The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 57



Disinilah Chaca dkk berada di atas Queen Size milik Chaca dengan tangannya yang memegang beberapa Snack.


"Besok ngemall kuy"ucap Sanghee.


"Gak bisa"ucap Chaca membuat mereka mengerutkan keningnya.


"Gue mau ke mansion Jin"ucap Chaca.


"Ciee mau ke mansion calon mertua"goda Yungmi.


"Apaan sih"ucap Chaca sedikit malu?entahlah dia seperti malu.


"Ciee bulshing"goda Yunghee seraya mencolek pipi Chaca membuat si empu berdecak.


"Cha, Jessica Ama Cristy gak bakal di kasih tahu gitu kalo kita anggota GBD?"ucap Sanghee.


"Iyah, terus kenapa gak ajak mereka gabung ke anggota kita, mereka juga lumayan kok waktu tawuran juga"ucap Yungmi.


"Gak perlu"ucap Chaca membuat mereka mengernyitkan keningnya.


"Kenapa?"ucap Yunghee.


"Udah gak perlu, lagian gue belum percaya sepenuhnya aja"ucap Chaca membuat mereka mengangguk paham.


"Kalian juga jangan ada yang ember, pasti kalian tau kan akibatnya?"ucap Chaca membuat mereka mengangguk paham.


"Iya, emang yah ketua kita kejam amat, sama sahabatnya sendiri aja pakek ancem aceman segala"ucap Sanghee.


"Iyah ih"ucap Yungmi membuat mereka tertawa terbahak-bahak lalu berakhir lah mereka kelelahan tertawa dan memejamkan matanya di atas Queen Size Chaca yang sudah ia lebarkan, takutnya di antara mereka ada yang terjatuh karena Sanghee sangat tidak bisa diam saat tidur dan akan menimbulkan teman yang berada di sampingnya ikut terjatuh karena ulahnya.


***


Tok


Tok


Tok


Merasa tak terjawab dari balik kamar pun terpaksa membuat seseorang membuka pintu kamar di depannya.


Cekleekk


Pintu pun terbuka, orang itu pun tersenyum saat melihat Chaca dan ketiga sahabatnya yang masih terlelap dalam mimpinya, lalu ia pun melangkahkan kakinya mendekati Chaca dkk untuk apa lagi selain membangunkan gadis gadis itu.


"Cha ayok bangun"ucapnya lembut seraya mengelus rambut Chaca sayang.


Chaca pun membuka matanya dan mengerjapkan matanya beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya yang masuk.


"Ayok mandi sana"ucapnya lembut membuat Chaca mengangguk.


"Mommy udah masakin makanan kesukaan Chaca sama ketiga sahabatnya loh"ucap Mi Rae membuat Chaca tersenyum lalu mengangguk dan berjalan menuju kamar mandinya berada untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


"Yunghee, Yungmi, Sanghee ayok bangun sayang udah pagi nih"ucap Mi Rae membuat ketiganya membuka matanya dan mengerjapkan matanya lalu terduduk di atas Queen Size milik Chaca.


"Cepet mandi, mommy udah masakin makanan kesukaan kalian"ucap Mi Rae membuat ketiganya mengangguk dan berjalan menuju kamarnya masing-masing untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


15 menit akhirnya Chaca sudah siap menggunakan seragam sekolahnya, mengoleskan lifbam agar bibirnya terlihat lebih segar, membiarkan rambutnya terurai lalu meraih benda pipihnya dan juga tas kecilnya dan berjalan ke arah lif berada dan memasuki lif.


Setelah pintu lif terbuka, Chaca pun berjalan menuju meja makan, dia mengerutkan keningnya saat melihat kekasihnya tak lupa Tae Hyung berada di sana juga, tengah menungggu dirinya.


"Morning"ucap Chaca lalu Chaca pun mendaratkan bokongnya di pertengahan kedua kakaknya.


"Morning too Princess/sayang/Chaca"ucap mereka bersamaan


Mereka pun memakan sarapannya dengan keadaan hening hanya ada dentingan sepasang sendok dan sumpit.


Selesai sarapan mereka pun pamit untuk berangkat ke sekolah.


"Dad,mom kita berangkat yah"ucap Yoongi mewakili Chaca dkk Jin dkk membuat Mi Rae dan Jung Hyun mengangguk.


"Hati hati"ucap Jung Hyun membuat Mi Rae mengangguk setuju.


"Siap dad"ucap Jin dkk bersamaan.


Mereka pun berjalan menuju garasi, lalu Chaca dkk pun memasuki mobil kekasihnya masing-masing.


Jin dkk pun menancapkannya gasnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ibu kota.


"Sekarang jadi?"ucap Jin membuat Chaca mengangguk, karena ia mengerti apa yang sedang pria itu bicarakan, apalagi kalau bukan soal tentang berkunjung ke mansion kekasihnya itu.


Setelah 20 menit dalam perjalanan, akhirnya mereka sampai di tempat tujuannya untuk mencari ilmu di CHS.


Jin pun berjalan menuju pintu mobil yang tengah Chaca duduki,membuka pintunya lalu menjulurkan tangannya membuat Chaca tersenyum atas perilaku manis yang kekasihnya berikan padanya.


Chaca pun meraih tangan Jin, berjalan menuju kelasnya di ikuti ketiga sahabatnya di belakang Chaca tak lupa ketiga kekasih dari sahabatnya juga.


Sesampainya di kelas, Jin pun mengelus rambut Chaca sayang,lalu mencium puncak kepala Chaca dan tersenyum ke arah Chaca membuat Chaca membalas senyumannya dengan manis.


"Belajar yang benar, aku masuk dulu ke kelas nanti pulang aku jemput kamu disini"ucap Jin panjang lebar membuat Chaca mengangguk.


"Kita ke kelas yah"ucap Tae Hyung membuat Chaca dkk mengangguk lalu berjalan menuju kelasnya dan duduk di tempatnya.


Jin dkk pun berjalan menuju kelasnya berada dan masuk ke dalam kelasnya untuk mengikuti jam pelajaran.


"Ciee yang di anter sama bebep"goda Cristy.


"Iri bilang boss"ucap Yungmi membuat Yunghee dan Sanghee tertawa.


Tak lama guru pun datang dan pelajaran pun di mulai, namun Chaca? Gadis itu seperti biasanya menenggelamkan wajahnya di balik kedua tangannya yang tertumpu, memejamkan matanya seraya mendengarkan musik dari balik earphonnnya.


***


Kringgggg kringgggg kringgggg


Bel istirahat berbunyi begitu nyaring, membuat semua murid CHS berhamburan keluar kelas dan menghampiri kantin untuk mengisi perutnya yang kosong.


Disinilah Chaca dkk berada, di kantin tengah memakan makanannya dengan hening dan tenang.


"Ngemall yuk?"ucap Jessica membuat kelima sahabatnya menoleh ke arahnya.


"Gue gak bisa"ucap Chaca membuat Jessica dan Cristy mengerutkan keningnya.


"Mau ke mansion calon mertua, dia"ucap Yungmi membuat Jessica dan Cristy mengangguk paham.


"Kita aja bisa?"ucap Cristy.


"Gak ah, gak ada Chaca"ucap Yunghee membuat Chaca menatap gadis itu terheran-heran.


"Kan biar Lo yang traktir kita"ucap Yunghee membuat Chaca menghela nafas panjang.


"Iya, gue juga gak ikut kalo Chaca gak ikut"ucap Sanghee seraya kembali memakan makanannya.


"Gue juga"ucap Yunghee.


"Yaudah Cris, kita aja"ucap Jessica membuat Cristy mengangguk.


***


Bel pulang sekolah sudah berbunyi 5 menit yang lalu, namun Jin belum juga pulang karena harus menghampiri kekasihnya di dalam kelas XI IPA 1.


Jin pun tersenyum saat melihat gadisnya yang sudah menunggunya di depan kelasnya, Jin pun berjalan menuju kekasihnya berada dan menggenggam tangannya membuat Chaca tersenyum.


"Ke mansion aku?"ucap Jin membuat Chaca mengangguk lalu keduanya pun melangkahkan kakinya menuju parkiran petinggi.


Jin pun membukakan pintu mobilnya untuk Chaca membuat gadis itu semakin baper, dia takut kejadian masa lalunya terulang, takut harus merasakan seseorang ini dan takut akan merasakan sesakit yang dulu pernah ia rasakan, dimana orang ia sayang menghilang entah kemana,dan itu terjadi sebelum Chaca berangkat ke LA, dulu, Soobin lah yang selalu membuatnya bahagia, menghiburnya saat dia merasakan kesepian, mengajaknya bermain di taman yang selalu mereka kunjungi dulu.


Jin pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju mansionnya.


"Jin, ke Diamond Desert dulu yuk buat beli beberapa desert buat mommy sama Daddy kamu"ucap Chaca membuat Jin tersenyum lalu mengangguk.


Sesampainya di sana, Chaca pun menoleh ke arah kekasihnya membuat Jin menaikan sebelah alisnya.


"Kamu disini aja yah, aku yang beli"ucap Chaca.


"Tap-"belum sempat Jin melanjutkan perkataannya, Chaca malah mengecup bibir Jin singkat lalu berjalan keluar dari mobil Jin dan memasuki toko itu, sebenarnya toko itu adalah toko miliknya namun dia memberi nama diamond karena toko itu selalu banyak pembeli dari anggotanya sendiri.


Jin yang baru sadar pun mengerjapkan matanya, memegang bibir tebalnya menggunakan jari jari tangannya, tersenyum lalu kembali mendatarkan wajahnya di kala beberapa pembeli dari toko itu keluar.


Chaca pun berjalan memasuki tokonya dan dia pun tersenyum saat pelayannya menunduk hormat padanya.


"Saya pesan beberapa menu spesial yah"ucap Chaca membuat pelayan di depannya mengangguk lalu menjalankan tugasnya.


Sambil menunggu pesanannya,Chaca pun berjalan menuju toilet lalu menatap wajahnya di depan cermin seraya memegang kedua pipinya yang memerah.


"Kenapa nyium Jin sih"ucapnya pelan seraya memegang kedua pipinya yang masih terasa panas.


"Berarti secara tidak langsung, gue kasih first kiss gue ke Jin dong huwaa, pokonya gue harus bilang ama bang twins"ucapnya seraya memandang wajahnya di depan cermin.


"Eh enggak deh, itu kan aib sendiri"ucapnya lalu tertawa hambar dan berjalan keluar dari toilet lalu berjalan mendekati wanita yang sudah ia tugaskan untuk memesan beberapa dessert yang paling enak tentunya mahal di tokonya.


"Ini pesanannya Miss"ucapnya seraya memberikan beberapa paper bag besar yang berisikan beberapa makanan di dalamnya.


Chaca pun mengambil pesanannya lalu mengeluarkan black card nya dan pelayan itu pun kembali membelikan black card nya kepada Chaca, lalu Chaca pun berjalan keluar dari tokonya dan berjalan menuju mobil kekasihnya berada.


Chaca pun memasuki mobil Jin, duduk di samping Jin dan meletakan paper bag itu di bangku belakang lalu Jin pun kembali menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju mansion kediaman keluarga Kim.


Chaca yang malu akibat perilakunya tadi pun menundukkan kepalanya, Jin yang melihat Chaca menundukkan kepalanya pun paham apa yang sedang gadisnya itu alami.


"Gak papa toh sama pacar sendiri"ucap Jin yang tahu bahwa Chaca merutuki dirinya sendiri saat mengecup singkat bibirnya.


Sontak Chaca pun mendongkak, menatap wajah Jin dari samping lalu kembali menatap jalanan saat Jin menatapnya.


"Maaf yah kamu sih cerewet banget"ucap Chaca membuat Jin terkekeh lalu mengangguk.


"Beli apa aja?sampe paper bag nya besar amat ada 3 paper bag lagi"ucap Jin seraya menatap tiga paper bag melalui kaca spion depannya.


"Kepo"ucap Chaca membuat Jin tersenyum kecil lalu kembali fokus kepada jalanan.


Sesampainya di mansion kediaman keluarga Kim, Jin pun membukakan pintu Chaca dan Chaca pun keluar dari mobil jin dengan tiga paper bag di genggamannya.


Jin pun mengambil alih paper bag nya, dan sebelah tangannya pun menggenggam tangan Chaca membuat gadis itu tersenyum kecil lalu mereka pun melangkahkan kakinya memasuki mansion.


Jin pun mengajak Chaca ke ruang keluarga, dimana kedua orangtuanya berada di sana tengah menonton TV.


"Assalamualaikum"ucap Jin dan Chaca bersamaan.


"Waalaikumsalam"ucap Youra lalu bangkit dari duduknya.


Jin pun menyalimi tangan kedua orangtuanya di ikuti oleh Chaca.


"Chaca pacarnya Jin yah?"ucap Youra yang masih memegang tangan Chaca membuat Chaca tersipu lalu mengangguk.


"Yaampun cantik banget"ucap Youra membuat Chaca tersenyum.


"Makasih tan, Tante juga cantik banget"ucap Chaca yang mengagumi visual Youra mommy kekasihnya.


"Bisa aja, panggil mommy aja yah biar makin akrab gitu"ucap Youra membuat Chaca mengangguk.


"Udah dong, sini sama Daddy kita ngobrol ngobrol bentar"ucap Donghae membuat Youra memutar bola matanya malas.


Chaca pun menghampiri Donghae Daddy Jin.


"Hai om"sapa Chaca sopan.


"Daddy aja"ucap Donghae membuat Chaca mengangguk.


"Beneran pacarnya jin?dia kan dingin"ucap Donghae membuat Jin memutar bola matanya malas.


"Iya om, dingin banget,tapi kalo sama Chaca gak dingin kok"ucap Chaca membuat Donghae mengangguk paham.


"Oh iya, ini dari Chaca"ucap Jin membuat Youra menerima beberapa paper bag.


"Makasih banyak sayang, jadi ngerepotin kan"ucap Youra


"Gak kok mom"ucap Chaca membuat Youra tersenyum.


"Dad, mom, Jin ke atas yah"ucap Jin membuat mereka mengangguk.


"Chaca juga ikut yah"ucap Chaca membuat mereka tersenyum lalu mengangguk.


"Jangan di apa apain anak orang itu Jin"ucap Donghae sedikit berteriak di karenakan pria itu sudah melangkahkan kakinya menjauh membuat Jin mengangkat jempolnya.


"Jangan rusak masa depannya"lanjut Donghae membuat Chaca tersipu lalu menundukkan kepalanya.


Chaca dan Jin pun telah memasuki lif saat sudah mendapatkan beberapa godaan dari Donghae.


Setelah pintu lif terbuka, Jin pun menggenggam tangan Chaca dan mengajaknya kesebuah kamar? Entahlah namun pintunya terdapat gambar tengkorak.


Saat Jin membukakan pintu kamarnya, Chaca pun mencium bau mint dari kamar itu.


"Yok masuk"ucap Jin membuat Chaca mengangguk dan terus berpikir positif.


"Kamu duduk dulu yah, aku mau mandi dulu"ucap Jin membuat Chaca mengangguk.


"Jangan ngintip loh"goda Jin membuat Chaca memukul keras tangan kekarnya.


Jin pun terkekeh lalu berjalan menuju kamar mandinya berada untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


Chaca pun mendaratkan tubuhnya di atas king size milik Jin, menghirup dalam dalam aroma kekasihnya lalu memejamkan matanya sekitar 2 menit hanya 2 menit, lalu Chaca pun berjalan menuju sebuah foto?


Chaca pun melihat beberapa foto, ada foto dimana saat Jin masih bayi dan sampai sekarang, Chaca pun mengerutkan keningnya saat melihat foto kedua anak kecil, yang satu perempuan berambut sebahu dan yang satu lelaki, bisa di yakini kalau lelaki itu adalah kekasihnya Jin.


"Kek kenal Ama ni cewek"monolog Chaca lalu Chaca pun menghiraukan ke kepoannya dan berjalan menuju balkon, membuat pintu balkon dan memasuki balkon, membiarkan wajah cantiknya di terpa angin dingin berusaha menghilangkan rasa penasarannya pada wanita yang ada di dalam foto itu.


...***...


...*...


...*...


...*...


...TBC...


...Like...


...Like...


...Like...


...*...


...*...


...*...


...Thanks...


...***...