
Tok
Tok
Tok
"Bang jimmmm"-Chaca dengan suara cemprengnya.
"Apaan?"-Jimin tak kalah cempreng seraya membukakan pintu untuk Chaca.
"Hehe"bukannya menjawab Chaca malah cengengesan membuat Jimin kesal.
"Huha hehe lu,apaan?"-Jimin.
"Bang Jim lagi ngapain?"-Chaca.
"Lagi berak,ya lagi berdiri lah"-Jimin kesal.
"Sorry sorry,bang,anterin Chaca ke mini market deket mansion yuk"-Chaca.
"Mini market?kalo perut kamu sakit lagi gimana sayangg"-gemas Jimin.
"Kalo perut Chaca sakit lagi,bang Jim gendong Chaca lah"-Chaca di akhiri cengengesan.
"Yaudah ayok"-Jimin seraya menggandeng tangan Chaca lembut.
Jimin dan Chaca pun menuruni anak tangga dan keluar dari mansion,sebelum keluar dari mansion, mereka di hadang oleh kedua orang tuanya.
"Kalian mau kemana?"-Jung Hyun melihat kedua anaknya ingin pergi.
"Mini market depan sana dad"-Jimin.
"Kan Chaca masih sakit"-Mi Rae.
"Chaca udah baik baik aja kok mom,lagian cemilan di kamar Chaca udah abis"-Chaca.
"Oh iya, mommy lupa beli cemilan buat kamu"-Mi Rae seraya memukul jidatnya sendiri.
"Chaca emang udah sembuh perutnya?"-Jung Hyun sedikit khawatir.
"Udah kok dad,kalian tenang aja,lagian ada bang Jim yang bisa bantuin Chaca ya kan bang?"-Chaca di akhiri menoleh ke arah kakaknya itu.
"Iya dad,yaudah kita ke mini market dulu assalamualaikum"-Jimin.
"Waalaikumsalam"-Mi Rae dan Jung Hyun.
Chaca dan Jimin pun keluar mansion dan.
"Ayok masuk"-Jimin seraya membukakan pintu mobilnya untuk Chaca masuk.
"Jalan kaki aja bang,lagian Deket kok"-Chaca membuat Jimin mengangguk pasrah dan kembali menggandeng tangan Chaca lembut lalu berjalan menuju mini market di dekat mansion kediaman Choi
Jimin dan Chaca pun telah sampai di tempat tujuan,kenapa Chaca ingin di temani Jimin?bukankah dia wanita pemberani?ya,kalian bisa bilang bahwa Chaca mulai menjadi gadis kecil yang manja kepada keluarganya apalagi Kepada kedua kakaknya,mungkin dia ingin melalui hari hari penuh dengan keluarganya sebelum hari itu terjadi benar bukan?
"Yaampun Chaca banyak banget makanannya"-Jimin seraya melihat beberapa Snack di keranjang Chaca.
"Ish,ini dikit tahuuu,lagian Chaca gak langsung di habisin satu hari bang"-Chaca cemberut lalu kembali mengambil beberapa Snack lainnya.
Jimin pun hanya bisa tersenyum seraya geleng-geleng kepala melihat tingkah laku Chaca.
Chaca pun telah selesai berbelanja, Jimin dna Chaca pun telah sampai di mansion dan disinilah Chaca berada,di kamar bernuansa hitam dan merah,di temani beberapa makanan dan Snack, sepertinya dia akan memakan sedikit di antara mereka,itu lah Chaca membeli banyak makanan ringan,tetapi menghabiskan dengan sangat lama,katanya sih, takut kegendutan,takut terkalahkan oleh Jimin sang kakaknya,padahal tubuhnya sudah sangat indah.
Chaca sangat pekerja keras bukan?sampai memakan makanannya saja sedikit,apalagi soal makanan ringan,Chaca memang tidak terlalu suka mengkonsumsi makanan ringan terlalu Banyak Chaca hanya menyukai makanan sehat seperti salad sayur dan salad buah,dia akan memakan makanan berat lainnya jika dia benar-benar lapar.






Chaca pun memasuki balkon dan keluar dari kamar dengan susu pisang di tangannya tak lupa dengan handphonenya.
Chaca pun mulai mengambil gambar susu pisang di cuaca sore yang masih terlihat seperti belum sore.
Chaca pun tersenyum dengan hasil jepretannya dan Chaca pun mulai memposting fotonya di akun Instagram miliknya.
Chaca_choi

@I Like It.
Chaca pun tersenyum kembali dan langsung masuk kedalam kamarnya untuk membereskan semua makanan tak lupa minuman yang baru saja dia beli di antar oleh Jimin.
Disinilah Chaca berada,di dalam bathup dengan mata terpejam.
15 menit Chaca habiskan waktunya untuk melakukan ritual mandinya,dia pun kembali memakai piyama dark blue nya,Chaca memiliki banyak baju dengan warna hitam,putih,merah,dan dark blue.
Chaca pun turun kebawah dengan piyama barunya,dia baru saja melihat kakak tertuanya sedang menyimpan salah satu makanan yang dia pegang ke atas meja makan.
"Eh sayang"-Yoongi Seraya tersenyum ketika melihat Chaca menghampirinya.
"Tumben tumbenan bang Yoon masak"-Jimin yang baru turun dari anak tangga dan berjalan menuju kakak dan adiknya.
"Iya Napa?"-Yoongi dingin.
"Tumben Lo,kesambet apaan bang? biasanya juga gak lakuin apa apa selain makan tidur ama nongkrong?"-Jimin dengan tatapan intensnya.
"Apaan sih Jim,Chaca yang nyuruh gue masakin,lebih tepatnya sih cuman bikin salad sayur, gampang itu mah"-Yoongi seraya menyentil telunjuknya membuat Jimin memutar bola matanya malas.
"Yayaya terserah lu bang"-Jimin lalu duduk di samping Chaca yang setia menatap kedua kakaknya itu.
"Nih buat princess nya abang"-Yoongi seraya menyondorkan sebuah piring berisi salad sayur permintaan Chaca.
"Makasih Abangku sayang"-Chaca lalu mencium kedua pipi Yoongi.
"Kok Abang gak di cium sih?kan Abang juga udah nganterin kamu ke minimarket"-Jimin memajukan bibirnya lucu.
"Aww ish Chaca sakit tahuuu"-Jimin seraya memegang kedua pipinya karena pipinya telah di cubit oleh sang adik.
"Sakit?sini princess obatin"-Chaca lalu mencium kedua pipi Jimin membuat Jimin tersenyum lebar.
"Udah mulai nakal ya"goda Jimin seraya mencubit hidung Chaca.
"Apaan sih gaje,eh bang,mom and dad mana?"-Chaca menyadari di sekitarnya tidak terdapat kedua orangtuanya.
"Mom and dad lag-"-Yoongi terpotong karena sebuah suara mendahului perkataan Yoongi.
"Dad,and mom disini"-Jung Hyun
"Ayok makan mom dad"-Chaca membuat mereka mengangguk dan mulai melahap makanan yang berada di atas meja makan.
Disinilah keluarga Choi berada,di ruang keluarga dengan di temani televisi yang sedang menyala.
"Dad,mom, besok Chaca sekolah ya"-Chaca seraya melihat kedua orangtuanya bergantian.
"Kamu kan baru pulang dari rumah sakit sayang"-Jung Hyun.
"Iya sayang"-Mi Rae seraya mengelus rambut Chaca sayang.
"Boleh ya"-Chaca.
"Gak boleh sayang"-Yoongi.
"Yayaya please"-Chaca dengan puppy eyes nya membuat mereka membuang nafas panjang.
"Baiklah dad ijinin kamu masuk sekolah lagi,tapi kamu harus di jaga sama the twins okay"-Jung Hyun membuat Chaca berbinar.
"Iya dad"-Chaca seraya tersenyum manis membuat mereka membalas senyuman Chaca.
"Bang kalian jagain adek nya ya"-Mi Rae membuat the twins mengangguk.
"Yaudah kamu istirahat gih,besok kamu sekolah"-Jung Hyun membuat Chaca mengangguk lalu mencium kedua pipi keluarganya.
"Bang twins anterin adek nya gih"-Mi Rae membuat the twins mengangguk lalu mengantar Chaca ke dalam kamarnya.
Ting!
Lif pun terbuka membuat ketiga orang itu keluar dari lif dan berjalan menuju pintu kamar berwarna hitam dan bergambar diamond dan mahkota.
"Sana tidur yang nyenyak adikku sayang"-Yoongi seraya mengacak rambut coklat Chaca.
"Iya bang good night bang Twins"-Chaca lalu mencium kedua pipi mereka membuat Yoongi dan Jimin membalas ciuman Chaca.
Chaca pun memasuki kamarnya dan tersisalah Yoongi dan Jimin yang masih setia berada di balik pintu kamar Chaca.
"Bang,gambar ini kok gak asing yah?"-Jimin seraya menunjuk gambar di pintu kamar Chaca membuat Yoongi berpikir sejenak.
"Iya yah,lo bener juga"-Yoongi.
"Au ah,Abang masuk kamar duluan yah Jim"-Yoongi seraya menepuk pundak Jimin membuat Jimin tersadar dan Jimin pun mengangguk lalu berjalan ke samping kiri kamar Chaca karena di sanalah kamar Jimin berada.
Di lain tempat.
Chaca pun telah berada di bunga mimpinya.
***
Kring kring kring
"Eugh"
Gadis itu pun melihat jam di atas nakas dan duduk di atas Queen Sizenya berusaha mengumpulkan semua tenangnya yang sempat menghilang.
5 menit berlalu Gadis itu pun mulai berjalan ke arah kamar mandinya dan mulai melakukan ritual mandinya.
15 menit Gadis itu pun baru selesai melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim.
Gadis itu adalah Chaca,dia sudah siap dengan seragam sekolahnya yang melekat pada tubuhnya.
Chaca pun turun kebawah, ternyata hanya ada kedua orangtuanya yang sudah berada di meja makan.
"Morning mom dad"-Chaca berlarian kecil saat menuruni anak tangga.
"Too princess,Jan lari lari sayang,kalo kamu jatuh gimana?"-Mi Rae.
"Too princess,apa yang di katakan mommy kamu ada benarnya sayang"-Jung Hyun membuat Chaca mengangguk lucu.
"Bang twins mana mom dad?"-Chaca seraya mengedarkan pandangannya kesetiap penjuru.
"Bang Twins kamu berangkat duluan,katanya ada pr yang belum mereka selesaikan"-Mi Rae membuat Chaca kembali mengangguk lucu.
"Ayok sarapan dulu sayang"Jung Hyun membuat Chaca kembali mengangguk lucu.
Chaca pun menghabiskan sarapannya dan pamit kepada kedua orangtuanya untuk berangkat ke sekolah.
"Mom,dad,Chaca berangkat dulu yah, assalamualaikum"-Chaca seraya menyalimi kedua orangtuanya.
"Take care princess, waalaikumsalam"-Jung Hyun dan Mi Rae bersamaan.
Chaca pun berjalan keluar mansion dan berjalan ke arah parkiran untuk membawa mobil kesayangannya ke sekolah tercinta.
Chaca pun mengendarai mobil Lamborghininya dengan kecepatan di atas rata-rata membelah jalanan ibu kota membuat pengendara lain menyumpah serapahin Chaca,tapi Chaca tidak menghiraukannya,bahkan dia tersenyum seraya mengunyah permen karetnya.
23 menit akhirnya Chaca sampai di sekolahnya, Chaca pun memarkirkan mobil Lamborghininya di parkiran khusus petinggi membuat semua sorot mata menyorotinya.
Yaampun mobil siapa itu?
Iya,bagus bangettttttt
Di CHS selain the most wanted Boys dan most wanted girls siapa?.
Iya juga yah?apa itu Chaca?
Mana mungkin dia Chaca, bukannya dia masih di rumah sakit karena seseorang menusuknya?
Yang bener?terus yang di mobil itu siapa?
Siapa lagi kalo bukan murid baru.
Pasti ganteng atau cantik inimah
Dan masih banyak lagi cibiran cibiran dari siswa siswi CHS.
Chaca pun keluar dari mobil Lamborghininya membuat semua mata menatapnya tak percaya.
Chaca pun hanya menghiraukan mereka dan tetap berjalan seraya menatap ke arah depan.
Chaca pun memasuki kelasnya yang sudah ada beberapa murid di kelasnya.
"Cha,emang Lo udah sembuh?"-Yunghee saat melihat Chaca duduk di sebelahnya.
"HM"
"Oh yaudah,oh iya,dua hari lagi perlombaan itu akan di mulai"-Yungmi membuat Chaca mengangguk paham.
"Besok kita latihan di mansion pribadi gue"-Chaca membuat Yunghee Yungmi dan Sanghee mengangguk bersamaan.
"Eh Chaca,Lo udah sembuh?"-Cristy saat dirinya sampai di kelas dan melihat Chaca masuk sekolah.
"Iya"-Chaca.
"Pulang nanti kita ke mall yuk"-Jessica.
"Kenapa harus sekarang? Chaca masih sakit"-Cristy.
"Enggak,gue udah sembuh kok"-Chaca.
"Yaudah kita ke mall nanti pulang"-Sanghee.
Kringgggg kringgggg kringgggg
Bel masuk pun berbunyi dengan nyaring membuat siswa siswi CHS berhamburan memasuki kelasnya masing-masing dan mengikuti pelajaran sampai bel istirahat berbunyi.
Kringgggg kringgggg kringgggg
Bel istirahat pun berbunyi membuat siswa siswi CHS berhamburan memasuki kantin sama halnya dengan Chaca dkk.
"Kantin kuy"-Cristy.
"Kuy kuy"-Jessica.
Chaca dkk pun berjalan menuju kantin,tak sedikit tatapan kagum dan iri kepada Chaca dkk.
Chaca dkk pun duduk di meja seperti biasanya, sekarang mejanya telah di tambah satu kursi karena kehadiran Cristy.
"Gue yang pesen,di samain ya"-Cristy membuat Chaca dkk mengangguk lalu kembali melanjutkan aktivitasnya masing-masing.
"Boleh gabung?"-Jimin dengan lembut membuat Yunghee tersenyum kecil.
"Boleh kan Cha?"-Yunghee.
"HM"-Chaca dengan mata yang masih tertuju ke layar ponselnya untuk mengerjakan tugas kantornya melalui email.
"Cha,kok udah sekolah?udah sembuh sayang?"-Jin membuat Chaca menghentikan aktivitasnya dan menatap mata Jin.
"Iya"-Chaca seraya menutup ponselnya dan menyimpannya di atas meja.
"Beneran udah sembuh?"-Chanyeol membuat Chaca menoleh ke arahnya.
"Iya abangku sayang"-Chaca gemas karena kakak nya tidak percaya terhadapnya.
"Yaudah,kalo ada yang sakit bilang ke Abang yah"-Chanyeol berdiri lalu berjalan ke hadapan Chaca.
"Iya bang"-Chaca yang di elus rambutnya oleh Chanyeol.
"Nih pesanan datang"-Cristy seraya menaruh nampan yang berisi makanan dan minuman.
"Oh iya,gue pesen dulu yah"-Chanyeol.
"Samain"-Tae Hyung membuat Chanyeol mengangguk.
"Sayang anter yuk"-Chanyeol kepada Jessica membuat Jessica mengangguk lalu ikut bersama Chanyeol.
Chaca dkk pun memakan makanannya dengan tenang.
BRAK
"Heh Lo udah sembuh?katanya di tusuk"-Aera dengan sombongnya melirik Chaca membuat Chaca menatapnya remeh.
"Kenapa?gak suka?"-Yunghee dengan dingin.
"Kalo iya kenapa?"-Aera.
"Kalo gue gak peduli lu suka atau enggaknya gimana?"kini Yungmi yang mengangkat suara karena tidak Suka jika Chaca di ganggu.
"Lo"-Aera lalu berjalan ke arah Yungmi,lalu Aera pun menjambak rambut Yungmi,tapi Yungmi?dia diam bahkan mengeluarkan smirknya.
"Lepasin *******"-Yoongi lalu mendorong tubuh Aera membuatnya terjatuh jika saja antek anteknya tidak berada di belakangnya.
"Kenapa Lo?gak suka?"-Aera kembali berbicara keras kepada Yoongi.
"Iya gue gak suka"-Yoongi.
Chaca yang mulai geram pun berjalan ke arah Aera dan membisikan sesuatu.
"Hai,gue harap lo masih sehat yah,kita akan bermain beberapa puluh jam lagi"-Chaca berbisik kepada Aera membuat Aera geram.
"Lo"-Aera terpotong karena Chaca telah berjalan keluar kantin di ikuti sepuluh sahabatnya.
...***...
...TBC...