
Semua anggota GBD pun mulai menyerang anggota DOD dengan bruntal, tak lupa dengan Yunghee Yungmi dan Sanghee, bahkan mereka sangat menyukai permainannya.
Chaca pun berjalan masuk menuju markas DOD dengan angkuhnya, tatapannya yang elang dan auranya yang dingin.
Chaca pun berjalan memasuki lif, setelah lif terbuka, Chaca pun berjalan menuju satu ruangan yang menurutnya itu adalah ruangan ketua DOD.
Chaca pun mendrobrak pintu itu dengan kakinya sendiri, memang Chaca sangat lah kuat, karena dirinya telah menguasai beberapa bela diri.
Chaca pun tersenyum devil saat pria di dalamnya menoleh dan bangkit dari duduknya, berjalan menghampiri Chaca, bukan takut, bahkan Chaca berjalan mendekati pria itu dengan langkah besarnya seraya mengeluarkan senyum remehnya.
"Hm, enak yah di sini, liat anak buah lagi di serang sambil minum anggur hm"ucap Chaca seraya tersenyum remeh.
"Jangan ngeremehin gue Lo"ucapnya lantang.
"Terus kenapa duduk santai disini? Sedangkan anak buah Lo lagi di bawah" ucapan Chaca mampu membuat pria di depannya geram, pria itu dengan cepat membogem Chaca, namun sayang, Chaca dapat menghindari Bogeman itu dan balik membogem pria di depannya.
Cahca pun mulai memukul membabi buta kepada pria di depannya sampai pria di depannya mulai kelelahan.
"Ngapain Lo ngancurin markas gue?"ucap Chaca dingin.
"Gue cuman mau tau seberapa kuatnya Lo"ucap pria di hadapannya membuat Chaca tersenyum remeh.
"Lawan gue tanpa senjata"ucap Chaca membuat pria di depannya berdiri dari duduknya dan mulai menyerang Chaca, namun nihil, malah dirinyalah yang selalu mendapat Bogeman dari Chaca.
"Banci Lo"ucapan Chaca membuat pria itu geram, tak di rasa pria itu sudah memegang pistolnya dan menarik pelatuk nya ke arah jantung Chaca, pria itu menganga saat tidak melihat darah segar keluar dari tubuh wanita di depannya.
"Kenapa HM?"ucapan Chaca mampu membuat pria itu mematung dan sedetik kemudian, pria itu melepaskan pistolnya dari genggamannya.
"Lo udah salah cari lawan Youngjae"ucap Chaca menusuk.
Chaca pun berjalan menuju pria di depannya, menggoreskan pisaunya di bagian pipi kirinya.
Srettttt
Ahhhhhh
Drttttt
Drttttt
Drttttt
"Shit"umpat Chaca saat mendapat panggilan dari telponnya.
Chaca pun menoleh ke belakang, dia tersenyum kecil saat Jungkook sudah berada di sana.
"Bang awasi dia dulu"ucap Chaca membuat Jungkook mengangguk.
Chaca pun menjauhkan dirinya dari Jungkook dan Youngjae untuk mengangkat telepon, dia merutuki dirinya, dalam hari dia benci keadaan seperti ini, dimana kesenangannya di ganggu, Chaca pun menggeserkan tombol berwarna hijau.
Hallo
Hallo, Cha, kamu di mana sayang?aku khawatir sama kamu
Hm, sebenarnya tadi aku udah beresin tugas eh malah ketiduran di rumah Yunghee, jadinya kita bolos.
Aku sama yang lain nyusul kamu yah
Eh kamu mau bolos?
Iyah
Jangan Jin, nanti aja kalo pulang sekolah langsung aja ke mansion aku okay
Hm okey
Tutt
Tutt
Chaca pun berdecak, untung saja kekasihnya yang menelpon, kalo saja orang lain, sudah di pastikan dia tidak akan pernah selamat darinya batin Chaca.
Chaca pun berjalan menuju Jungkook, melihat Youngjae yang masih di tahan oleh Jungkook.
"Bang, bawa dia ke markas, simpan dia di ruangan bawah tanah"ucap Chaca membuat Jungkook mengangguk.
"Oh iya, Cha, temen kamu masih ngabisin musuh"ucap Jungkook membuat Chaca mengangguk.
Chaca dan Jungkook pun keluar dari markas DOD dan Jungkook pun memasuki mobilnya dan memasukkan Youngjae ke dalam mobil dalam keadaan kedua tangan dan kedua kaki di ikat tak lupa mulut di lakban.
Chaca yang melihat ketiga sahabatnya yang sedikit kewalahan menghabisi musuhnya pun ikut membantu.
Bugh
Bugh
Srettttt
Dor
Dor
Krekk
Plak
Bugh
Brass
Brass
Brass
Dor
Dor
Brass
Chaca pun tersenyum kemenangan saat semua musuhnya tumbang, Chaca pun menghampiri ketiga sahabatnya tak lupa memeriksa semua anggotanya.
"Semuanya baik?"ucap Chaca lantang .
"Baik Queen"jawab anggotanya.
"Ada yang terluka?"ucap Chaca tegas.
"Tidak Queen"ucap anggotanya.
"Bagus, sekarang kita pulang ke markas"ucap Chaca membuat anggotanya mengangguk dan memasuki kembali mobilnya yang tadi pernah mereka masuki.
Sebelum memasuki mobilnya, Yunghee sempat mencegah Chaca dan kedua sahabatnya.
"Cha, gimana Youngjae?"ucap Yunghee.
"Nih di mobil"ucap Chaca membuat Yunghee dan kedua sahabatnya mengerutkan keningnya.
"Jin ganggu gue, gue gak mood ngabisin tu musuh di sini"ucap Chaca membuat mereka mengangguk paham.
"Masuk mobil"ucap Chaca membuat ketiga sahabatnya mengangguk.
Chaca dkk pun memasuki mobilnya dan meninggalkan markas DOD setelah Jinyoung melemparkan bom agar markas DOD hancur dan tidak meninggalkan jejak mereka.
Sesampainya di markas Besar GBD, semua anggotanya keluar dari mobil dan berjalan memasuki markas untuk melanjutkan aktivitasnya masing-masing.
"Bang, bawa dia ke ruangan bawah tanah, nanti Chaca nyusul"ucap Chaca membuat Jungkook mengangguk.
Chaca dkk pun berjalan menuju lif berada, dan memasuki lif, setelah lif terbuka, mereka pun berjalan menuju kamarnya masing-masing untuk membersihkan tubuhnya yang bau amis.
Setelah mandi, Chaca pun menemui sahabatnya di ruangan pribadinya, lalu mengajaknya untuk pergi ke ruangan bawah tanah.
"Ruang bawah tanah"ucap Chaca membuat ketiga sahabatnya mengangguk dan berjalan di belakang Chaca.
Chaca dkk sampai di ruangan bawah tanah, mereka tersenyum kecil saat anggotanya menunduk hormat.
"Youngjae di kamar mana?"ucap Chaca kepada anggotanya.
"Di kamar no.259 Queen"ucapnya membuat Chaca mengangguk kecil dan berjalan menuju kamar no 259.
Sesampainya di kamar no. 259 , Chaca dkk pun memasuki kamar itu, ruangan yang gelap dan bau amis, hanya ada satu lampu yang menerangi ruangan itu secara remang remang, dan lampu itu tepat berada di atas kepala Youngjae.
Chaca pun berjalan menuju Youngjae berada, Chaca tersenyum kecil saat Jungkook tersenyum kepadanya seraya berdiri di samping Chaca.
Srettttt
Bukan suara sayatan, melainkan suara lakban yang di lepas secara paksa membuat si empu meringis kesakitan.
Chaca pun tersenyum devil, bahkan lelaki di depannya sudah tak berdaya.
"Anda yang mulai permainan dan saya yang akan mengakhiri permainan ini"ucap Chaca membuat pria di depannya menelan salivanya susah.
Chaca pun mengeluarkan pisau lipatnya, mendaratkannya di bagian hidung mancung Youngjae dan mensayatnya sampai tulang hidung pria itu terlihat.
Srettttt
Ahkkkkk
"HAHAHAHA" ketawa jahat Chaca.
Chaca pun mulai memegang telinga Youngjae, memotongnya dengan mudah membuat si empu menjerit kesakitan.
"Kau lumayan tampan, tapi sekarang kau sudah tak tampan, lihat saja, hidung mancung yang sudah terlihat tulangnya, dan satu telinga sudah lepas"ucap Chaca tersenyum remeh.
Chaca pun mulai mendaratkan pisaunya di mata kiri Youngjae membuat mata pria itu keluar dari tempatnya,Chaca pun meremas mata itu di hadapan Youngjae membuat pria itu pasrah seraya menjerit dan menjerit.
Yunghee, Yungmi, Sanghee dan Jungkook yang melihat itu hanya bergidik ngeri.
Chaca pun mulai mengambil satu pisau lagi, mendaratkan kedua pisaunya di kedua bahu Youngjae dengan sangat dalam, membuat pria itu kembali menjerit.
Ahkkk
"HAHAHAHA"ketawa jahat Chaca dan jeritan dari Youngjae menggema di ruangan itu.
Aahhkk
"HAHAHAHA" Chaca kembali tertawa jahat saat kedua pisau yang menancap di kedua bahu Youngjae ia cabut kembali dengan paksa membuat si empu menjerit kesakitan.
Chaca pun mulai menusuk kedua pisau lipatnya di kedua paha Youngjae dan menggoresnya sampai ke kaki, menancapkan pisaunya di kakinya sampai pisaunya menembus ke telapak kakinya.
Jbleb
Jlebb
Srettttt
Srettttt
Jlebb
Jlebb
Chaca pun kembali mencabut paksa dua pisau yang menancap di kedua kaki Youngjae membuat pria itu kembali menjerit.
Chaca pun mulai menggoreskan pisaunya di kedua pipi Youngjae, dan menarik paksa lidah Youngjae lalu menancapkan pisaunya di lidah Youngjae dan kembali mencabut pisaunya lalu memotong lidahnya membuat darah segar mengalir, Youngjae yang sudah pasrah pun hanya bisa diam, berdeham saja sudah ngilu.
Chaca pun mulai merobek paksa mulut Youngjae, dan menancapkan pisaunya di dalam mulut Youngjae membuat pisaunya tembus sampai dagu luarnya.
Yunghee Yungmi Sanghee dan Jungkook yang melihat itupun hanya bisa menelan salivanya susah payah dan mencoba setenang mungkin menemani Chaca.
Chaca yang sudah jengah dengan permainan ini pun lebih memilih untuk mengakhiri permainannya.
Chaca pun mengambil samurainya dan mendaratkannya di bagian leher Youngjae dan sedetik kemudian kepala Youngjae pun menggelinding tak tahu arah.
Brass
Chaca pun berjalan keluar dari kamar itu di ikuti ketiga sahabatnya tak lupa Jungkook.
"Kasih dia ke Rocky dan Roy"ucap Chaca kepada salah satu anak buahnya.
"Baik Queen"ucapnya lalu berjalan masuk untuk membawa Youngjae ke kandang Rocky dan Roy.
Chaca dkk pun berjalan menuju luar markas.
"Bang kita pulang dulu yah"ucap Chaca membuat Jungkook mengangguk dan mengecup kening Chaca sebentar.
Cup
"Bang kita kagak gituh?"ucap Yungmi membuat Jungkook mengacak rambut gadis itu.
Cup
Cup
Cup
Jungkook pun mengecup kening Yunghee Yungmi dan Sanghee membuat mereka tersenyum kemenangan.
"Hati hati kalian"ucap Jungkook membuat Chaca dkk mengangguk.
Chaca dkk pun memasuki mobil Chaca, dan melepas topengnya masing-masing lalu Chaca pun menancapkan gasnya dengan kecepatan sedang menuju mansion pribadi miliknya.
"Kita ke mansion gue yah"ucap Chaca seraya melihat Yunghee yang berada di sampingnya lalu menatap Yungmi dan Sanghee dari kaca spion depannya.
"Ayok"ucap Yungmi dan Sanghee.
Chaca pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang menuju mansion pribadinya.
30 menit mereka di dalam mobil, dan akhirnya mereka pun sampai di tempat tujuan, mansion pribadi Chaca, mansion yang megah dan mewah, lebih mewah dan lebih besar dari mansion kedua orangtua angkatnya.
Chaca dkk pun keluar dari mobil, melangkahkan kakinya dengan langkah besarnya menuju ke mansion.
Semua maid yang melihat kedatangan nona nya pun bertunduk hormat, Chaca pun tersenyum kecil dan mengangguk membuat mereka kembali melanjutkan aktivitasnya masing-masing.
Chaca dkk pun berjalan menuju lif, dan memasuki lif, setelah lif terbuka, mereka pun memasuki kamarnya masing-masing.
Chaca pun memasuki kamarnya dan membersihkan tubuhnya yang bau amis.
15 menit Chaca membersihkan tubuhnya, dia pun mengenakan celana jeans hitam panjangnya dan juga Hoodie hitam dan mencepol asal rambutnya yang masih tersisa beberapa helai rambut yang tak terikat memperlihatkan leher jenjangnya menambah kesan seksinya tersendiri.
Chaca pun berjalan keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kamar di sampingnya.
Cekleekk
"Hai"ucap Yunghee membuat Chaca tersenyum kecil dan berjalan menuju ketiga sahabatnya berada.
Chaca pun mendaratkan bokongnya di samping ketiga sahabatnya.
Drttttt drttttt drttttt
"Cha, handphone Lo tuh"ucap Yungmi membuat Chaca melihat benda pipihnya dan mengambil benda pipihnya lalu menggeserkan tombol berwarna hijau.
Halo.
Halo
Kamu masih di rumah Yunghee?
Iyah, emangnya kenapa?
Kita kesana yah
What?
Iya, aku sama yang lainnya kesana
Gak usah Jin, kalian temuin kita di mansion aku aja yah
Hm okey.
Tutt
"Siapa?"ucap Yunghee.
"Jin, tadi dia mau nyusul kita ke mansion lo, gue suruh dia ke mansion gue aja, udah cepet kita ke mansion gue"ucap Chaca membuat mereka mengangguk dan berjalan menuju lantai dasar menaiki lif.
Chaca dkk pun berjalan menuju keluar mansion, memasuki mobil Chaca dan Chaca pun menancapkan gasnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ibu kota.
17 menit akhirnya Chaca dkk sampai di mansion kediaman Choi, dan mereka pun keluar dari mobil Chaca dan melangkahkan kakinya menuju mansion dengan langkah besar.
Chaca dkk pun berjalan menuju ruang keluarga, mereka nyengir kuda saat melihat Jung Hyun tengah bersidekap dada dan menatap ke empat gadis di depannya dengan tatapan membunuhnya.
"Assalamualaikum mom, dad"ucap Chaca dkk lalu mencium punggung tangan kedua orangtuanya itu.
"Waalaikumsalam"ucap Jung Hyun dan Mi Rae bersamaan.
"Dari mana HM?"ucap Jung Hyun.
"Dari-dari-dari mansion Yunghee dad"ucap Chaca sedikit gelagapan.
"Kenapa bolos HM?"ucap Jung Hyun membuat Chaca melirik ketiga sahabatnya memberi kode untuk membantunya.
"Dad, jadi gini, tadi kita lagi ngerjain tugas di mansion aku, terus Chaca malah ketiduran di kamar mungkin terlalu lelah"ucap Yunghee membuat Jung Hyun menatap Yunghee dengan tatapan intimidasi.
"Iyah, karena liat Chaca ketiduran, kita malah ikut tidur dad,mom"ucap Yungmi.
"Hm, baiklah Daddy maafin kalian berempat, besok besok jangan di ulangi lagi, kalian itu harus belajar yang bener paham?"ucap Jung Hyun sedikit meninggikan suaranya.
"Paham dad"ucap Chaca dkk tegas dan lebih kencang membuat Jung Hyun sedikit tersentak.
"Yasudah sana masuk kamar"ucap Jung Hyun membuat Chaca dkk mengangguk lalu berjalan menuju lif.
Disinilah Chaca dkk berada, di kamar Chaca tengah memakan camilan dan menonton drakor yang tengah tayang akhir akhir ini.
Chaca dkk memang sangat senang berkumpul bersama seperti ini, memakan camilan di temani drakor atau candaan dari Yungmi dan Sanghee, mereka sangat menyukai persahabatan ini, sangat enggan berpisah dengan sahabatnya, tapi kita tidak tahu apakah mereka akan selalu bersama ataupun berpisah, semoga saja mereka tetap bersama sampai mempunyai cucu dan cicitnya.
...***...
...TBC...
...Vote...
...Dan Baca terus sampe end...
...Thanks...
...***...