The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 65



"Bang So-Joon lagi ngurusin perusahaan mungkin nanti siang Daddy susul kesana dan ajak dia kesini"ucap Seong Yool.


"Asyik,, Chaca rindu banget sama bang So-Joon"ucap Chaca berbinar membuat mereka tersenyum.


"Yaudah ayok kita makan"ucap Shin Hye membuat mereka mengangguk lalu memakan makanannya dengan lahap.


Setelah selesai sarapan Chaca dkk Jin dkk pun berpamitan untuk berangkat ke sekolah dan berjalan menuju mobil kekasihnya masing-masing tidak dengan Cristy.


Di dalam mobil Jin hanya ada keheningan yang menyelimuti mereka, Jin yang pokus terhadap jalanan ibu kota dan Chaca tengah memainkan ponselnya untuk menghindari rasa bosan.


Sesampainya di CHS Chaca dan Jin pun keluar dari mobil dan bergandengan tangan saat berjalan melewati siswa siswi di kolidor kolidor kelas, mereka membiarkan siswa siswi yang tengah memuji dan menghina Chaca dan Jin.


Sesampainya di depan kelas Chaca, Jin pun mengelus rambut Chaca sayang dan mengecup kening Chaca lama lalu tersenyum ke arah Chaca dan di balas pula dengan senyuman Chaca membuat Jin tenang.


"Maafin Soobin"ucap Jin membuat Chaca mengangguk.


"Aku ke kelas dulu yah"ucap Jin membuat Chaca mengangguk dan Chaca pun berjalan memasuki kelasnya dan duduk di bangkunya.


Setelah mendaratkan bokongnya, Chaca pun menoleh saat suara seseorang memanggilnya.


"Princess?"ucapnya membuat Chaca menoleh dan berusaha tersenyum.


"Maafin aku yah"ucapnya siapa lagi kalau bukan Soobin?.


"Chaca yang minta maaf sama Soobin"ucap Chaca dan menghampiri Soobin dan duduk di sampingnya membuat Soobin tersenyum.


"Maafin Chaca yang udah nyalahin Soobin"ucap Chaca membuat Soobin tersenyum dan mengangguk.


"Soobin boleh meluk Princess?"ucapnya membuat Chaca mengangguk dan Soobin pun memeluk Chaca sayang di balas dengan Chaca yang memeluknya erat.


"Jangan tinggalin Chaca lagi"ucap Chaca di balik dada bidang lelaki itu.


"Selain ajal yang menjemput, sayang"ucapnya membuat Chaca mendongkak menatap wajah Soobin dari bawah .


"Bukannya penyakit kamu udah sembuh?kenapa gak bilang sama Chaca sih?"ucap Chaca membuat Soobin terkekeh.


"Udah sembuh kok, Soobin gak mau nyusahin Chaca"ucap Soobin membuat Chaca mempoutkan bibirnya membuat Soobin mencubit kedua pipinya gemas.


"Eh ada yang udah baikan nih"goda Yungmi membuat Chaca berdecak.


"Yaudah aku ke bangku dulu yah istirahat nanti bareng Chaca"ucap Chaca di angguki oleh Soobin.


Yunghee dkk pun tersenyum saat Chaca sudah memaafkan Soobin, Chaca pun kembali duduk di tempatnya dan tak lama guru pelajaran pun masuk dan pelajaran pun di mulai.


***


Kringgggg kringgggg kringgggg


Bel istirahat berbunyi begitu nyaring membuat semua siswa siswi CHS berhamburan keluar kelas dan berjalan menuju kantin.


Kini di dalam kelas hanya ada Chaca dkk dan juga Soobin.


"Kekantin bareng yuk"ajak Soobin di angguki oleh Chaca dan Chaca dkk Soobin pun berjalan keluar dari kelas dan berjalan menuju kantin untuk mengisi perutnya yang kelaparan.


Disinilah Chaca dkk Soobin berada, di meja yang berbeda saat mereka di kantin bersama Jin dkk.


"Cha, mau jalan gak?"ajak Soobin membuat Chaca menoleh dan melihat ke arah Yunghee dkk.


Chaca pun mengangguk saat Yunghee dkk mengangguk kepadanya, lalu tangan Soobin pun mengelus rambut Chaca sayang membuat Chaca tersenyum di sela sela kunyahannya.


Kantin yang tadinya sepi kini menjadi ramai di kala teriakan teriakan siswi CHS kepada lima most wanted boy di sekolahnya, Jin pun menoleh ke arah Chaca, mata mereka bertemu, Jin pun berusaha tersenyum dan mengangguk seolah Chaca memberikan penjelasan bahwa dirinya dan Soobin tidak mengkhianatinya.


Jin dkk pun memilih duduk di dekat meja Chaca dkk dan menyatukan meja itu lalu ikut bergabung tanpa meminta izin kepada Chaca dkk.


"Malam"ucap Tae Hyung seraya mencium dagu Sanghee membuat gadis itu memutar bola matanya malas.


"Masih siang ****"ucap Jimin lalu menonyor kepala Tae Hyung membuat si empu berdecak.


"Oh iya kenalin dia Jin pacar aku"ucap Chaca seraya memperkenalkan Jin kepada Soobin.


"Jin/Soobin"ucap mereka bersamaan lalu tersenyum dan Jin pun duduk di samping Chaca.


"Kalian pacaran yah?"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk sedangkan Jin tersenyum kikuk,lelaki itu tidak ingin menyakiti hati Soobin, namun Soobin, lelaki itu berusaha tersenyum kearah Chaca dan Jin.


"Selamat yah, jagain dia jangan sampai tinggalin dia kayak gue"ucap Soobin di angguki oleh Jin.


"Meskipun kita berdua meninggalkan Chaca, tapi gue yakin bahwa Chaca akan menemukan pria yang lebih baik dari kita"ucap Soobin membuat Chaca dkk Jin dkk mengernyitkan keningnya bingung namun Soobin?pria itu seperti cenayang yang tahu bagaimana nantinya bahkan author saja gak tahu.


"Maksud Lo apa?"ucap Jin yang menahan emosinya.


"Selow bro, gue mau Lo tetep jaga Chaca saat gue pergi"ucap Soobin membuat Chaca mengerutkan keningnya dan Jin? lelaki itu hanya manggut-manggut.


"Oh iya gue mau bilang kekalian makasih udah mau bantuin gue"ucap Soobin membuat Yunghee dkk mengangguk.


"Jangan sampai di antara kalian ada penghianat"ucap Soobin membuat Yunghee dkk kembali mengangguk.


***


Bel pulang sekolah sudah berbunyi 5 menit yang lalu namun Chaca masih berada di kelasnya bersama Soobin, tak lama mereka pun berjalan keluar dari kelasnya dan berjalan menuju parkiran petinggi.


Sesampainya di sana, Jin pun tersenyum saat kekasihnya berjalan menghampirinya bersama Soobin? sudahlah Jin tidak ingin membuat lelaki itu kehilangan kesempatannya untuk bersama Chaca, gadisnya, ya walaupun Jin sedikit tidak rela tapi dia akan berusaha rela, bahkan Soobin sangat baik terhadapnya bukan? Meskipun Soobin mengetahui Jin adalah kekasihnya Chaca tapi lelaki itu tidak marah sama sekali bahkan lelaki itu terlihat senyum kearahnya itulah pikir Jin.


"Mau pulang bareng Soobin?"ucap Jin membuat Chaca menggeleng kecil.


"Kamu pulang sama Soobin aja yah, soalnya mommy suruh aku jemput di mall"ucap Jin dan tersenyum lalu pria itu pun langsung memasuki mobilnya dan menancapkan gasnya dengan kecepatan tinggi.


"Yaudah yuk"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk dan berjalan memasuki mobil Soobin saat pria itu membukakan pintu mobilnya untuk Chaca.


Soobin pun menancapkaan gasnya dengan kecepatan sedang, Soobin pun menoleh ke arah Chaca, tersenyum kecil saat dirinya benar benar bisa bertemu dengan cinta pertamanya.


"Oh iya aku mau nanya"ucap Soobin membuat Chaca menoleh ke arahnya dan mengagkat satu alisnya.


"Jadi CEO termuda dan terkaya di dunia itu kamu?"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk.


"Kamu kok tiba-tiba datang ke acara itu?kamu CEO juga?"ucap Chaca, ya waktu Chaca berbicara di depan semuanya ucapan Chaca terpotong saat seseorang meminta maaf dan izin masuk kedalam ruang rapat nya itu adalah Soobin cinta pertamanya.


"Bukan aku cuman gantiin Daddy yang terlalu sibuk"ucapnya membuat Chaca mengangguk.


"Kamu hebat banget"ucap Soobin membuat Chaca terkekeh.


"Kenapa masuk sekolah kelas XI?bukannya kakak udah kelas XII?"ucap Chaca membuat Soobin menoleh ke arahnya sekilas seraya melemparkan senyumannya lalu kembali menatap jalanan.


"Pengen sekelas sama kamu aja"ucapnya santai membuat Chaca mempoutkan bibirnya, Soobin yang melihat itu pun terkekeh dan menepikan mobilnya lalu menatap Chaca dan menangkup kedua pipi gadis itu.


"Soobin sayang sama Chaca sampai kapanpun"ucapnya lalu mengecup kening Chaca lama.


"Pasti kamu udah gak sayang lagi yah?"ucap Soobin membuat Chaca menundukkan kepalanya.


"Kamu mau itu?"ucap Soobin seraya menunjuk toko es krim membuat Chaca menatap apa yang di tunjuk oleh Soobin lalu mengangguk antusias membuat Soobin terkekeh dan mengacak pelan rambut Chaca.


"Aku beliin dulu yah tunggu disini"ucapnya membuat Chaca mengangguk.


Selang beberapa menit Soobin pun kembali ke mobilnya dengan dua es krim rasa vanilla dan rasa coklat, Soobin pun memberikan es krim vanilla nya pada Chaca membuat gadis itu menerimanya dan tersenyum lalu mereka pun memakan es krimnya.


"Rindu banget sama suasana ini"ucap Chaca membuat Soobin tersenyum.


"Gimana kalau kita ke sungai Han?"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk.


"Besok pulang sekolah?"ucap Soobin membuat Chaca kembali mengangguk.


"Boleh besok menjemputmu?"ucapnya membuat Chaca kesal.


"Iya Soobin sayangg"geram Chaca seraya memakan es krimnya membuat Soobin terkekeh.


"Ciee manggil sayang"ucap Soobin membuat Chaca tersadar.


"Gak papa lagian Jin gak akan marah kok"ucap Soobin membuat Chaca mengangkat satu alisnya.


"Kan dia gak disini"ucap Soobin polos membuat Chaca memutar bola matanya malas.


"Udah habis es krimnya?"ucap Soobin lembut membuat Chaca mengangguk lalu Soobin pun kembali menancapkannya gasnya.


"Mansionnya masih yang dulu?"ucap Soobin seraya menatap Chaca yang menggeleng membuatnya mengerutkan keningnya.


"Aku sama kedua keluarga ku pindah di mansion pribadi ku"ucap Chaca membuat Soobin manggut-manggut.


"Dimana?"ucap Soobin membuat Chaca mengatakan alamat mansionnya dan Soobin pun menancapkan gasnya dengan kecepatan sedang menuju mansion pribadinya Chaca.


Sesampainya di sana, Soobin pun keluar dengan cepat dari mobilnya membuat Chaca tersenyum dan terkekeh dia benar-benar merindukan pria yang berada di depannya, Chaca pun tersenyum saat Soobin membukakan pintu mobilnya dan Chaca pun keluar dari mobil Soobin.


"Cha, makasih yah udah mau maafin aku"ucap Soobin membuat Chaca mengangguk.


"Sama sama, Chaca rindu banget sama Soobin"ucap Chaca seraya memeluk tubuh tingi Soobin membuat Soobin tersenyum dan membalasnya dengan hangat.


"Eh ada Soobin,masuk yuk sayang"ucap Mi Rae yang baru keluar dari mansion membuat Soobin tersenyum.


"Halo mom, lama gak ketemu"ucap Soobin ramah saat Mi Rae berada di depannya.


"Iya, kamu makin ganteng aja"ucap Mi Rae membuat Soobin tersenyum kikuk.


"Yaudah mom, Soobin pulang dulu yah nanti besok Soobin jemput Chaca boleh?"ucap Soobin membuat Mi Rae tersenyum dan mengangguk.


Tak lama mobil sport milik Soobin pun meleset dari perkarangan mansion Chaca dan Chaca tak lupa Mi Rae pun memasuki mansion dengan beriringan.


Disinilah Chaca berada, di balkon kamarnya yang tengah mengeringkan rambutnya yang basah.


Setelah rambutnya kering, Chaca pun menyisir rambutnya dan kembali berjalan menuju balkon dan duduk di sofa kecil itu dan memejamkan matanya ketika merasakan hembusan angin sore.


"Hm semoga aja Soobin gak bakal ninggalin gue lagi"gumam Chaca, gadis itu pun kembali berjalan menuju kamarnya dan duduk di kursi kerjanya untuk mengerjakan tugas kantornya.


Setelah 20 menit mengerjakan tugas kantornya, Chaca pun bangkit dan berjalan menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim.


Selesai melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim, Chaca pun berjalan keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kamar Yoongi dan memasuki kamar kakaknya itu.


"Bang"panggil Chaca membuat Yoongi menoleh dan menghampiri Chaca.


"Kenapa sayang?"ucapnya seraya mengelus rambut Chaca sayang.


"Soobin"lirihnya membuat Yoongi memeluk tubuh Chaca sayang.


"Udah maafin dia yah"ucap Yoongi membuat Chaca mengangguk dalam dekapannya.


"Lalu Jin?"lirihnya membuat Yoongi melepaskan pelukannya dan menangkup kedua pipi adiknya itu lembut.


"Cinta kamu kesiapa sayang?"ucap Yoongi.


"Boleh jujur?"ucap Chaca membuat Yoongi mengangguk lalu menuntun Chaca untuk duduk di sofa kamarnya itu.


"Bilang aja Abang gak bakal bocor kok"ucap Yoongi.


"Dikira pembalut bocor"gumam Chaca namun terdengar oleh Yoongi dan Yoongi pun tersenyum saat Chaca terkekeh atas gumamnya gadis itu.


"Bilang aja sayang"ucap Yoongi membuat Chaca menarik nafasnya.


"Chaca sayang Soobin"ucap Chaca membuat Yoongi mengangguk paham.


"Tapi Chaca juga sayang Jin"ucap Chaca membuat Yoongi mengerutkan keningnya.


"Terus gimana?"ucap Yoongi.


"Iya gimana?"ucap Chaca membuat Yoongi mengusap wajahnya kasar.


"Kamu sayang sama siapa?"ucap Yoongi.


"Soobin"ucapnya membuat Yoongi tersenyum kecil, dan tanpa di sadari ada seseorang yang mendengar itu semua lalu tersenyum miring.


"Terus?"ucap Yoongi.


"Chaca akan jatuh cinta lagi sama Jin kalau Jin benar benar mencintai Chaca"ucap Chaca membuat Yoongi tersenyum dan mengangguk lalu mengusap lembut rambut Chaca sayang.


"Yaudah ke bawah yuk"ucap Yoongi membuat Chaca mengangguk dan mereka pun berjalan menuju keluar dari kamar Chaca membuat orang yang telah menguping pembicaraan mereka berlari dengan cepat.


'Haha lihat saja aku akan membuat mu menderita Chaca, kita lihat saja kapan permainan ku akan di mulai aku kasihan padamu makanya permainannya akan ku undur beberapa Minggu lagi, ingat meskipun masih beberapa Minggu lagi, tapi akan ku pastikan kamu menderita Chaca dan aku lah yang akan bahagia melihat mu menderita dan permainan di mulai saat tawuran nanti hahaha' batin orang itu namun sayangnya Chaca dan Soobin mendengar suara itu dan Chaca gadis itu? Hanya tersenyum devil. 'Kita lihat saja siapa yang akan mengakhiri permainan ini, dan siapa yang akan mati di tangan ku, sampai kapanpun akuĀ  tidak memandang seorang penghianat ingat itu, dan kau sudah salah mencari lawan haha' batin Chaca tersenyum devil


...***...


...TBC...


...*...


...*...


...*...


...Like...


...Like...


...Like...


...***...