
"Maaf karena kalian adalah anak anak,jadi saya memberikan baju itu"kata karyawan itu.
"Emang berapa baju yang sangat mahal di toko ini?"tanya Chaca.
"Kalian tetap tidak bisa membayarnya"
"Kalo bisa gimana?"tanya Sanghee.
"Oh kalian bisa bayar?lalu dari mana uang sebanyak itu,apa uang kalian hasil dari ngejalang?"kata karyawan itu dengan lantang.
Salah satu karyawan lainnya meneguri temannya yang sedang adu bicara dengan Chaca tapi dia tetap kekeuh dan tidak mendengar perkataan temannya itu.
"Berani sekali anda berbicara seperti itu kepada saya"kata Chaca dan mendekati wajahnya Dangan wajah karyawan itu.
"Berani"kata karyawan itu.
"Rissa"kata Chaca yang melihat name tag nya.
"Maaf nona ada apa?"tanya David sekertaris di Cha's mall yang di percayai oleh Chaca untuk memegang mallnya.
"Pecat dia sekarang juga"kata Chaca tajam melihat Rissa.
"Heh berani sekali Lo mecat gue,jangan pak jangan pecat saya"kata Rissa.
"Rissa kamu gak boleh berbicara kasar kepada nona Chaca,dia adalah pemilik dari mall ini"tegas David.
"Maaf nona"kata Rissa dan menundukkan kepalanya.
"Saya bilang pecat,ya pecat dia"kata Chaca dingin.
"Baik non,Rissa kamu saya pecat.
"Oh ya,saya tidak mau dia di terima di perusahaan apapun ataupun cafe ataupun semacamnya,bodo amat dia mau ngejalang juga"kata Chaca dan pergi meninggalkan toko itu dan di ikuti oleh sahabatnya.
"Baik non"kata David.
"Makanya, bicara itu harus sopan,Nona Chaca tidak pernah bermain main dengan kata katanya"kata David.
"Iya pak"kata Rissa.
"Gue bilang juga apa"kata Rena salah satu karyawan yang menjadi temannya Rissa.
Di lain tempat
"Kita mau kemana?"tanya Sanghee.
"Pulang ke mansion gue, badmood gue gara gara tu karyawan"kata Chaca dan berjalan keluar mall.
"Gue juga"kata Sanghee dan mereka pun memasuki mobilnya masing-masing dan menjalankan mobilnya menuju mansion pribadi milik Chaca.
Di tengah perjalanan Chaca melihat ada wanita yang sedang berjalan di jalan yang sepi. Dengan cepat Chaca menabraknya dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata lalu Chaca pun tersenyum miring.
"Siapa suruh berani ngelawan gue"kata Chaca dengan senyum manis nya,ralat tapi senyum devilnya.
Sahabatnya yang mengetahui pun hanya bisa tersenyum devilĀ siapa suruh berurusan dengan Queen Of Darkness kata mereka.
Sesampainya di mansion Chaca,mereka di sambut hangat oleh para maid yang tinggal disana.
Chaca dkk pun memutuskan untuk memasuki kamarnya masing-masing dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
20 menit kemudian mereka berkumpul di ruang keluarga untuk bercanda gurau,sedang asik asiknya bercanda mereka di kejutkan oleh deringan Ponsel Milik Chaca.
Drttttt drttttt drttttt
Chaca pun mengambil ponselnya dan menggeserkan tombol berwarna hijau dan mengaktifkan speaker nya.
Hallo
Ya
Gue udah di bandara Incheon nih, jemput gue dong.
Hadeuh males gue,yaudah nanti supir aja yang ke sana ok
Yaudah deh gak papa makasih
Tuttt
Sambungan pun di akhiri dengan sepihak.
"Jessica udah nyampe?"tanya Sanghee.
"Iya"kata Chaca.
Chaca pun berjalan dan mencari supir.
"Pak tolong jemput Jessica ini fotonya,dia udah sampe di bandara Incheon"kata Chaca kepada supir.
"Baik non"
Supir pun menjemput Jessica dan Chaca dkk menunggu di ruang tamu.
Sekitar 55 menit Jessica sampai di mansion Chaca.
"CHACA GUE RINDUUUUUUU"teriak Jessica dan memeluk Chaca.
"GUE JUGAA"teriak Chaca tak kalah kencang dan membalas pelukannya.
"Kita gak di peluk gituh"kata Yunghee.
"AAAAAAA GUE RINDU KALIANNNN"teriak Jessica dan memeluk sahabatnya.
"Sini kita antar lo ke kamar"kata Chaca dan mereka pun mengikuti Chaca.
Mereka telah sampai di depan pintu kamar.
"Yang itu"kata Chaca dan menunjuk ke arah salah satu pintu kamar.
"Ok,tapi kenapa yah kok tiga kamar itu ada gambar diamond dan yang paling depan diamond nya ada mahkotanya"tanya Jessica.
"Pintu kamar yang berlambang diamond and mahkota punya Chaca,dan yang ketiganya punya kita"jelas Sanghee.
Masih ingatkan lambang diamond dan mahkotanya? Pasti bukan.
"Oh yaudah gue masuk yah"kata Jesisca.
"Nanti makan malam turun ke bawah ya"kata Chaca sedikit berteriak.
"Kalian ikut gue ke kamar"kata Chaca.
Chaca dkk pun memasuki kamar Chaca dan duduk di sopa yang sudah ada di sana.
"Ada apa Cha?"tanya Sanghee.
"Perasaan gue kok gak enak yah?"kata Chaca.
"Gak enak gimana?"tanya Yunghee.
"Soal Jin"kata Chaca.
"Lo udah buka hati buat Jin?"tanya Yungmi.
"Maybe"
"Udah lo terima aja Jin,lagian dia baik kok"kata Sanghee.
"Baik sih iya,tapi gue gak yakin kalo dia bakal selalu ada di samping gue ketika gue dalam masalah"kata Chaca.
"Tenang aja,Jin pasti bakalan ada kok buat lo,kita juga bakal ada buat Lo"kata Yungmi mewakili ketiga sahabatnya.
"Hm,gue masih ingat sama Soobin"kata Chaca.
"Lupain aja lah"kata Yunghee.
"Hm"
"Gue ke kamar yah"kata Sanghee dan di angguki oleh Chaca.
"Kita juga"kata Yunghee dan Yungmi.
"Hm"
Jin pov
Gue berada di balkon dan membiarkan wajah gue terkena hembusan angin di malam hari.
Gue teringat terus sama cinta pertamanya Chaca.
Gue pun memutuskan untuk menanyakannya sama Chaca gue harap dia bakal kasih tahu ke gue siapa cinta pertamanya.
Author pov
Chaca pun memutuskan untuk bangun dari duduknya dan berjalan ke arah balkon.
Chaca pun di kagetkan dengan deringan ponselnya dengan cepat Chaca menggeserkan tombol berwarna hijau.
Jin tomang In Cooling
Hallo
Hm
Aku boleh nanya sesuatu gak
Tanya aja
Boleh gak aku tahu tentang cinta pertama kamu
Hmm gimana yah
Ayo lah aku pengen tahu
Nanti ada waktunya kamu mengetahui ini semua Jin,tapi tidak dengan sekarang maaf
Baiklah tak apa,kamu ingat kan Besok malam kita jalan
Ingat Jin
Nanti aku jemput kamu
Iya
Udah yah makasih udah mau angkat telpon dari aku
Hm
Bye Chaca
Bye
Tuttt
Sambungan pun terputus,Chaca memutuskan untuk masuk ke dalam kamarnya dan berjalan menuju kamar mandi.
15 menit Chaca gunakan untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
Chaca sudah siap dengan baju piyana Bt21 nya RJ, bando RJ,Sandal RJ. jujur Chaca tidak suka dengan yang namanya KPop hanya saja, ketularan dari sahabat sahabatnya itu.
Chaca pun langsung turun dan menuju meja makan,dia duduk di antara Yunghee dan Yungmi.
Yunghee juga memakai piyama,bando,dan sandal Bt21 Chimy,Yungmi juga Bt21 Schoky,dan Sanghee juga Bt21 Tata, Sangat cute bukan?.
Mereka pun makan dengan tenang sampai selesai dan berkumpul di ruang keluarga.
"Jess,Lo mau sekolah?"kata Chaca.
"Iya lah"
"Di sekolah milik Chaca?"tanya Sanghee.
"Iya,kalian juga masih sekolah kan?"tanya Jessica.
"Hm,besok Lo mulai masuk sekolah"kata Chaca.
"Siap"kata Jessica.
Ting tong
Bunyi bel rumah, maid pun membukakan pintu dan menerima paket.
"Miss ini paketnya"kata salah satu maid.
"Apa?"tanya Yunghee.
"Ini perlengkapan buat Lo sekolah"kata Chaca dan memberikan paket berukuran sedang Kepada Jessica.
"Ok makasih Chaca"kata Jesisca dan memeluk Chaca.
"Sama sama"kata Chaca dan membalas pelukannya.
"Nanti Lo jangan kaget yah"kata Sanghee.
"Kaget kenapa?"tanya Jessica.
"Liat aja kita besok"kata Chaca dan berjalan ke lantai atas di ikuti Yunghee Yungmi dan Sanghee.
"Yah ditinggal"kata Jessica dan berjalan mengekori mereka.
Merekapun memasuki kamarnya masing-masing.
Seperti biasa Chaca sedang berada di balkon, memejamkan matanya menikmati angin di malam hari yang sangat dingin.
Chaca pun berjalan ke arah Queen Sizenya dan tertidur pulas.
***
Pagi yang sangat cerah membuat gadis cantik terbangun karena matahari menyorot dirinya.
Chaca gadis itu adalah Chaca,dia terduduk sejenak mengumpulkan tenaganya yang sempat hilang. Setelah merasa cukup baginya,dia pun berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
Chaca sudah siap dengan atribut nerdnya dan berjalan ke lantai dasar untuk sarapan.
Chaca melihat di meja makan baru ada antek anteknya,tidak dengan Jessica.
Chaca pun duduk di tempat biasanya pertengahan Yunghee dan Yungmi.
Tak lama Jessica pun turun ke bawah dan ikut duduk,setelah melihat siapa di depannya dia langsung cerocos gak jelas.
"Heh kalian siapa?dimana Chaca dan yang lainnya? Kenapa kalian bisa ada di sini?kalian temannya Chaca juga?"cerocos Jessica.
"Elah banyak kali kau bertanya"kata Sanghee.
"Sanghee?"kata Jessica.
"Iya"
"Jijik gue sama poni kuda lu"kata Jessica dan menunjuk poni Sanghee menggunakan telunjuknya.
"Gue yang pakenya juga jijik"
"Kalian kenapa jadi nerd?"tanya Jessica.
"Misi gue"kata Chaca.
"Misi lo emang apaan Cha?"tanya Jessica.
"Membongkar kebusukan si kepsek sama anaknya"
"Ohhh"
"Yu ah makan laper gue"kata Yunghee dan mereka pun mengangguk dan memakan makanannya sampai tuntas.
Mereka pun keluar dari mansion dan berjalan menuju parkiran untuk membawa mobilnya masing-masing.
"Jess,Lo mau ikut sama siapa?"tanya Chaca.
"Lo aja deh"
"Yaudah yu"
Mereka pun memasuki mobilnya masing-masing dan menjalankan mobilnya menuju CHS.
35 menit mereka sampai di sekolah CHS dan berjalan menuju ruangan kepsek yang melewati kolidor kolidor kelas yang masih banyak siswa siswi yang berlalu lalang.
Itu murid baru yah, cantik banget,,tapi kok mau sih bareng nerd.
Ih mending tuh cewek jadi pacar gue aja.
Cantik bangettttttt.
Body goalss.
Cantik bangettttttt tapi si nerd halangin pemandangan nih.
Iya ih.
Seperti itulah cibiran cibiran dari siswa siswi CHS kepada Chaca dkk.
'Cantikan juga gue' batin Chaca.
Mereka pun berjalan menuju ruang kepsek dan.
BRAK
"Heh kamu yah gak sopan banget"kata kepsek.
"Hm"
"Eh kamu murid baru itu yah,kamu di kelas XI IPA 1,jangan deket deket sama mereka jijik"kata kepsek.
"Kita juga jijik sama bapak dan anak bapak"pedas Yungmi.
"Kamu yah"kata kepsek terpotong karena Chaca dkk Langsung pergi keluar.
Mereka pun berjalan menuju kelasnya.
Di depan pintu kelas mereka pun mulai mengetuk pintu.
Tok
Tok
Tok
"Masuk"kata guru.
"Kalian dari mana saja?baru masuk sekarang"kata Bu Yuri.
"Murid baru"singkat Chaca dan menyelonong masuk.
"Yaudah kamu kenalin diri kamu dulu,dan kalian boleh masuk"kata Bu Yuri.
Yunghee Yungmi dan Sanghee pun mengikuti Chaca dari belakang.
"Kenalin aku Jessica Putri, panggil aja Jessica,aku pindahan dari LA semoga kita bisa berteman dengan baik"-Jessica.
"Baik ada yang mau nanya sesuatu kepada Jessica?" -Bu Yuri.
"Udah punya pacar belum?"
"Jadi pacar aku aja yuk"
"Kita temenan yuk"
"Banyak sekali pertanyaan kalian,dan Jessica kamu boleh duduk di bangku kosong itu"-Bu Yuri.
"Terimakasih Bu"kata Jessica dan Jessica pun duduk di tempatnya.
Chaca dkk pun mengikuti pelajaran sampai selesai dan bunyi bel istirahat berbunyi dengan nyaring.
Kringgggg kringgggg kringgggg
"Baiklah sampai sini materinya Minggu depan ibu lanjut selamat istirahat"kata Bu Yuri dan berjalan ke luar kelas.
"Kantin kuy"-Yunghee.
"Kuy kuy"-Jesisca dan Sanghee.
Mereka pun berjalan menuju kantin banyak sekali cibiran cibiran dari siswa siswi kepada Chaca dkk.
Mereka pun duduk di meja biasanya.
"Siapa yang pesen?"-Yunghee.
"Gue aja deh"kata Jessica dan mencatat pesanan keempat sahabatnya.
Jessica pun berjalan ke tempat tujuannya.
Chaca dkk pun bercanda gurau sampai pada akhirnya.
"Boleh ikut gabung?mejanya banyak yang penuh"kata Jin.
"Gimana"bisik Sanghee kepada Chaca.
"Hm"dehaman Chaca dan Jin dkk pun duduk di meja chaca yang bisa di tempati untuk 10 orang.
Chanyeol pun memesan makanan.
Mereka pun tertawa terbahak-bahak karena candaan yang di buat Yungmi dan Sanghee.
Sampai pada akhirnya Chanyeol dan Jessica pun datang dengan nampan berisi makanan dan memberikannya kepada teman-temannya.
Sedang asyik asyik-asyiknya menikmati kedamaian ketika makan mereka di kejutkan dengan kehadiran seseorang.
"Heh udah gue bilangin yah jangan deket deket sama Jin dkk"katanya.
"Jess mending Lo sama kita kita aja yuk"kata salah satu temannya.
"Gak mau"dingin Jessica.
"Heh Lo itu kenapa sih deket deket mulu sama Jin dia kan tunangan gue"katanya dan menekankan kata 'tunangan gue'.
"Siapa yang deket deket"tanya Chaca kepada Sanghee.
"Heh chili mending Lo pergi sana dari sini muak gue liat muka lo"pedas Yungmi.
"Chili?"tanya Aera.
Siapa lagi kalau bukan Aera dan antek-anteknya.
"Chili lo gak tahu chili?"kata Yunghee dan di akhiri tertawa yang membuat Jin dkk tertawa terbahak-bahak.
"Chili itu cabe oon"kata Sanghee dan menatap Aera remeh.
"Bilang apa Lo?"kata Aera.
"CABE *****"teriak Sanghee di depan telinga Aera.
"TELINGA GUE SAKIT ANJENG"teriak Aera tak kalah keras.
"Bodo amat"kata Sanghee dan Yungmi dingin.
...***...
...TBC...
...*...
...*...
...*...
...Jan lupa Vote and content ...
...*...
...*...
...*...
...Makaih...
...*...
...*...
...*...
...Tinggalkan jejak kalian para pembaca yang baik hati dan tidak sombongš½...