
Chaca pun mendaratkan bokongnya di kursinya, dia mengerutkan keningnya saat melihat bangku kelima sahabatnya masih kosong dan sedetik kemudian terdengarlah suara menggelegar Jessica membuat Chaca berdecak.
"Hallo Jessica pacarnya Chanyeol yang cantik membahana datang teriak Jesisca lalu berjalan menuju bangkunya berada untuk menaruh tasnya lalu Yungmi dkk pun berkumpul di meja Chaca dan Yunghee.
"Katanya ada murid baru, cowok lagi, gue pacarin ah"ucap Cristy membuat yang lainnya menghela nafas panjang.
"Pokoknya gue harus menjaga hati buat bebep Chanyeol"ucap Jessica membuat yang lain memutar bola matanya malas.
"Eh awas awas wali kelas mau masuk nih"ucap Lucas yang baru saja memasuki kelasnya membuat semua siswa siswi kelas XII IPA 1 langsung mendaratkan bokongnya di bangkunya masing-masing.
"Semuanya, kita kedatangan murid baru, semoga kalian bisa berteman dengan baik"ucap Bu Yuri.
"Ayok masuk"ucap Bu Yuri sedikit berteriak membuat pintu terbuka dari luar, semua orang menatapnya kagum, Chaca?dia masih menenggelamkan wajahnya di meja berusaha memasuki alam mimpinya, Yunghee Yungmi dan Sanghee? Mereka membulatkan matanya, menatap pria itu dan juga Chaca secara bergantian Jessica dan Cristy? Mereka membulatkan matanya menatap takjub pria di depannya, tubuhnya yang tinggi dan wajahnya yang tampan.
"Baik silahkan perkenalkan nama kamu"ucap Bu Yuri.
"Choi Soobin, panggil saja Soobin"ucapnya membuat semua siswi di kelasnya berteriak histeris.

Chaca yang mendengar nama itu sontak mengangkat kepalanya, menatap pria di depannya.
Tes
Satu bulir bening pun keluar dari mata indah Chaca, Yunghee yang melihat Chaca meneteskan air matanya pun langsung mengusap air matanya dan mengelus punggung Chaca memberi kekuatan kepada sahabatnya.
Chaca pun tersadar saat murid baru yang bernama Soobin berjalan menghampirinya dan duduk di depannya.
"Hai"ucapnya namun Chaca?gadis itu menatap lurus ke papan tulis membuat pria itu menundukkan kepalanya lalu membalikkan tubuhnya dan menatap lurus ke arah papan tulis.
"Yunghee.."lirih Chaca membuat Yunghee memeluk Chaca membuat Chaca membalasnya.
"Gak usah di pikirin dulu yah"ucap Yunghee lembut membuat Chaca mengangguk lalu kembali pokus terhadap papan tulis.
Kringgggg kringgggg kringgggg
Bel istirahat berbunyi begitu nyaring membuat siswa siswi CHS berhamburan keluar kelas dan memasuki kantin.
Di kelas hanya menyisakan Chaca dkk dan juga Soobin?
"Princess?"ucap Soobin membuat Chaca menatapnya datar.
"Kantin"ucap Chaca membuat kelima sahabatnya mengangguk lalu berjalan menuju kantin namun Yunghee dan Yungmi?mereka menghampiri Soobin.
"Gue mohon sama lo, jauhin Chaca karena dia udah bahagia sama cowoknya sekarang"ucap Yunghee lalu berjalan menyusul sahabatnya.
"Jangan pernah bikin Chaca nangis lagi"ucap Yungmi dingin lalu berjalan meninggalkan Soobin sendiri dan menghampiri sahabatnya.
Disinilah Chaca dkk berada, di kantin di temani beberapa makanan dan minuman.
"Soobin siapanya Chaca?"ucap Jesisca kepada Sanghee.
"Masa lalu"ucap Sanghee membuat Jessica dan Crity yang mendengarnya mengangguk paham.
Kantin yang tadinya sepi kini menjadi ramai saat kedatangan murid baru membuat Chaca memutar bola matanya malas, lalu tak lama kantin pun kembali ramai saat kedatangan lima most wanted boy berjalan memasuki kantin lalu duduk di meja yang di tempati Chaca dkk.
Chanyeol dan Tae Hyung pun memesan makanan tak lama mereka pun kembali dengan makanannya lalu Jin dkk pun makan dengan tenang hingga saat mereka kedatangan seseorang di meja mereka.
"Boleh gabung?"ucapnya lembut membuat the twins geram dan menatapnya dengan tatapan membunuhnya.
"Duduk aja"ucap Jin yang mengetahui pria yang baru saja duduk di sampingnya.
The twins Yunghee Yungmi dan Sanghee yang melihat itu pun menatap tak suka kepada pria yang telah duduk di sebelah Jin.
Chaca yang melihat itu pun hanya diam melanjutkan aktivitasnya yang sempat tertunda.
"Chaca bisa kita bicara berdua?"ucap Soobin, ya, pria yang baru saja duduk di samping Jin adalah Soobin.
Chaca pun menghela nafasnya panjang dan menatap manik manik mata Soobin dengan datar, entahlah egonya yang membuatnya seperti itu, sebenarnya Chaca ingin sekali memeluk pria di depannya ini untuk melepaskan rasa rindunya namun egonya lebih besar.
"Disini aja"ucap Chaca dingin membuat Soobin menatapnya sendu.
"Maaf"ucap Soobin seraya menundukkan kepalanya.
"Maaf udah ninggalin kamu karena aku udah"ucapnya terhenti di saat melihat Chaca bangkit dari duduknya dan berjalan menjauhi kantin.
"Lo, kalo sampai buat Chaca nangis, gue pastiin lo habis di tangan gue"ucap Yunghee dingin membuat mereka yang mendengarnya ikut menatapnya takut.
Yunghee pun berjalan menyusul Chaca, Jin?pria itu masih setia duduk di bangku kantinnya.
"Pengecut"ucap Yungmi singkat namun sangat menyakitkan bagi Soobin.
"Ini nomor gue, butuh apa apa kasih tahu gue"ucap Sanghee lalu meninggalkan meja kantin menyusul ketiga sahabatnya.
"Ada apa sih?"ucap Jessica namun tak ada yang menjawabnya.
Jessica pun mendengus lalu berjalan menyusul keempat sahabatnya di ikuti oleh Cristy di sampingnya.
Disinilah Chaca berada, di rooftop bersama Yunghee.
"Kenapa dia balik lagi?"lirih Chaca di pelukan Yunghee.
"Udah gak usah nangis lagi yah"ucap Yunghee.
"Masa leader mafia nangis sih"bisik Yunghee lalu tertawa, Chaca pun ikut tersenyum dan melepaskan pelukannya.
"Makasih yah selalu ada buat gue"ucap Chaca membuat Yunghee mengangguk.
"Kita kambekkkk"teriak Sanghee yang menampilkan dirinya dan juga ketiga sahabatnya membuat Chaca dan Yunghee tersenyum kecil.
"Jangan nangis yah Cha, gue pastiin kalo Lo nangis gegara tuh cowok gue bogem wajahnya"ucap Cristy lalu duduk di depan Chaca membuat Chaca tersenyum.
"Gue lempar ke jurang sekalian"ucap Jessica membuat Chaca tersenyum.
"Gue jadiin dia sup"ucap Yunghee Yungmi dan Sanghee bersamaan membuat Chaca kembali tersenyum
"Makasih udah ngehibur gue"ucap Chaca membuat mereka mengangguk.
"Gimana kalo pulang sekolah kita main di mansion Lo?"ucap Yungmi membuat Chaca mengangguk.
"Kita jalan ke taman"ucap Yunghee membuat yang lainnya mengangguk.
"Yaudah masuk yuk udah bel tuh"ucap Yunghee membuat mereka mengangguk.
"Cha,jangan di pikiran dulu yah, kalo Lo ketahuan nangis gegara tu cowok gue pastiin dia mati di tangan gue"ucap Yunghee membuat Chaca tersenyum lalu mengangguk.
Mereka pun berjalan menuju kelasnya lalu melewati Soobin yang tengah menatap Chaca sendu, dan mereka pun duduk di bangkunya masing-masing dan guru pelajaran pun masuk.
***
Kringgggg kringgggg kringgggg
Bel pulang sekolah berbunyi begitu nyaring membuat semua murid CHS berhamburan keluar kelas untuk pulang ke rumahnya masing-masing.
Soobin pun menatap Chaca,yang di tatap pun masih setia memandang lurus ke depan.
'Aku tahu, pasti kamu denger aku, aku mohon maafin aku, aku keluar negri karena untuk berobat, sampai jumpa' batin Soobin yang kini dapat terdengar oleh Chaca.
Soobin pun melangkahkan kakinya keluar dari kelasnya, Chaca yang mendengar batin Soobin pun mengerutkan keningnya bingung.
'Gue bisa denger batin Soobin lagi?terus maksud dari berobat apa?' batin Chaca.
"Yok pulang"ajak Jessica membuat mereka mengangguk dan berjalan menuju parkiran petinggi dan memasuki mobil kekasihnya berada.
"Kamu sibuk?"ucap Jin membuat Chaca tersenyum dan menggeleng.
"Jalan jalan yuk"ajaknya.
"Taman?"ucap Chaca membuat Jin mengangguk.
"Tapi sama yang lainnya juga yah"ucap Chaca membuat Jin kembali mengangguk.
Sesampainya di mansion Chaca, Jin pun langsung berjalan keluar dari mobilnya dan membuka pintu mobil yang diduduki Chaca dan menggandeng tangan Chaca lembut.
Sebelum memasuki mansion, Jin membuka pintu mobil di belakangnya, lalu mengambil paper bag yang berisikan beberapa pakaian untuknya butuhkan ketika genting.
Jin dan Chaca pun memasuki mansion Chaca, Jin melihat mansion Chaca dengan kagum, dia akui mansion milik kekasihnya ini sangatlah mewah lalu keduanya pun kini sampai di depan lif dan mereka pun memasuki lif.
Setelah lif terbuka, mereka pun berjalan menuju pintu kamar Chaca dan mereka pun memasuki kamar Chaca.
"Aku mandi dulu yah"ucap Chaca membuat Jin mengangguk.
Chaca pun berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya yang lengket.
15 menit Chaca pun keluar dari kamar mandinya dengan jeans hitam panjang dan juga kaos tangan pendeknya tak lupa ia berikan polesan bedak di bagian tattonya.
"Kamu mandi gih"ucap Chaca saat Chaca menghampiri kekasihnya membuat Jin mengangguk lalu berjalan menuju kamar mandi dengan paper bag di tangannya.
Jin pun keluar dari kamar mandi dengan Hoodie hitam dan jeans hitamnya lalu menghampiri Chaca yang sibuk memakan cemilannya.
"Turun yuk, katanya mereka udah ada di bawah"ucap Chaca membuat Jin mengangguk.
Chaca dan Jin pun kembali memasuki lif dan keluar dari lif lalu berjalan menuju sahabatnya berada di ruang tamu.
"Ke taman?"ucap Yunghee membuat Chaca mengangguk.
"Jalan kaki aja yuk, lagian Deket kok"ucap Chaca membuat mereka mengangguk.
Chaca dkk Jin dkk pun berjalan dengan di temani candaan dari Yungmi, Sanghee, Cristy, Jessica, Tae Hyung dan Chanyeol mereka tertawa seperti tidak ada beban sedikit pun.
Sampai pada akhirnya mereka sampai di taman dan duduk lesehan di atas rumput hijau.
"Eh bentar yah, gue ada perlu, Yunghee ikut gue yuk"ucap Sanghee membuat Yunghee mengangguk.
Yungmi pun menatap benda pipihnya yang bergetar karena sebuah pesan masuk.
Nyonya Alien
Yungmi, Lo jaga Chaca dulu yah, gue sama Yunghee ada urusan sama Soobin.
Yungmi pun tidak membalas pesan Sanghee, dia pun beralih menatap Chaca yang sedang menatap indahnya taman ini lalu Yungmi pun duduk di sebelah Chaca membuat Chaca mengkat sebelah alisnya.
"Cha, nanti malem gue sama yang lainnya nginep yah"ucap Yungmi membuat Chaca mengangguk.
"Satu kamar yah"ucap Yungmi membuat Chaca mengangguk.
"Kita gak di ajak?"ucap Cristy.
"Gak, lo kan punya kamar di mansion Chaca"ucap Yungmi.
"Lo juga punya kamar *****"ucap Cristy.
"Iya juga yah, yaudah kita semua di kamar Chaca deh"ucap Yungmi membuat Cristy tersenyum kemenangan.
"Berarti kita juga satu kamar dong"ucap Tae Hyung menggoda.
"Kita gak ngajak kalian yah"ucap Yungmi membuat yang lainnya mendengus.
"Yaudah Yoon,kita nginep di kamar Lo"ucap Tae Hyung di angguki Yoongi.
"Yunghee sama Sanghee kok belum pulang?"ucap Chaca membuat Yungmi mengangkat bahunya tak tahu lalu membuka benda pipihnya.
"Yunghee sama Sanghee bilang, kita pulang duluan aja nanti mereka nyusul ke mansion"ucap Yungmi membuat mereka mengangguk.
Chaca dkk Jin dkk pun bangkit dari duduknya dan berjalan menuju mansion Chaca.
Sesampainya di mansion, mereka pun berkumpul di ruang tamu, dan tak lama Sanghee dan juga Yunghee pun datang.
"Hello semua kita balik"ucap Sanghee membuat mereka memutar bola matanya malas.
Yunghee dan Sanghee pun ikut duduk di sofa, Yunghee pun melirik ke arah Sanghee, Sanghee yang mengerti maksud Yunghee pun mengangguk kecil.
"Cha, ke kamar Lo yuk, gue bawa eskrim buat Lo nih"ucap Sanghee seraya menyodorkan tangannya yang memegang kantong plastik yang berisikan banyak eskrim rasa vanilla, Chaca yang melihat itu pun langsung berbinar.
"Gue gak di kasih?"ucap Cristy yang mendapat gelengan dari Sanghee.
"Kita aja berdua yuk"ucap Sanghee membuat Chaca mengangguk lalu mereka pun berjalan menuju lif dan memasuki kamar Chaca untuk menghabiskan ice creamnya.
"Gue mau bilang"ucap Yunghee yang menarik napasnya lalu menghembuskan nafasnya dengan perlahan.
Yunghee pun memberikan kertas dari rumah sakit yang terdapat nama seseorang di sana.
Flashback on
Yunghee POV
Kini gue sama Sanghee lagi di danau dekat dari taman yang gue sama yang lainnnya kumpul.
Gue bingung sama Sanghee yang tiba-tiba ajak gue kesini.
"Ngapain sih kesini?"ucap gue.
"Tunggu aja dulu"ucap Sanghee membuat gue mendengus.
Tak lama ada seorang pria yang hampiri kita, gue pun natap dia benci beda dengan Sanghee yang menatapnya sendu.
"Ayok duduk dulu"ucap Sanghee buat gue kesel.
"Ngapain sih ketemu ni orang?"ucap gue namun pada akhirnya gue Tetep duduk di samping Sanghee.
"Gue minta maaf"ucap orang yang udah bikin sifat Chaca jadi dingin.
Ya siapa lagi kalau bukan Soobin masa lalunya.
"Gue mau jelasin semuanya"ucap Soobin sambil tarik napas, gak tahu kenapa gue biarin dia ngejelasin apa yang ia jelasin.
"Sebenarnya, gue hilang karena berobat keliling dunia"ucapnya menunduk dan itu buat gue merasa iba.
"Gue sakit kanker hati"ucapnya membuat gue menatapnya tak percaya.
"Waktu gue gak lama, dokter bilang hidup gue 1 bulan lagi"ucapnya lalu meneteskan air matanya dan gak tahu kenapa gue mengusap punggungnya Sanghee juga sama, rasanya gue kasian banget sama ni orang, gue udah liat dari manik matanya mencari kebohongan,namun yang ada ia tulus menceritakan semua yang pernah ia alami.
"Gue mohon, gue mau ngabisin hari hari gue sama Chaca"ucapnya parau.
"Gue udah berobat kemana-mana tapi hasilnya gini"ucapnya seraya menundukkan kepalanya.
"Gue ngebatin kalo gue berobat dan Chaca denger itu"ucapnya.
"Namun gue mau kalian bilang kalau gue emang sakit tapi sekarang gue sembuh please"ucapnya memohon
...***...
...Like Like Like...
...***...