
Chaca pun memutuskan untuk terlelap di Queen Size nya.
Tok
Tok
Tok
Cekleekkkkk
"CHACA BANGUN GAKKKKKKKK"teriak Jimin dan Yoongi berbarengan.
"5 menit bang"kata Chaca dan menarik lagi selimutnya.
Yoongi dan Jimin pun saling bertatapan dan tersenyum devil.
Mereka mencari liftint yang berada di meja rias Chaca,setelah menemukannya mereka pun mengambil liftint itu dan mengoleskannya di kedua pipi dan hidung Chaca yang pernah Chaca lakukan kepada mereka.
Setelah selesai Jimin pun memanggil Jin ke atas dan menyuruhnya untuk membangunkan Chaca.
"Jin Lo aja deh yang bangunin Chaca"pinta Yoongi.
"Oke,dimana kamarnya?"kata Jin.
"Yang berada di tengah-tengah kamar kita yang di pintunya ada lambang diamond dan mahkotanya"kata Jimin. Dan Jin pun mengangguk tanda mengerti dan sesegera mungkin dia menuju kamar Chaca.
"Akhirnya dendam terbalaskan"kata Yoongi dan Jimin tersenyum.
Di lain tempat Jin sedang berusaha untuk membangunkan Chaca dari balik pintu.
Tok
Tok
Tok
"Cha bangun"kata Jin.
Tidak ada jawaban Jin pun kembali mengetuk pintu.
Tok
Tok
Tok
Masih belum ada jawaban, seketika Jin menjadi khawatir dengan keadaan Chaca dan tanpa persetujuan dari Chaca, Jin pun membuka pintu kamarnya.
Cekleekkkkk.
Jin menghampiri Chaca karena Chaca tidur membelakangi Jin, seketika Jin tertawa terbahak bahak.
"Bwahahahahah"tawa Jin.
Chaca yang merasa terganggu pun terpaksa membukakan kelopak matanya.
Saat Chaca melihat siapa yang ada di hadapannya pun langsung membulatkan matanya.
"Jin"kata Chaca.
"Hahahaha so cute"kata Jin.
"Cepet mandi dan cuci muka,udah gitu turun ke bawah buat makan yah sayang"kata Jin dan mengelus rambut Chaca.
"Iya"kata Chaca yang mulai salah tingkah.
Jin pun keluar dari kamar Chaca dan saat Jin ingin menutupkan pintu kamar Chaca berhenti seketika karena teriakan Chaca.
"Jinnnnnnnnnn"kata Chaca geram.
"Iyah ada apa?"kata Jin.
"Ini perbuatan Lo yah?pantes aja tadi ko ketawa Mulu"kata Chaca dan menunjuk kedua pipi dan hidungnya bergantian.
"Gak itu bukan ulah gue,si Twins mungkin,kan dia balas dendam Ama Lo"kata Jin dan langsung keluar dari kamar Chaca.
"BANG TWINSSSSSSSSSSSSS"teriak Chaca.
Jin yang mendengar pun hanya terkekeh melihat tingkah laku Chaca.
Chaca pun pergi ke kamar mandi dan melakukan ritual mandinya.
15 menit Chaca keluar dari kamar mandi dan melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim.
Setelah selesai solat Chaca pun turun ke bawah dengan menggunakan baju piyama Mickey mouse,bando Mickey mouse dan sendal bulu yang menambahkan kesan cute nya.
Chaca berjalan dari arah tangga menuju meja makan, keluarga dan sahabatnya pun ada di sana termasuk Jin dkk.
"Malam eprybadeh"kata Chaca dan mencium kedua pipi orangtuanya.
"Malam too"kata mereka kompak.
Chaca pun duduk di tengah-tengah kakaknya,dia melirik Yoongi dan Jimin dengan tatapan membunuhnya.
"Sayang,kok kamu natap bang twins nya gitu sih"tanya Mi Rae kepada putrinya.
"Tanyain aja sama mereka"kata Chaca.
"Maaf mom"kata the twins karena melihat Mi Rae menatap mereka dengan tatapan tajam.
"Maafin abang yah"kata Yoongi.
"Abang juga yah"kata Jimin.
"Ayo makan"kata Chaca kepada semuanya.
Yoongi dan Jimin pun hanya bisa pasrah.
Mereka pun makan dengan tenang sampai selesai,dan Chaca pun mulai berbicara.
"Mom,dad,Chaca mau ke LA yah rindu sama oma and opa"kata Chaca.
"Tapi kan"kata Jung Hyun berhenti ketika melihat putrinya mengeluarkan jurus andalannya.
"Yayaya"kata Chaca dengan mengeluarkan puppy eyes.
"Baiklah,kapan?"pasrah Jung Hyun karena putrinya yang memintanya.
"Setengah jam lagi"kata Chaca.
"What" all
"Kenapa?"kata Chaca.
"Cepet bangettttt"kata Jimin.
"Kamu naik apa?"kata Yoongi.
"Ya naik pesawat lah ogeb"celetuk Chanyeol.
"Maksud gue pesawat atau zet pribadi"kata Yoongi greget kepada Chanyeol.
"Zet pribadi"kata Chaca.
"Chaca ke atas dulu yah mau packing"kata Chaca dan beranjak ke kamarnya.
Chaca memakai celana jeans seatas lutut dan kaos putih polos.
Tak lupa Chaca menggendong tas kecil berbentuk tengkorak yang berisikan hp, charger, power Bank, earphone tak lupa Chaca juga membawa dompetnya, Sangat simple bukan?.
Chaca pun turun kebawah dan menghampiri keluarga dan teman-temannya.
"Semuanya,Chaca berangkat dulu yah"kata Chaca.
"Yu"kata Yoongi
"Mau kemana?"kata Chaca.
"Ya kebandara nganterin lu lah ogeb"kata Yoongi.
"Kalian gak usah anterin Chaca,lagian bang Jungkook udah jemput Chaca tuh di depan"kata Chaca dan menunjuk satu buah mobil yang berada di depan mansion.
"Beneran gak usah di Anter?"kata Jung Hyun.
"Iya dad"kata Chaca.
Sedikit info
Keluarga Chaca mengenali Jungkook karena Chaca yang menganggap Jungkook sebagai kakaknya,mereka juga mengetahui bahwa Jungkook adalah tangan kanan GBD.
Tapi tidak dengan sang QUEEN.
Keluarga Choi juga menganggap Jungkook seperti anaknya sendiri.
Ok back to topik.
"Aku antar sampai depan"kata Jin.
"Semuanya Chaca berangkat yah bye bye"kata Chaca dan melambaikan tangannya.
"Bye Chaca"kata mereka kompak.
Chaca pun berjalan keluar mansion,sebelum masuk ke dalam mobil Chaca berbicara sedikit terlebih dahulu dengan Jin.
"Jangan lama lama yah,aku bakal rindu sama kamu"kata Jin.
"Gue gak lama kok,cuma 3 hari doang,bilangin sama yang lainnya juga yah"kata Chaca.
"Iya"kata Jin.
Dannnnnn
Cup
Jin mencium pipi Chaca yang membuat pipi Chaca memanas akan hal itu.
"Cieee bulshing"goda Jin.
"Apaan sih"kata Chaca.
"Gue berangkat yah bye"kata Chaca dan pergi masuk kedalam mobil.
Yang di mobil hanya bisa menyaksikan apa yang sedang di lakukan kedua insan ini.
Saat Chaca sudah masuk ke dalam mobil,Jin menghampiri Chaca dan tersenyum lebar lalu melambaikan tangannya.
Chaca yang di senyumi oleh Jin pun membalas senyumannya.
'cantik' batin Jin yang di ketahui oleh Chaca.
"Gue emang udah cantik dari Sononya Jin"kata Chaca.
"Hehe"cengengesan Jin.
"Bye"kata Chaca dan melambaikan tangannya.
"Bye"kata Jin.
Mobil yang di naiki Chaca dan Jungkook pun melaju ketempat tujuan.
'selamat Jin,Lo bisa runtuhin dinding es yang udah gue bangun susah payah' batin Chaca.
'ubin,maafin Chaca ya,kalau Chaca udah gak cinta lagi sama ubin' batin Chaca.
'Kenapa pikiran chaca gak bisa nembus sih?ubin di mana?lagi apa?Chaca rindu' batin Chaca dan satu bulir berwarna bening pun keluar dari mata indah milik Chaca.
Jungkook yang menyadari itupun langsung bertanya.
"Princess kok kamu nangis?"kata Jungkook.
"Chaca cuman keinget ubin aja"sendu Chaca dan mengusap air matanya.
"Lupakan yang pernah menyakitimu"kata Jungkook.
"Gak bisa bang"kata Chaca.
"Lihat kita sudah sampai di bandara"kata Jungkook.
Chaca pun keluar dari mobil Jungkook dan berjalan menuju zet pribadinya,tak lupa Chaca juga di kawal beberapa bodyguard.
SKIP LA
Chaca langsung pergi ke markas tanpa istirahat terlebih dahulu.
Tujuan utamanya adalah membasmi hama yang berada di kantornya.
Saat Chaca memasuki markas semua orang yang berada di sana tunduk hormat melihat ketua mereka yang datang.
"Selamat datang Queen"kata salah satu anak GBD.
Chaca hanya mengangguk dan berjalan ke ruangan Daniel.
BRAKKK
Yang di dalam ruangan pun menoleh,tadinya dia ingin memarahi siapa yang menendang pintu tapi niatnya urungkan karena melihat siapa yang di depannya.
"Queen"kata Daniel dan langsung berdiri lalu tunduk hormat.
"Gak usah kek gitu juga kale"kata Chaca.
"Hehe,kamu mau nemuin penghianat?"tanya Daniel.
"Iya bang"
"Dia sudah di Sandra di ruang bawah tanah"
Chaca pun langsung menuju ruang bawah tanah dan menemukan Bram yang sedang di Sandra.
"Tolong lepaskan saya"kata Bram.
"Enak banget minta di lepasin setelah korupsi di perusahaan milik saya"kata Chaca dan menghampiri Bram.
"Maaf kan saya Miss"
Chaca pun langsung memukul dan meninju Bram dengan bruntal.
Bugh
Bugh
Bugh
Bugh
Plak
Plak
Kerak
Ahhhhhhhhhhh
Sretttt
Sretttt
Ahhhhhhhhhhh
"Tunggu sebentar honey"kata Chaca dan mengambil gelas kesayangannya yang selalu ada di ruang bawah tanah.
Chaca pun menaruh gelas itu di bawah pipi Bram yang sudah ia sayat.
Darah Bram pun mengalir ke dalam gelas yang Chaca pegang,terasa cukup baginya,Chaca pun mengambil gelas itu dan meminum darah segar milik Bram.
"Enak banget darah lo"kata Chaca sambil menjilati di bagian bibirnya karena darah yang Chaca minum masih berada di bibirnya.
"Psikopat"kata Bram yang sudah lemas karena ke habisan darah.
"Berikan dia sekarang kepada Roy"kata Chaca kepada anak buahnya.
"Baik Queen"
Anak GBD pun membawa Bram ke kolam Roy,Bram hanya bisa pasrah karena darah yang dikeluarkan Bram sangat banyak.
Anak GBD pun melempar Bram hidup hidup ke kolam Roy.
Dan Bram hanya bisa pasrah sesekali menjerit kesakitan.
Sedikit info
Roy adalah ribuan ikan piranha yang berada di kolam belakang markas.
Back to topik
Di lain tempat
Chaca pun meninggalkan ruang bawah tanah dan berjalan masuk ke ruangannya.
Chaca melangkahkan kakinya ke kamar mandi untuk membersihkan badannya yang bau amis karena bercikan darah.
15 menit Chaca selesai mandi dan mengenakan baju putih polos pendek,dan jeans hitam panjang, membiarkan rambutnya terurai.
Chaca pun berjalan ke lantai dasar karena tujuan selanjutnya pergi ke mansion oma dan opa nya.
Saat Chaca di lantai dasar Chaca langsung di bungkuk kan badan tanda mereka hormat kepada Queen mereka. Chaca pun hanya tersenyum lebar,karena selama ini dia tidak pernah senyum kepada anggotanya, jadi sekali kali senyum tak masalah baginya,toh senyum adalah ibadah.
Chaca pun berjalan keluar markas.
Yang di markas pun hanya diam melihat Queen mereka yang terkenal dingin,angkuh,dan kejam kini tersenyum kepadanya.
Yaampun bidadari makin hari makin cantik aja.
Mimpi apa gue semalam sampe bisa liat senyuman Queen.
Calon ibu dari anak gue tuh.
Makin mulus aja.
Senyuman paling langka di dunia.
Gue harus catat sejarah ini.
Begitulah cibiran yang di lontarkan anak buahnya.
Chaca mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata,yang membuat pengendara lain menyumpah serapahin Chaca.
30 menit Chaca sampai di mansion milik oma dan opa nya.
Chaca pun langsung memasuki mansion itu dengan teriakan andalannya.
"Assalamualaikum OMA OPA CHACA YANG CANTIK SEJAGAT RAYA COMEBACK YUHUUUU MANA RED CARPET NYA"teriak Chaca.
"Jangan teriak teriak Chaca"kata oma dan opa.
"Hehe dah kebiasaan"kata Chaca.
"Kita rindu sama kamu sayang"kata oma dan opa seraya memeluk cucunya itu.
"Chaca juga"kata Chaca sambil membalas pelukannya.
"Chaca keatas dulu yah,mau bocan cape"kata Chaca dan di angguki oleh oma dan opa nya.
Saat berada di kamar Chaca membuka iPhone nya dan mengecek Line nya.
"Yaallahhhhh banyak banget notifikasi *****"
Chaca pun membuka laptop yang berada di atas nakas dan menghubungi keluarganya dengan Video cool.
Dan sambungan pun terhubung.
"Assalamualaikum semuanya"
"Waalaikumsalam Chaca,kamu baik baik aja kan?"tanya Mi Rae.
"Iya mom"
"Jan lama lama ya dek"kata Yoongi.
"Chaca mau lama aja disini"kata Chaca.
"Gak bisa"kata the twins.
"Emang kenapa"kata Chaca.
"Maafin Abang yah"kata the twins.
"Hmm"
"Dad,mom,nanti besok pagi Chaca pulang ke Korea"kata Chaca.
"Cepet banget sayang"kata Jung Hyun.
"Jadi dad gak mau ketemu Chaca"
"Bukan gitu sayang,ya udah kamu boleh pulang,yang jemput kamu the twins aja yah"kata Jung Hyun.
"Hmm,Udah dulu yah Chaca mau bocan dulu bye"kata Chaca.
"Iya sayang"
Chaca pun beralih ke iPhone nya dan membuka group chat nya.
Bidadari
C.MiCha
Gue udah nyampe di mansion oma and opa dan soal hama gue basmi dengan cepat. Besok pagi gue otw Korea.
L.SangHee
Akhirnya Queen kita akan kembali.
HK.YungMi
Kita jemput Lo di bandara yah.
KM.YungHee
2
C.MiCha
Yaudah bang Twins juga jemput gue.
L.SangHee
Yaudah kita ikut aja sama bang Twins.
Read
Chaca pun menyimpan hp nya di atas nakas.
Drttttt drttttt drttttt
Ponsel Chaca berbunyi tanda ada panggilan masuk Chaca pun menggeser tombol berwarna hijau.
Hallo
Ya
Cha,ini gue Jin kapan Lo balik
Besok pagi
Gue jemput yah
Yaudah ikut aja Ama bang twins and antek-antek gue.
Sip,VC
Tanpa aba aba, Jin pun mematikan sambungannya dan berlatih kepada Video cool
Lagi apa
Lo kenapa sih,kok VC gue kan pen bocan elah
Ya maaf abisan rindu
Rindu?
Iya,nanti gue jemput yah
Hm
Yaudah sana tidur yang nyenyak nanti cepet pulang yah
Iyah Jin tomang
Meskipun Jin tomang tapi Lo suka kan sama gue.
Najis
Hahaha,yaudah sana istirahat makan yang banyak dan jaga kesehatan
Sejak kapan Lo bawel
Udah turutin aja
Hm
Chaca pun memutuskan Sambungannya dan beralih untuk terlelap di atas Queen Size nya.
...***...
...TBC...
...*...
...*...
...*...
...Jan lupa vote and komennya...
...*...
...*...
...*...
...Dan tinggalkan jejak kalian para pembaca...
...*...
...*...
...*...
...Baca terus ceritanya okay...
...***...