
Disinilah Chaca berada, di dalam mobil Jin seraya menatap jendela luarnya, Ya, sesampainya di bandara, Chaca terkejut saat melihat kehadiran kekasihnya di bandara, dengan cepat, Chaca menyuruh Angel ke Cha's hotel menggunakan mobilnya yang di bawa oleh anak buahnya.
"Kemansion kamu kapan?"ucap Chaca tanpa menoleh ke arah Jin.
Jin pun menoleh ke arah Chaca lalu kembali fokus terhadap jalanan.
"Kamu maunya kapan?"ucap Jin membuat Chaca menoleh dan sedikit berpikir.
"Besok pulang sekolah bisa?"ucap Chaca membuat Jin menoleh lalu mengangguk seraya mengelus rambut Chaca sayang dengan satu tangannya lalu keduanya kembali menatap jalanan.
Sesampainya di mansion, Jin pun menghampiri pintu mobil yang diduduki oleh Chaca, membukanya dan menjulurkan tangannya membuat Chaca tersenyum lalu menerima tangan Jin, akhirnya mereka pun berjalan menuju mansion dengan tangan keduanya bergenggaman.
Sesampainya di mansion, Chaca dan Jin pun melangkahkan kakinya menuju ruang keluarga, dimana kedua orangtua tak lupa kedua kakaknya pasti ada di sana.
"Assalamualaikum"ucap Chaca lalu memeluk Mi Rae, Jung Hyun, Yoongi, Jimin secara bergantian membuat mereka membalas pelukan Chaca dengan hangat.
"Waalaikumsalam"ucap mereka kompak membuat Chaca kembali tersenyum.
"Udah pulang?"ucap Yoongi membuat Chaca memutar bola matanya malas.
"Masih di LA bang"ucap Chaca membuat semua orang tertawa.
"Yaudah kamu istirahat gih"ucap Mi Rae seraya mengelus rambut Chaca sayang membuat Chaca mengangguk dan tersenyum.
"Ayok aku antar"ucap Jin membuat Chaca mengangguk.
Chaca dan Jin pun berjalan menuju lif lalu memasuki lif.
Sesampainya di kamar Chaca, Jin pun mengelus rambut Chaca sayang lalu mencium kening Chaca lama membuat semburat merah muncul di kedua pipi Chaca.
"Selamat istirahat"ucap Jin lembut membuat Chaca tersenyum.
"Makasih"ucap Chaca membuat Jin mengangguk.
"Nanti besok sekolah aku jemput"ucap Jin membuat Chaca mengangguk.
"Aku ke bawah yah"ucap Jin membuat Chaca tersenyum lalu mengangguk.
Chaca pun memasuki kamarnya begitu pun dengan Jin yang memasuki lif dan bertemu kedua sahabatnya untuk berkumpul dengan kedua sahabatnya yang lain siapa lagi kalau bukan the twins, Tae Hyung dan Chanyeol?.
"Rindu gue Ama ini kasur"ucap Chaca seraya mengelus Queen Sizenya.
Chaca pun memejamkan matanya, namun sedetik kemudian, Chaca pun membulatkan matanya saat teringat dengan sesuatu.
Chaca pun merogoh benda pipihnya yang berada di dalam tas kecilnya, mencari nama kontak seseorang lalu menelponnya, tak lama suara di seberang sana terdengar.
'Hallo'
'Halo bang, Youngjae gimana?'
'Masih abang mainin, nunggu kamu ngabisin'
'Yaudah Chaca ke markas yah sekarang, tapi bang Jungkook bisa jemput Chaca pakek motor?'
'Bisa kok, Abang siap siap yah'
'Sip bang, Chaca tunggu'
Tutt
Chaca pun membuka group chatnya
Bidadari
C.MiCha
Ke markas sekarang bisa?
HK.Yungmi
Lo udah balik Cha?
C.MiCha
Iya kalian ke markas yah
L.Sanghee
Siap
HK.Yungmi
2
KM.Yunghee
3
Read
Setelahnya, Chaca pun mengganti pakaiannya dengan kaos hitam polos pendek menampilkan tattonya lalu membalutnya dengan jaket kulit hitamnya dan memakai gelang GBD lalu menyimpan topengnya dibalik jaketnya dan membawa dompet tak lupa handphonenya.
Chaca pun turun kebawah, mendapatkan Mi Rae dan Jung Hyun yang tengah menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Mau kemana?"ucap Jung Hyun membuat Chaca berpikir keras.
"Chaca mau ke rumah Yungmi dulu dad, ada barang yang ketinggalan dari dulu belum ke ambil"ucap Chaca membuat Jung Hyun dan Mi Rae mengangguk mengerti membuat Chaca bernafas lega.
"Yaudah hati hati yah"ucap Mi Rae membuat Chaca mengangguk lalu melangkahkan kakinya menuju luar mansion.
5 menit Chaca menunggu Jungkook namun pria itu tak menampakkan batang hidungnya sama sekali sampai sedetik kemudian Chaca tersenyum saat mendengar suara motor yang ia kenali, motor sport milik Jungkook pun terparkir di hadapannya membuat Chaca berjalan dan mendaratkan bokongnya di jok belakang.
"Lama nunggu?"ucap Jungkook seraya menyondorkan sebuah helm full face nya kepada Chaca.
"Lumayan"ucap Chaca seraya menerima helmnya lalu memasangkannya di kepalanya.
"Maaf"ucap Jungkook membuat Chaca mengangguk dan Jungkook pun melajukan motornya dengan kecepatan lambat? entahlah Chaca kesal dengan pria di depannya kenapa membawa motornya sangat lambat?apa pria di depannya ini belum bisa membawa motor? Chaca pun berdecak dan mengeluarkan suaranya saat 5 menit yang lalu tidak mengeluarkan suaranya.
"Bang lambat banget sih"gerutu Chaca membuat Jungkook menatap Chaca dari kaca spion.
"Takut kamu jatuh"ucap Jungkook membuat Chaca memutar bola matanya malas.
"Abang lupa?Chaca kan Queen Raking"ucap Chaca membuat Jungkook menepuk jidatnya ralat lebih tepatnya helm full face miliknya sendiri.
"Lupa"ucap Jungkook membuat Chaca kembali memutar bola matanya malas lalu Jungkook pun menjalankan motornya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ibu kota menuju hutan belantara dimana markasnya berada.
Sesampainya di Markas utama GBD, Chaca pun turun dari motor sport milik Jungkook lalu membuka helm full face nya dan memakai topeng kebanggaannya lalu berjalan menuju markasnya di ikuti oleh Jungkook di sampingnya.
Semua anggota yang melihat ketuanya datang pun langsung menunduk hormat membuat Chaca tersenyum sedikit lebar?entahlah dia hanya ingin semua anggotanya bisa di hargai olehnya kenapa? Mungkin selama ia menjadi ketua dari organisasinya saat ini, dia sangat jarang tersenyum,bahkan tersenyum kecil pun jarang dan itu lah alasan Chaca membalas semua anggotanya dengan senyuman sedikit lebar, semua anggotanya yang melihat ketuanya tersenyum lebar pun membalasnya dengan sangat lebar.
Chaca pun berjalan menuju lif yang khusus untuk dirinya tak lupa untuk tangan kanannya, sesampainya di ruangannya, Chaca pun membuka pintu ruangannya dan hampir saja Chaca berteriak tepat di depan wajah Sanghee kenapa? Lihat saja, saat Chaca baru membuka pintu dia melihat Sanghee tepat di depan wajahnya membuatnya sedikit kaget apalagi Sanghee sangat berantakan, rambut yang acak acak membuatnya ingin tertawa.
"Ngapain Lo, liat tuh rambut kek orgil"ucap Chaca membuat Yunghee dan Yungmi tertawa terbahak-bahak tidak dengan Sanghee, gadis itu malah mengerutkan keningnya bingung.
"Orgil?"ucap Sanghee seraya berpikir membuat Chaca memutar bola matanya malas tapi tunggu, kenapa Yunghee dan Yungmi semakin tertawa? Entahlah Chaca pun bingung kenapa memiliki sahabat yang super bobrok dan bodoh? seperti itu lah mereka.
Chaca pun mendaratkan bokongnya di sofa dekat dengan ketiga sahabatnya, Sanghee yang belum mengerti ucapan Chaca pun duduk di samping Chaca lalu menatapnya seperti bertanya.
"Orgil itu orang gila *****"ucap Yungmi membuat Yunghee kembali tertawa.
"***** lah gue cantik gini di katain orgil"ucap Sanghee seraya merapikan rambutnya yang sedikit berantakan.
"Main sekarang yuk"ucap Chaca lalu bangkit dari duduknya.
"Ayok"ucap ketiganya lalu ikut bangkit dari duduknya dan berjalan di belakang Chaca.
Sesampainya di ruangan bawah tanah, Chaca pun melihat Jungkook yang tengah asyik bermain bersama Youngjae, Chaca dkk pun menghampiri Jungkook.
"Nih Cha buat Lo"ucap Jungkook membuat Chaca mengangguk lalu Jungkook pun meninggalkan Youngjae beserta keempat gadis itu.
"Udah lama yah kita gak main bareng"ucap Chaca seraya menatap ketiga sahabatnya secara bergantian.
"Iya nih main yuk"ucap Yunghee membuat mereka mengangguk.
Chaca pun mengeluarkan pisau lipatnya, menancapkannya di Kedua bahu Youngjae membuatnya meringis, Chaca pun tersenyum saat Youngjae berteriak.
Yunghee pun mengeluarkan pisau lipatnya, menggoreskannya di kedua paha Youngjae membuat pria itu kembali menjerit kesakitan.
"Lemah Lo"ucap Chaca membuat Youngjae menatap Chaca dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Buka ikatannya"ucap Chaca membuat ketiga sahabatnya membuka tali yang terikat di kedua kaki dan kedua tangannya.
"Lawan gue sekarang"ucap Chaca membuat Youngjae menundukkan kepalanya.
"Gak bisa lawan kan?"ucap Chaca lalu tertawa remeh.
"Cha, itu kulitnya udah gak layak deh, gimana kalo kita langsung cincang aja"ucap Yungmi membuat Chaca mengangguk.
Chaca pun mengambil pisau daging lalu memotong semua jari jari pria itu, Yunghee pun memotong kedua tangan Youngjae membuat pria itu pasrah, sedangkan Yungmi dan Sanghee, mereka memotong kaki Youngjae dan Youngjae pun sudah tidak memiliki kedua tangan dan kedua kakinya.
Chaca pun mengambil samurainya yang terdapat ukiran diamond di sana, Chaca pun melayangkan lalu menjatuhkan samurainya tepat di leher pria itu, kembuat kepalanya terpisah dan bergelinding tidak tahu arah, Chaca pun kembali melayangkan samurainya lalu mendaratkannya tepat di perutnya membuat perutnya terbagi menjadi dua bagian.
Yunghee Yungmi dan Sanghee yang melihat itu pun bergidik ngeri melihat kekejaman seorang leader dari Golden Black Diamond.
"Beresin semuanya, kasih dia ke Rocky dan Roy"ucap Chaca kepada anak buahnya membuat anak buahnya mengangguk cepat.
Chaca pun berjalan keluar dari ruangan itu di ikuti ketiga sahabatnya di belakang, sesampainya di lif mereka menunggu pintu lif terbuka.
"Ke kamar masing-masing yah, kalian mau ke mansion gue?"ucap Chaca membuat ketiganya berpikir sejenak.
"Em, gue mah ngikutin aja"ucap Yungmi.
"Yaudah yuk"ucap Yunghee membuat Yungmi dan Sanghee mengangguk.
Setelah pintu lif terbuka, mereka pun berjalan menuju kamarnya masing-masing untuk membersihkan tubuhnya yang bau amis dan terdapat bercak darah.
15 menit Chaca sudah siap dengan Hoodie hitam panjang nya dan juga jeans hitam panjang lalu membiarkan rambutnya terurai dan berjalan menuju sofa dimana ketiga sahabatnya sudah berada di sana untuk menunggunya.
"Pulang yuk, kalian mau nginep gak di mansion?"ucap Chaca seraya melangkahkan kakinya menuju lif di ikuti ketiga sahabatnya di samping.
"Kek nya gue nginep deh, soalnya mommy daddy gue gada di mansion, sepi"ucap Yungmi membuat ketiga sahabatnya mengangguk paham lalu memasuki lif.
"Gue juga deh"ucap Sanghee.
"Gue juga"ucap Yunghee.
Setelah pintu lif terbuka, mereka pun mendapatkan Jungkook yang sudah berdiri di depan pintu lif membuat Chaca mengangkatkan sebelah alisnya.
"Kamu tadi di antar sama Abang, berarti pulangnya juga di antar Abang"ucap Jungkook membuat Chaca mengangguk.
Chaca dkk Jungkook pun berjalan menuju depan mansion, Yunghee Yungmi dan Sanghee pun kebetulan mereka menggunakan motor sportnya.
Jungkook Yunghee dkk pun menjalankan motornya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan di tepi hutan belantara menuju mansion kediaman Choi.
35 menit akhirnya mereka sampai di mansion Choi, Chaca dkk pun menuruni motor.
Saat Chaca membuka helm full face nya dia pun menatap mobil di depannya yang baru saja sampai di mansionnya membuatnya heran.
"Hai"ucap Jin membuat Chaca tersenyum.
"Nih, makasih yah bang"ucap Chaca seraya menyondorkan helm full face milik Jungkook membuat Jungkook menerimanya seraya mengangguk.
"Siapa?"ucap Jin saat sudah berada di samping Chaca dan berada di depan Jungkook membuat Jungkook menatap Jin datar.
"Gue Jungkook abangnya Chaca juga"ucap Jungkook, Jin yang tidak ingin memperpanjang ke kepoannya pun mengangguk.
"Gue Jin pacarnya Chaca"ucap Jin membuat Jungkook menatapnya intens.
"Inget yah, gue bakalan abisin Lo kalo Lo nyakitin adek gue"ucap Jungkook dingin membuat Chaca menatapnya tak percaya dan Jin pun mengangguk.
"Lo tahu kan gue siapa?"ucap Jungkook membuat Jin mengangguk.
"Tangan kanan GBD, mafia terkejam ke 1 di dunia"ucap Jin.
"Nah Lo tahu, jadi pastinya Lo juga tahu akibatnya bukan?"ucap Jungkook membuat Jin kembali mengangguk.
"Yaudah Cha, Abang pulang yah"ucap Jungkook seraya mengelus rambut Chaca sayang membuat Chaca mengangguk dan tersenyum.
"Hati hati bang"ucap Chaca membuat Jungkook mengangkat jari jempolnya.
"Kamu ngapain disini?"ucap Chaca seraya menatap jin.
"Mau nganterin barang Yoongi yang ketinggalan di mobil aku"ucap Jin membuat Chaca mengangguk.
"Yaudah kita ke kamar yah"ucap Chaca membuat Jin mengangguk
Chaca dkk Jin pun memasuki mansion, lalu mereka pun berjalan menuju lif berada dan memasuki lif.
Setelah lif terbuka, Jin pun berjalan menuju kamar Yoongi, sedangkan Chaca dkk mereka berjalan menuju kamar Chaca dan merebahkan tubuhnya di atas Queen Size Chaca.
"Cha, kemarin beneran Kimberly yang habisin Sanha ama anak buahnya?"ucap Sanghee yang masih setia memejamkan matanya.
"Ulah gue"ucap Chaca membuat mereka mengangguk paham.
"Pasti lah itu ulah Lo, orang Lo lebih kejam dari pada Kimberly"ucap Yungmi membuat Yunghee dan Sanghee tertawa.
"Eh kalian tidur di kamar gue aja yah"ucap Chaca membuat mereka mengangguk.
Chaca pun berjalan menuju balkon, menatap langit biru di sore hari, kini jarum pendek menunjukkan pukul 17 berarti sekarang pukul 5 sore.
Chaca pun memejamkan matanya membiarkan angin menerpa wajah cantiknya, Chaca pun kembali memasuki kamarnya lalu ikut menonton drakor bersama ketiga sahabatnya.
***
Disinilah Chaca berada, di meja makan sedang menikmati makan malamnya bersama keluarga dan sahabatnya.
Mereka pun makan malam dengan hening hanya ada dentingan sepasang sendok dan sumpit.
Selesai makan malam, Chaca dkk the twins pun pamit untuk segera pergi ke kamarnya.
"Dad,mom, kita ke atas yah"ucap Yoongi mewakili kedua adiknya tak lupa kekasih dan kedua sahabat adiknya membuat Mi Rae dan Jung Hyun mengangguk bersamaan.
Chaca dkk the twins pun memasuki lif, setelah lif terbuka the twins pun memasuki kamarnya masing-masing.
...***...
...hello guys!!,, jangan lupa like yaaa:)...
...thank you:v...
...***...