The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 74



"Gue gak mau nolak Lo"ucap Chaca membuat Eunwoo membelalakkan matanya lalu memeluk gadis itu erat seperti tidak ingin terlepas.


"Makasih udah mau Nerima aku"ucapnya membuat Chaca mengangguk di balik dada bidangnya.


"Kamu gak bakal kayak cinta pertama sama kekasih pertama aku kan?"ucap Chaca melepaskan pelukannya.


"Aku akan mencintaimu seperti cinta pertama mu yang mencintai mu dan aku akan menjagamu dan tidak akan pernah seperti Jin kekasih pertama mu"ucap Eunwoo membuat Chaca tersenyum dan mengangguk.


"Kamu bener bener sayang sama aku?"ucap Eunwoo membuat Chaca mengangguk.


"Gak tahu kenapa waktu pertama kali liat kamu jantung aku juga gak bisa di rem"ucap Chaca terkekeh membuat Eunwoo mencubit hidungnya.


"Bisa aja"ucap Eunwoo lalu mereka pun tertawa bahagia.


'Tuhan aku mohon jangan biarkan Eunwoo seperti mereka yang meninggalkan ku' batin Chaca seraya tersenyum.


'Aku akan menjaga dan mencintaimu sepenuh hatiku queen' batin Eunwoo tersenyum menatap Chaca, Chaca yang mendengar batin Eunwoo pun tersenyum.


"Nanti malam dinner yuk"ajak Eunwoo di angguki oleh Chaca.


"Eunwoo anterin pulang"rengek Chaca seraya menggoyang goyangkan kedua tangan Eunwoo.


"Enggak mau, kamu di sini aja yah"ucapnya.


"Ih anterinn"rengek Chaca mempoutkan bibirnya.


"Yaudah ayok, baru tahu aku queen mafia sifatnya kek gini haha"ucap Eunwoo terkekeh.


"Ih jahat kamu"ucap Chaca lalu mereka berdua pun tertawa terbahak-bahak.


"AAA cantiknya pacarku"ucap Eunwoo membuat pipi Chaca dibuat merah oleh ucapan Eunwoo.


"Baru tahu aku kalau queen mafia bisa bulshing juga haha"ucapnya membuat Chaca memukul pelan lengan kekarnya.


"Udah cepetan anterin pulang"ucap Chaca melotot membuat Eunwoo kembali tertawa ngakak.


"Haha iya ayo sayangku"ucapnya membuat Chaca kembali bulshing.


"Ih pipinya merah banget"ucap Eunwoo mencolok pipi Chaca membuat Chaca mendengus.


"Yaudah maafin"ucap Eunwoo lalu Eunwoo dan Chaca pun berjalan keluar dari mansion dan berjalan menuju motor sport Eunwoo berada lalu Eunwoo pun memakai helm full facenya dan menaiki motornya di ikuti oleh Chaca yang menaiki motor Eunwoo di jok belakang.


Tanpa di pinta pun Chaca melingkarkan tangannya di perut Eunwoo lalu menenggelamkan wajahnya di punggungnya dan memejamkan matanya bahkan senyuman Chaca tidak pudar, Chaca benar benar merasa bahagia saat menjadi pacar Eunwoo tidak tahu kenapa, dia sayang mencintai pria yang kini ia peluk dari belakang, dia merasa bahwa Eunwoo seperti cinta pertamanya, Soobin, lelaki di depannya ini selalu membuatnya tersenyum sama halnya dengan Soobin, bahkan sifat mereka hampir sama, apakah Eunwoo pria yang Soobin pernah katakan waktu di kantin bersama Chaca dkk Jin dkk? Sepertinya benar.


25 menit akhirnya mereka sampai di mansion Chaca, Chaca pun turun dari motor sport kekasihnya dan tersenyum.


"Makasih pacar"goda Chaca.


"Sama sama queen"ucap Eunwoo lalu melepas helm full facenya dan detik berikutnya ia mesyisir rambutnya kebelakang menggunakan tangannya lalu mengedipkan sebelah matanya menggoda.


"Ih ganteng banget deh"goda Chaca.


"Ngegombal yah"ucap Eunwoo.


"Ngegembel, tahu ah aku masuk bye"ucap Chaca membuat Eunwoo terkekeh.


Eunwoo pun kembali memakai helm full facenya dan menjalankan motornya dengan kecepatan di atas rata-rata menuju mansionnya, sedangkan Chaca kini dia sudah berada di kamarnya seraya menatap langit langit dinding.


Chaca pun menoleh ke arah nakas saat benda pipihnya bergetar karena mendapatkan sebuah pesan.


Yunghee


Cha,gue ke mansion Lo yah


Gue tunggu


Read


Chaca pun beranjak dari tidurnya lalu berjalan keluar dari kamarnya dan memasuki lif, setelah pintu lif terbuka Chaca pun berjalan menuju ruang tamu dan duduk di sofa.


10 menit Chaca menunggu akhirnya pintu mansion terbuka menampilkan Yunghee yang sedang berjalan ke arah Chaca dan duduk di samping Chaca.


"Cha ke markas yuk"ajak Yunghee.


"Tumben ngajak ke markas?"ucap Chaca seraya mengangkat sebelah alisnya.


"Rindu markas gue"ucapnya membuat Chaca mengangguk.


"Yaudah gue ganti baju dulu"ucap Chaca membuat Yunghee mengangguk.


Chaca pun kembali memasuki lif dan berjalan menuju kamarnya lalu mengganti pakaiannya dengan jeans hitam panjang dan juga kaos hitam polosnya di baluti dengan jaket hitam kebanggaannya lalu Chaca pun meraih benda pipihnya dan juga topeng kebanggaannya dan turun ke bawah menggunakan lif.


Setelah lif terbuka Chaca pun menghampiri Yunghee, mereka pun berjalan keluar dari mansion dan menaiki motor sportnya masing-masing dan melajukan motornya dengan kecepatan di atas rata-rata membelah jalanan ibu kota menuju hutan belantara dimana markasnya berada.


***


Disinilah Yoongi dkk Yungmi dkk tak lupa Jung Hyun dan Mi Rae berada, di ruang keluarga sedang bercanda gurau.


"Dad, mom, kapan kita liburan?"ucap Cristy membuat keduanya menatap Cristy.


"Sabar yah sayang, semoga aja besok kita akan liburan"ucap Jung Hyun seraya mengelus rambut Cristy sayang.


"Beneran?"ucapnya membuat keduanya mengangguk.


"Besok pagi kita akan berangkat bersama, seperti biasa kalian naik mobil pacar kalian"ucap Mi Rae membuat mereka mengangguk.


'Andai aja Yunghee gak pilih si ****** itu' dan batin Jimin jujur pria itu masih tidak bisa melupakan mantan kekasihnya dulu.


"Yeay makasih mom, dad"ucap Cristy seraya memeluk tubuh Jung Hyun dan Mi Rae erat membuat mareka membalas pelukannya dengan erat seraya menggangguk.


"Yaudah gimana kalau sekarang kita ngemall dulu belanja buat perlengkapan besok gimana?"usul Cristy membuat mereka mengangguk.


"Mom, dad, kita ngemall dulu yah"ucap Yoongi membuat keduanya mengangguk lalu mereka pun berjalan menuju keluar dari mansion dan berjalan menuju mobil kekasihnya berada lalu memasuki mobil kekasihnya masing-masing.


***


Disinilah Chaca dan Yunghee berada, di markas GBD lebih tepatnya di dalam ruangan Chaca.


"Besok kita ke Jeju"ucap Chaca membuat Yunghee menatap Chaca dengan tidak percaya.


"Maksudnya?"ucap Yunghee.


"Cris, ah maksud gue wanita ular itu akan beraksi besok di tempat mereka berlibur"ucap Chaca membuat Yunghee kembali mengernyitkan keningnya bingung.


"Sebelumnya gue udah simpan cctv di mansion keluarga angkat gue, gue juga udah simpan di kamar Cristy juga"ucap Chaca.


"Sumpah mereka gak nyadar?"ucap Yunghee membuat Chaca mengangguk.


"Orang cctvnya tersembunyi banget"ucap Chaca membuat Yunghee mengangguk paham.


"Emang tu ular mo ngapain?"ucap Yunghee.


"Dia akan memperlihatkan dirinya yang sebenarnya"ucap Chaca membuat Yunghee mengangguk paham.


"Dan lebih serunya adalah kita yang akan menggagalkan rencananya"ucap Chaca tersenyum devil.


***


Tok


Tok


Tok


Cekleekk


Orang itu pun tersenyum saat pria paruh baya itu menyuruhnya masuk dan duduk di sofa.


"Mau ketemu sama siapa? Sama Eunwoo?"ucapnya ya, pria paruh baya itu adalah Farel, ayah angkat dari Eunwoo.


"Iya om"ucapnya membuat farel mengangguk paham.


"Sebentar om panggilin dulu"ucapnya membuat orang itu mengangguk.


Tak lama seorang yang ia tunggupun menghampirinya dan duduk di sofa di depannya seraya mengangkat sebelah alisnya.


"Maaf king, saya mau minta bantuan"ucapnya membuat Eunwoo kembali mengangkat sebelah alisnya.


"Saya mau anda dan beberapa anggotanya ikut saya untuk menjebak seseorang"ucapnya membuat Eunwoo mengangguk.


"Berapa bayarannya?"ucap Eunwoo seraya mengangkat sebelah alisnya.


"Saya akan mengambil hartanya dan kita bagi rata bagaimana?"ucapnya membuat Eunwoo mengangguk.


"Namun sebelum itu lo harus serahkan mobil Lamborghini Lo ke gue sekarang, sebagai jaminan"ucapnya membuat orang itu membulatkan matanya dan mengangguk lalu menyerahkan kunci mobilnya.


"Kalau begitu nanti saya hubungin lagi"ucap orang itu diangguki oleh Eunwoo.


Lalu orang itu pun berjalan keluar dari mansion itu dan memesan taxi online.


'******* mobil gue, tapi gak papa lah lagian gue bakal ambil semua hartanya, si Eunwoo juga percaya aja sama perkataan gue, enak aja gue bagi rata hartanya no no no' batin seseorang lalu tersenyum devil


***


"Yunghee, gue mandi dulu yah udah sore nih"ucap Chaca di angguki oleh Yunghee.


"Gue juga mau ke kamar gue dulu nanti balik lagi"ucap Yunghee membuat Chaca mengangguk lalu Yunghee pun berjalan keluar dari ruang pribadi Chaca dan memasuki kamarnya dan bergegas memasuki kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


Sedangkan Chaca, gadis itu sudah siap dengan celana panjang longgar berwarna biru mudanya dan juga Hoodie hitamnya dan keluar dari kamar mandi dan menghampiri Yunghee yang sudah selesai mandi sedang duduk di sofa.


"Ke ruangan bang Jungkook yuk terus ke aula ada yang mau gue omongin sama anggota lainnya"ucap Chaca membuat Yunghee mengangguk lalu Chaca dan Yunghee pun berjalan keluar dari kamar Chaca dan berjalan memasuki ruangan Jungkook.


Cekleekk


"Eh Princess mau apa?"ucap Jungkook.


Chaca dan Yunghee pun menghampiri Jungkook lalu mereka pun duduk di sofa membuat Jungkook ikut duduk di sofa.


"Jadi sebenarnya mantan keluarga angkat aku mau ngadain liburan besok ke Jeju"ucap Chaca membuat Jungkook menaiki sebelah alisnya.


"Kayaknya ular itu mau menunjukkan jati diri yang sebenarnya ke semua orang yang sudah di tipunya"ucap Chaca membuat Jungkook mengerutkan keningnya.


"Cristy"ucap Yunghee membuat Jungkook mengangguk paham.


"Chaca mau kita sama anak GBD lainnya ikut ke sana, ya, paling cuman bawa 15 anggota saja itu pun termasuk kita bertiga"ucap Chaca.


"Yaudah kita ke aula umumin ke anggota lainnya"ucap Jungkook di angguki oleh Chaca dan Yunghee lalu mereka pun berjalan keluar dari ruangan Jungkook.


Disinilah Chaca berada, di aula tengah menatap semua anggotanya yang sudah berada di depan mata.


"Baiklah, saya bang Jungkook, dan Yunghee besok pagi kita akan ke Jeju ada misi dari seorang penghianat kepada saya, kalian 13 anggota intim ikut bersama kami paham"ucap Chaca lantang.


"Dan kamu dan kamu ambil rekaman cctv di Cha's Hotel dimana saya sedang menyiksa seorang pria paruh baya, kamu dan kamu cari rekaman cctv di Cha's Club tentang perbuatan Cristy bersama om om, kalo sampai besok pagi kalian belum mendapatkannya kalian tahu kan akibatnya?"ucap Chaca lantang.


"Paham queen"ucap mereka serempak.


"Bang Jungkook pilih aja 13 anggota intim yang paling baik oke"ucap Chaca.


"Oke"ucap Jungkook lalu Chaca pun berjalan menghampiri Yunghee dan duduk di sofa lantai dasar.


Drtt


"Hp gue *******"ucap Chaca saat Yunghee merogoh benda pipihnya di saku celananya.


"Sorry gue kira hp gue"ucap Yunghee lalu nyengir tanpa dosa.


Chaca pun terkekeh lalu menggeserkan tombol berwarna hijau dan terdengarlah suara dari seberang sana.


'Hallo'


'Hm'


'Jutek amat pacarnya'.


'Ada apa sayangkuhh'


'Nah gitu dong hehe, aku jemput di mansion yah'


'Eh jangan'


'Kenapa?gak mau dinner sama aku yah?'


'Bukan gitu, maksud aku, aku lagi di markas kamu ke sini aja nanti telpon aku lagi kalau udah sampe'.


'Lokasi?'


'Nanti aku sharelock'


'Oke'


Tut


Chaca pun memutuskan sambungannya secara sepihak lalu mengirim alamatnya melalui pesan.


"Ciee yang mau dinner bareng pabar"ucap Yunghee seraya mencolek colek pipi Chaca membuat Chaca menoleh dan mengernyitkan keningnya bingung.


"Pacar baru"ucap Yunghee yang tau maksud Chaca.


"Apaan sih?"ucap Chaca.


"Buktinya saat si Eunwoo telpon Lo senyam senyum gak jelas haha"ucap Yunghee sedikit keras membuat anggota lainnya menoleh ke arah sumber suara lalu Yunghee pun hanya tertawa.


'Ih si Yunghee bikin malu aja anak anak lain kan jadi liatin gue' batin Chaca.


"Ih apaan sih"ucap Chaca melotot ke arah Yunghee membuat Yunghee kembali tertawa.


"Buktinya Lo haha bulshing haha"ucap Yunghee di sela sela tawanya membuat Chaca kembali berdecak.


"Bodo, gue mau dinner ama pacar, Lo sama Jinyoung aja gih lagian bang Jimin gak mau balikan sama Lo"ucap Chaca bohong membuat Yunghee menatapnya sendu.


"Gue berjanda, yaudah gue mau dinner dulu, pacar udah nyampe katanya"ucap Chaca yang sudah melihat benda pipihnya.


"Lo berjanda gue berduda"ucap Yunghee membuat Chaca dan Yunghee tertawa terbahak-bahak.


"Au ah gue mau dinner bye"ucap Chaca lalu keluar dari markas dan menemui Eunwoo yang sudah bersender di mobilnya.


"Hai nunggu lama?"ucap Chaca membuat Eunwoo tersenyum dan menggeleng.


Lalu Eunwoo pun membukakan pintu mobilnya untuk Chaca dan Eunwoo pun memasuki bangku kemudinya lalu Eunwoo pun menjalani mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata membelah jalanan di hutan belantara menuju sebuah restauran.


Hening menyelimuti keduanya, Eunwoo yang diam diam melirik Chaca dan Chaca yang entah kenapa sangat canggung bersama Eunwoo.


Sesampainya di restauran, mereka pun memasuki restauran lalu Eunwoo pun memesan makanan dan mereka pun memakan makanannya dengan tenang hanya ada dentingan sepasang sendok dan sumpit.


Bahagia, itu lah yang di alami Chaca saat ini, entah kenapa saat dirinya berada di samping Eunwoo hatinya selalu tenang dan entah lah apakah ia benar-benar mencintai pria di depannya? Lalu apakah pria yang berada di depannya benar-benar mencintainya juga? Semoga saja pria yang berada di depannya ini adalah pria yang di maksud Soobin, pria yang akan mencintainya sepenuh hati, pria yang akan melindunginya dan mencintainya lebih dari Soobin dan Jin.