
Kringgggg
Kringgggg
Kringgggg
Brang
"Ayam itik kambing"latah seorang gadis cantik.
Dia pun melihat jam yang berada di atas nakas, wanita itu adalah Chaca.
"Adoh jam nya ancor lagi"gerutu Chaca.
"Gampang beli lagi"kata Chaca dan mulai membersihkan pecahan pecahan jam.
Setelah selesai Chaca pun pergi ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.
15 menit Chaca keluar dan menghampiri oma and opa nya.
"Hai oma hai opa"sapa Chaca dan menciumi kedua pipi mereka.
"Hai sayang"kata mereka.
"Sini duduk dulu"kata oma dan menepuk sopa yang berada di sampingnya.
"Ada apa oma"kata Chaca dan duduk di sebelah oma nya.
"Apa kamu sudah bertemu dengan keluarga kandungmu?"tanya oma.
"Cuman ketemu sama bang Chanyeol"kata Chaca.
"Sayang, sepertinya kamu harus memaafkan mereka,opa lihat mereka selalu mencari keberadaan mu nak"kata opa.
"Yang di katakan opa mu ada benarnya sayang"kata oma
"Akan Chaca coba"
"Harus Cha"kata oma and opa.
"Hm,Chaca ke atas dulu yah"kata Chaca.
Chaca pun kembali ke kamarnya.
Kini Chaca sedang berada di balkon, membiarkan wajahnya tertimpa angin sepoi-sepoi suasana di sore hari sangatlah indah.
Gadis itu sedang merindukan seseorang. tetapi ia tidak pernah bertemu dengan yang ia rindukan dan cintai.
Satu bulir air mata pun keluar dari kelopak mata indahnya, sesegera mungkin dia hapus dengan kasar.
Chaca pun teralihkan kepada ponselnya yang sedang berdering.
Hallo Cha
Apa
Lo besok ke Korea kan
Iya
Gue dapat bukti si Aera dan antek-anteknya membully adik kelas
Good simpan videonya
Ok
Tuttt
Chaca pun memutuskan sambungannya.
Chaca pun menelpon seseorang.
Halo,saya ingin anda mencari informasi tentang Im Aera anak kepsek di sekolah CHS.
Baik Miss
Tuttt
Chaca pun memutuskan sambungannya dan tersenyum devil.
"Permainan akan di mulai sayang"kata Chaca dengan smirknya.
Chaca pun turun ke bawah untuk makan malam.
"Night oma opa"kata Chaca dan mencium kedua pipi mereka.
"Night too princess"
"Besok Chaca mau pulang ke Korea"
"Kok cepet banget"kata oma.
"Chaca harus segera menyelesaikan misi oma"
"Misi apa?"kata opa.
"Misi kepsek yang korupsi"
"Oh yaudah,nanti kita antar kamu lagi ke bandara"kata oma.
"Siyap oma"
"Yaudah ayok makan,udah gitu istirahat karena besok pagi kamu ke Korea"kata oma.
Merekapun makan dengan tenang.
Selesai makan malam,Chaca pun pamit untuk pergi ke kamarnya.
Dan berjalan ke arah balkon, membiarkan dirinya tertimpa angin yang sangat dingin di malam hari.
"Ubin, Chaca rindu"gumam Chaca.
"Akan ku coba"kata Chaca dan memejamkan matanya berusaha melihat orang yang ia panggil ubin,berusaha batinnya agar menembus batin ubin.
"Huftt,pasti ubin sendiri kan yang tutupin penglihatan Chaca ke penglihatan ubin,karena hanya ubin yang bisa nutupin penglihatan Chaca ke ubin,ubin Chaca rindu hiks,apa ubin tidak rindu Chaca hiks,ubin jahat hiks"tangis Chaca.
Chaca terus menangis dia mengingat pria yang ia cintai.
Flashback on
Seorang gadis kecil tengah bermain dengan kedua kakaknya.
"Sekarang Jimin yang menjaga"kata Yoongi.
"1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 dimana kaliannnn" kata Jimin dan mencari kakak dan adiknya.
"Kena"kata Jimin.
"Yah kalah"kata Yoongi.
"Tinggal Chaca doang"kata Yoongi dan mereka pun mencari dimana Chaca bersembunyi.
Di lain tempat.
Chaca berlari karena tidak menemukan tempat persembunyian yang aman.
Sampai akhirnya Chaca tersesat di salah satu mansion, sebenarnya Chaca memang tidak tersesat hanya saja Chaca berada di belakang salah satu mansion dan Chaca pikir dirinya tersesat.
Chaca terus mondar mandir tak tahu arah padahal jalan raya berada di depan mansion hanya saja Chaca terus mondar mandir di sana.
"Maaf dek kamu kenapa?"
"Eh hallo ka,Chaca tersesat"
"Kamu tersesat yah?"
"Iyah"
"Yaudah sini duduk dulu"
Chaca pun ikut duduk di sebelah lelaki itu.
"Nama kakak siapa?"
"Nama kakak Choi Soobin, panggil saja Soobin"
"Ka ubin?"
"Soobin,tapi tak apa"kata Soobin dan mengacak rambut Chaca.
"Nama kamu siapa?"
"Choi Mi Cha panggil aja MiCha,tapi kalo sama kakak gak papa kok panggil Chaca juga"
"Kamu suka di panggil Chaca?"
"Iya"
"Princess aja"
"Makasih kak"
"Gausah kakak, panggil aja Soobin toh kita beda satu tahun"
"Iya ubin,ini mansion ubin?"
"Iyah"
"Kok Chaca baru liat ubin di sini?"
"Ubin emang gak keluar rumah,ini juga pertama kalinya"
"Benarkah?"
"Iyah"
"Chaca"teriak Jimin.
"Princess"teriak Yoongi.
"Chaca di sini bang"kata Chaca dan melambaikan tangannya.
"Princess kamu baik baik aja kan"kata Yoongi langsung memeluk Chaca karena terlalu khawatir.
"Chaca baik baik aja kok"
"Eh ini siapa ya"kata Jimin.
"Hai kenalin gue Soobin"
"Hai"kata the twins.
"Princess ubin masuk rumah dulu yah,kalo princess mau main, main aja ke sini"kata Soobin.
"Iya ubin dadah"kata Chaca dan melambaikan tangannya.
"Dah"kata Soobin.
Flashback off
Chaca mengingat kejadian itu, kejadian dimana Chaca mulai bangkit dari keterpurukannya.
Chaca pun memutuskan untuk terlelap di Queen Sizenya mengigat besok dia harus ke Korea.
Tok
Tok
Tok
"Chaca bangun sayang kamu kan mau ke Korea"kata oma.
"Iya oma,Chaca udah bangun kok"kata Chaca sambil membukakan pintu untuk oma nya.
"Yaudah cepet kamu mandi"kata oma dan di angguki oleh Chaca.
Chaca pun melangkahkan kakinya menuju kamar mandi dan melaksanakan ritual mandinya.
20 menit Chaca sudah siap dengan tas kecil berbentuk tengkoraknya yang dia gendong.
"Pagi oma opa ku sayang"kata Chaca dan mencium kedua pipi mereka.
"Pagi too sayang,ayo makan"kata oma.
Mereka pun makan dengan tenang sampai tuntas.
Chaca dan oma opanya pun langsung pergi menuju bandara untuk mengantarkan cucunya.
SKIP BANDARA
"Sayang kamu hati hati di Korea yah,dan jaga kesehatan kamu"kata oma.
"Iya oma,kalian juga jaga kesehatan disini yah"
"Iya sayang yasudah sana masuk"kata opa.
Chaca pun mencium kedua pipi mereka dan memeluknya sayang.
Chaca pun berjalan menuju zet pribadinya dan pulang ke Korea.
Skip Bandara Incheon
Chaca sedang menunggu kakak dan teman temannya yang menjemput Chaca.
Tak lama mereka pun menghampiri Chaca.
"Yaampun sayang,kamu baik baik aja kan?"kata Jimin.
"Hm"
"Ayok pulang kita jemput kamu lho"kata Yoongi.
"Hm"
"Hm"
"Yaudah kamu pulang sama aku aja yuk"kata Jin.
"Yaudah yu"kata Chaca karena malas bertemu dengan kedua kakaknya itu.
"Kamu kan sama kita"kata Jimin.
Tetapi di hiraukan oleh Chaca,Jimin dan Yoongi pun hanya mendengus kesal karena mereka gagal membujuk Chaca supaya tidak marah lagi kepadanya.
Chaca pun memasuki mobil Jin.
"Silahkan masuk"kata Jin dan membukakan pintu untuk Chaca.
"Makasih"
Jin pun ikut masuk dan duduk di sebelah Chaca dengan memegang stir nya.
Hening pun melanda mereka berdua sampai akhirnya Jin membuka suara.
"Kapan kamu buka identitas di sekolah"
"Secepatnya"
"Bagus deh"
"Kenapa?"
"Gak papa"
Dan hening lagi sampai di mansion keluarga Choi.
Saat Jin ingin membukakan pintu untuk Chaca,malah Chaca sendiri yang terlebih dahulu membukanya.
"Assalamualaikum MOM DAD CHACA COMEBACK MANA RED CARPETNYAAAAAAA"teriak Chaca.
"Gak usah teriak teriak Chaca"kata Mi Rae dan memeluk Chaca.
"Udah dari lahir mom"
Mereka pun masuk ke mansion dan berbincang bincang,beda dengan Chaca dia memutuskan untuk tidur.
***
Dor
Dor
Dor
Jimin menggedor pintu kamar Chaca dengan kencang membuat si empu marah.
"APAAN BANG JIMMMM"teriak Chaca dan membukakan pintu kamarnya.
"Bangun sayang"
"Hm"
Chaca pun beranjak ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.
15 menit Chaca selesai melakukan ritual mandinya dan turun ke bawah untuk makan malam.
"Malam all"lesu Chaca.
"Tumben gak teriak"kata Mi Rae.
"Males"kata Chaca dan memakan makanannya.
Mereka pun makan dengan tenang sampai tuntas.
Chaca memutuskan untuk pergi ke kamarnya dan seperti biasa Chaca selalu berada di balkon ketika malam hari dan melihat ke arah mansion Ubin yang berada di sebrang sana.
Chaca terus mengingat Ubin, dia ingin sekali memeluknya saat ini juga.
Chaca pun mencoba untuk terlelap tetapi tidak bisa tidur,Chaca pun beranjak dari Queen Size nya dan berjalan keluar kamar menuju kamar Yoongi.
Chaca menggunakan piyama kelinci dan sandal bulunya,tak lupa boneka pemberian Yoongi ketika Chaca berumur 10 tahun.
Tok
Tok
Tok
Cekleekkkkk
"Eh princess kamu kenapa?"
"Gak bisa tidur"
"Yaudah yuk tidur sama Abang"kata Yoongi.
Chaca pun berbaring di sebelah Yoongi, Yoongi pun tertidur dan memeluk Chaca yang membuat Chaca ikut tertidur.
***
Kringgggg kringgggg kringgggg
"Cha bangun yu udah pagi kamu juga harus sekolah"
"Iya bang,Chaca bangun nih"kata Chaca dengan suara khas bangun tidur.
Chaca pun langsung pergi menuju kamarnya dan mengincar ke kamar mandi dan melaksanakan ritual mandinya.
20 menit Chaca sudah siap dengan atribut sekolah nya,ralat tapi atribut nerdnya.
"Perfec"gumam Chaca.
"Pagi all"teriak Chaca.
"Too"Jawab mereka.
Mereka pun makan dengan tenang sampai makanannya habis.
"Bang Jim Chaca nebeng yah"kata Chaca.
"Iya sayang,yu"kata Jimin dan menggandeng Chaca.
"Kita berangkat mom dad"kata Jimin dan mencyium punggung tangan orang tuanya,tak lupa Chaca dan Yoongi juga sama.
Mereka pun berangkat ke sekolah CHS.
Sesampainya di sana banyak teriakan teriakan para siswa siswi CHS karena kedatangan most wanted mereka.
Chaca yang keluar dari mobil Jimin pun mendapat cibiran dan tatapan sinis.
Tu nerd berani banget satu mobil sama most wanted kita.
Sok cantik.
Alah namanya juga ******.
Jimin yang mendengar kata '******' yang di bicarakan mereka kepada Chaca pun geram,dengan cepat Chaca menenangkan kakaknya itu.
"Gak usah di anggap"kata Jimin.
"Iya bang"
"Sana masuk kelas,belajar yang bener"kata Jimin dan mencium kening Chaca.
Membuat siswa siswi CHS berteriak histeris dan membenci Chaca.
"Iya bang"kata Chaca dan berjalan pergi namun Jimin menyodorkan punggung tangannya kepada Chaca.
"Apa?"kata Chaca.
"Salim dulu biar bermanfaat ilmunya"
"Hm"dehaman Chaca dan meyalimi tangan Jimin.
Chaca pun masuk ke dalam kelasnya dengan tatapan dingin.
"Cha kenapa Lo"kata Sanghee.
"Ngantuk anjeng,Jan ganggu gue sebelum bel istirahat berbunyi"kata Chaca dingin dan di angguki oleh sahabatnya.
Chaca pun menelungkup kan kepalanya di sela sela tangannya yang berada di meja.
Chaca dkk duduk di bangku paling belakang dan Chaca di paling pojok membuat guru yang sedang mengajar pun tidak bisa melihat Chaca.
Tak lama guru pelajaran pun masuk dan mulai memberikan materi sampai pada akhirnya bel istirahat berbunyi dengan nyaring.
Kringgggg kringgggg kringgggg
"Cha bangun,dah bel"kata Yunghee sambil menggoyang goyangkan tubuh Chaca.
"Hm"
"Kantin yu"kata Sanghee.
"Gue ke toilet dulu yah,nanti nyusul"kata Chaca dan mengincar ke kamar mandi.
Chaca pun berjalan kearah toilet wanita,saat Chaca berada di toilet,dia mendengar gosip gosip dari salah satu siswi.
Eh tadi nerd berangkat bareng sama Jimin yah.
Enak banget tuh nerd.
So cantik banget lagian sekolah disini juga karena beasiswa.
Seperti itulah pembicaraan mereka tentang Chaca. Chaca pun membuka pintu toilet itu dengan keras.
BRAK
Chaca pun menatap tajam dan sinis ke arah wanita tadi yang menghinanya. Dan berjalan ke kantin untuk menemui teman temannya.
"Cha Lo kenapa?"tanya Sanghee.
"Tadi Yungmi pesenin kamu makanan kek biasanya"kata Yunghee.
"Badmood gue"
"Emangnya kenapa"tanya Jimin.
Yang di tanya pun hanya mengangkat bahunya acuh dan pergi meninggalkan mereka.
"Gue aja yang nyusul"kata Chanyeol.
Dan Chanyeol pun menyusul Chaca, Chaca mengetahui bahwa Chanyeol ingin meminta maaf kepadanya pun dia langsung berjalan ke rooftop dan benar saja Chanyeol mengikuti dan meminta maaf lagi kepada Chaca.
"Princess"panngil Chanyeol.
"Maafin abang yah,Abang mohon jangan diemin Abang please"kata Chanyeol.
"Abang tahu gak, sebenarnya Chaca rindu sama Abang,sama mom and dad,dan tentunya sama bang So-Joon"sendu Chaca.
"Maafin kita Cha"
"Ok Chaca bakal maafin abang,tapi ada syaratnya"
"Apa"
"Chaca mohon jangan bilang dulu sama mom and dad,dan besok Chaca ingin ketemu sama bang Chanyeol dan bang So-Joon di Cha's cafe"
"Baiklah,tapi kamu udah maafin Abang kan?"
"Hmm"
"Abang tahu tidak?"kata Chaca saat memeluk tubuh kekar Chanyeol.
"Apa sayang"kata Chanyeol dan membalas pelukan Chaca dengan sayang.
"Chaca rindu sama pelukan hangat ini"
"Abang juga"
"Kayaknya kita harus masuk kelas deh bang,dan Jan lupa besok ketemu setelah pulang sekolah"
"Ok" kata Chanyeol dan mereka pun berjalan menuju kelasnya masing-masing.
...***...
...TBC...
...*...
...*...
...*...
...Jan lupa V&K...
...*...
...*...
...*...
...Terimakasih telah memberikan vote and komennya...
...*...
...*...
...*...
...Baca terus ceritanya sampai end....
...***...