The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 60



Disinilah Chaca berada, di dalam kamarnya yang tengah memasukkan power Bank, earphone dompetnya, Chaca pun keluar dari kamar Chaca, menghampiri kamar Jimin yang berada di sebelahnya.


Cekleekk


Jimin pun menoleh lalu tersenyum kepada adiknya membuat Chaca membalasnya.


Chaca pun mendarat bokongnya di atas king size milik Jimin seraya menatap Jimin yang tengah mengemas beberapa pakaian santai dan pakaian formalnya.


"Cha, CEO nya cewek yah?"ucap Jimin membuat Chaca mengangkat bahunya acuh.


"Kalo cewek, abang kedipin mata kecantol gak yah?"ucapnya seraya menaruh jari telunjuknya di dagu seperti berpikir.


"Gak bakal ke cantol, kan bang Jimin udah punya Yunghee"ucap Chaca membuat Jimin menyentil kepalanya sendiri.


"Iya juga yah"ucapnya membuat Chaca memutar bola matanya malas.


"Tapi kalo cantik abang pacarin ah"ucap Jimin seraya senyam senyum sendiri.


'Gilaaa, gue mau di pacarin sama abang sendiri, ya meskipun abang angkat tapi kan aneh *****' batin Chaca seraya membaringkan tubuhnya di atas king size milik Jimin.


"Inget Yunghee bang"ucap Chaca membuat Jimin mempoutkan bibirnya gemas.


"Emang Lo udah beres packing? biasnya juga cewek suka lama, banyak bawaannya"ucap Jimin membuat Chaca tersenyum kecil.


"Gak lah, Chaca gak bawa apa apa kecuali tas kecil yang isinya power Bank, earphone hp sama dompet"ucap Chaca membuat Jimin mengerutkan keningnya.


"Kita kan mau nginep di mansion oma, baju Chaca masih ada kok di sana"jelas Chaca membuat Jimin mengangguk paham.


"Akhirnya beres juga"ucap Jimin seraya membaringkan tubuhnya di samping Chaca setelah menyiapkan beberapa pakaian untuk di LA nanti.


"Ke kamar bang Yoon yok"ucap Chaca di angguki oleh Jimin.


Keduanya pun memasuki kamar Yoongi, menampilkan Yoongi yang sedang menutup matanya, Chaca pun menoleh ke koper pria itu, sepertinya Yoongi sudah menyiapkan semuanya di dalam koper itu lalu terlelap.


Chaca pun menghela nafas panjang saat Yoongi tertidur, Jimin yang memahami maksud adiknya pun mengelus punggung Chaca sayang.


"Gimana kalo kita ke toko ice cream?"ucap Jimin membuat Chaca tersenyum kecil lalu mengangguk.


"Emang mau ngapain?"ucap Chaca membuat Jimin menyentil kepalanya.


"Ya beli eskrim lah"ucap Jimin membuat Chaca memutar bola matanya malas.


"Maksud Chaca ngapain lagian Chaca gak mau makan eskrim"ucap Chaca.


"Tumben gak mau makan eskrim terus mau apa?"ucap Jimin membuat Chaca menggeleng.


"Yaudah, kita nonton aja di kamar Abang yuk"ucap Jimin membuat Chaca mengangguk.


Disinilah Chaca dan Jimin berada, di dalam kamar Jimin tengah menonton film kesukaan mereka saat mereka kecil, di temani beberapa Snack yang tengah mereka makan sampai hari pun mulai gelap.


"Cha, mandi gih, Abang juga mo mandi, nanti kita turun ke bawah"ucap Jimin membuat Chaca mengangguk.


Chaca pun keluar dari kamarnya dan memasuki kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


15 menit akhirnya Chaca telah selesai melakukan ritual mandinya lalu ia pun memakai piyama berwarna navyna dan berjalan menuju balkon, memejamkan matanya menikmati angin yang menerpa di wajah cantiknya.


Chaca pun berjalan keluar dari kamar karena sekarang biasanya mereka akan makan malam.


Sesampainya di meja makan, Chaca pun tersenyum ke arah keluarganya dan di balas senyuman pula oleh mereka, Chaca pun berjalan menuju bangkunya yang selalu ia tempati, di pertengahan kedua kakaknya lalu mereka pun makan malam dengan hening hanya ada dentingan sepasang sendok dan sumpit.


Selesai makan, mereka pun berkumpul di ruang keluarga hanya untuk sekedar menonton TV seraya bercanda gurau membuat keluarnya semakin harmonis, namun kita tidak tahu, apakah mereka akan selalu bersama atau sebaliknya, apakah mereka akan selalu bahagia atau sebaliknya.


"Dad, mom, bang, Chaca ke atas yah"ucap Chaca membuat mereka mengangguk.


Chaca pun berjalan menuju lif dan memasuki lif, setelah pintu lif terbuka, Chaca pun langsung berjalan menuju kamarnya berada dan membaringkan tubuhnya di atas Queen Sizenya lalu mengambil benda pipihnya yang terletak di atas nakasnya dan membuka group chatnya.


Cogan Cecan


KM.Yunghee


Asik lah besok kita ke LA


Tae Kyung


Iyah, tapi kedua orangtua gue gak bisa ikut di jet pribadi Daddy Lo Yoon Jim.


Yoongi


Emangnya kenapa?


Tae Kyung


Katanya biar anak anak aja yang ikut sama keluarga lo, dan orangtua yang lainnya pakek pesawat aja.


Jin


Iya keknya gitu


Chanyeol


Keluarga gue juga.


KM.Yunghee


Yaudah, semua orang tua di pesawat biasa aja, nanti kita semua sama daddy mommy the twins Chaca di jet pribadi nya, @Jimin sayang kamu bilangin ke Daddy kamu


Jimin


Siap bep


L.Sanghee


Berarti kita ketemuan di bandara kan?


HK.Yungmi


Iya, tapi jam berapa?


Yoongi


Kata Daddy jam 8 aja


Tae Hyung


Oke


Chanyeol


Sip


Jin


2


Cristy


Oke


Jessica


Ok


KM.Yunghee


Sip


HK.Yungmi


Hem


L.Sanghee


Oke


Read


Chaca pun menaruh kembali benda pipihnya lalu menarik selimutnya Sampai dadanya dan memejamkan matanya memasuki alam dasarnya.


***


Kring


kring


kring


"Eugh jam berapa"monolognya lalu menatap jam di atas nakasnya.


Chaca pun mendudukkan tubuhnya di atas Queen Sizenya,lalu merentangkan kedua tangannya meregangkan otot-ototnya yang sempat kaku.


Setelah selesai, Chaca pun bangkit dari duduknya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


15 menit Chaca sudah siap dengan celana jeans longgar putih panjangnya lalu memakai kaos lengan pendeknya berwarna merah darahnya tak lupa memakai bedak anti airnya lalu memasukan bedaknya dan benda pipihnya ke dalam tasnya.


Chaca juga mengoleskan sedikit lifbam di bibirnya lalu mencepol asal rambutnya dan berjalan keluar dari kamarnya dan berjalan menuju lif lalu memasuki lif.


Setelah lif terbuka, Chaca pun menghampiri keluarganya yang berada di meja makan.


"Morning"ucap Chaca seraya melontarkan senyumannya.


"Too sayang"ucap mereka bersamaan seraya membalas senyumannya.


Chaca pun mendaratkan bokongnya di pertengahan kedua kakaknya lalu mereka pun mekan dengan hening, hanya ada dentingan sepasang sendok dan sumpit.


Selesai makan, Chaca dan the twins pun di suruh membawa barang-barang mereka yang akan mereka bawa ke LA.


"Sayang, kalian bawa koper kalian ke bawah yah,mommy sama Daddy mau bawa koper dulu di kamar"ucap Mi Rae membuat Chaca the twins mengangguk lalu mereka pun berjalan memasuki lif.


"Udah siap Cha?"ucap Yoongi membuat Chaca mengangguk.


"Bawa itu doang?"ucap Yoongi seraya menunjuk tas kecil yang Chaca gendong membuat Chaca mengangguk.


Chaca the twins pun memasuki lif dan keluar dari lif saat pintu lif terbuka.


Mereka bertiga pun melangkahkan kakinya menuju kamar kedua orangtuanya dan mengetuk pintunya.


Tok


Tok


Tok


Cekleekk


Pintu pun terbuka dari dalam


"Udah siap?"ucap Jung Hyun membuat ketiga anaknya mengangguk.


"Chaca, kamu gak bawa baju?"ucap Jung Hyun karena melihat tas Chaca yang sangat kecil.


"Gak, di mansion opa masih banyak baju Chaca di sana"ucap Chaca membuat Jung Hyun dan Mi Rae mengangguk paham.


"Yaudah ayok masuk mobil"ucap Jung Hyun  membuat istri dan ketiga anaknya mengangguk.


Chaca the twins pun memasuki mobil yang sudah terdapat supir di dalamnya, Yoongi duduk di sebelah supir dan Jimin tak lupa Chaca di belakangnya, sedangkan Jung Hyun dan Mi Rae beada di mobil yang lainnya dengan supir tentunya.


Sesampainya di bandara Incheon, Chaca the twins pun keluar dari mobilnya dan the twins pun mengambil kopernya.


"Udah siap?"ucap Jin saat Chaca the twins telah berkumpul dengan sahabatnya.


"Iya"ucap Chaca membuat Jin mengernyitkan keningnya bingung.


"Aku tidur di mansion opa, di sana masih banyak baju aku"ucap Chaca yang paham maksud Jin membuat Jin mengangguk.


"Udah siap?"ucap Jung Hyun membuat Chaca dkk Jin dkk mengangguk.


"Orangtua kalian gak bisa ikut di jet pribadi Daddy kan?"ucap Jung Hyun membuat mereka mengangguk.


"Yaudah gak papa, yuk kita aja"ucap Jung Hyun membuat mereka mengangguk lalu mereka pun memasuki jet pribadi Jung Hyun.


"Oh iya, Yoongi sama yang lainnya kalian di kamar itu aja yah, Chaca dan sahabatnya lainnya di sana"ucap Jung Hyun membuat mereka mengangguk.


Lalu Chaca dkk pun memasuki kamar itu, sedangkan Jin dkk kamar di depannya lalu Jung Hyun dan Mi Rae kamar di samping kamar Chaca dkk.


Mereka pun merebahkan tubuhnya di atas Queen Sizenya, di kamar Chaca dan Yoongi tempati terdapat 3 queen and king size lalu mereka pun membaringkan tubuhnya berdua berdua sama seperti mereka ketika duduk di kelasnya dan mereka pun memejamkan matanya lalu mereka pun masuk ke dalam bunga tidurnya.


***


Disinilah Chaca berada, didalam mobil bersama kedua kakaknya, ya, keluarga Choi menyuruh bodyguardnya untuk menjemput keluarga tak lupa sahabat anaknya.


Jin dkk Yunghee dkk mereka sudah berkumpul dengan keluarganya masing-masing, dan mereka akan berangkat menuju Cha's Hotel untuk menginap sampai mereka pulang ke Korea.


Setelah sampai di mansion oma dan opa, Chaca the twins pun keluar di ikuti kedua orangtuanya yang keluar dari mobil di depan mobil yang mereka tumpangi tadi.


Mereka pun melangkahkan kakinya menuju mansion lalu memasuki mansion dan berjalan menuju ruang keluarga dimana Oma dan opanya berada.


"Assalamualaikum"ucap Jung Hyun dan Mi Rae bersamaan.


"Waalaikumsalam kalian udah sampe"ucap Oma lalu memeluk anak dan cucunya bergantian.


"Iya, gimana oma pasti udah rindu lagi yah sama Chaca"goda Chaca membuat mereka tertawa.


"Iya, Oma rindu banget"ucap Oma membuat Chaca tersenyum.


"Chaca ke atas yah"ucap Chaca membuat Oma dan opanya mengangguk.


"Yaudah,kalian ke kamar aja istirahat"ucap Oma membuat mereka mengangguk lalu memasuki lif dan memasuki kamarnya masing-masing untuk membaringkan tubuhnya yang sedikit lelah.


***


Tok


Tok


Tok


Merasa tak terjawab dari balik kamar pun membuatnya terpaksa harus membuat pintu kamar yang kini berada di depan.


Cekleekk


"Ckckck,masih sama aja"ucapnya lalu menghampiri Chaca yang masih memejamkan matanya.


"Sayang bangun yuk udah waktunya makan malam nih"ucap Oma membuat Chaca membuka matanya lalu terduduk di atas Queen Sizenya dan meregangkan otot-ototnya yang sempat kaku.


"Cepet mandi"ucap Oma di angguki oleh Chaca.


Oma pun keluar dari kamar Chaca lalu Chaca pun melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


15 menit Chaca sudah siap dengan setelan piyama berwarna putihnya lalu berjalan keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga dan berjalan menuju meja makan.


"Night"ucap Chaca seraya mendaratkan bokongnya di pertengahan kedua kakaknya.


"Too"ucap mereka bersamaan lalu mereka pun makan dengan hening.


Selesai makan, Chaca the twins pun pamit untuk memasuki kamarnya.


"Mom, dad, Oma,opa, kita ke kamar yah"ucap Yoongi mewakili kedua adiknya membuat mereka mengangguk.


Chaca the twins pun menaiki anak tangga lalu berjalan menuju kamarnya berada dan memasuki kamarnya masing-masing.


Chaca pun membuka benda pipihnya lalu mengetikan suatu pesan.


Kak Angel


Kak, besok siapin semuanya karena lusa pertemuannya.


Sip Cha, kakak sudah atur semuanya dengan sangat baik.


Read


Chaca pun kembali menyimpan benda pipihnya namun niatnya urungkan saat benda pipihnya bergetar pertanda sebuah panggilan masuk lalu Chaca pun menggeser tombol berwarna hijau dengan cepat.


Hallo


Iya


Kamu udah makan malam kan?


Iyah kenapa?


Gak kok, besok aku ke mansion oma sama yang lainnya yah.


Oke


Kamu ikut kan ke acara pertemuan CEO?


Hm gak tahu


Kenapa?


Gak papa, udah dulu yah aku mau tidur dulu bye


Tut


Chaca pun memutuskan sambungannya secara sepihak lalu ia pun berjalan menuju laptopnya berada dan membuka laptopnya untuk mengerjakan tugas kantornya melalui email.


Kini jarum pendek menunjukkan pukul 1 pagi, namun Chaca masih tetap mengerjakan tugas kantornya dengan gesit.


Lima menit kemudian Chaca menghela nafas lega saat semua pekerjaannya telah ia selesaikan, lalu Chaca pun bergegas menuju queen Sizenya dan memejamkan matanya memasuki alam mimpinya.


Hai, kita ketemu lagi, kamu kangen gak sama aku?


Ngapain Lo disini


Aku cuman mau menjelaskan semuanya


Maksud Lo apa?


Aku masih sayang sama kamu


Gak gak mungkin


Kamu kenapa?udah gak sayang lagi?


Gue mohon Lo pergi, gue udah


bahagia sama cowok gue sekarang.


"HOS hos hos" Chaca  seperti habis lari maraton napasnya tersengal lalu Chaca pun mengelap keringatnya menggunakan tangannya lalu mengambil segelas air di atas nakas sebelumnya ia menatap jam yang menunjukkan jam 2 pagi, berarti dia baru tidur satu jam dan kembali terbangun karena mimpi buruknya lalu Chaca pun mengambil gelas yang berisikan air dan meminumnya, Chaca pun menarik napasnya dan menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


"Untung cuman mimpi"ucap Chaca seraya memegang dadanya.


"Tapi kenapa rasanya kek nyata banget?"ucap Chaca.


"Au ah pusing gue mikirnya"ucap Chaca seraya menggeleng lalu kembali membaringkan tubuhnya dan menarik selimutnya lalu kembali memejamkan matanya.


...***...


...TBC...


...JANGAN LUPA LIKE NYA YA READERS SETIAKU:)...


...***...