The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 6



"kamu dari mana saja,kenapa baru masuk hah,kamu telat 15 menit Chaca"kata guru itu.


Chaca tetap menghiraukan perkataan guru itu dan berjalan ke arah bangku Chaca dan teman temannya,Chaca memberikan kode agar Yunghee dan kedua temannnya mengikutinya,merekapun mengerti apa yang di maksud Chaca,dan Chaca dkk pun keluar kelas menuju Chaca dan mendapatkan banyak pertanyaan dari guru itu.


"Chaca,mau kemana kamu"tanya guru itu,tapi Chaca tetap menghiraukannya.


"Yunghee, Yungmi, Sanghee kenapa kalian ikut Chaca keluar juga?ini belum waktunya pulang,kalian itu murid baru tapi udah buat ulah yah kamu"cerocos guru itu.


"Bukan urusan Lo"dingin Yungmi dan merekapun keluar kelas menghampiri Chaca yang sudah agak menjauh.


"Cha kita mau kemana?"tanya Sanghee saat sudah di samping Chaca.


"Senang senang,setres gue lama lama"kata Chaca.


"YEAY SENANG SENANG"teriak Yunghee dkk.


"Berisik lu pada"kata Chaca seraya mengelus telinganya.


"Kita mau ke tempat apa Cha?"tanya Yungmi.


"Gimana kalo kita cari sasaran permainan dulu,udah gitu kita ngemall"kata Chaca.


"AYO"kata mereka kompak.


Saat sudah di parkiran mereka langsung masuk ke mobil dan duduk ditempat yang sama seperti mereka berangkat sekolah.


Tak lupa Chaca dkk mengunjungi toilet umum dan mengganti pakaian dan melepaskan peralatan nerd nya,mereka berempat menggunakan jeans hitam panjang,kaos hitam tangan pendek yang bergambar mahkota di dadanya tidak dengan Yunghee,Yungmi dan Sanghee, Yunghee dkk hanya memakai kaos hitam pendek dan juga topeng kebanggaannya,mereka hanya menggunakan itu saja,meskipun ada jaket hitam anti peluru  di dalam mobil,karena mereka akan memakai jaket itu ketika di tempat umum.


Sudah sekitar 30 menit mereka mencari sasaran untuk permainannya,tapi belum saja ketemu,dan pada akhirnya mereka berempat menemukan seorang wanita yang bedaknya tebel,bibir sama pipi merah banget,pakaian yang terbuka dan menuju ke tempat yang sangat sepi,Hanya ada satu rumah di daerah itu,dan sangat terlihat sepertinya wanita itu ingin bermain bersama lelaki yang dia gandeng, sepertinya itu om om.


Chaca dkk pun turun.dan menghampiri mereka berdua.


"Hay"sapa Chaca dengan senyum devil nya yang membuat mereka ketakutan bahkan sahabatnya pun ketakutan.


"Si-si-a-pa-ka-lian?"tanya seorang om om dengan terbata.


"Dari topeng ini saja,sudah jelas bukan"kata Chaca dingin.


""Ka-li-a-an ma-u apa?"tanya seorang wanita.


"Hallo ******,kita mau main main sama Lo dan om om itu"kata Chaca dan menunjuk om om menggunakan pisau lipat kebanggaannya.


"Apa kalian juga ingin bermain di kamar"tanya polos wanita itu.


"Disini saja"kata Yungmi.


"Miss mari kita mulai"kata Sanghee dan Chaca pun mengarahkan pisau lipatnya di depan wajah pria itu dan langsung mensayat pipi mereka berdua.


Sreeettttt


Sreeettttt


Ahhhhhhh


Sakit *******


Bugh


Bugh


Sreeettttt


Ahhhhhhh


Jlebb


Jebb


Brassssssss


Chaca dkk mensayat,meninju,dan menusukkan pisau lipatnya,Chaca pun menebas kepala mereka berdua menggunakan samurai yang sudah Yunghee siapkan, Yunghee dkk tidak terkejut karena itu sudah biasa bagi mereka.


Mereka pun pergi meninggalkan tempat itu,sebelum Chaca dkk pergi,Chaca menyuruh anggota GBD ke alamat yang sudah ia kirim.


5 menit kemudian anggota GBD pun telah sampai dan menjalankan perintah dari sang leader mereka,mereka menghapus jejak dan melemparkan bom ke tempat itu, sebelum bom meledak mereka semua sudah meninggalkan tempat itu dengan cepat.


Duarrrrr


Bom pun meledak di tempat itu,Chaca yang mendengarnya pun tersenyum kemenangan, kini moodnya kembali membaik,dan mereka pun pergi menuju markas terlebih dahulu.


Sampainya di markas mereka hanya mengecek keadaan saja dan pergi ke kamarnya masing masing untuk mandi,karena baju mereka masih bau amis,dan ada sedikit darah segar juga di baju mereka.


15 menit kemudian,merekapun turun ke lantai dasar,mereka memakai baju yang sama seperti tadi, Jeans hitam panjang dan baju hitam polos kecuali Chaca,Chaca memakai baju hitam bergambar diamond di dadanya,dan merekapun melapisi baju mereka dengan jaket jeans yang senada dengan baju dan celananya.


Mereka langsung keluar dari Markas dan menjalankan mobilnya ke mall.


"Mau ke mall mana nih?"tanya Sanghee.


"Ke mall milik gue aja KMH Mall"kata Yunghee.


"Let's go"seru mereka.


Saat sampainya di parkiran mall milik Yunghee,mereka mendapatkan banyak cibiran tapi mereka tetap berjalan menuju ke dalam mall.


Ihh cantik banget.


Bukannya itu Chaca dkk yah.


Yunghee imut imut yah.


Sanghee polos banget tapi tetep cantik.


Yungmi dingin,tapi cantik.


Cantik banget kak Chaca.


Ih so cantik banget,cantikan gue lah.


Gue yang lebih cantik.


Dan masih banyak lagi,tapi mereka tetap berjalan ke dalam mall.


"Kita mau ke mana nih?"tanya Sanghee.


"Toko baju aja"kata Yungmi dan di angguki oleh mereka.


Mereka pun berjalan menuju toko baju terkenal yang ada di mall itu dan memasuki toko itu,kemudian memilih milih baju yang akan mereka beli.


Sudah 30 menit mereka memilih baju namun di antara mereka masih ada juga yang belum memegang satu bajupun.


"Udah belum?" Tanya Chaca sambil memegang 3 baju.


"Bentar Cha"kata Sanghee.


"Gue udah nih,bayar yu"kata Yungmi yang memegang 4 baju


"Yuk lagian gue juga udah"kata Sanghee yang memegang 5 baju


"Yuk"kata Yunghee.


Mereka pun membayar baju itu menggunakan black card milik Chaca kemudian mereka keluar dari toko baju.


"Mau kemana lagi nih?"kata Yungmi.


"Restauran aja,gue pengen makan laper"kata Chaca.


"Yuk gue juga laper"kata Yunghee dan mereka pun pergi menuju restauran yang ada di sana.


Sanghee pun melambaikan tangannya memberi tahu bahwa dia akan memesan sesuatu,dan pelayan pun datang sambil membawa daftar menu.


"Lo mau apa Cha?"tanya Sanghee.


"Steak sama jus alpukat aja dah"kata Chaca.


"Samain"kata Yunghee.


"Gue minumnya jus mangga aja"kata Yungmi.


"Saya pesan steak 4 jus alpukat 2 jus mangga 1 dan jus melon nya 1"jelas Sanghee kepada pelayan, pelayan pun mengangguk dan pamit mengundurkan diri.


"Udah kesini,kita mau kemana?"tanya Yungmi.


"Makan aja belom kelar,udah nanya mau kemana aja Lo"celetuk Sanghee dan menjitak kepala Yungmi.


"Aww sakit pe'a"kata Yungmi.


"Ini pesanannya selamat menikmati"kata pelayan itu sopan.


Merekapun langsung menghabisi makanan mereka,karena perut nya sudah meronta ronta.


"Kita mau kemana?"tanya Yunghee sesudah selesai makan.


Saat Chaca ingin menjawab pertanyaan Yunghee,Chaca mendapatkan panggilan masuk dari seseorang dan dia pun memilih untuk menjawab telpon terlebih dahudulu.


Bang Sehun in calling.


Cha ada yang mau ngajakin Lo balapan nih.


Kapan?


Nanti malem jam 11


Sip deh,nanti kesana


Di tunggu.


Tut....


Chaca pun memutuskan panggilannya sepihak.


Dia pun menoleh ke arah teman temannya dan mereka mengangkatkan alis nya mereka,seakakan akan ingin diberi penjelasan.


"Bang Sehun,katanya ada orang yang mau ngajakin gue balap"kata Chaca yang tahu apa yang di maksud sahabatnya.


"Jam berapa?" Tanya Yungmi


"Biasa jam 11 malem"kata Chaca.


"Ikuttttt"kata Yunghee dan kedua tangannya.


"Iyah,kalian boleh ikut toh biasanya juga suka ikut"kata  Chaca.


"Yu ah pulang,mau ke mansion keluarga gue apa ke mansion masing masing?"tanya Chaca.


"Masing-masing deh,nanti jam 22:30 kita ke mansion lo"kata Yungmi mewakili kedua temannya.


"Ok,terus kalian mau pulang sama gue apa gimana?"kata Chaca.


"Kita udah nyuruh orang buat bawain motor kita di mansion lo,dan motor kita udah ada di parkiran mall kok"kata Yunghee dan di angguki oleh Chaca.


"Gue duluan babai"kata Chaca.


"Bay"kompak mereka.


Kini Chaca keluar dari cafe itu dan pergi ke parkiran dan menjalankan mobilnya menuju mansion keluarganya.


Saat Chaca ingin melewati ruang tamu,para keluarganya sedang berdiri dan menatap Chaca tajam.


"Hehe kenapa ya"polos Chaca.


"Apa bener kamu bolos Cha?"tanya Mi Rae.


"Hehe maaf mom"kata Chaca.


"Yaudah,nanti gak boleh bolos lagi okay,dan kapan kamu mau ngawasin tu kepsek?"saran Jung Hyun dan di akhiri bertanya.


"Tenang aja, secepatnya Chaca bakal atur,Chaca ke atas yah pen bocan"kata Chaca.


"Iyah sonoh dasar kebo lu"ejek Jimin.


"Lo juga dodol"celetuk Chaca.


"Mom,dad kita juga ke atas yah"kata Yoongi mewakili Jimin.


Merekapun ke atas mengikuti Chaca.chaca hanya biasa saja,dia tetap berjalan menuju kamarnya dan memilih tertidur dan tidak mengganti pakaiannya hanya jaketnya yang ia tidak pakai karena hari ini dia sangat lelah di tambah nanti malam Chaca harus balapan.


Sekarang sudah pukul 19:10 dan Jimin pun di suruh untuk membangunkan adiknya dan ikut makan malam bersama.


Tok


Tok


Tok


Cekleekkkkk


"Chaca bangun Cha"kata Jimin.


"5 menit bang"kata Chaca yang masih memejamkan matanya.


Jimin pun menatap Chaca dengan teliti, sampai ia menemukan tatto yang ada di pergelangan tangan kirinya.


"Cha bangun,mau gue siram lu pake air panas?"kata Jimin sedikit berteriak.


"Iya bang iya,Chaca bangun"kata Chaca terduduk sambil mengucek ngucek matanya.


"Cha,sejak kapan lu punya tatto?"tanya Jimin karena Chaca menggunakan baju lengan pendek dan bedak untuk menutupi tattonya sengaja ia hapus.


"Hah tatto?dimana bang?"tanya Chaca pura pura tidak tahu.


"Jangan pura pura tidak tahu Cha,ini di lengan kamu?"kata Jimin dan menunjuk lengan yang ia maksud.


"Terus?"tanya Chaca.


"Gue bilangin sama dad and mom baru tahu rasa Lo"kata Jimin.


"Jangan dong bang yayaya?"kata Chaca.


"Chaca,cepet turunnn"kata Yoongi yang baru saja berada di kamar Chaca.


"Iya bang"kata Chaca dan Chaca pun pergi ke kamar mandinya dan segera mengganti baju, tadinya dia ingin mandi,tapi nanti aja mau berangkat balap.


Tanpa di sadari Jimin sudah menceritakannya kepada kakaknya itu.


"Bang,lu tahu gak?"kata Jimin.


"Enggak lah, orang lu nya blom kasih tahu"kata Yoongi.


"Ih kok gitu bang"kata Jimin.


"Udah GC mau bilang apa?"kata Yoongi.


"Tadi kan gue Liat Chaca dari atas sampai bawah yah bang,trus..."kata Jimin menggantungkan percakapannya.


"Terus apa Jiimmm"geram Yoongi akan adiknya ini.


"Di pergelangan tangan kirinya ada tatto bang,terus tattonya gambar diamond lho"kata Jimin.


"Yang bener dong kalo ngomong"kata Yoongi setelah menjitak kepala Jimin.


"Aww sakit bang,beneran bang,kalo gak percaya liat aja sendiri"kata Jimin.


Chaca pun keluar dari kamar mandi dan berjalan menghampiri kakaknya.


"Cha apa bener kamu punya tatto di tangan kamu?"kata Yoongi.


"Iya bang"kata Chaca menunduk.


"Mana Abang liat"kata Yoongi dan Chaca pun pasrah memberikan tangannya kepada kakaknya itu.


"Wihhh keren bener tatto lu Cha"kata Jimin.


"Lebay lu"celetuk Yoongi.


"Jan bilang sama dad and mom yah"kata Chaca.


"Abang akan tetep bilangin kamu sama dad and mom"kata Yoongi.


"Please bang"kata Chaca.


"Tetap"kata Yoongi.


Hanya satu-satunya cara untuk membuat abangnya ini kasihan kepadanya dan tidak akan melaporkannya kepada kedua orangtuanya.


"Bangggggg please"kata Chaca kini dia mengeluarkan jurus andalannya yaitu puppy eyes nya. Dan Yoongi pun tidak bisa berbuat apa-apa karena adiknya ini sangat menggemaskan ketika melakukan hal yang sangat lucu baginya.


"Baiklah"kata Yoongi.


"Yeay"seru Chaca.


"Ada syaratnya"kata Yoongi.


"Syarat?"kaget Chaca,dia pikir kakaknya itu akan luluh ketika ia mengeluarkan puppy eyes.


"Kamu harus tidur sama Abang saat ini"kata Yoongi.


"Baiklah itu syarat yang sangat mudah,tapi Jan sekarang yah "kata Chaca.


"Emangnya kenapa?"tanya Yoongi.


"Chaca udah janji kalo sekarang Chaca sama yang lainnya mau nginep di rumahnya Yunghee."kata Chaca.


"Yaudah,nanti besok,tapi sama tidurnya sama bang twins ok"kata Yoongi,Jimin yang merasakan namanya disebut langsung berbinar karena sudah lama tidak tidur sama kakak dan adiknya itu.


"Baiklah baiklah"kata Chaca.


"Kita harus memeluk kamu saat tidur"kata Jimin. Yoongi pun mengangguk setuju.


"What? Yang ada Chaca sesak napas bang"protes Chaca.


"Gak ada penolakan"kata Yoongi.


"Gak mau bang"kata Chaca sedikit berteriak.


"Dasar adik laknat kau"kata Yoongi.


Tidak di sadari bahwa Mi Rae sedang berada di dekat pintu,Chaca menyadari keadaan Mi Rae pun berpura pura menagis.


"Abang jahat sama Chaca hiks"kata Chaca sambil menangis, Yoongi pun tersadar kalau di depan pintu ada mom nya yang memberikan tatapan membunuhnya kepada Yoongi dan Yoongi pun langsung menenangkan Chaca.


"Cha maaf yah Abang kasar sama Chaca tadi"kata Yoongi Sambil mengelus rambut sang adik.


"Hiks,mom Abang hiks Yoongi jahat hiks sama hiks Chaca hiks"kata Chaca sambil terus terisak.


 


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...


...Jan lupa V&K nya yah...


...Thanks...


...Maaf kalo ada kesalahan typo...


...Dan tinggalkan jejak ...


...Thanks...


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...