
Jin tersenyum ternyata kekasihnya berada disini membuat semangat Jin kembali muncul.
"JIN FIGHTING"teriak Chaca membuat semua sorot mata mengarah padanya, Jin tersenyum saat kekasihnya menyemangatinya.
"IYA SAYANG"-teriak Jin membuat semua orang melongo bagaimana tidak, Jin adalah pria dingin meskipun dia terkenal sebagai pria playboy atau bisa di sebut fakboy.
Chaca yang mendapat perlakuan seperti itu oleh kekasihnya hanya bisa tersenyum membuat si empu membalasnya.
Jin pun meraih ralat namun merebut bola dari tangan Kay, Jin memasukan bolanya kepada ring sebanyak 10 kali berturut-turut, semua siswi CHS pun tersenyum dan berteriak menyemangati Jin dkk, mereka tahu bahwa tim Jin dkk lah yang akan memenangi pertandingan ini.
Dan sampai pada akhirnya tim Jin dkk lah yang memenangi pertandingan, lebih tepatnya sih kelas XII IPA 1 yang memenanginya, poin yang mereka dapat sebanyak 47 dengan cepat, sedangkan Kay dkk mendapatkan poin sebanyak 35.
Chaca tersenyum ternyata yang di katakan kekasihnya benar,dia dan temannya memang lihai dalam basket.
Chaca dkk pun beranjak dari duduknya mereka melihat bahwa Aera dkk berjalan menuju Jin dkk sebelum Chaca dkk pun menyusul mereka.
Aera datang dengan sebotol air mineral di genggaman tangannya,dia memberikan air itu kepada Jin berharap Jin akan menerimanya. Di saat yang bersamaan Chaca datang menghampiri Jin dkk. Jin pun tersenyum melihat gadisnya berada di dekatnya.
"Jin ini untukmu"-Aera dengan sedikit bergelayut manja di tangan Jin membuat si empu menepisnya.
"Ish kok gitu"-Aera dengan so'k imut membuat Yunghee dkk berlagak seperti orang yang mau muntah.
"Ini air untukmu"-Aera seraya menyondorkan sebotol air mineral kepada Jin, Jin pun menerima membuat Chaca sontak membulatkan matanya tidak percaya. Di saat yang bersamaan Kay dkk pun menghampiri Jin dkk.
"Lo lihat kan jin nerima air dari gue"-Aera dengan sombongnya.
"Gak percaya gue"elak Yunghee dan Yungmi bersamaan.
"Hey bro"-kay seraya bertos aja gantle kepada Jin membuat Jin tersenyum kecil.
"Lo"-Jin singkat dan tersenyum kecil.
"Belum berubah toh"-Kay seraya terkekeh.
"Bukannya kalian itu lawan?"-Sanghee membuat Jin dan Kay mengangguk cepat.
"Terus?"-Cristy seraya mengerutkan keningnya.
"Di lapangan kita memang lawan,tapi di luar lapangan kita kawan"-Kay seraya menepuk bahu Jin membuat sang empu mengangguk sebagai jawaban iya kepada sahabat dan juga kekasihnya, membuat Yunghee dkk beroh ria.
"Nih buat Lo"-Jin seraya melemparkan sebotol air mineral kepada Kay membuatnya terkejut dan menangkapnya.
"Thanks bro"-Kay dan membuka pentup botol itu lalu ia pun meneguknya sampai habis.
"Mmfffffttttt hahahaha"-Yunghee dkk tertawa terbahak-bahak membuat Jin dkk melihatnya aneh.
"Kenapa?"-Jimin yang aneh terhadap kekasih dan juga temannya.
"Nenek lampir udah pd banget kalo Jin nerima minumnya,eh nyatanya minumnya di kasih sama Kay"-Yungmi di sela sela tawanya membuat Yoongi dkk ikut tertawa.
Aera yang merasa malu pun beranjak pergi namun dia di tahan oleh Chanyeol membuat Aera berhenti dan melihatnya.
"Ternyata dia mempunyai rasa malu hahahaha"-Chanyeol dan diakhiri dengan tawaan yang menggelegar membuat para sahabatnya ikut tertawa terkecuali Jin dan Chaca.
"Sayang sini dong"-Jin seraya menunjuk tempat di sampingnya.
Chaca pun menghampirinya dan memberikan sebotol air mineral kepada Jin, Jin pun tersenyum dan menerimanya, Jin pun meneguknya sampai habis membuat Chaca tersenyum dan Aera menatap Chaca sinis, Chaca pun mengelap keringat Jin membuatnya kembali tersenyum.
"Sayangg"manja Jimin kepada Yunghee membuat kekasihnya melihat Jimin dan mengangkat alisnya sebelah.
"Aku juga mauuu"-Jimin seraya menunjuk ke arah Jin dan Chaca membuat Yunghee tersenyum dan mengangguk.
Yunghee juga memberikan sebotol air mineral kepada kekasihnya sama halnya dengan Yungmi Sanghee dan Jessica.
Aera yang malu pun pergi dengan menghentakkan kakinya, Jin dkk Chaca dkk yang melihat itu pun tertawa tidak dengan Chaca dan Jin.
"Kantin kuy"-Jimin seraya menggandeng tangan Yunghee membuat Yunghee tersenyum lebar.
"Kuy kuy"-Chanyeol dan Tae Hyung bersamaan.
Chaca dkk Jin dkk pun berjalan menuju kantin. Pertandingan masih tetap dilanjutkan dengan kelas lain, namun Chaca dkk Jin dkk lebih memilih ke kantin untuk mengisi perutnya yang kosong.
Chaca dkk Jin dkk pun telah sampai di kantin, mereka duduk di tempat biasanya, Sanghee dan Tae Hyung pun memesan makanan mereka. Sisanya sibuk dengan diri nya sendiri.
Sedang asyik-asyiknya bercanda gurau yang di buat oleh Yungmi dan Cristy terpaksa terhenti karena suara Sanghee yang menghampiri mereka terlalu berteriak.
"MAKANAN SAMPAIIII"teriak Sanghee seraya menyimpan makanan di meja membuat para sahabatnya berdecak sebal namun mereka pun mengambil makanannya dan menyantapnya cepat.
"Bosen gue"-Cristy setelah mereka semua selesai makan, masih ingat Cristy? Dia belum mempunyai kekasih, dia merasa tidak di anggap, bagaimana tidak, secara sahabatnya lebih memilih kekasihnya di Banding dengan dirinya sendiri.
"Oh iya,lupa Cristy kan jomblo hahaha"-Jessica membuat Yunghee, Yungmi dan Sanghee tertawa terbahak-bahak.
"Ish"-Cristy seraya mempuotkan bibirnya membuat mereka menatap jijik.
"Jijik ******"-Jessica seraya memukul bibir Cristy membuatnya meringis kesakitan.
"Bolos kuy"-Chaca dan berjalan mendahului sahabatnya.
"Kuy kuy"-Cristy semangat.
Chaca dkk Jin dkk pun berjalan menuju parkiran para petinggi dan memasuki mobilnya masing-masing, mungkin hanya Chaca dan Cristy yang membawa mobilnya, sedangkan Yunghee Yungmi dan Sanghee tak lupa Jessica mereka memasuki mobil para kekasihnya.
Kini mobil Chaca yang berada di paling depan dan di sampingnya mobil Jin, Jin menurunkan kaca mobilnya saat lampu merah, dia menatap mobil yang berada di sampingnya, Chaca yang merasa ada yang menatapnya pun menurunkan kaca mobilnya, benar saja ternyata Jin tengah menatapnya, Chaca pun mengangkat alisnya sebelah membuat Jin tersenyum devil.
"Balapan sampai sirkuit malam itu"-Jin tersenyum devil, dia pun menancapkan gasnya full saat lampu hijau menyala membuat Chaca tertinggal jauh.
Chaca yang merasa tertipu pun langsung menancapkan gasnya full membuat sahabatnya merasa terheran, dengan cepat Yunghee, Yungmi dan Sanghee tak lupa Jessica menyuruh kekasihnya untuk mengejar mobil Chaca.
Yoongi dkk dan Cristy pun menancapkan gasnya full menyusul Chaca dan Jin yang tengah saling nyalip menyalip.
Jin tersenyum puas saat mobil Chaca tertinggal jauh,dia pun mulai menurunkan kecepatannya dia mencoba melihat ke kanan dan kiri kaca spion,dia mengerutkan keningnya ketika sosok mobil Chaca tidak ada,Jin pun memberhentikan mobilnya dia berusaha mengambil handphonenya, dia mulai mencari nama kontak gadisnya, dia menghela nafas kasar saat tiba tiba mobil kekasihnya melaju dengan kencang melewati mobilnya.
Jin pun mulai kembali menancapkan gasnya full dia tersenyum saat mobilnya sudah berada di samping mobil Chaca. Chaca pun menurunkan kaca mobilnya,dia tersenyum manis kepada Jin yang di balas dengan tak kalah manis juga oleh Jin, saat Jin sudah membalas senyumannya dengan manis kini senyum Chaca berubah menjadi senyum devil, dia menancapkan gasnya dengan kecepatan tinggi membuat Jin tertinggal jauh di belakangnya.
Mobil Jin dkk Cristy pun menyusul mobil Chaca di belakang mobil Jin.
5 menit berikutnya mereka telah sampai di Aera sirkuit, mereka menatap kagum ke arah Chaca. Bagaimana tidak, saat mereka sampai mereka melihat Chaca yang sudah mengelilingi Aera sirkuit dengan cepat.
Jin pun turun dari mobilnya,dia tersenyum ke arah kekasihnya, Chaca yang mendapat senyuman dari sang kekasih pun membalasnya, Chaca pun menghampiri mereka.
"Gimana?masih mau ajak gue balapan?"-Chaca seraya mengangkat sebelah alisnya membuat Jin menggeleng cepat seraya tersenyum.
"Kamu hebat"-Jin seraya melemparkan senyumannya.
"Makasih"-Chaca Seraya membalas senyumannya.
"Adik gue gitu lho"bangga Jimin seraya memukul dadanya sendiri.
"Iyah tau gue"kompak Yunghee dkk.
"Kita mau kemana?"-Cristy seraya menatap Chaca dkk bergantian.
"Enaknya kemana?"bukannya menjawab Yunghee malah bertanya balik.
"Ke kamar aja yok"-Jimin seraya merangkul pinggang Yunghee membuat si empu memukulnya keras.
"Kamu sih"-Yunghee seraya memutarkan bola matanya malas.
"Gimana kalo ke mansion aja?"-Chaca membuat semua sahabat tak lupa kekasihnya sedikit berpikir namun mereka pun mengangguk.
Chaca dkk Jin dkk pun memasuki mobilnya masing-masing. Mereka menancapkan gasnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan.
Sekitar 15 menit akhirnya mereka sampai di depan mansion Choi, mereka pun memasuki mansion dan duduk di sofa ruang keluarga.
"Kalian mandi dulu gih,bau tau"-Chaca seraya menutup hidungnya menggunakan jari telunjuk dan ibu jarinya.
"Yaudah kita mandi"-Jimin seraya bangun dari duduknya.
Jin dkk pun memasuki lif, saat lif sudah terbuka mereka pun memasuki kamarnya masing-masing, dan membersihkan tubuhnya yang lengket karena pertandingan tadi.
Chaca dkk yang merasa bosan pun menaiki tangga, mereka juga memasuki kamarnya masing-masing,mereka juga harus membersihkan tubuhnya yang lengket.
Selesai mandi, Chaca keluar dari kamarnya dengan kaos putih pendek dan celana jeans hitam panjang, dia tersenyum kecil saat sahabatnya sudah berada di depan untuk menunggunya, Chaca dkk pun turun menuruni anak tangga, mereka berjalan menuju ruang keluarga, di dudukannya sofa panjang oleh mereka, Jin dkk yang asyik bercanda pun berhenti saat Chaca dkk menghampirinya dan duduk di sofa, mereka pun kembali melanjutkan bercanda gurau dengan di temani snack tak lupa minuman soda lainnya.
Jin yang merasa bosan atas candaan dari sahabatnya pun menghampiri Chaca. Chaca hanya mengerutkan keningnya saat Jin berada di depannya, Jin pun duduk di samping Chaca, dia mendaratkan kepalanya di paha Chaca untuk di jadikan bantalnya, Chaca yang kaget dengan tingkah laku kekasihnya pun hanya membulatkan matanya sejenak lalu kembali dengan tatapan biasnya, dingin.
Chaca pun mengelus rambut Jin dengan lembut membuat Jin tersenyum, Jin pun memeluk perut Chaca,dia menenggelamkannya kepalanya di dalam perut Chaca, Chaca pun hanya tersenyum kecil,dia kembali mengelus rambut sang kekasih sayang.
"Mau Jin?"-Chaca seraya menyondorkan Snack nya yang ia pengang, dirasakannya kepala Jin yang mengangguk kecil di perutnya, Jin pun melepaskan pelukannya,dia membuka mulutnya membuat Chaca mendaratkan Snack dalam mulutnya.
"Enak?"-Chaca saat sudah menyuapi jin dengan Snack di tangganya membuat Jin mengangguk cepat, Chaca pun tersenyum saat Jin memakan snacknya dengan cepat.
"Ekhem serasa dunia milik berdua"-Jimin seraya bersidekap dada.
"Apaan sih bang"-Chaca dengan memutarkan bola matanya malas.
"Hehe yaudah maafin Napa,gih lanjutin"-Jimin seraya cengengesan.
"Kalo perlu di kamar sekalian"-Tae Hyung dengan polos membuat Yoongi yang berada di sampingnya memukul kepalanya.
"Aw sakit tahu"-Tae Hyung seraya mengusap kepalanya.
"Bodo amat"-Yoongi cepat.
"Boring yallah"-Cristy seraya menghela nafas panjang.
"Gue lupa, ternyata dia jomblo"-Yungmi seraya tertawa di akhir kalimatnya.
"Iyah kasihan bat temen gue"-Sanghee dengan se alay mungkin membuat Chaca dkk berlagak seperti ingin muntah.
"Eh baru inget, kita ke atas yah bang"-Chaca dan bangkit dari duduknya membuat Jin ikut bangkit.
"Emangnya kenapa?"-Jin yang heran terhadap kekasihnya.
"Gak papa,kita mau bicara dulu"-Chaca seraya merapihkan bajunya.
"Yuk"-Chaca Kepada para sahabatnya membuat mereka mengangguk dan mengikuti Chaca dari belakang.
Chaca dkk pun menaiki anak tangga, mereka terhenti saat suara memanggilnya.
"Sayang, aku pulang dulu yah"-Jin sedikit berteriak membuat Chaca menoleh dan mengangguk.
"Sayang kita juga"-Chanyeol mewakili Tae Hyung membuat Sanghee dan Jessica mengangguk.
"Bro kita balik yah"-Jin seraya menepuk pundak the twins membuat the twins mengangguk.
Jin, Chanyeol dan Tae Hyung pun pergi keluar mansion dan memasuki mobilnya masing-masing untuk pulang ke mansionnya masing-masing.
Chaca dkk pun melanjutkan perjalanan, mereka kembali melangkahkan kakinya menaiki anak tangga.
Chaca dkk pun akhirnya sampai, mereka pun memasuki kamar Chaca. Duduk di atas sopa panjang seraya menunggu Chaca yang akan berbicara.
"Kenapa?"-Cristy yang sedikit tidak mengerti apa yang akan di bicaranya oleh Chaca.
"Kalian mau ikut perwakilan dari kelas buat besok?"tanya Chaca kepada sahabatnya membuat Yunghee Yungmi dan Sanghee mengangguk tidak dengan Jessica dan Cristy.
"Bukannya besok tentang kreasi seni?"-Cristy membuat Chaca mengangguk.
"Gue gak ah,gak bisa apa apa"-Jessica cepat membuat Chaca menaikan alisnya sebelah.
"Kenapa?"-Sanghee membuat Jessica menghela nafas panjang dan menatap Chaca dkk bergantian.
"Gue gak bisa nyanyi,gak bisa mainin alat musik juga"-Jessica membuat Sanghee mengangguk cepat.
"Ok gak papa,Lo Cris?"-Chaca membuat Cristy menghela nafas panjang.
"Sama gue juga gak bisa"-Cristy seraya menunduk.
"Yaudah gak papa kali"-Chaca membuat Jesisca dan Cristy mengangguk.
"Kalian mau ikutan?"-Cristy membuat Chaca mengangguk mewakili ketiga sahabatnya.
"Fighting"-Cristy tersenyum membuat Chaca dkk membalas senyumannya.
"Semoga kelas kita menang"-Jessica membuat Chaca dkk mengangguk.
"Kalo gitu kita balik duluan yah"-Jessica mewakili Cristy.
"Naik apa?"-Sanghee membuat Cristy menatap Jessica bingung.
"Taxi online,taxi nya udh di depan tuh,kita duluan bye"-Jessica seraya melambaikan tangannya di ikuti oleh Cristy.
"Bye"-Chaca dkk seraya melambaikan tangannya.
...***...
...TBC...
...*...
...*...
...*...
...sukai...
...sukai...
...sukai...
...*...
...*...
...*...
...Thanks...
...***...