DIE Or LIFE

DIE Or LIFE
episode 26 Alif dan kye



Alif merasa ada yang mengganjal dengan hubungan Rachel dan para perampok itu, Alif juga merasa ada yang aneh dengan warga disini mereka berdemo dengan penuh emosi juga aktivitas kehidupan disini sangat jarang terlihat padahal mereka ada, sudah tiga hari ia mencari tahu informasi dan keberadaan para perampok itu


“ kita mau cari info kemana lagi lif?”


Alif terus berjalan tanpa menggubris Kye, ia mencari gerombolan perampok tadi ke jalan saat mereka di hadang


“ kalian masih disini, keluarlah” teriak Alif


“ apa yang kau lakukan” Kye celingak celinguk


Hening tidak ada balasan apapun


“ baiklah, ternyata kalian hanyalah seorang pengecuut” teriak Alif


Perampok itu menampakan diri “ wah, kenapa kau berteriak hah, mau menantang kami?” tanya pria dengan rambut berantakan itu


“ kalian mengenal Rachel bukan, bisa kalian beri tahu kami siapa dia dan apa hubungan kalian dengannya?” selidik Alif


“ huh, songong sekali kau berani meminta tanpa ada bayarannya”


“ kami tidak punya uang” bentak Kye


Sriiing, anak buahnya menarik pedang mereka


“ bagaimana jika kita battle saja jika aku kalah kalian dapat membawa semua uangku tapi jika aku menang beritahu informasi yang


kumau, bagaimana ?” Alif menawarkan


“ kau jangan melantur Alif” kata Kye


“ ehm, sombong sekali kau pikir bisa mengalahkan para petarungku hah?”


“ deal?” Alif mengulurkan tangan


“ ikut aku” kata si pria itu tanpa menggubris uluran tangan Alif


Alif dan Kye pun mengikuti mereka hingga di sebuah gedung yang sudah tidak terpakai dijadikannya markas oleh para bandit ini, saat Kye dan Alif datang bersama pria itu banyak sekali orang yang memandang dan bersorak sorai seperti mereka tahu akan ada sebuah duel yang terjadi disini “ Markoo, Markooo” bergitu merka berteriak memanggil nama si pria itu lantas Alif diarahkan menuju ring adu kekuatan dengan posisi di tengah gedung yang dipagari besi di sekelilingnya dari lantai atas gedung ini mereka berkumpul melihat pertarungan Alif dengan petarung yang sudah di siapkan oleh Marko. Petarung itu melemparkan sebuah pedang sebegai senjata pertarungan mereka


“ heh, ini akan sangat seru” seru Maro yang sudah berada di lantai atas menyaksikan duel ini dengan Kye


Alif mengambil pedang itu lalu bersiap untuk bertarung “ cuh,” petarung itu meludah “ aku harus berhati – hati dengan orang ini” kata Alif


DUAAR


Suara tembakan terdengar tanda pertarungan di mulai, “ AAAARGH” petarung itu mulai mengayunkan pedangnya, ‘TRAANG’ suara gesekan pedang Alif yang mencoba menangkis serangan lawan


SRIIING


Alif sedang sibuk mempertaruhkan nyawa hanya demi info yang ia butuhkan, melihat itu Kye merasa aneh dengan sikap Alif “ kenapa dia begitu peduli dengan siapa Rachel?” gumam Kye yang berada di belakang Marko. Marko sangat antusias melihat duel sengit ini “ dia akan sangat berguna untuk kita” kata Marko “ apa anda akan memasukan dia kedalam kelompok, jika dia menang?” tanya pria disampingnya “ yah aku sudah tahu sejak pertama melihatnya, ia seorang petarung yang handal” senyum licik Marko


“ lalu apakah yang lain sudah siap untuk menyerang kota markas I.V.V ?” tanya Marko pada anak buahnya


“bagus, jangan sampai ada kesalahan karena penyerangan tinggal tiga hari lagi” kata Marko


Mendengar apa yang di bicarakan Kye merasa terkejut karena mereka bukan hanya perampok tapi juga sebuah kelompok pemberontak juga “ permisi tuan. Saya mendengar semua percakapan anda, kenapa anda mau menyerang I.V.V?” selidik Kye


“ untung apa aku memberitahumu?” Marko menatap serius duel


“ untung apa? Heh aku ini kaka dari petarung yang kau incar, tanpa persetujuanku ia tidak akan mau bergabung denganmu”


“ benarkah, lalu kenapa tadi dia tidak mendengarkanmu saat kau melarangnya untuk berhadapan denganku?”


Kye terdiam dan mencoba mencari cara agar dapat memancing Marko untuk mengetahui apa yang mereka rencanakan “ aku akan memberitahumu info yang bahkan lebih berharga dari uang dan harta” Kye mulai memancing Marko, Marko hanya melirik tanpa menggubris Kye


“ imunity human atau apa ya namanya” lanjutnya


“ apa yang kau mau hah?”


“ hehehe, aku hanya mau menukar info ini dengan yang ku mau,”


“ bagaimana jika kau menukar info dengan adikmu” kata Marko


“ lalu info tentang Rachel yang dia mau bagaimana?”


“ dia akan mendapatkannya setelah kau memberi tahu informasimu itu”


‘Haah, haaah,’ napas Alif tersengal karena lawan yang dihadapinya “ stamina nya bagus sekali sedangkan aku karena sudah melewati medan yang sulit staminaku belum terkumpul semua” gumam Alif


Mereka saling membalas tebasan dengan tebasan mencoba saling bertahan dan menyerang Alif berusaha mengincar bagian tubuh yang dapat melemahkan gerakannya lalu ‘SRIING’ Alif berhasil mengenai tiitk lemah di kakinya begitu juga dengan lawannya yang berhasil melukai lengan atas Alif


Petarung itu kesakitan dan terjatuh karena kakinya terluka, Alif juga berusaha menahan sakit di lengannya yang terus bercucuran darah “ aah, lukanya cukup dalam” gumam Alif seraya meringis kesakitan


Kye mengatupkan rahangnya ia geram dengan duel ini “ hey Marko bukankah kita sudah sepekat, jadi hentikan duel ini”


“ kau ini bicara apa hah, SIAPA KAU BISA MEMERINTAHKU” bentak Marko “ petarungan ini akan berakhir jika salah satu dari mereka mati” jelasnya


“ lalu apa gunanya kesepakatan ini jika Alif mati hah?” Kye mulai panik


“ tenang saja, kau jangan banyak bicara aku yakin dia akan menang jika dugaanku tidak meleset, HAHAHAHAHA” tawanya


“ dasar licik lihat saja aku akan menjebakmu dan menyelamatkan diri dengan kesempatan yang ada” batin Kye dengan senyum liciknya


Kye pun berteriak “ BUNUH DIA LIF, JIKA TIDAK KAU YANG MATI”, mendengar hal itu Alif berfikir ‘ ini sebenarnya kesempatan yang sangat bagus karena ia kesulitan bergerak tapi apa harus aku membunuhnya’ ia berkecamuk dengan batinnya karena Alif sudah sangat muak dan lelah harus selalu membunuh orang lain untuk menyelamatkan diri, ia merasa lelah dengan dunia yang terus seperti ini. Peluh membanjiri badan Alif ia masih tertunduk ragu membunuh lawannya tapi petarung itu sudah bisa berdiri sekarang dengan memaksakan kondisinya yang masih berlumuran darah di paha nya “ MATI SAJAAA KAUU” teriak si petarung itu seraya berlari dan siap mengayunkan pedangnya menebas leher Alif “ ALIIIF ” teriak Kye gemas melihat Alif yang terdiam seperti pasrah menerima serangan itu


SRIIING


“Aa-aa, k-kau he-eh aah” Petarung itu ambruk tertusuk pedang Alif, “ YEEEAAA, BAGUUS ALIFF” teriak girang Kye dari atas, Alif menetap tajam Marko dari dalam arena “hehe, aku bilang apa dia petarung hebat” gumam Marko


Selesai memenangkan duel kesepakatan pun dimulai tapi Alif tidak mengetahui kesepakatan yang terjadi antara Kye dan Marko hingga Kye membujuk Alif untuk sementara berpura – pura menjadi bagian dari mereka agar dapat masuk ke dalam markas itu dan mencari dimana Lisa dan yang lainnya


Marko pun menepati janjinya memberikan apa yang ia janjikan, informasi tentang siapa Rachel sebenarnya