlepas dari pelukanmya. Gilang yang di dorong oleh keisha menjadi melepaskan tangannya yang memeluk Keisha.
Keisha bisa melihat jelas wajah laki laki yang berani memeluk dirinya."Gilang". Ucapnya sambil membelalakkan matanya.
"Iyahhh ada apa sha sha". Sahut nya sambil tersenyum.
Dina dan neha datang menghampiri ke tempat Keisha. Mendengar ada suara kaki menuju ke tempat nya kini ia mengalikan pandangan nya kearah suara kaki itu, dan iyahh yang menghampiri ia adalah nya teman nya.
"Siapa cowok ganteng itu Keisha". Tanyak Dina yang sudah berada tempat Keisha. Cewek tu menatap Gilang yang tersenyum kearahnya.
"Sha..?" panggil Gilang."Sumpah sha gue kang-". Belum Gilang melanjutkan perkataannya namun Keisha sudah di bawa pergi duluan sama vino.
"Ngapain sih lu narik tangan gu-". Belum Keisha menyelesaikan perkataannya namun di potong dulu oleh vino.
"Dah malam pulang ntar mama marah". Potong vino sambil menarik tangan Keisha. Keisha memutarkan bola matanya jengah melihat vino asal main narik tangan orang aja.
"Dina, neha, yuk pulang". bilang Keisha sambil teriak. Dina dan neha yang tadi mematung kini mereka berlari mengikuti keisha dari belakang.
"Vino berhenti!". Teriak Gilang menatap vino yang sedang berjalan seraya menarik tangan Keisha. Namun tidak ada sahutan dari vino, membuat Gilang berlari mendekati vino.
"Vino". Panggil Gilang sudah berada di dekat vino yang berada dekat mobil nya.
"Ada apa?". Tanyak vino sambil menaikkan alisnya
"Gue mau ngomong sesuatu sama Sha! ngapain lu narik tangannya". Tanyak gilang
"Dah malam, waktu nya pulang dan tidur". Bilang Dino datar
"Bentar gue mau ngomong sesuatu dulu sama Sha". Ucap Gilang
"Gak boleh". Balas vino dan langsung masuk kedalam mobil.
"Vin bentar aja gue mau bicara dulu Sama sha". Ucapnya sambil mengetuk kaca mobil
Namun keinginan Gilang yang ingin berbicara sebentar kepada Keisha, namun vino tidak pedulikan nya ia menghidupkan mobil dan meninggalkan arena balapan liar cowok itu mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang, membelah jalan raya yang lumayan sepi karena sekarang sudah pukul 1 pagi.
Gilang menatap mobil yang di bawa oleh vino sudah hilang di telan jalan. Kini ia juga meninggalkan arena balapan liar menuju pulang kerumahnya.
Para orang yang di arena balapan liar pada bubar semua dan pulang menuju rumah masing-masing.
Alvares! kini cowok tu pulang juga, dengan mengendarai motor nya dengan kecepatan kencang, membelah jalan raya yang sepi. Kini pikirannya melayang dengan kejadian tadi yang dimana, ia melihat Keisha di peluk oleh Gilang, dan sekarang di bawak pergi oleh vino. Kini rasa sakit di punggungnya mulai terasa lagi.