The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 47



Di dalam mobil Chaca dia sedang menikmati angin sepoi-sepoi yang menimpa wajahnya melalui jendela mobilnya.


Selang beberapa menit Chaca pun telah sampai di mansion Choi dan berjalan masuk kedalam.


"Assalamualaikum MOM DAD BANG TWINS CHACA YANG CANTIK MEMBAHANA PULANG DENGAN SELAMAT"teriak Chaca saat memasuki mansion membuat kedua orangtuanya tak lupa kedua kakaknya menutup telinganya rapat rapat.


"Berisik kutil"ucap Jimin seraya menonyor kepala Chaca, Chaca yang tidak terima pun mengadu ke daddynya.


"Dad bang Jim toyor kepala Chaca hiks"ucap Chaca dengan mengeluarkan air mata palsunya membuat daddynya menatap putranya itu dengan tajam dan di balas cengengesan oleh Jimin.


"Udah ah Chaca ngambek sama bang Jim,Chaca ke kamar"ucap Chaca dan menghentakkan kakinya membuat Yoongi dan Mi Rae terkekeh.


"Tanggung jawab"ucap Jung Hyun tegas membuat Jimin mengangguk cepat.


Jimin pun mengikuti Chaca menuju kamarnya melalui lif.


Lif pun terbuka,Chaca pun berjalan menuju kamarnya dengan tertawa terbahak-bahak.


Jimin yang berada di belakangnya pun sudah kesal terhadap adiknya itu.


Tanpa di sadari, kini Jimin tengah berada di kamar Chaca menunggu Chaca keluar dari kamar mandi.


Chaca pun keluar dari kamar mandi dengan celana jeans panjang dan Hoodie putih nya.


Jimin yang sedang bersembunyi pun melihat Chaca, ternyata dia sedang berada di depannya.


Jimin pun keluar dari persembunyiannya,Chaca yang membelakangi Jimin pun tidak sadar, dengan cepat Jimin membawa Chaca ke dalam pelukannya,ralat tapi kedalam ketek nya membuat Chaca memberontak sekuat tenaga.


"Bang Jim lepasin ihh ketek lu bau *****"teriak Chaca membuat Jimin menjauhkan telinganya dari Chaca.


Jimin pun melonggarkan tangannya membuat Chaca menatapnya dengan tatapan membunuhnya.


"Hehe sorry"ucap Jimin dengan menunjukkan kedua jarinya.


"Pokoknya bang Jim harus Chaca hukum"ucap Chaca layaknya anak kecil membuat Jimin terkekeh.


"Yaudah mo di hukum apaan?"ucap Jimin membuat Chaca sedikit berpikir.


"Pokoknya besok bang Jim harus teraktir makan di kantin"ucap Chaca.


"Gampang itumah"ucap Jimin Seraya menyentil jari telunjuknya.


"Semua sahabat kita harus ikut di traktir"ucapan Chaca membuat mata sipit Jimin membulat meskipun tidak sebulat apapun itu(apaan sih gk nymbng *****).


"Apah?"ucap Jimin tidak percaya.


"Tadi katanya gampang itu mah"ucap Chaca seraya meniru gaya Jimin menyentil telunjuknya membuat Jimin menghela nafas panjang.


"Ok ok Abang traktir besok"ucapan Jimin membuat Chaca tersenyum.


"Gitu dong"ucap Chaca seraya menepuk pundak Jimin.


"Udah sana keluar Chaca mo bocah bentar"ucap Chaca seraya menghempas kan tangannya membuat Jimin berdecak kesal.


Chaca pun mendaratkan tubuhnya di atas Queen Sizenya,dia pun mencoba menutup matanya.


***


Tok


Tok


Tok


Merasa tidak ada suara dari dalam kamar pun terpaksa membuat pria yang tengah mengetuk pintu pun membuka pintu kamar di depannya.


Cekleekk


"Ckckck belum bangun dia?"decak Yoongi yang menghampiri Chaca terbaring di atas Queen Sizenya.


"Oy bangun"ucap Yoongi seraya menggoyang goyangkan tubuh Chaca membuat Chaca terpaksa membuka matanya.


"5 me.."belum sempat Chaca berbicara Yoongi terlebih dahulu memotong pembicaraan Chaca yang membuat Chaca berdecak pelan.


"Bangun makan malam nanti tidur lagi"ucap Yoongi dalam satu tarikan nafas.


Chaca pun bangun,berjalan menuju kamar mandinya berada lalu membersihkan tubuhnya yang lengket.


Setelah mandi Chaca mengenakan Hoodie hitam dan celana selutut lalu berjalan menuju lif berada.


Setelah lif terbuka,Chaca pun berlarian kecil seperti anak kecil seraya berteriak.


"Good night my keluarga"teriak Chaca membuat kedua orangtuanya geleng-geleng kepala.


"Too princess"ucap mereka kompak.


Mereka pun makan malam dengan hening,hanya ada dentingan sepasang sendok dan garpu.


Selesai makan Chaca pun beranjak menuju kamarnya berada.


"Semuanya Chaca ke atas yah mo lanjut bocan"ucap Chaca seraya mencium kedua pipi mereka.


"Kebo lu"ucap Jimin yang di hadiahi juluran lidah Chaca membuat Jimin berdecak pelan.


Chaca pun berjalan menuju lif, setelah lif terbuka Chaca pun berjalan menuju kamarnya berada dan kembali membaringkan tubuhnya di atas Queen Sizenya namun matanya masih tetap menuju ke arah langit langit dinding.


"Huffftt,kok ada yang aneh ya,gue telpon bang Jungkook dulu kali"ucap Chaca seraya mengambil benda pipihnya yang berada di atas nakas lalu mencari nama kontak yang akan ia hubungi.


"Bang,keadaan markas giana?"


"Baik,kamu tenang aja"-Jungkook.


"Em nanti kalo ada apa apa kabarin Chaca yah bang"


"Siap ketua"


"Yaudah Chaca tutup bye bang Jungkook"


"Bye princess"


Chaca pun menaruh kembali benda pipihnya ke atas nakas dan kembali menutupkan matanya.


***


Kring


Kring


Kring


Chaca pun membuka kelopak matanya,dia pun terduduk mengumpulkan nyawa yang sempat hilang,setelah cukup, Chaca pun berjalan menuju kamar mandi, membersihkan tubuhnya yang lengket dan bersiap untuk berangkat ke sekolahnya.


Tangan Chaca pun meraih benda pipihnya, mengambil tas kecil yang berisi power Bank,buku satu,dan juga earphone nya,soal pulpen dia akan minjam kepada Yunghee teman sebangkunya.


Chaca pun mengoleskan sedikit lifbam agar bibirnya terlihat segar,dan dengan cepat Chaca pun berjalan keluar menuju lif.


Setelah lif terbuka Chaca pun berjalan menuju meja makan yang telah terdapat keluarganya yang sedang tersenyum lebar kearahnya.


"Morning my Keluarga"ucap Chaca seraya mencium kedua pipi mereka membuat mereka tersenyum.


"Too princess"ucap mereka.


Mereka pun sarapan dengan hening,hanya ada dentingan sepasang sendok dan garpu.


Setelah selesai sarapan Chaca dan the twins pun berpamitan untuk berangkat ke sekolah.


"Dad kita berangkat yah assalamualaikum"ucap Yoongi mewakili kedua adiknya lalu mencium punggung tangan kedua orangtuanya di ikuti kedua adiknya.


"Iya hati hati waalaikumsalam"ucap Jung Hyun dan Mi Rae bersamaan.


Chaca dan the twins pun berjalan menuju garasi dan mengambil mobilnya masing-masing.


"Bang Chaca duluan yah"ucap Chaca saat akan memasuki mobilnya.


"Iya hati² honey"ucap Jimin membuat Yoongi berlagak seolah ingin muntah.


"Dadah abangku sayang"ucap Chaca dan menginjak gasnya dengan kecepatan di atas rata-rata membelah jalanan ibu kota.


Chaca sengaja berangkat ke sekolah se pagi ini karena dia ingin mengunjungi markasnya terlebih dahulu.


Mobil Lamborghini Chaca pun memasuki area hutan belantara,Chaca tersenyum ketika binatang buas melewati dirinya,Chaca sangat menyukai binatang buas.


Setelah melewati pepohonan yang menjulang tinggi akhirnya Chaca telah sampai di depan gerbang yang menjulang tinggi.


Chaca pun memasangkan topengnya, sebelum berangkat ke markasnya,Chaca sempat mampir ke toilet umum hanya sekedar mengganti pakaiannya dengan pakaian serba hitam.


Chaca pun keluar dari mobilnya,dan berjalan menghampiri benda canggih yang tertempel di samping gerbang.


"Queen Gold Black Diamond"ucap Chaca dengan lantang.


"Selamat datang Queen"ucapnya dengan sopan.


Tanpa mengetuk pintu Chaca pun langsung berjalan memasuki ruangan itu dan mencari keberadaan seseorang, Chaca berdecak pelan saat orang yang ia cari tidak ada,Chaca pun berjalan menuju sebuah kamar yang bernuansa hitam abu-abu itu, kepala Chaca pun menggeleng geleng saat orang yang tengah ia cari masih berada di alam mimpinya.


Sebuah ide cantik pun terlintas di otak Chaca,Chaca pun mulai menarik nafasnya dalam-dalam, berteriak sekencang mungkin agar orang di depannya itu membuka matanya.


"BANG JUNGKOOK BANGUNNNNN"teriak Chaca tepat di telinga Jungkook namun Jungkook tetap menutup matanya seakan tidak mendengar suara apapun.


Chaca yang sebal pun mencubit dada bidang Jungkook yang masih terbalut oleh baju,Chaca pun tersenyum kemenangan saat pria yang di panggil Jungkook itu terbangun seraya meringis kesakitan dengan tangan yang memegang dadanya.


"Cha,kamu jahat banget sih sama Abang"lirih Jungkook sedramatis mungkin.


"Kebo lu bang"ucap Chaca lalu duduk di pinggir king size Jungkook.


"Bang,kalo ada apa apa cepat kabarin Chaca yah"ucap Chaca membuat Jungkook mengangguk cepat.


"Emangnya kenapa?"ucap Jungkook.


"Gak papa,cuman ada yang ngeganjel aja gitu"ucapan Chaca membuat Jungkook kembali mengangguk lucu.


"Bang Jungkook ucul banget sih"ucap Chaca seraya menyubit kedua pipi Jungkook yang masih muka bantal.


"Ish sakit tau"ucap Jungkook seraya mengelus kedua pipinya.


"Ucul apaan?"ucap Jungkook yang baru nyadar bahwa Chaca berkata ucul.


"Lucu bang,masa gak tau"ucap Chaca.


Jungkook pun hanya beroh ria.


"Yaudah Chaca berangkat sekolah dulu,bye bye abangku sayang,Jan kangen sama princess yang satu ini"ucap Chaca seraya beranjak dari duduknya lalu berjalan keluar kamar dan kembali memasuki lif.


Setelah lif terbuka Chaca pun tersenyum kecil saat anggotanya menunduk hormat padanya.


Chaca pun keluar dari mansion dan memasuki mobilnya lalu kembali melajukan mobilnya menuju sekolah.


Chaca sengaja tidak mengunjungi toilet umum,karena dia akan berganti pakaian di dalam ruangannya.


Setelah sampai Chaca pun memasuki parkiran petinggi, meskipun harus berjalan dan menempelkan jari telunjuknya supaya gerbang terbuka.


Chaca pun memasuki ruangan pribadinya, mendaratkan bokongnya dan memejamkan matanya sejenak.


Tidak terasa jam sudah berganti,dan Chaca kini masih setia memejamkan matanya.


Kringgggg kringgggg kringgggg


Bel istirahat pun berbunyi begitu nyaring,namun Chaca masih tetap memejamkan matanya seperti tidak mendengar suara apapun.


Di tempat lain.


Kini Yunghee,Yungmi Sanghee,Jessica dan Cristy tengah berada di kantin di temani makanannya yang sedang mereka makan.


Jin dkk pun menghampiri meja mereka dan duduk di sebelah kekasihnya.


"Eh Chaca mana?"ucap Jin saat tidak melihat keberadaan kekasihnya.


"Gak masuk"ucapan Yunghee membuat Yoongi dan Jimin mengerutkan keningnya.


"Gak masuk?tadi kan Chaca berangkat lebih awal dari kita"ucap Jimin.


"Telpon"ucap Tae Hyung membuat Jin mengangguk dan merogoh saku celananya lalu mengambil benda pipihnya dan mencari nama kontak kekasihnya dan menghubunginya.


Di ruangan Chaca.


Drtt drtt drtt


Merasa benda bergetar di pahanya pun dengan cepat tangan Chaca merogoh saku celananya dan melihat siapa yang telah menghubunginya.


Jin tomang in calling


"Hallo"


"Kamu dimana?kenapa gak masuk?kata Yoongi dan Jimin kamu berangkat sekolah lebih awal"


"Oh maaf tadi ada urusan bentar"


"Yaudah cepet kekantin sekarang"


"Iya"


Tutt


Tutt


Tutt


Sambungan pun terputus secara sepihak oleh Chaca.


Chaca pun merogoh tasnya mengganti pakaiannya dengan seragam sekolahnya.


Setelah seragam terengger manis di tubuhnya Chaca pun membuka knop pintu dan keluar dari ruangannya dengan membawa tas kecilnya.


Sebelum ke kantin Chaca berkunjung ke dalam kelasnya dan menyimpan tasnya di bangkunya.


Selesai menyimpan tas,Chaca pun berjalan menuju kantin dimana Sahabat dan kekasihnya berada di sana.


Sesampainya di kantin Chaca menjadi pusat perhatian semua pasang mata.


Eh itu Chaca yah?


Iyah


Bukannya tadi gak masuk kelas?


Iya juga yah


Bukannya gerbang udah di tutup? bahkan sekarang lagi istirahat


Seperti itulah bisikan bisikan dari warga sekolah terhadap Chaca, namun Chaca menganggapnya seperti angin lalu, membiarkannya selagi tidak mengusik ketenangannya.


Chaca pun menghampiri sahabatnya dan duduk di sebelah Jin.


"Kemana aja?"ucap Jin membuat Chaca tersenyum kecil.


"Urusan"ucap Chaca seraya mendaratkan bokongnya di sebelah Jin.


"Nih makan"ucap Jin seraya menyondorkan nasi goreng kimchi kepada Chaca.


Chaca pun mengangguk lalu melahapnya.


Eh kalian liat Aera sama antek-anteknya gak?


Enggak


Mereka kemana yah?


Iyah kayaknya udah jadi gelandangan kali hahahaha


Iya kali hahahaha rasain tuh


Seperti itulah gosipan beberapa siswa.


Chaca dkk pun saling bertatapan lalu tersenyum devil dan kembali melanjutkan aktivitasnya yang sedang tertunda.


"Gimana kalo pulang sekolah kita ngemall?"ucap Jesisca setelah menghabiskan makanannya.


"Kuy kuy"ucap Sanghee dengan girang.


"Kita ikut boleh?"ucap Tae Hyung membuat Chaca dkk mengangguk.


"Yaudah kita ketemuan di mansion kita aja"ucap Yoongi membuat mereka mengangguk.


Kringgggg kringgggg kringgggg


"Udah bel tuh masuk kuy"ucap Cristy lalu mereka pun memasuki kelasnya masing-masing.


Chaca dkk pun berjalan menuju kelasnya berada, sepertinya sekarang semua guru tengah rapat,buktinya semua murid masih berlalu lalang di mana saja.


Bahkan di kelas Chaca dkk sedang kembali mengadakan konsernya, Lucas seperti biasa dia menyanyi dengan kencang seraya memegang sapu seolah itu adalah gitar.


Chaca yang melihat pun hanya bisa menggelengkan kepalanya kecil,dia pikir kalo Lucas ikut audisi bernyanyi dia akan di tolak mentah-mentah karena suaranya yang sangat kacau yah meskipun visualnya lumayan bagus.


Chaca pun terduduk di bangkunya, menunggu guru selesai rapat,namun Chaca tidak suka lama lama menunggu,Chaca pun menoleh ke sampingnya yang berisi Yungmi dan Sanghee,Chaca kembali menggelengkan kepalanya kecil saat melihat kedua sahabatnya itu yang tengah tertidur pulas, Chaca pun kembali melihat ke samping meja Yungmi dan Sanghee,yang dimana di sana ada Jessica dan Cristy,Chaca pun hanya bisa menghela nafasnya panjang saat melihat kedua sahabatnya itu tengah ikut ikutan bernyanyi ria bersama Lucas, Chaca pun menoleh ke sampingnya,dimana Yunghee berada, Chaca pun kembali menghela nafasnya panjang saat melihat Yunghee tengah memakan makanannya


...***...


...VoteVoteVote...


...***...