
"Oemji oemji pipi gueee"-Chaca dan memegangi kedua pipinya yang merah merona.
"Semoga Jin gak liat tadi pipi gue"-Chaca dan berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya yang lengket.
Chaca pun telah menggunakan piyamanya dan memutuskan untuk terlelap di atas Queen Sizenya.
***
Kring kring kring.
Chaca pun mengucek ngucek matanya dan terduduk,selang beberapa menit Chaca pun melangkahkan kakinya menuju kamar mandi dan melakukan ritual mandinya.
15 menit Chaca sudah siap dengan seragamnya,saat dia akan turun kebawah,dia mendapatkan notifikasi masuk dari ponselnya,dengan cepat Chaca pun membaca dan membalasnya.
Jin tomang😅
ChacaQu sayang,maaf yah aku gak jadi jemput kamu, soalnya ada pr yang belum aku kerjain hehe😅,jadi aku berangkat duluan yah buat ngerjain di sekolah,maafin ya😥😚.
Iya udah gak papa kok.
Makasih sayang.
Read
Chaca pun melanjutkan aktivitasnya menuju meja makan yang berada di lantai dasar,saat dia ingin memasuki lif,Chaca melihat kedua kakaknya.
"Morning princess"-the twins dan tersenyum lebar ke arah Chaca.
"Too prince"-Chaca dan membalas senyumannya.
Mereka pun memasuki lif dan saat lif terbuka pun mereka menuju meja makan, seperti biasanya Chaca menyambut keluarganya dengan suara andalannya.
"Morning Dad and mom"-teriak Chaca menggelegar yang membuat Yoongi dan Jimin yang di sebelahnya memegangi kedua telinganya Seraya geleng-geleng kepala melihat tingkah laku Chaca yang tidak pernah berubah.
"Too sayang"-Mi Rae.
"Too princess"-Jung Hyun.
"Ayo makan"-Mi Rae.
Chaca dan the twins pun mengangguk lalu duduk di tempat biasanya dan memakan makanannya dengan tenang sampai makanannya habis.
"Dad,mom,bang,Cha, Jimin berangkat sekarang yah,mau ****** Yunghee"-Jimin seraya mencium punggung tangan kedua orangtuanya.
"Iya hati hati"-Mi Rae dan di angguki setuju oleh Jung Hyun.
"Abang juga mom dad"-Yoongi dan mencium punggung tangan kedua orangtuanya.
"Hati hati"-Jung Hyun dan di angguki setuju oleh sang istri.
Yoongi dan Jimin pun mencium puncak kepala Chaca dan berjalan keluar mansion lalu melajukan mobilnya menuju tempat tujuannya.
"Sayang kamu kapan berangkat?"-Mi Rae.
"Bantar lagi mom"-Chaca.
"Mau di jemput sama Jin?"-Jung Hyun membuat kepala Chaca menggeleng tanda 'tidak'.
"Yasudah,dad juga mau berangkat sekarang aja"-Jung membuat Mi Rae mencium punggung tangannya di ikuti oleh Chaca.
"Dad berangkat yah, assalamualaikum"-Jung Hyun.
"Waalaikumsalam"-Chaca dan Mi Rae bersamaan.
"Mom,Chaca ke atas bentar yah mau ambil barang ketinggalan"-Chaca dan di angguki oleh mommy nya itu.
Cahca pun berjalan memasuki lif untuk sampai di kamarnya.
Chaca pun memasuki kamarnya,bukan barangnya yang tertinggal, melainkan Chaca kembali menghisap vapenya di balkon.
15 menit Chaca gunakan waktunya untuk menghisap vapenya seraya menatap lurus terhadap mansion di depannya.
Chaca pun melihat arloji di pergelangan tangan kirinya dan ternyata sekarang telah menunjukkan pukul 07:06 KST.
Dengan malas dia berjalan meninggalkan kamar tercintanya dan melangkahkan kakinya menuruni anak tangga.
Chaca pun melihat Mi Rae yang berjalan kearahnya.
"Kok baru berangkat udah telat lho"-Mi Rae.
"Gak papa,kan Chaca yang punya sekolah"-Chaca seraya mengakhiri dengan kekehan.
"Iya sih,oh iya mommy juga mau ke butik"-Mi Rae.
"Yaudah Chaca juga berangkat sekarang"-Chaca.
Chaca dan Mi Rae pun berjalan beriringan menuju luar mansion,saat Chaca ingin memasuki mobilnya dengan cepat dia mencium punggung tangan Mi Rae.
"Mom Chaca berangkat duluan yah assalamualaikum"-Chaca dan tersenyum lebar ke arah momnya tercinta.
"Iya hati hati sayang, waalaikumsalam"-Mi Rae membuat Chaca hanya mengangguk dan berjalan memasuki mobilnya.
Dengan cepat Chaca menancapkan gasnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ibu kota.
15 menit Chaca sampai di tempat tujuannya CHS dan gerbang pun di tutup,saat Chaca ingin memanjat dia terciduk oleh pak Siwon guru paling killer.
"Eh kamu Chaca,kenapa telat hah?"-pak Siwon dengan kedua tangan di pinggangnya.
Author:oh iya author baru ingat jadi pak Siwon ada dua yah guys,kalo babehnya si Aera Im Siwon kepsek CHS,tapi kalo pak Siwon yang killer nya minta ampun dia Park Siwon.
Ok back to story
"Macet"-Chaca datar.
Dengan cepat pak Siwon pun menekan tombol,dan gerbang pun terbuka,dengan cepat Chaca menjalankan mobilnya memasuki parkiran petinggi membuat pak Siwon geleng-geleng kepala.
Jadi di sekolah CHS tidak memiliki satpam,mungkin hanya hari hari tertentu,gerbang yang otomatis membuka ketika ada pengendara yang mendekat,lalu kenapa saat mobil Chaca mendekat tapi gerbangnya tidak terbuka?ya karena jam pelajaran sudah di mulai,dan gerbang hanya bisa di buka dengan tombol itu saja.
Ok back to story
Saat Chaca keluar dari mobilnya dia melihat pak Siwon yang masih setia menunggunya seraya menaruh kedua tangannya di pinggangnya.
"Kenapa kamu simpan mobil kamu disini?"-pak Siwon, meskipun dia tahu bahwa Chaca adalah anak dari pemilik sekolah tetapi dia hanya pura pura tidak tahu.
"Bapak sendiri tau bukan?"-Chaca malah bertanya balik dan menghiraukan pertanyaan pak Siwon.
Ya,semua guru di sekolah CHS memang mengenal Chaca,tetapi mereka tidak mengetahui bahwa Chaca lah pemilik sekolah sekarang ini,ingat dia akan memberi tahukan bahwa dia lah pemilik sekolah ketika waktu itu sudah tepat.
Chaca pun menghiraukan keberadaan pak Siwon dan berjalan menuju rooftop,kini dia sedang memikirkan sesuatu yang terasa janggal di hatinya.
Disinilah chaca berada,di rooftop di temani dengan vapenya,ya, sekarang Chaca sedang menghisap vapenya.
Sebuah tangan pun menepuk pundaknya,dengan malas dia melihat siapa yang menepuknya.
"Udah aku bilangin,jangan menghisap itu"-? Seraya mengambil paksa Vape milik Chaca dan membuangnya untuk ke dua kalinya.
"Ish,Vape gue kenapa Lo buang"-Chaca kesal.
"Jangan sentuh itu lagi"-?dan duduk di samping Chaca.
"Iya"-Chaca dingin.
"Kenapa kamu bisa disini katanya ada pr?emang udah selesai?"-Chaca.
Ya,dia adalah Jin.
Pletak
"Aw sakittt"-Chaca meringis seraya memegang kepalanya,ya barusan Jin telah menjitaknya.
"Kamu gak liat jam?ini udah masuk,ya berarti aku udah lah ngerjainnya"-Jin.
"Lalu,kenapa bisa disini?"-Chaca.
"Semua jawaban ku benar,dan aku pun di ijinkan keluar dari kelas selama pelajana pak Suho"jelas Jin yang membuat bibir Chaca membentuk o.
"Kamu sendiri?"-tanya Jin.
"Telat"-Chaca.
"Gak di hukum?"-Jin.
"Gak tahu"-Chaca.
"Kok gak tahu sih?"-Jin.
"Ya gak tahu lah"-Chaca dengan kesal.
"Kenapa gak tahu?"-Jin yang membuat Chaca marah.
"Ish,Lo nyebelin banget sih,gue bilang gak tahu ya gak tahu"-Chaca dengan suara keras membuat Jin sedikit terkejut.
"Ada"
"Siapa?"
"Pak Siwon"
"Kenapa gak di hukum?"
"Ya mana gue tahu,harus berapa kali sih gue jelasin Sama Lo"-Chaca marah dan meninggalkan Jin sendiri yang tengah tertawa kecil.
Jin pun mengikuti Chaca dari belakang,dengan cepat Jin berlari supaya dirinya bisa berjalan beriringan dengan Chaca sang pujaan hati.
Disinilah Chaca dan Jin berada,di kantin di temani dua minuman yang sedang mereka minum.
Setelah mereka selesai meminum minumannya dengan cepat Chaca bertanya kepada Jin.
"Bisa keluar kelas sampai jam pelajaran pak Suho?"-Chaca membuat Jin hanya mengangguk pertanda iya sebagai jawabannya.
"Kenapa?"-Jin yang melihat Chaca bertanya seperti itu kepadanya.
"Jam pelajaran udah ganti tuh"-Chaca.
"Yaudah ayok masuk kelas"-Jin dan menarik tangan Chaca lembut membuat Chaca sedikit terkejut namun dengan cepat dia merubah kembali ekspresi wajah nya menjadi datar.
"Masuk sana"-Jin Dan membuat Chaca mengangguk lucu.
"Aku ke kelas yah"-Jin dan Chaca pun kembali menganggukan kepalanya.
Chaca pun memasuki kelasnya sama halnya dengan Jin yang memasuki kelasnya yang berbeda kelas dan jarak yang lumayan jauh.
"Ekhem ada yang udah bolos pacaran nih"-Yungmi menggoda Chaca yang berjalan kearah tempat duduknya.
"Apaan si"-Chaca dingin.
"Cek 1 2 3 cek baiklah untuk semua guru dan siswa siswi CHS berharap segera berkumpul di aula sekarang,sekali lagi untuk semua guru dan siswa siswi CHS berharap segera berkumpul di aula sekarang terima kasih"ucap di balik pengeras suara itu.
Dengan malas Chaca dkk berjalan menuju aula yang sudah terdapat guru dan siswa siswi yang sudah berada di sana.
Chaca dkk pun duduk berdampingan dan di sebelah Chaca ada Yunghee dan Yungmi, lebih tepatnya Chaca duduk di pertengahan Yunghee dan Yungmi.
"Baiklah semuanya sudah berkumpul disini,dan saya selaku kepala sekolah ingin mengatakan bahwa tiga hari lagi kita akan mengadakan perlombaan,dan semua perlombaan sudah tertera jelas di mading,kalian bisa melihatnya setelah pengumuman ini selesai,dan kalian harus mengikuti setiap perlombaannya untuk mewakilkan kelas kalian masing-masing,dan kalian juga harus membagi perlombaan itu,dan perlombaan terakhir adalah hari ke tiga,dimana perlombaan itu paling terakhir dan dalam perlombaan itu kalian harus memakai gaun dan jas dengan sangat bagus jangan lupa berpenampilan cantik tak lupa tampan karena perlombaan itu akan menentukan Prince and Princess ketika malam tahun baru,sekian dan terimakasih"-pak Siwon.
Semua siswa siswi CHS pun berhamburan menuju Mading,dimana semua perlombaan itu ada si sana.
Chaca dkk pun hanya diam menunggu semua siswa siswi CHS meninggalkan Mading,saat semua siswa siswi CHS telah pergi entah kemana seperti di telan bumi pun dengan cepat Chaca dkk berjalan dan melihat Mading.
"Cha,ada lomba Ben tuh"-Sanghee.
"Lalu?"-Chaca.
"Gimana kalo kita ikut, seperti biasanya Lo yang nyanyi Yunghee main gitar, Yungmi main piano dan gue main dram"jelas Sanghee.
"Tumben lo pinter"-Yungmi.
"Gue emang udah pinter,Lo pada nya aja yang gak ngerasa"-Sanghee.
"Ok,gue setuju"-Chaca dan berjalan meninggalkan Yungmi dan Sanghee yang masih bertengkar.
"Lha,kok di tinggal"-Sanghee.
"Bacot"-Yungmi dan berjalan terlebih dahulu meninggalkan Sanghee.
Dengan cepat Sanghee berlari berusaha berjalan beriringan dengan Chaca,Yunghee,Yungmi.
Chaca dkk pun memasuki kelasnya yang sudah terdapat semua murid kelasnya dan juga Jessica tak lupa Cristy.
"Kalian dari mana aja?"-Cristy.
"Liat Mading"-Yungmi.
"Cha,Lo Lo pada mau ikut lomba apa?"-lucas sebagai ketua kelas.
"Ben"-Chaca.
"Serius?"-lucas.
Chaca yang mendengar Lucas bertanya seperti itu pun hanya memandangnya datar dan dingin membuat Lucas sedikit ketakutan.
"Ok ok,gue daftarin Lo"-lucas.
Chaca pun hanya duduk kembali di tempatnya.
Selang beberapa menit.
"Asyik kelas kita free geys ternyata Bu Mina gak masuk katanya sakit"sorak Lucas setelah datang dari kantor kepsek untuk mengumpulkan data pendaftaran yang ikut lomba tak lupa dia juga berkunjung ke ruang guru pelajarannya sekarang dan dia pun mendapat kabar bahwa gurunya itu sedang tidak enak badan dan tidak masuk untuk mengajar.
Mulai.
Ya,semua murid kelas XII IPA 1 mulai melakukan aktivitasnya sendiri sendiri, ada yang sedang bernyanyi tidak jelas,ada yang memegang sapu sebagai gitarnya,ada yang sedang dandan,biasa lah cilli,dan ada yang sedang badmood,ya siapa lagi kalau bukan Chaca dkk.
"Kantin kuy"-Jessica sedikit berteriak karena suara cempreng Lucas yang sedang menyanyi tidak jelas membuatnya harus membesarkan suaranya supaya terdengar oleh Chaca dkk.
Chaca dkk pun hanya mengangguk dan mereka pun berjalan menuju kantin lalu memesan makanan,tak lama pesanan pun sampai,dengan cepat mereka melahap makanannya sampai tuntas.
Chaca dkk saling sibuk sendiri, Sanghee yang sedang senyam senyum sendiri melihat layar ponselnya, Yungmi dan Yunghee sedang asyik bergibah,dan Jessica dan Cristy yang sedang memainkan game onlinenya.
Chaca pun merasa bosan,sebuah ide pun terlintas di kepala cantiknya. Chaca pun hanya tersenyum membuat ke empat sahabatnya melihatnya aneh.
"Kenapa Cha?"-Sanghee.
"Badmood"-Chaca.
"Terus kenapa senyam senyum?"-Cristy.
"Bolos kuy"-Chaca.
"Kuy kuy"-Sanghee.
"Sorry Cha,gue gak bisa ikut"-Cristy.
"Kenapa?"-Chaca.
"Lo udah biarin gue sekolah disini aja udah bersyukur dan berterima kasih,gue gak mau Lo ngeluarin uang dan guenya malah bolos"-Cristy.
"Yaudah gak papa Lo sekolah aja lagian Lo harus sekolah"-Chaca.
"Lo sendiri?"-Cristy dan membuat Jessica mengangguk setuju.
"Kita berempat udah lulus S2 dua tahun yang lalu"-Chaca.
"What?"Jessica dan Cristy bersamaan lalu mereka pun saling pandang.
"Kok bisa?"-Cristy.
"Bisa lah,udah pinter dari sono nya mah"-Sanghee.
"Yaudah kita pulang ke mansion yah,dan kalo kalian udah pulang,kalian ke mansion Choi aja okay"-Chaca.
"Siap queen"-Cristy membuat Chaca mengerutkan keningnya.
"Iya queen,Lo suka di panggil queen kan sama Yunghee dan yang lainnya?"-Jessica menjelaskan.
Chaca yang paham pun mengangguk seraya bernafas lega,dia tidak ingin Jessica dan Cristy mengetahui bahwa dirinya adalah seorang ratu kegelapan,katanya sih belum waktunya.
Chaca pun melangkahkan kakinya menuju parkiran petinggi di ikuti ketiga sahabatnya.
...***...
...TBC...
...*...
...*...
...*...
...Vote and coment yah...
...*...
...*...
...*...
...Thank...
...***...