
Uhuk uhuk
Sana yang melihat putranya terbatuk pun dengan segera mengambilkan minum dan memberikannya kepada Jin.
Jin pun menerima minum yang diberikan ibunya dan dengan cepat dia minum sampai habis setengah.
"Maaf dad mom,tapi Jin gak mau di jodohin"-Jin.
"Kamu harus mau Jin,lagian kamu gak punya pacar kan,jangan jangan kamu gay yah"-Jonghyun.
"Ngak lah dad,Pokoknya Jin gak mau"kata Jin dan pergi ke lantai atas untuk masuk ke dalam kamarnya.
"Maafkan anak saya yah,silahkan di lanjutkan makannya"-Jonghyun.
"Tak apa"-Siwon.
Mereka pun makan dengan tenang sampai pada akhirnya keluarga Siwon pamit untuk pulang.
"Kita pulang dulu yah"-Siwon.
"Hati hati won"-Jonghyun.
Siwon pun mengangguk dan pergi dari mancion keluarga Kim bersama istri dan putrinya.
Jonghyun dan Sana pun berjalan ke lantai dua untuk mendapatkan Jin di kamarnya.
Tok
Tok
Tok
"Buka aja gak di kunci"-Jin.
Cekleekkkkk
"Jin kamu harus mau yah"-Jonghyun.
"Gak"-Jin.
"Kok gitu sih sayang,ini demi kamu juga,toh kamunya gak punya pacar kan"-Sana.
"Kalo Jin punya pacar emangnya kenapa?"-Jin.
"Kalo kamu punya pacar,bawa dia dan batalkan perjodohan ini ketika akan di mulainya pertunangan-Jonghyun.
"Boleh dad?"binar Jin.
"Tentu,karena daddy juga gak yakin sama keluarga mereka,karena daddy denger dia pernah korupsi"-Jonghyun.
"Korupsi?"-Jin.
"Hm,yasudah kita ke kamar yah sayang jangan begadang"-Sana.
"Iya mom"-Jin.
Flashback off
"Jadi gitu"-Jin.
'kok gue jadi seneng sih kalo Jin udha gak di jodohin lagi' batin Chaca.
'mungkin lu udah jatuh cinta kali' Kata Kimberly.
'ikut campur ae lu ly' - Chaca dalam hati.
'suka suka gue lah'- kimberly.
'tapi menurut gue Jin juga baik kok' - Kimberly.
'au ah'
"Hm,kita mau kemana?"
"Kamu maunya kemana?"
"Gimana kalau sungai Han?"
"Boleh juga"kata Jin dan Jin pun kembali menjalankan mobilnya menuju sungai Han.
Mereka telah sampai di sungai Han dan duduk di salah satu bangku yang ada di sana.
"Ternyata suasananya belum berubah"gumam Chaca yang didengar oleh Jin.
"Emangnya kamu baru lagi kesini?"-Jin.
"Hm"
"Udah berapa lama kamu gak kesini?"
"10 tahun yang lalu"
"What"kaget Jin.
"Hm"
"Kamu suka kesini?"
"Iya,dulu aku suka banget kesini sama Soobin"
"Soobin?"tanya Jin.
"Sahabat sekaligus cinta pertama aku"
"Oh,emang sekarang Soobin kemana?kok gak bareng kamu buat main kesini?"
"Gak tahu,dia hilang gitu aja kek di telan bumi"
"Ohhh"
"Lah kok jadi melow kek gini sih"gerutu Chaca yang membuat Jin terkekeh.
"Yaudah,nanti kapan kapan kita harus sering kunjungi sungai Han"-Jin.
"Kenapa?"
"Supaya kamu melupakan Soobin dan mengingat aku yang selalu ada buat kamu dan nemenin kamu setiap kamu ingin ke sungai Han"
"Lha"
"Haha,pulang yu udah malem dingin,kalo kamu sakit siapa yang bisa buat hati aku bahagia"kata Jin dan sukses membuat pipi Chaca merona.
"Apaan sih"kata Chaca dan sedikit menundukkan kepalanya.
Jin pun hanya terkekeh.
"Yuk"kata Jin dan menggandeng tangan Chaca dengan lembut.
Mereka pun memasuki mobil Jin, Jin pun melajukan mobilnya menuju mansion Chaca.
"Besok aku jemput kamu gak ada penolakan"-Jin.
"Huftt iya iya"
"Terus nanti pulangnya aku juga yang ngantar dan nanti sebelum kita pulang aku bakal ajak kamu ke suatu tempat"
"Iya deh iya"
25 menit mereka sampai di mansion Chaca,Chaca pun keluar dari mobil Jin dan melambaikan tangannya ke arah mobil Jin.
"Bye"-Jin.
"Bye"-Chaca dan melambaikan tangannya.
Chaca pun memasuki mansionnya dengan rasa senang eh.
'kok gue seneng kalo deket ama Jin, jangan jangan' batin Chaca dan menutup mulutnya dengan tangannya sendiri.
"Au ah masuk mansion"monolognya.
"Assalamualaikum"-Chaca.
"Waalaikumsalam"-mereka.
"Eh ngapain lu senyam senyum kagak jelas"-Jimin.
"Bahagia"
"Bahagia kenapa Cha"-Yoongi.
"Jangan jangan Jin yahh tadi itu kalian lagu mfttt"-Jimin terpotong karena mulutnya tersumpal oleh pisang yang berada di meja ruangan keluarga.
"Bacot lu bang"-Chaca dan pergi ke kamarnya.
"ADIK LAKNAT EMANG"teriak Jimin.
"Udah berisik bang"-Mi Rae.
"Sorry mom"-Jimin dengan cengengesan.
Chaca pun memasuki kamarnya dan mengganti pakaiannya menggunakan piyama dengan cepat Chaca memasuki alam mimpinya.
***
Matahari di pagi ini menyoroti setiap sudut ruangan kamar seorang gadis, membuat ia bengun dari bunga tidurnya.
"Eugh"-Chaca dan masih mengucek ngucek matanya membiarkan cahaya masuk dan dia pun meregangkan otot-ototnya yang kaku.
"Jam berapa sekarang"gumamnya dan melihat jam di atas nakas.
Jam pun menunjukkan 05:22 kst,dan Chaca pun beranjak dari Queen Sizenya dan pergi menuju kamar mandi.
15 menit Chaca gunakan untuk membersihkan tubuhnya dan memakai pakaian.
'iyalah thor masa gue kagak paket baju' - Chaca.
' iye dah iye' - author
Abaikan saja.
Back to story
Chaca pun turun ke bawah dengan biasnya masih menyamar sebagai nerd tak lupa ketiga sahabatnya pun sama.
Chaca pun menuruni anak tangga dan dia melihat disana sudah ada keluarganya dan juga Jin.
Seketika Chaca bingung kenapa Jin ada di sini,dengan cepat Chaca mengingat perkataan Jin waktu di dalam mobil Jin dan Chaca pun menghampiri mereka.
"Malam eprybadeh"-Chaca dan mencium kedua pipi Mi Rae dan Jung Hyun.
Setelah mencium pipi mereka,Chaca pun hendak pergi.
"Mom,dad bang twins kita duluan yah" -Chaca.
"Ini kan masih pagi" -Jimin.
"Iya Cha"-Yoongi.
"Kalian sarapan dulu"-Mi Rae.
"Iya sayang"-Jung Hyun.
"Kita sarapan di kantin aja dad,mom bang"-Chaca.
"Yaudah tapi kamu harus sarapan yah sayang"kata Mi Rae dan mengelus rambut Chaca sayang.
"Iya mom"-Chaca.
"Hati hati di jalan"-Jung Hyun.
"Iya dad,kita berangkat yah assalamualaikum"-Chaca dan menyalimi mereka.
"Waalaikumsalam"-mereka.
Chaca pun berjalan mendahului Jin keluar mansion menuju mobil Jin.
"Cha tungguin elah"-Jin.
"Lemot ku"kesal Chaca.
"Sorry sorry"
Saat di dalam mobil Chaca mengingat sesuatu dan.
Hallo
Kenapa Cha.
Jess sorry yah gue gak bareng Ama lo,gue sama Jin soalnya.
Iya gak papa tapi bolehkah aku suruh supir buat antar aku kesekolah.
Tentu Jess.
Thanks ya.
Hm.
Tuttt
Chaca pun memutuskan panggilannya sepihak.
"Kenapa?"-Jin.
"Jessica lupa bareng berangkatnya"
Jin mengetahui itu pun hanya ber oh ria.
Mereka pun telah sampai di parkiran khusus petinggi.
Dengan cepat mereka menuruni mobil dan berjalan ke dalam kelas.
Di kolidor kelas belum ada siswa siswi karena hari masih pagi,hanya ada 5-7 orang yang sudah di sekolah mungkin mereka anak yang paling rajin.
Saat Chaca ingin berjalan ke arah kiri tangannya di cekal dan dia pun menolehkan kepalanya.
"Kenapa"-Chaca.
"Kantin kamu belum makan"-Jin.
"Hm"kata Chaca dan Chaca pun di tarik dengan lembut menuju kantin.
Mereka pun duduk di salah satu meja disana dan Jin pun memesankan makanan.
"Tunggu dulu yah,aku mau pesen,kamu pesen apa?"-Jin.
"Samain aja"kata Chaca dan jin pun mengangguk lalu pergi.
Chaca pun membuka ponselnya karena bosan seketika Chaca menghentikan aktivitasnya dan mendengarkan salah satu siswi CHS yang duduk di belakang meja Chaca.
"Eh katanya Aera gak sekolah yah" kata salah satu siswi CHS.
"Gak tahu emangnya kenapa?" tanya siswi si sebelahnya.
"Pasti gak masuk lah,kan perjodohan sama Jin di batalin,terus pak Siwon juga udah izinin Aera gak masuk sekolah katanya sih sakit,tapi gak tahu bener gak tahu bohong" kata siswi itu dan sisiwi disebelahnya hanya ber oh ria.
"Nih makan"-Jin.
"Ayam ayam ayam"latah Chaca.
"Haha kenapa kok diem aja tadi"-Jin.
"Itu(smabil melirik ke arah meja di belakangnya dan Jin pun melirik apa yang di lirik Chaca) katanya Aera gak masuk sekolah karena perjodohannya kamu batalin terus dia sakit"-Chaca.
"Ohhh,udah gak usah di pikirin, keluarga mereka juga pasti mengerti kan kita saling mencintai"-Jin.
"Semoga aja"-Chaca.
"Udah sana makan"-Jin.
"Kamu juga"
"Hm"
Mereka pun memakan sarapannya, sedang asyik-asyiknya sarapan mereka di kejutkan dengan kehadiran seseorang.
"Disini rupanya Queen and King of Racing"-Yungmi.
Chaca pun menatapnya dengan tatapan membunuhnya membuat Yungmi bergidik ngeri lalu Yunghee dan Sanghee pun mulai membatin.
'****** lu' -Yunghee.
'Makanya Jan bangunin singa betina' -Sanghee.
"Hehe maaf Cha sumpah gue lupa"kata Yungmi dengan puppy eyes nya.
"Lu tahu kan sekuensinya apa kalo lo bongkar ini HAH"kata Chaca dengan kalimat terakhir sedikit berteriak.
"Maaf"tunduk Yungmi.
"Jadi kamu queen?"tanya Yoongi.
"Bilang"kata Chaca tajam kepada Yungmi dan Yungmi pun menjelaskannya kepada mereka semua.
"Sorry gue kelepasan,gue mohon sama kalian jangan kasih tahu siapa siapa gue mohon banget banget banget"-Yungmi dengan puppy eyes nya.
"Please yayaya,gue bukan penghianat kok"kata Yungmi dengan bersamaan keluarnya cairan berwarna bening.
Yoongi yang melihat itupun langsung memeluk Yungmi dan menepuk punggung Yungmi seperti memberikan ketenangan.
"Ututututu Jan nangis,Chaca gak sejahat itu kok,kita gak bakal bilang kok sama siapa siap"-Yoongi.
"Beneran"-Yungmi dengan berbinar Yoongi dkk pun mengangguk dan duduk di meja yang diduduki Chaac dan Jin.
"Tapi kalian juga Jan bilang bilang kalo gue king racing di Korea"-Jin dan Chaca dkk pun mengangguk.
Chaca pun melanjutkan aktivitasnya tapi dengan sedikit kecewa kepada Yungmi yang memeberi tahukan bahwa dia adalah Queen Racing In The world.
"Cha maafin yah"-Yungmi dengan puppy eyes.
"Ok kalo Lo bukan penghianat makan Lo harus beliin gue Ice cream rasa vanilla jumbo"-Chaca.
"Gue bakal turutin kemauan lu yang penting gue gak sengaja dan gue bukan penghianat"-Yungmi karena sahabat sahabat Chaca terkecuali Jessica mengetahui bagaimana kejamnya Chaca menghabisi orang yang menghianatinya.
Meskipun Yungmi memberi tahu bahwa Chaca adalah queen racing,berarti dia sama saja sebagai penghianat.
Ok back to story.
"Ok tapi Jan lupakan mereka yang berada di sini"kata Chaca dan Menunjuk Jin dkk Dan sahabatnya itu.
Yungmi yang harus menerima resikonya pun hanya mengangguk pasrah.
"Ok ok"-Yungmi.
"Asekk Ice cream jumbo gratis"-Sanghee.
"Nanti malem lo harus lunasi hutang Lo sama kita"-Chaca tegas.
"Iya iya"-Yungmi.
"Udah aku ke kelas yah"-Chaca kepada Jin.
"Aku antar"-Jin setelah membayar makanannya.
Jin pun mengantar Chaca untuk memasuki kelasnya,tak lupa teman Jin yang lainnya pun mengantar temannya Chaca untuk memasuki kelasnya masing-masing.
Saat di kolidor kolidor kelas tak sedikit yang menatap Chaca dkk tajam dan sinis tidak kepada Jessica.
Chaca pun memasuki kelasnya,saat dia belum benar benar memasuki kelasnya pundak Chaca pun di teluk oleh seseorang.
"Nanti pulang aku antar"
"Iya Jin bye"-Chaca,siapa lagi kalau bukan Jin.
Chaca dkk pun memasuki kelasnya dan duduk di mejanya masing-masing.
Tak lama guru pelajaran pun masuk dan pelajaran pun di mulai.
Chaca dkk mengikuti pelajaran sampai bel istirahat berbunyi dengan nyaring.
Kringgggg kringgggg kringgggg
Semua siswa siswi CHS berhamburan ke kantin untuk mengisi perutnya yang kosong.
Begitu pun dengan Chaca dkk.
"Kantin kuy"-Jessica.
"Kuy kuy"-Yungmi,Yunghee dan Sanghee.
Chaca dkk pun melangkahkan kakinya menuju kantin,tak sedikit yang melihat Chaca dkk jijik tidak kepada Jessica.
Mereka hanya berjalan dan mengabaikan bisikan bisikan kepada mereka.
Chaca dkk pun duduk di meja biasanya meja di pojok sana dan muat untuk 10 orang.
"Yang biasa kan?"-Yungmi.
"Hm"-Chaca
Yungmi pun pergi memesan makanan untuk keempat sahabatnya.
"Cha kapan lo bongkar identitas"-Jessica.
"Secepatnya"-Chaca.
"Dari dulu secepatnya Mulu"-Jin dan duduk di samping Chaca.
"Lah siapa yang nyuruh Lo duduk"-Jessica.
"Gue"-Jin.
Dan sahabat Jin pun ikut duduk di sebelah sebelah para wanitanya?.
"Jadi kan?"-Jin berbisik kepada Chaca.
"Hm"
"Pesanan datang YUHUU"-Yungmi.
"Bacot"-Chaca.
"Sorry"-Yungmi dan memberikan makanannya kepada teman temannya.
Yoongi pun memesan makanan dan merekapun memakan makanannya sampai tuntas.
"Betewe tadi bang,Lo meluk Yungmi nih berarti kalian jadian kannnn"goda Jimin.
"Apaan sih"-Yungmi tak lupa pipi yang memerah.
"Cieee pipinya merah"goda Yunghee.
"Kalo iya emangnya kenapa?"-Yoongi.
"What"kaget mereka.
"Hm"-Yoongi.
"Kapan jadiannya?"-Tae Hyung.
...***...
...TBC...
...*...
...*...
...*...
...Jan lupa vote and coment...
...*...
...*...
...*...
...Thanks...
...***...