
Chaca dkk pun memasuki mobil Chaca, chaca yang menyetir di sebelahnya ada Yunghee, dan sisanya di belakang.
"Ngelagu kuy"-Sanghee.
Yungmi pun memutar lagu yang ada di handphone nya dan lagu pun berbunyi.
"Omamamay omamamay"nyanyi mereka yang menyanyikan lagu boy whit luv dari Bangtan Boys.
Mobil Chaca pun ramai dengan nyanyian nyanyian dari mereka berlima.
Tak Terasa mereka telah sampai di tempat tujuannya yaitu mansion pribadi milik Chaca.
Mereka pun memasuki mansion para maid yang ada di mansion pun tunduk hormat melihat tuan rumahnya yang datang.
"Eh non lama tak ketemu mau makan?"tanya salah satu maid.
"Eh bibi,gak deh kita udah makan kok,Chaca sama yang lainnya ke atas dulu ya bi"-Chaca.
"Iya non"
Chaca dkk pun memasuki lift untuk sampai di lantai dua karena mereka malas berjalan dan akhirnya mereka memutuskan untuk masuk kedalam lif.
Ting
Lif pun terbuka dan nampak lah kamar ke lima yaitu kamar Jessica,dengan cepat dia memasuki kamarnya.
"Guys gue duluan ya"-Jessica.
"Iya"-mereka.
"Kalian ikut gue ke kamar"-Chaca dan ketiga sahabatnya pun mengikuti Chaca dari belakang.
Saat Chaca memasuki kamarnya dengan cepat dia duduk di sopa panjang yang berada di kamarnya.
"Besok kita izin gak masuk sekolah dan selesaikan misi menangkap pecandu narkoba"-Chaca.
"Cuman pecandu narkoba?"-Sanghee dan Chaca pun menganggukkan kepalanya.
"Gampang dong"-Yungmi.
"Emang sih tapi dia itu licik dan sangat pandai bersembunyi, pokoknya besok pagi jam 05:00 kita harus sudah berangkat dari mansion ke markas dengan menggunakan seragam sekolah aja,soal absen bodo amat dah gue"-Chaca.
"Oke jadi kita bakal ke markas dulu?"-Sanghee.
"Iya Aliennnnn"greget Yungmi dan Yunghee.
"Hehe"cengengesan Sanghee yang membuat ketiga sahabatnya menggelengkan kepalanya.
"Pusing gue sama lu yaudah kita ke kamar yah mau bocan bye Chaca"-Yungmi mewakili ketiga sahabatnya, Chaca hanya mengangguk dan berjalan ke kamar mandinya.
15 menit Chaca sudah siap dengan piyama warna merah darahnya dan dia pun mulai masuk kedalam bunga mimpinya.
***
Kringgggg kringgggg kringgggg.
Chaca pun membuka matanya karena alarm clock yang mengganggu tidur nyenyaknya,saat dia akan kembali lagi untuk tidur dia tersadar dan.
"Astaghfirullah jam berapa ini gue kan mau selesain misi"heboh Chaca dan melihat jam yang berada di atas nakas.
"Huftt untung baru jam 05:10"-Chaca.
1 detik
2 detik
3 detik
"What"-Chaca dan bergegas memasuki kamar mandi dan melakukan ritual mandinya dengan gesit.
Hari ini Chaca sangat gesit melakukan ritual mandinya,10 menit dia sudah siap dengan pakaian nerdnya.
Chaca pun menuruni anak tangga dengan terburu-buru dan saat dia berada di lantai bawah ternyata ketiga sahabatnya ada yang hendak pergi menaiki tangga.
"Lama lu"-Sanghee.
"Sorry"-Chaca.
"Non kok mau berangkat sekarang ini kan masih pagi"-kata bi Jum.
"BI Jum bilangin sama Jessica kita berangkat duluan soalnya ada urusan"-Chaca dan pergi keluar mansion.
"Iya non hati hati"-bi Jum sedikit berteriak karena Chaca dkk sudah nyelonong keluar aja.
Chaca dkk pun memasuki mobil Chaca.
Dengan cepat Chaca menginjakan gasnya dengan kecepatan tinggi yang membuat ketiga temannya menyumpah serapahin Chaca.
Pagi ini di jalanan ibukota Seoul tidak terlalu banyak pengendara membuat Chaca menjadi lebih gesit dalam melajukan mobilnya dengan tinggi.
15 menit mereka sampai di markas tak lupa mereka sudah mengenakan topeng dan gelang khusus anggota GBD.
"***** pusing gue"gerutu Yunghee.
"Cha kalo mau kebut kebutan Jan bawa kita dong"-Sanghee.
"Iya"setuju Yungmi.
"Bacot Lo bertiga"-Chaca dan pergi masuk ke dalam mansion meninggalkan mereka.
"Ditinggalkan lagi"dramatis Sanghee.
"Lebay lu"-Yunghee dan menjitak kepala Sanghee.
"Aww"-Sanghee dan berjalan mengikuti ketiga sahabatnya yang akan menghilang.
Chaca pun memasuki markasnya,penjagaan di sana sangat ketat meskipun anggotanya tidak menjaga karena mereka selalu tidur tengah malam.
Chaca pun memasuki ruangannya dan di ikuti oleh sahabatnya.
Saat Chaca sampai di ruangannya dia pun duduk di kursi kebesarannya itu.
Di depan nya ada 4 kursi yang di duduki oleh ketiga temannya dan satu kursi pun kosong.
Chaca yang menyadari satu kursi kosong pun dengan cepat keluar dari ruangannya dan berjalan menuju ruangan tangan kanannya itu.
BRAK
Ternyata orang di dalam tidak mendengarnya karena dia memakai earphone.
"Ckckck enak banget tidur nya"-Chaca dan mendekati pria didepannya.
"BANG BANGUNNN"teriak Chaca namun tidak ada respon dari pria itu lalu terlintas lah ide cantik dari otaknya dan dengan cepat dia mengambil segelas air yang berada di meja Jungkook.
Ya pria yang tengah tertidur seraya menikmati alunan musik dalam mimpinya itu adalah Jungkook.
Chaca pun menyiram Jungkook dengan air dari gelas yang ia pegang.
BYUR
"AAAA BANJIR TOLONG GUE GUE BELUM NIKAH WOY TOLONG GU eh Queen disini toh"teriak Jungkook terpotong karena melihat keberadaan ketuanya yang ada di sana.
"Udah tidurnya?"-Chaca dengan melipatkan tangannya di depan dada.
"Hehe maaf Queen"cengengesan Jungkook.
"Cepet ke ruangan gue"-Chaca dan pergi dari ruangan Jungkook.
Jungkook pun mengangguk dan segera menyusul ketuanya itu kalo tidak tamatlah riwayatnya.
Chaca dkk dan Jungkook pun duduk di depan Chaca.
"Sanghee buruan lo lacak keberadaan bryn"-Chaca dan Sanghee pun mengangguk dengan cepat dia membuka laptop yang ada di meja khusus dirinya dan melacaknya dengan teliti.
Baru saja 2 menit Sanghee melacak dia langsung menemukan kebenaran bryn,bagi Sanghee 5 menit melacak seseorang adalah waktu yang paling lama ia melacak.
Banyak orang yang mengagumi Sanghee dalam melacak dengan cepat.
Jadi sahabat queen mafia memiliki kemampuan berbeda beda.
"Hutan *** no ***"-Sanghee.
"Good"-Cahca.
"Di salah satu rumah disana ada penjaganya sepertinya mereka adalah anggota gengster biasa"-Sanghee.
"Yaudah berangkat"-Chaca.
"Tapi anggota mereka banyak Cha"-Sanghee.
"Berapa?"
"150 anggota dengan masing masing memegang 2 pistol"-Sanghee.
"Bawa 5 anggota intim plus dengan bang jungkook. Dan masing-masing anggota harus memegang pistol yang berisi peluru A633 dan masing masing dari kalian membawa pisau lipat atau belati"-Chaca.
"Baik"-mereka.
"Siapkan semuanya 15 menit kita berangkat"-Chaca dan berdiri dari duduknya.
"Baik Queen"-Jungkook dan Jungkook pun keluar dari ruangan Chaca dan memberi tahukan kepada anggotanya untuk mengikutinya sebanyak 5 anggota termasuk dirinya.
"Ganti baju"-Chaca dan mereka pun mengangguk dan memasuki ruangannya masing-masing.
Chaca pun mengganti baju dengan kaos hitam pendek dengan kata Queen di dadanya dan mahkota kecil di atas kirinya,celana jeans hitam panjang dengan sobekan kecil di bagian lututnya dan membalutkan bajunya dengan jaket GBD masih ingatkan jaketnya bagaimana?.
Chaca pun memasuki pistol yang ia rakit sendiri tentunya dengan peluru yang baru dia rancang dan pisau lipat di balik jaketnya.
Chaca pun menuruni anak tangga di sana sudah ada anggotanya yang akan ikut dengannya beserta sahabatnya juga ada di sana.
"Baiklah jadi kita akan langsung menyerang mereka karena mereka hanya gengster yang dapat kita habisi dengan mudah dan nanti gue yang bakal temuin bryn sebelum itu gue juga bakal menghabisi gengster itu terlebih dahulu,dan sekarang kita berangkat"-Chaca.
Dan ke-8 orang itu pun mengangguk dan memasuki mobil yang sudah di siapkan.
Mereka pun telah sampai di tempat tujuannya Chaca pun keluar terlebih dahulu dari mobil dan di ikuti oleh ke-8 anggotanya.
Chaca pun menghampiri rumah yang berada di sana dan Chaca pun menemukan beberapa puluh anggota gengster.
"Kalian siapa?"kata salah satu anggota gengster itu.
"Iam a leader"-Chaca tegas.
"Cih leader kek gini?cewek lagi haha"
Chaca pun hanya tersenyum devil ke arah mereka yang membuat mereka ketakutan tapi tetap menghadapi Chaca.
"Oh ternyata bawa pasukan toh haha"tawa lelaki yang berada di depan Chaca.
"Cih lemah"kata lelaki yang berada di sampingnya.
"Kalian yang lemah mau menghajar wanita dengan 8 anggotanya ingat hanya delapan"-Chaca dengan menekankan kata delapan.
Chaca menyerang 30 orang.
Jungkook menyerang 20 orang.
Yunghee menyerang 20 orang.
Yungmi menyerang 20 orang.
Sanghee menyerang 20 orang.
Dan ke 4 anggota lainnya menyerang 10 orang.
Bugh
Bugh
Krek
Bugh
Sretttt
Sretttt
Dorr
Dorr
Bugh
Sretttt
Jlebb
Jlebb
Jlebb
Bugh
Bugh
Krek
Dorr
Dorr
Dorr
Dorr
Dorr
Jlebb
Chaca dan anggotanya pun menghabisi gengster itu dengan mudahnya.
Chaca pun tersenyum kemenangan dan melihat kebelakang mengetahui keberadaan anggotanya.
"Apa kalian baik baik saja?"-Chaca sedikit berteriak.
"BAIK QUEEN"kompak mereka dan Chaca pun mengangguk dan berjalan ke dalam melewati jasad musuhnya yang dengan senang hati Chaca injak.
" My Red carpet"gumam Chaca ketika menginjak jasat musuhnya tak peduli akan mengeluarkan darah dari mulutnya karena ia menginjaknya di Atas perut musuhnya.
Chaca pun berjalan Samapi di akhir red carpetnya dan tanpa diduga jasad itu memuncratkan darahnya mengenai jaket dan celana Chaca.
Chaca yang merasakan itu pun hanya tersenyum karena baginya itu adalah seperti sebuah lembaran uang yang jatuh dari atas langit.
Chaca menjilati sedikit darah yang muncrat itu di tangannya karena tadi sedikit memuncrat di tangannya.
Chaca pun telah sampai di depan ruangan dengan kasar dia menendang pintu itu.
BRAKK
"Siapa kamu?"-?
"Bryn"gumam Chaca dan mendekati lelaki itu.
"Siapa kamu?"-bryn.
"Bukankah kau sudah mengenali ku dari topeng dan jaket ini hm"-Chaca dan menunjuk topeng yang ia kenakan dan jaketnya secara bergantian.
"K-ka-kau"-bryn terbata.
Dan di balas dengan senyuman devil dari Chaca.
"Kenapa kau ada disini hah?"-bryn.
"Aku?karena kau telah keluar dari penjara"-Chaca dan menghampirinya.
"Cih kamu pikir saya takut hah?"-bryn dan mendekati Chaca.
Kini mereka saling berhadapan.
Chaca pun menyimpan pistol dan pisau lipatnya itu.
Dorrrr
Bryn menembak Chaca tepat di jantungnya,Chaca yang tidak merasakan apapun tersenyum devil.
"Sudah saya bilang kalau saya meletakkan senjata saya dan kau tetap melawan saya menggunakan senjata kamu,maka kau adalah seorang pecundang"-Chaca dan mendekati bryn.
Kini mereka sangat dekat hanya satu jengkal batas mereka berdiri, bryn yang mulai ketakutan pun hanya bisa menyembunyikannya dan mulai menarik pelatuknya(apa itu benar?).
Dengan cepat Chaca menghindari tembakan itu dan menghajar bryn membabi buta.
Bugh
Bugh
Krek
Ahhh
Bugh
Bugh
Sretttt
Sretttt
Sretttt
Seperti biasa Chaca mengeluarkan gelas kesayangannya yang selalu ia bawa ketika menjalankan misinya.
Chaca pun menghampiri pipi mulus bryn.
"Mulus sekali pipimu akan saya berikan tandaku"-Chaca dan mengarahkan pisau lipatnya ke arah pipi kanan sampai pipi kiri dia mengukir sesuatu di sana yang terlihat jelas Queen (di pipi kanannya) GBD (di pipi kirinya).
Ahhhhhhhhh sakit bangsattt.
"Siapa bilang itu enak"-Chaca dan menaruh gelas itu di bawah pipi bryn dengan deras darah segar bercucuran dari pipi bryn dan berjatuhan di gelas yang Chaca pegang.
Saat gelas kecil itu penuh dengan darah dengan cepat Chaca meneguknya.
"Cih darah lo gak enak"-Chaca seraya menjilati bibirnya yang masih terdapat darah di area itu.
"Kalo gak enak kenapa Lo minum dasar psykopat"-bryn dengan sekuat mungkin.
Chaca yang geram pun menatap bryn dengan membunuh kini jiwa keiblisannya kembali muncul yang membuat anggotanya yang berada di belakangnya merinding ketakutan karena mengetahui seberapa sadisnya ketua mereka ketika jiwa keiblisannya kembali muncul.
Chaca pun membuka paksa mulut bryn dan dia pun merobeknya menggunakan pisau lipatnya dari kanan ke kiri dan berbentuk lah seperti senyuman yang lebar.
Bryn yang merasakan itu pun hanya bisa menutupkan matanya menahan rasa sakit yang amat sakit bercampur perih di bagian wajah dan bibirnya.
Chaca pun beralih dan membuka kembali mulut bryn dengan paksa lalu dia pun menancapkan pisau lipatnya tepat di lidahnya sampai pisau itu menembus ke bawah memperlihatkan pisaunya.
Chaca yang melihat bryn tidak bisa apa apa pun tersenyum devil.
"Samurai"pinta chaca kepada jungkook.
Jungkook pun memberikan yang di minta oleh ketuanya.
Dengan cepat Chaca menerima samurai dari tangan Jungkook dan dia pun mulai menebas kelapa bryn.
Brasssssssss
Jungkook yang melihatnya dengan dekat dan jelaspun berusaha menelan salivanya.
"Go"-Chaca dan berjalan mendahului anggotanya.
Jungkook pun menyuruh anggotanya untuk membereskan semuanya dan anggotanya pun mengangguk lalu melakukan perintah dari tangan kanan GBD.
Chaca pun kembali melewati red carpetnya(jasat gengster tadi) dengan senang hati Chaca terus melewati red carpetnya Sampai red carpet itu di ujung.
Chaca pun memasuki mobilnya di ikuti oleh yang lainnya dari belakang, Jungkook pun melemparkan bom dan.
DUARRR
Bom pun meledak Chaca yang mendengar itu tersenyum kemenangan.
Chaca pun menjalankan mobilnya menuju markas di ikuti oleh anggotanya yang lain termasuk sahabatnya.
...***...
...TBC...
...*...
...*...
...*...
...Jan lupa vote and coment...
...*...
...*...
...*...
...Tinggalkan jejak thanks...
...***...