
Dua tahun kemudian...
Disinilah Chaca berada, di mansion yang di berikan Jung Hyun atas kado pernikahannya dengan Eunwoo, Chaca pun tersenyum saat melihat Hyun-Jae tertidur, Chaca dan Eunwoo memiliki satu anak laki-laki bernama Lee Hyun-Jae, anak mereka sudah berumur 2 tahun, sepulang dari Paris karena honeymoon, Chaca langsung mengandung Hyun-Jae dan mereka sangat bahagia waktu itu.
Chaca pun menggendong putranya hati hati, dia pun menggendong dan menidurkan Hyun-Jae di kamarnya dan kembali berjalan menuju ruangĀ keluarga lalu menonton TV seraya memakan camilan.
Selang 10 menit, Chaca pun meraih laptopnya yang sudah standby di meja ruang keluarga, lalu Chaca pun menyimpannya di pahanya dan tangannya menari dengan lincah di atas keyboard untuk mengerjakan tugas kantornya melalui email.
Chaca pun menghela nafasnya lega saat sudah menyelesaikan tugas kantornya, dia pun melirik jam yang berada di dinding, ternyata lama juga ia mengerjakan tugas kantornya, dia selesai mengerjakan tugas kantornya pada pukul 4 sore, sedangkan ia mengerjakan tugas kantornya dari jam 1 siang,Chaca pun menyimpan laptopnya di meja lalu Chaca pun berjalan menuju kamar putranya untuk mengecek keadaan putranya apakah putranya sudah bangun atau belum.
Chaca pun tersenyum saat putranya membuka matanya dan mengerjapkan matanya beberapa kali dengan imut, lalu Chaca pun menghampiri putranya dan mencubit pelan kedua pipinya gemas.
"Hallo Hyun-Jae,udah bangun hm?"ucap Chaca menggendong putranya.
"Udah"ucapnya seraya menguap Chaca pun tersenyum saat melihat putranya menutup mulutnya ketika menguap.
"Mandi yuk, Daddy bentar lagi pulang"ucap Chaca seraya berjalan menuju kamar mandi berada lalu memandikan putranya.
Selesai memandikan Hyun-Jae, Chaca pun memakaikan piyamanya, menyisir rambutnya dan juga memoleskan putranya sedikit bedak bayi lalu memakaikannya sandal rumah dan berjalan menuju lantai dasar dengan memegang tangan Hyun-Jae.
Mereka pun berjalan menuju ruang keluarga, lalu Chaca pun menayangkan film kartun dan Hyun-Jae pun menikmati film nya, Chaca pun tersenyum dan mengusap rambut sang anak sayang.
"Sayang, kamu liat tv dulu yah, mommy mau masak dulu bentar lagi Daddy pulang"ucap Chaca seraya mengelus rambut putranya sayang.
"Siap mommy"ucapnya gemas lalu Chaca pun mengecup kedua pipi putranya lalu berjalan menuju dapur untuk masak karena sebenar lagi suaminya pulang.
Sedang sibuk berkutat dengan bahan makanan Chaca pun menoleh saat pintu mansion di buka dari luar dan terlihatlah Eunwoo yang sedang berjalan memasuki ruang keluarga, Chaca pun menghampiri suaminya lalu meraih tas kerjanya dan membukakan sepatu dan kaos kaki yang suaminya kenakan.
"Daddy"pekik seseorang membuat Eunwoo menatapnya dengan menahan tawa.
'Gilaaa, itu bedak udah kek tepung mochi aja, gue kira dia anak tetangga nyatanya ank gue yallah' batin Eunwoo di ketahui oleh putra dan juga istrinya.
"Eunwoo, kamu gak usah ngebatin, sana mandi aku udah siapin air hangat"ucap Chaca geram membuat Eunwoo tersadar dari lamunannya lalu menatap istrinya dan mengangguk lalu berjalan dengan cepat menuju kamarnya takut singa betina mengamuk.
"Sayang jangan nangis yah"ucap Chaca menggendong Hyun-Jae.
"Huwa mommy, Daddy jahat sama aku huwaa"ucapnya seraya menangis membuat Chaca geram sendiri.
"Udah yah sayang jangan nangis, nanti mommy kasih kue mau?"ucap Chaca.
"Mau"girang Hyun-Jae membuat Chaca tersenyum lalu mengambil toples yang berisi beberapa kue yang ia buat.
10 menit kemudian Eunwoo pun menghampiri istri dan putranya lalu ikut duduk bergabung disana.
"Sayang sini, Daddy punya sesuatu buat kamu"ucap Eunwoo membuat Hyun-Jae berbinar lalu menghampiri Eunwoo.
"Apa dad?"ucap Hyun-Jae polos.
"Sayang, makanan udah matang?"ucap Eunwoo.
"Astaghfirullah, belum sayang tunggu benar yah"ucap Chaca lalu berjalan dengan cepat ke arah dapur untuk melanjutkan memasak makanan sedangkan Eunwoo, pria itu tersenyum kemenangan.
"Kamu mau uang?"ucap Eunwoo membuat putranya mengangguk cepat.
"Tapi Daddy rias dulu yah"ucap Eunwoo membuat Hyun-Jae mengangguk.
"Sayang makanan sudah siapp"teriak Chaca dari ruang makan membuat Eunwoo mendengus.
Eunwoo pun berjalan menuju ruang makan dengan Hyun-Jae di gendongannya dan duduk di kursi lalu mendudukkan Hyun-Jae di sampingnya.
Mereka pun mekan dengan hening hanya ada dentingan sepasang sendok dan sumpit.
Selesai makan malam, Eunwoo pun berpamit untuk segera ke ruang keluarga bersama Hyun-Jae, sedangkan Chaca membereskan sisa masakan dan mencuci piring.
"Mau uang"pekik Hyun-Jae membuat Eunwoo menatapnya tidak percaya, putranya masih mengingat kejadian tadi bahwa dia akan memberikan uang kepada putranya.
"Sini"ucap Eunwoo membuat Hyun-Jae mengangguk lalu berjalan menghampiri daddynya dan duduk di depannya.
Eunwoo pun terkekeh, dia pun mengeluarkan lipstik Chaca, lalu diolesinya di kedua pipi putranya tak lupa di hidungnya setelah itu ia tertawa terbahak-bahak dan mengeluarkan uang kepada putranya.
'***** cocok nih anak gue, udah putih di bedakin sampe kek mochi lagi makin putih terus itu pipi sama hidungnya huwaa ngakak gue' pekik Eunwoo dalam hati.
"Eunwoo,kamu apain Hyun-Jae"teriak Chaca dan menghampiri anaknya lalu menggendong anaknya dan membawanya ke kamar mandi Eunwoo pun mengikutinya dengan tawanya yang belum hilang.
"Kamu kenapa sih? Hyun-Jae itu anak kamu Eunwoo"ucap Chaca keras, dia sudah geram kepada suaminya itu.
"Maaf sayang"ucap Eunwoo di sela sela tawanya.
"Pokoknya kamu tidur di luar, kamu gak aku kasih jatah malam ini"ucapan Chaca mampu membuat Eunwoo berhenti dari tawanya lalu menatap Chaca dengan tatapan memohon.
"Maafin aku sayang, maafin Daddy yah Hyun-Jae,sayang kasih aku jatah"ucap Eunwoo di hiraukan oleh Chaca.
"Gak mau"ucap Chaca tegas.
"Yah, sayang please dong yayaya"rengek Eunwoo membuat Chaca menahan tawanya.
"Aku bilang gak kasih jatah ya enggak"ucap Chaca membuat Eunwoo menghela nafasnya panjang.
Chaca yang melihat itu pun tersenyum kemenangan, sejujurnya dia juga sangat ingin tertawa saat melihat putranya di jahili oleh suaminya itu, tapi dia juga ingin melihat suaminya itu sedikit menderita hanya karena malam ini Chaca tidak memberinya jatah selayaknya suami istri lakukan.
***
TBC
*
*
*
VoteVoteVote
*
*
*
Makasih udah mau baca cerita aku sampai sini dan terimakasih sudah mau memberikan vote ya untuk cerita saya.
***