The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 33



Cup


Cup


Cup


"Ish Jinn malu tauu"-Chaca seraya menutup wajahnya menggunakan kedua telapak tangannya karena kedua pipinya dan jidatnya barusan di cium oleh sang kekasih.


"Siapa suruh gemesin"-Jin lalu mengelus rambut Chaca sayang.


"Au ah"-Chaca.


"Cie ngambek nih"-Jin.


"Ekhem serasa dunia milik berdua"celetuk Jimin.


"Ganggu lu"-Jin.


"Udah lah biarin aja Jim"-Jung Hyun membuat Jimin mengangguk pasrah.


"Udah sore nih,mom dad,kita pulang duluan yah"-Chanyeol dan mencium punggung tangan Mi Rae dan Jung Hyun.


"Iya hati hati sayang"-Mi Rae.


"Sayang, cepet sembuh yah,Abang nanti jenguk lagi besok pagi"-Chanyeol tersenyum seraya mengelus rambut Chaca sayang lalu mencium puncak kepala Chaca.


"Iya bang,hati hati"-Chaca tersenyum dan mendapat anggukan dari kakaknya.


"Kita juga yah,mom dad, Cha"-Sanghee mencium punggung tangan Mi Rae dan Jung Hyun.


"Cepet sembuh Queen"-Yungmi tersenyum dan mendapat balasan dari Chaca.


"Hati hati sayang"-Jung Hyun membuat ke lima sahabat Chaca mengangguk dan pergi meninggalkan ruang inap Chaca.


"Princess kita pulang yah,mom and dad yang akan jagain kamu"-Yoongi membuat mata Chaca berair.


"Kenapa?"-Jimin yang melihat wajah dan mata Chaca.


"Pokoknya Chaca mau di temenin bang twins titik"-Chaca dan mengalihkan pandangannya.


"Sayang,gak boleh gitu,dad and mom aja yang jagain kamu ya"-Jung Hyun.


"Gak mau dad"-Chaca seraya memajukan bibirnya.


"Kan bang twins besok mau sekolah"-Mi Rae membuat Chaca berpikir sebentar.


"Gak papa mom, biar kita aja"-Yoongi.


"Tapi kan sayang ka-"-Mi Rae terpotong oleh perkataan sang suami.


"Biarin aja mom, princess pen prince nya yang jagain"-Jung Hyun membuat Mi Rae mengangguk.


"Yasudah kita pulang ya sayang"-Mi Rae dan mengelus rambut Chaca sayang.


"Hati hati mom dad"-Chaca dan mendapat elusan di kepalanya dari Jung Hyun.


"Iya,jaga diri kamu baik baik princess"-Jung Hyun seraya mencium puncak kepala Chaca.


"Makasih dad"-Chaca dan tersenyum.


"Buat apa sayang?"-Jung Hyun.


"Buat semuanya,dan buat tadi,mau nurutin kemauan Chaca"-Chaca dan tersenyum.


"Sama sama sayang,apa sih yang enggak buat princess Daddy ini"-Jung Hyun tersenyum dan kembali mengelus rambut Chaca sayang.


"Dad and mom pulang yah"-Jung Hyun membuat Chaca mengangguk.


"Oh iya,nanti supir anterin kalian  baju"-Mi Rae kepada Yoongi dan Jimin membuat mereka mengangguk.


Mi Rae dan Jung Hyun pun keluar dari kamar inap Chaca dan meninggalkan Chaca bersama ketiga pria.


"Sayang,aku juga pulang yah,jaga kesehatan kamu,jangan lupa makan,nanti besok aku kesini lagi kok"-Jin seraya mencium puncak kepala Chaca.


"Iya"-Chaca tersenyum.


"Udah sana balik lu,udah malem"-Yoongi seraya bersidekap dada.


"Ngusir gue?"-Jin dingin.


"Gak,udah sana"-Yoongi.


"Yaudah aku pulang"-Jin dan meninggalkan ruang inap Chaca.


"Sayang,kamu tau gak,Abang kangen banget tahu gak sama kamu"-Jimin dan mengelus tangan Chaca lembut.


"Iya bang,Abang tau gak?"-Chaca terpotong karena Jimin memotong pembicaraannya.


"Nggak"-Jimin.


"Ishh Abang mah,kan Chaca belum cerita"-Chaca dan mengembungkan kedua pipinya.


Cup


Cup


"Gemes tau gak"-Jimin setelah mencium kedua pipi Chaca.


"Adiknya siapa dulu dong?"-Chaca.


"Kita"-the twins.


"Iyalah,secara kalian itu cute"-Chaca.


"Emangnya kita cute?"-Jimin bertanya kepada kakak dan adiknya.


"Iya,kalian kek kucing"-Chaca dan tertawa.


"Abang seneng liat kamu ketawa"-gumam the twins.


"Emangnya mirip?"-Yoongi.


"Iya"-Chaca tersenyum.


Cekleekk.


"Maaf tuan,ini pakaiannya dan peralatan sekolah lainnya"-supir.


"Terimakasih pak"-Yoongi dan menerima peper bag dari supir.


"Bang,Chaca mau tidur"-Chaca dengan manja membuat kedua kakaknya gemas melihat tingkah laku Chaca yang baru mereka liat selama ini.


"Mau abang peluk?"-Yoongi.


"Mau,bang Jim juga peluk Chaca ya"-Chaca dengan gemas.


"Tentu sayang,yok"-Jimin.


Yoongi dan Jimin pun tidur di brankar Chaca,lebih tepatnya sih Queen Sizenya,kalian tau lah, pemilik Hospital ini kan Chaca.


Yoongi dan Jimin pun memeluk Chaca membuat Chaca tersenyum merasakan kehangatan.


Sepertinya Chaca mulai manja kepada keluarga apalagi kepada kedua kakaknya itu.


***


Disinilah Chaca dkk, Jin dkk berada,di MC'Hospital.


Hari ini hari ketiga Chaca berada di rumah sakit setelah beberapa hari lalu,hari ini juga dia di perbolehkan pulang karena keadaannya sudah kembali stabil.


"Jin,kok itu gak di bawa sih?"-Chaca seraya menunjuk ke atas nakas dekat brankarnya berada.


"Mau di bawa?"-Jin seraya mengambil apa yang di maksud Chaca dan memperlihatkannya Kepada Chaca.


"Iya,mubazir tau gak,buang buang uang,nanti aku makan di mobil"-Chaca yang masih setia duduk di atas brankarnya.


"Iya aku bawa nih"-Jin pasrah.


"Udah beres Jin?"-Yoongi.


"Udah"-Jin.


"Ayok"-Yoongi dan mereka pun mengangguk dan pergi menuju mansion Choi.


Disinilah Chaca bersama Jin berada,didalam mobil Jin dengan keheningan melanda mereka.


Chaca yang sibuk memakan apelnya,Jin yang fokus kepada jalanan.


"Enak?"-Jin melirik Chaca sebentar lalu kembali menatap jalanan.


"Iya"-Chaca.


"Kamu gak suka buang buang uang?"-Jin.


"Iyalah,kalo kita beli makanan tuh makanannya di makan sampai habis, mubazir"-Chaca mendapatkan anggukan dari Jin. Betapa bangganya Jin memiliki Chaca.


"Oh iya,keadaan di sekolah gimana?"-Chaca.


"Biasa aja,oh iya tiga hari lagi perlombaan di mulai"-Jin.


"Tiga hari lagi?"-Chaca dan mendapat anggukan dari Jin.


"Kamu ikut lomba?"-Jin dan menatap Chaca sekilas.


"Em ikut"-Chaca dan mengunyah apel terakhirnya.


"Minum?"-Jin seraya menyondorkan air mineral kepada Chaca,dan Chaca pun tersenyum lalu meminumnya betapa pekanya pria di hadapannya ini batin Chaca.


"Ikut lomba apa?"-Jin.


"Liat aja nanti"-Chaca.


"Oh iya aku juga ikut lho,basket sama yang lainnya"-Jin.


"Siapa yang nanya?"-Chaca seraya pura pura berpikir sebentar membuat Jin kesal.


"Oh iya,emang hari pertama lomba apa?"-Chaca.


"Hari pertama lomba basket,hari kedua,lomba kreasi seni,dan hari terakhir penentuan siapa yang akan menjadi Queen and King of CHS di malam tahun baru"-Jin dan tersenyum ketika kata kata terakhirnya telah ia ucapkan membuat Chaca beroh ria.


"Dah sampai"-Jin.


Jin dan Chaca pun turun dari mobil Jin di ikuti Chaca dkk Jin dkk yang turun dari mobil sang cogannya.


Seperti inilah Chaca,tidak akan pernah berubah.


"Assalamualaikum MOM DAD CHACA YANG CANTIK SUDAH SEMBUH DAN PULANG DENGAN SELAMAT DI ANTAR OLEH JIN YUHUUUUUUU"-teriak Chaca.


"Yaampun sayang jangan teriak nanti tenggorokan kamu sakit lagi"-Mi Rae memperingati putrinya itu yang mendapatkan cengengesan dari sang empu.


"Yaudah ayok masuk sayang"-Jung Hyun.


Chaca dkk Jin dkk pun memasuki mansion dan berkumpul di ruang keluarga.


"Gimana udah sembuh?"-oma.


"Oma sejak kapan disini?"-Chaca dan langsung memeluk oma sayang.


"Iya maaf,waktu kejadian kamu di tusuk,oma sempat kesini,tapi oma pulang lagi ke LA dan ke Korea lagi deh,pen liat cucuku ini"-oma dan melepaskan pelukannya dan mencium puncak kepala Chaca.


"Oma kok gitu, padahal Chaca mau ketemu"-Chaca dan memajukan bibirnya.


"Oma ada urusan sayang"-oma.


"Ekhem jadi gak ada yang kangen sama opa gitu?"-opa.


"Astaghfirullah lupa(memukul jidatnya) hehe Chaca rinduuu banget sama oma and opa"-Chaca dan memeluk opa.


"Opa juga,yaudah sana,kamu istirahat biar cepet sembuh"-opa dan mendapat anggukan dari Chaca.


"Eprybadeh Chaca ke atas yah"-Chaca.


"Aku antar"-Jin.


"Kamu siapa?"-oma.


"Jin oma"-Jin.


"Udah tahu"-oma.


"Oh,jaga cucuku baik baik"-oma.


"Pasti oma"-Jin dan tersenyum ke arah Chaca.


"Jangan sampai dia menangis karena di tinggal kekasihnya seperti dulu"-opa.


"Jin janji gak bakal buat Chaca menangis"-Jin.


"Saya tidak butuh janji"-opa.


"Saya akan buktikan opa"-Jin membuat opa tersenyum.


"Baiklah,antarkan princess ku dengan selamat"-opa.


"Ayok sayang"-Jin dan menggandeng tangan Chaca lembut.


Chaca pun tersenyum dan menerima gandengan dari Jin. Mereka pun memasuki lift untuk sampai di kamar Chaca.


Ting!


Lif pun terbuka menampakkan beberapa sebuah kamar di sana, Jin dan Chaca pun keluar dari lif dan berjalan menuju kamar Chaca.


"Kamu istirahat yah sayang"-Jin tersenyum dan mengelus rambut Chaca.


"Tapi aku gak ngantuk Jin"-Chaca memajukan bibirnya.


"Beri kode nih?"-Jin membuat Chaca menutup bibirnya menggunakan telapak tangannya.


"Apaan sih"-Chaca yang masih menutup mulutnya.


"Kok gak mau tidur?mau di temenin?"-Jin tersenyum membuat Chaca mengangguk lucu.


"Gemes,yaudah ayok"-Jin mengacak rambut Chaca dan masuk ke dalam kamar Chaca.


Chaca pun berbaring di atas Queen Sizenya membuat Jin menutup tubuh Chaca dengan selimut tebal.


"Tapi aku gak ngantuk Jin"-Chaca.


"Kamu harus istirahat"-Jin dan mengelus rambut Chaca.


"Ish"-Chaca.


"Mau di nyanyiin?"-Jin membuat Chaca mengangguk lucu.


"Gemes banget sih"-Jin mencubit pipi Chaca lembut.


"Iya dong,siapa dulu pacarnya"-Chaca di akhiri kekehan.


"Nyanyi dong"-lanjut Chaca membuat Jin menganggukan dan mulai menyanyikan lirik lagu untuk Chaca.


Jin pun mulai menyanyikan sebuah lagu membuat Chaca mulai menutup matanya.


Kau boleh acuhkan diriku


Dan anggap ku tak ada


Tapi takkan merubah perasaanku


Kepadamu


Kuyakin pasti suatu saat


Semua kan terjadi


Kau kan mencintaiku


Dan tak akan pernah melepasku


Kuyakin pasti suatu saat


Semua kan terjadi


Kau kan mencintaiku


Dan tak akan pernah melepasku


Aku mau mendampingi dirimu


Aku mau cintai kekuranganmu


Selalu bersedia bahagiakanmu


Apapun terjadi


Kujanjikan aku ada


Kau boleh jauhi diriku


Namun kupercaya


Kau kan mencintaiku


Dan tak akan pernah melepasku


Aku mau mendampingi dirimu


Aku mau cintai kekuranganmu


Selalu bersedia bahagiakanmu


Apapun terjadi


Kujanjikan aku ada


Aku mau mendampingi dirimu


Aku mau cintai kekuranganmu


Aku yang rela terluka


Untukmu selalu


(Maaf kalo ada yg di skip lagunya)


Jin pun tersenyum melihat Chaca tertidur sangat nyenyak, Jin pun mengelus Surai rambut coklat Chaca dan mencium puncak kepala Chaca lalu beranjak keluar dari kamar Chaca.


"Semuanya Jin pulang dulu yah assalamualaikum"-Jin dan mencium punggung tangan Mi Rae, Jung Hyun opa dan Oma.


"Iya hati hati waalaikumsalam"-oma.


"Chaca nya udah istirahat?"-Jung Hyun yang di angguki oleh Jin dan Jin pun keluar di ikuti oleh ke delapan temannya dari mansion kediaman Choi.


***


Drtt drtt drtt.


Wanita itu pun terpaksa membuka kelompok matanya untuk mengangkat panggilan masuk.


HM


Hallo cha,udah bangun.


Hm.


Aku ganggu kamu yah?maaf


Hm


Kok cuman hm hm doang sih?marah?


Gak


Terus?


Males,gara gara Lo telpon,gue harus bangun.


Hehe sorry gue takut Lo kebablasan aja bocan nyah.


Hm,udah yah gue mandi dulu.


Iya,bye sayang.


Ketika Jin mengatakan sayang kepada chaca, membuat Chaca bulshing dan senyum senyum sendiri.


Gak usah bulsing sama senyam senyum kek gitu Napa?.


Hah?


Aku tau,kamu bulsing sama senyam senyum kan?


Kok tahu?


Ia lah.


Ish udah ah aku mandi


Tutt


Panggilan pun terputus oleh sepihak. Chaca yang telah melihat Jam pun langsung ngacir ke kamar mandi, betapa kebonya dirinya sampai sampai baru bangun jam 5 sore, pikirnya.


Chaca pun langsung bergegas menuju kamar mandi dan melakukan ritual mandinya.


15 menit Chaca sudah siap dengan piyama dark blue nya tak lupa dengan sandal bulu yang menambahkan kesan cute dan Chaca pun bergegas ke dalam kamar seseorang.


Tok


Tok


Tok


"Bang"-Chaca seraya mengetuk pintu kamar.


"Iya bentarrr"jawab seseorang di balik pintu.


Cekleekk.


"Eh princess,mau apa?"terdengarlah suara lelaki dan pastinya dia lelaki.


"Abang lagi ngapain?"tanya Chaca seraya melihat seluruh bagian wajah yang di sebut Abang olehnya.


"Abang gak lagi ngapa ngapain kok"jawab pria itu.


"Hmm, bikikin Chaca salad sayur dong bang,sekalian buat makan malam"-Chaca dengan menaik turunkan alisnya.


"Kenapa gak nyuruh mommy atau maid sih?"protes Yoongi,ya Abang yang di maksud Chaca adalah kakak tertuanya.


"Ish,Chaca maunya di buatin sama bang Yoon yayaya"-Chaca memajukan bibirnya lalu di akhiri dengan mengeluarkan puppy eyes.


"Yaudah Abang bikinin,buat nanti makan malam kan?"Yoongi pasrah karena tidak tega melihat Chaca mengeluarkan puppy eyes nya, menurutnya itu sangat menggemaskan di mata Yoongi maupun di mata yang lainnya.


"Yeay"-Chaca bahagia.


"Makasih abangku sayang"-Chaca memeluk Yoongi membuat Yoongi membalas pelukannya dan chaca pun mencium kedua pipi Yoongi membuat Yoongi tersenyum tulus,bahkan sampai kehilangan matanya sendiri.


"Yaudah kalo gitu, Chaca ke kamar bang Jim dulu yah, Babay abangku sayang"-Chaca dan melambaikan tangannya membuat Yoongi ingin mencubit Chaca karena tingkahnya yang terlalu gemas di mata Yoongi.


...***...


...TBC...


...*...


...*...


...*...


...Vote and komen yah,aku butuh banget vote dari kalian😊....


...*...


...*...


...*...


...Makasih udah mau kasih Vote apalagi selalu memberikan vote kalian di setiap part😊😍😙...


...***...