
jangan lupa sukai dan komentarnya ya readers
Happy reading:)
Chaca dan Yoongi pun memasuki lif, setelah pintu lif terbuka, mereka pun berjalan menuju meja makan berada.
"Malam semua"ucap Chaca seraya melontarkan senyumannya membuat kedua keluarga itu tersenyum.
"Too Princess"ucap mereka bersamaan.
"Bang So-Joon"pekik Chaca lalu Chaca pun berhamburan ke pelukan lelaki itu membuat So-Joon terkekeh dan membalas pelukannya.
"Chaca rindu kenapa gak pernah kabarin Chaca?"ucap Chaca membuat So-Joon melepas pelukannya dan menangkup kedua pipi Chaca.
"Maafin Abang, Abang sibuk bantuin Daddy di perusahaan"ucap So-Joon membuat Chaca mengangguk.
"Malam ini bang So-Joon harus tidur di kamar Chaca titik"ucap Chaca membuat kedua keluarga itu tersenyum dan terkekeh.
"Iya sayang"ucap So-Joon seraya mengelus rambut Chaca sayang.
"Yaudah ayok makan"ucap So-Joon membuat Chaca mengangguk dan duduk di samping So-Joon lalu mereka pun makan malam dengan hening hanya ada dentingan sepasang sendok dan sumpit.
Selesai makan malam, Chaca the twins Chanyeol So-Joon Jessica dan Cristy berpamitan untuk segera ke kamarnya masing-masing.
Disinilah Chaca berada, di atas Queen Sizenya seraya memeluk sayang tubuh kakaknya So-Joon, gadis itu benar benar merindukan kakaknya yang satu itu, lalu tak lama mereka pun terlelap dalam tidurnya yang saling berpelukan.
***
Kring
Kring
Kring
"Eugh" Chaca pun mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya yang masuk, lalu meregangkan otot-ototnya yang sempat kaku.
"Udah bangun?ayok cepet mandi terus sekolah, Soobin udah di bawah tuh"ucap So-Joon membuat Chaca membulatkan matanya.
"Soobin udah nunggu di bawah?"ucap Chaca membuat So-Joon mengangguk dan Chaca pun langsung berlari ke dalam kamar mandi sedangkan So-Joon pria itu terkekeh dan berjalan keluar dari kamar Chaca untuk memasuki kamarnya.
15 menit Chaca sudah siap dengan seragam sekolahnya tangan Chaca pun terulur untuk mengambil lifbam dan mengolesinya di bibirnya agar terlihat lebih segar lalu tangan Chaca pun terulur untuk mengambil tas kecilnya tak lupa benda pipihnya dan berjalan keluar dari kamarnya dan berjalan menuju lif berada dan memasuki lif.
Setelah pintu lif terbuka, Chaca pun berjalan menuju meja makan, dia pun tersenyum di kala Soobin sudah berada di sana dan tersenyum terhadapnya.
"Morning"ucap Chaca seraya mendaratkan bokongnya di pertengahan the twins.
"Too Princess"ucap mereka bersamaan lalu mereka pun sarapan dengan hening.
Setelah selesai sarapan, Chaca the twins, Chanyeol, Soobin, Jessica dan Cristy pun berpamitan untuk berangkat ke sekolah dan berjalan keluar dari mansion dan berjalan menuju mobil berada.
Kini Chaca tengah berada di dalam mobil Lamborghini Soobin, pria itu mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.
"Pulang sekolah jadi?"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk.
Sesampainya di sekolah, Chaca dan Soobin pun berjalan keluar dari mobil Soobin dan berjalan menuju kelasnya yang melewati kolidor kolidor kelas yang terdapat siswa siswi yang sedang berbisik.
Eh kenapa Chaca sama Soobin?apa Chaca udah putus dari Jin?
Kalo udah putus baguslah, biar gue yang akan jadi pengganti Chaca.
Gak pantes lu jadi pacar Jin.
Huuuu
Seperti itulah bisikan bisikan dari warga sekolah namun Chaca dan Soobin menghiraukannya dan terus berjalan menuju kelasnya berada.
Sesampainya di kelas, mereka pun mendaratkan bokongnya di tempatnya masing-masing, dan tak lama seorang guru pun datang dan pelajaran pun di mulai.
***
Kringgggg kringgggg kringgggg
Bel istirahat berbunyi begitu nyaring membuat semua murid CHS berhamburan keluar kelas menuju ke arah kantin berada untuk mengisi perutnya yang kosong.
Kini Chaca dkk Soobin berada di kantin, mereka sedang memakan makanannya dengan tenang sampai akhirnya kantin kembali ramai saat kedatangan lima most wanted boy namun Chaca dkk Soobin menghiraukannya dan terus memakan makanannya.
***
Kringgggg kringgggg kringgggg
Bel pulang sekolah pun berbunyi begitu nyaring membuat semua siswa siswi CHS berhamburan keluar kelas.
Kini Chaca dkk dan Soobin mereka sedang berjalan menuju parkiran petinggi.
Sesampainya di sana, Chaca pun menatap Jin lalu mata mereka bertemu dan Jin pun memberikan senyumannya kepada Chaca membuat Chaca membalasnya dan Chaca pun menghampiri kekasihnya.
"Jin boleh aku ke sungai Han bareng Soobin?"ucap Chaca membuat Jin tersenyum dan mengelus rambut Chaca sayang.
"Boleh sayang, selama satu Minggu ini kamu boleh sepuasnya jalan jalan sama Soobin"ucap Jin seraya mengelus rambut Chaca sayang membuat Chaca tersenyum dan Jin pun mengecup kening Chaca lama.
"Hati hati di jalan, setelah pulang kabari aku"ucap Jin membuat Chaca tersenyum dan mengangguk.
Chaca pun kembali berjalan menuju mobil Soobin berada dan Chaca pun memasuki mobil Soobin dan Soobin pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju sungai Han yang akan mereka kunjungi sekarang ini namun sebelum ke sungai Han, Soobin mengantarkan Chaca terlebih dahulu ke mansionnya untuk mengganti pakaiannya.
Sesampainya di mansion Chaca, Chaca dan Soobin pun keluar dari mobil dan berjalan menuju bangku mobilnya yang berada di pertengahan untuk mengambil paper bag yang berisi baju dan celana yang sudah ia siapkan dari kemarin hanya untuk menghabiskan sisa hidupnya dengan cinta pertamanya, lalu mereka pun berjalan memasuki mansion Chaca.
Sesampainya di mansion Chaca, Chaca pun memberi tahu kepada Soobin kamar mana yang harus lelaki itu pakai untuk mandi karena di setiap kamar di mansion Chaca terdapat lengkap dengan kamar mandi.
Chaca pun memasuki kamarnya, dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
15 menit Chaca sudah siap dengan celana jeans longgar panjangnya dan memakai kaos tangan pendek, tak lupa Chaca juga memakai bedak di bagian tattonya dan mengikat rambutnya lalu berjalan keluar dari kamarnya dan berjalan memasuki lif.
Setelah lif terbuka, Chaca pun tersenyum saat Soobin sudah menunggunya lalu mereka pun berjalan keluar dari mansion dan memasuki mobil Soobin.
Disinilah Chaca dan Soobin berada, di sungai han seraya menikmati angin sepoi-sepoi, Chaca pun menoleh ke arah Soobin membuat Soobin menatapnya dan tersenyum hangat Chaca pun membalasnya lebih hangat.
"Boleh tanya?"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk seraya menatap manik manik mata Soobin.
"Kamu punya tatto diamond dan di atas diamond itu ada mahkotanya bukan?"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk, percuma Chaca tidak memberi tahu kepada Soobin kalau pada akhirnya dia akan selalu tahu apa yang sedang di alaminya.
"Kenapa?"ucap Chaca membuat Soobin tersenyum.
"Dan itu berarti kamu lah leader dari seluruh leader mafia?"ucap Soobin membuat Chaca tersenyum.
"Sudah pasti kau akan selalu tahu apa yang aku alami bukan?"ucap Chaca membuat Soobin tersenyum.
' Iya itu aku' batin Chaca yang masih menatap manik manik mata Soobin
' sudah ku duga, berhati-hati lah' batin Soobin yang menatap Chaca seraya tersenyum.
'tentu' batin Chaca yang membalas senyumannya Soobin.
'jangan sampai penghianat lepas dari tangan mu' batin Soobin.
'tidak akan' batin Chaca
"Makasih udah mau kembali" ucap Chaca seraya memeluk tubuh Soobin membuat Soobin tersenyum dan membalas pelukannya.
"Ngemall yuk?"ajak Soobin membuat Chaca mengangguk.
Sesampainya di mall, Chaca dan Soobin pun keluar dari mobil dan berjalan bergandengan tangan memasuki mall.
"Mau kemana?"ucap Soobin membuat Chaca berpikir sejenak.
"Toko es krim?"ucap Chaca seraya mengeluarkan jurus andalannya yaitu puppy eyes membuat Soobin terkekeh lalu mencubit kedua pipi Chaca gemas membuat si empu mempoutkan bibirnya.
"Boleh sayang tapi ada syaratnya"ucap Soobin membuat Chaca menatapnya dengan kening yang mengerut.
"Ini dan ini"ucap Soobin menunjuk kedua pipinya menggunakan tangan.
"Ish modus"ucap Chaca membuat Soobin terkekeh.
Cup
Cup
"Udah"girang Chaca membuat Soobin mengacak pelan rambut Chaca.
"Gemes deh"ucap Soobin.
"Yaudah yuk"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk lalu mereka pun berjalan menuju toko ice cream.
Sesampainya di toko es krim, Soobin pun langsung memesan es krim ukuran besar rasa vanilla dan juga coklat.
Setelah pesanan sampai mereka pun langsung memakan es krim itu dengan tenang.
Setelah es krim nya sudah habis mereka pun memutuskan untuk pulang dan menghabiskan waktunya di taman.
Chaca dan Soobin pun keluar dari mall dan kembali memasuki mobil Soobin lalu Soobin pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju taman biasanya mereka kunjungi.
Sesampainya di taman mereka pun duduk di bangku taman dan menatap langit di sore hari sambil menatap anak anak yang sedang berlarian dan bermain disana.
"Makasih udah mau menghabiskan waktu sama Soobin"ucap Soobin membuat Chaca menoleh dan tersenyum.
"Sama sama, Chaca seneng banget Soobin udah kembali"ucap Chaca membuat Soobin tersenyum kecut.
"Jin gak marah kan?"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk lalu Soobin pun tersenyum kecil.
"Semoga kamu bahagia yah sama Jin"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk walah dalam hati rasanya sedikit tersayat.
"Udah sore pulang yuk"ajak Soobin membuat Chaca mengangguk dan Soobin pun bangkit dari duduknya dan mengulurkan tangannya kepada Chaca membuat Chaca tersenyum dan menerima ulurannya dan bangkit dari duduknya.
Chaca dan Soobin pun berjalan menuju mobil Soobin berada dan memasuki mobil Soobin lalu Soobin pun menancapkan gasnya dengan kecepatan sedang menuju mansion pribadinya Chaca.
"Boleh besok jemput kamu lagi?"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk.
"Makasih"ucapnya menoleh ke arah Chaca membuat Chaca menatapnya.
"Sama sama"ucap Chaca dan tersenyum kearah Soobin membuat Soobin membalasnya dengan hangat.
Sesampainya di mansion Chaca, Soobin pun langsung berjalan keluar dari mobilnya dan berjalan membukakan pintu mobil untuk Chaca lalu Chaca pun tersenyum dan keluar dari mobil Soobin.
"Selamat istirahat my princess"ucap Soobin seraya mengelus rambut Chaca sayang.
"Too my prince"ucap Chaca membuat Soobin tersenyum.
"Aku pulang dulu yah"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk.
"Hati hati"ucap Chaca membuat Soobin tersenyum dan mengangguk lalu Soobin pun memasuki mobilnya dan menancapkan gasnya menuju mansionnya.
Chaca pun tersenyum saat mobil Lamborghini Soobin meleset dari perkarangan mansionnya lalu Chaca pun berjalan memasuki mansion dan berjalan menuju ruang tamu.
Chaca pun tersenyum saat kelima sahabatnya berada di sana tak lupa Jin dkk pun sedang berkumpul di sana.
Chaca pun menghampiri mereka dan duduk di sofa bersebelahan dengan Jin kekasihnya yang sedang tersenyum ke arahnya.
"Udah jalan nih?"goda Jessica.
"Apaan sih?"ketus Chaca.
"Udah jalan bareng Soobin?"tanya Yoongi membuat Chaca mengangguk.
"Oh iya gue udah bilang ke murid sofa buat tawuran lagi Minggu depan"ucap Chanyeol membuat Chaca dkk Jin dkk mengangguk paham.
"Siapin semuanya, kita bakal bawa pisau lipat sama balok kayu yang lebih besar dari kemarin"ucap Chaca menyeringai membuat Yunghee dkk Jin dkk menelan salivanya kasar.
"Siyap boss"ucap mereka bersamaan lalu mereka pun tertawa.
"Yaudah kalo gitu gue balik dulu yah"ucap Jin membuat mereka mengangguk tidak dengan Chaca.
"Kok pulang?"ucap Chaca membuat Jin menoleh dan tersenyum.
"Kamu harus istirahat kan baru pulang jalan sama Soobin"ucap Jin seraya mengelus rambut Chaca sayang.
"Jan cemberut dong, aku cium nih"ucap Jin saat melihat Chaca mempoutkan bibirnya.
"Yaudah cium aja kalo berani"ucap Chaca membuat Jin tersenyum kecil.
Cup
Jin pun mengecup bibir Chaca singkat membuat sahabatnya langsung menutup matanya.
"Kamu"ucap Chaca seraya memukul pelan tangan Jin membuat Jin terkekeh.
"Serasa dunia milik berdua"ucap Jessica.
"Aku masih polos"ucap Cristy saat melihat adegan Jin mencium Chaca singkat membuat yang lain tertawa.
"Ketawa terus ketawa"ucap Cristy mempoutkan bibirnya.
"Sini gue cium Lo"ucap Sanghee membuat Cristy berdecak lalu mereka pun kembali tertawa.
"Yaudah kita pulang yah"ucap Tae Hyung membuat yang lainnya menoleh ke arah Tae Hyung dan mengangguk.
Lalu Jin dan Tae Hyung pun pulang di ikuti Yunghee Yungmi dan Sanghee lalu Chaca pun berjalan memasuki lif.
Setelah lif terbuka Chaca pun langsung memasuki kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
15 menit Chaca sudah siap dengan piyama maroon nya lalu Chaca pun turun kebawah untuk makan malam.
"Malam"ucap Chaca.
"Malam Princess/Chaca"ucap mereka bersamaan lalu mereka pun makan malam dengan hening.
Setelah makan malam Chaca pun berpamitan kepada kedua keluarganya tak lupa kepada kedua sahabatnya Jessica dan Cristy untuk segera memasuki kamarnya.
Disinilah Chaca berada, di balkon tengah menikmati angin malam yang menerpa wajah tak lupa sekujur tubuhnya.
"Huftt semoga aja gue cinta lagi sama Jin"monolognya seraya menatap langit malam.
"Gue takut kalo gue bener bener cinta sama sayang ke Soobin bukan ke Jin"ucap Chaca lalu mengusap wajahnya kasar.
Chaca pun berjalan memasuki kamarnya dan duduk di bangku kerjanya untuk menyelesaikan tugas kantornya melalui email.
3 jam Chaca berkutat dengan laptop kini semua pekerjaan kantornya sudah selesai lalu Chaca pun berjalan menuju Queen Sizenya berada dan membanting tubuhnya di atas Queen Sizenya lalu menarik selimutnya sampai dada.
"Night Chaca"ucapnya pada dirinya sendiri lalu Chaca pun memejamkan matanya dan memasuki alam mimpinya.