The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 17



"Bodo amat"kata Sanghee dan Yungmi dingin.


"Udah sana pergi dasar chili"kata Yoongi dingin.


Aera dkk pun pergi menahan malu.


Mereka pun melanjutkan aktivitasnya untuk menyelesaikan makanannya sampai tuntas dan bunyi bel masuk pun berbunyi membuat siswa siswi CHS memasuki kelasnya masing-masing.


Chaca dkk Jin dkk pun memasuki kelasnya masing-masing,saat Chaca ingin memasuki kelasnya tangannya di cekal oleh seseorang yang membuatnya membalikkan tubuhnya dan melihat siapa yang memegang tangannya.


"Apa"tanya Chaca.


"Nanti malem jadi yah,nanti gue jemput lo"kata lelaki itu.


"Mau kemana?"tanya Chaca.


"Kamu lupa sama janji kamu?"tanyanya.


"Ingat lah Jin"kata Chaca sambil memutar bola matanya malas,siapa lagi kalau bukan Jin.


"Nanti aku jemput"


"Iya bawel,udah gu aku masuk dulu bye"


"Bye Cha"


Chaca pun memasuki kelasnya,sama halnya dengan Jin.


***


Bel pulang sudah berbunyi 10 menit yang lalu, seperti biasa mereka menunggu sekolah sepi.


"Udah sepi balik kuy"kata Chaca dan di angguki oleh sahabatnya.


Mereka pun berjalan menuju parkiran para petinggi dan melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata.


Chaca dan Jessica pun sampai di depan mansion Chaca.


"Jess,gue balik yah kalo ada apa apa hubungin aja gue"kata Chaca.


"Siap Cha"kata Jessica dan melambaikan tangannya ke arah mobil Lamborghini Chaca yang hampir menghilang.


Chaca pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang dia menikmati lagu yang berbunyi di mobilnya.


20 menit kemudian Chaca pun sampai di mansion keluarganya dan berjalan masuk ke dalam mansion.


Seperti biasa Chaca menguarkan suara indahnya,ralat tapi dia mengeluarkan suara toa nya.


"Assalamualaikum MOM DAD BANG TWINS CHACA YANG CANTIK IMUT PULANG DENGAN SELAMAT SENmmfffttttt"teriak Chaca terpotong karena tangan Jimin membungkam mulutnya.


"BERISIK *****"teriak Jimin.


"Lu juga teriak pe'a"kata Chaca dan menghadiahi Jimin dengan menjitak kepalanya.


"Aww sakit"kata Jimin.


Chaca pun menghiraukannya dan berjalan masuk melewati ruang keluarga dan mendapatkan kedua orangtuanya dan Yoongi.


"Holla eprybadeh"kata Chaca dan mencium punggung tangan kedua orangtuanya.


"Chaca kamu baru pulang?"tanya Yoongi.


"Belum bang"kata Chaca dan memutarkan bola matanya malas sudah tahu dia ada disini kenapa malah nanya pikirnya.


"Sayang duduk dulu sini"kata Jung Hyun Kepada putrinya.


"Iya dad"chaca pun duduk di sebelah daddy nya.


"Gimana sekolahnya?"tanya Jung Hyun.


"Biasa"kata Jimin.


"Kamu di bully lagi?"tanya Mi Rae.


"Sudahlah dad mom itukan rencana Chaca"


"Baiklah tapi kalau kamu kenapa kenapa bilang sama dad atau mom ok"kata Mi Rae.


"Iya mom,yaudah Chaca ke kamar dulu yah"kata Chaca.


Chaca pun memasuki kamarnya dia berjalan menuju kamar mandi dan melakukan ritual mandinya.


15 menit Chaca sudah siap dengan celana jeans panjang hitam dan kaos pendek berwarna Dark Blue.


Dia mengambil iPhone nya dan membuka group chat nya.


Bidadari


C.MiCha


Guys ke Cha's cafe sekarang.


L.SangHee


Ok otw.


HK.Yungmi


2


KM.Yunghee


3


Chaca pun beranjak dari tempatnya dan mengambil kunci mobilnya dan segera turun ke bawah.


Di dapatkannya kedua orangtuanya dan dengan cepat Chaca menghampiri mereka.


"Dad mom Chaca keluar bentar yah sama Yunghee dan yang lainnya"kata Chaca.


"Iya hati hati sayang"kata Jung Hyun.


"Siyap dad"


"Jan lama lama yah"kata Mi Rae.


"Gak janji mom"kata Chaca dengan cengengesannya.


"Yaudah chaca berangkat yah assalamualaikum"pamit Chaca setelah mencium punggung tangan mereka.


Chaca pun memasuki mobilnya dan menjalankan mobilnya menuju cafe nya. Banyak yang menyumpah serapahin Chaca karena dia melajukan mobil dengan abal abalan tapi Chaca tetap menjalankan mobilnya dan menghiraukannya.


20 menit Chaca menempuh perjalanannya dan langsung memasuki cafenya.


Para pelayan pun menunduk hormat melihat siapa yang masuk kedalam cafe,Chaca hanya mengangguk dan mereka pun melanjutkan aktivitasnya.


Chaca berjalan ke meja sahabatnya yang sudah di duduki mereka.


Chaca pun mendaratkan pantatnya di salah satu kursi di sana.


"Udah pesen?"Tanya Chaca.


"Udah,yang Lo juga udah di pesenin sama Yunghee yang biasanya kan?"tanya Yungmi.


"Hm"


"Ini pesanannya nona"kata pelanyan itu chaca dkk hanya mengangguk dan pelayan pun pergi mengundurkan diri.


Mereka pun memakan makanannya dengan tenang hanya dentingan sepasang sendok yang terdengar.


"Ngecek markas yuk"ajak Chaca ketika mereka menyelesaikan makanannya.


"Yuk"kata mereka bersemangat.


"Tunggu dulu"kata Chaca.


"Kenapa?"tanya Sanghee.


"Pelayan"panggil Chaca pelayan yang di panggil oleh pemiliknya pun langsung berjalan ke arahnya.


"Cha yang bayar kan Yunghee"kata Sanghee.


"Gue mau pesen"kata Chaca.


"Saya pesan macaroon 150 box sekarang juga waktu anda hanya 20 menit"kata Chaca pelayan itu pun mengangguk dan pergi mengundurkan diri.



Dalam satu box


"Buat apa Cha?"tanya Sanghee.


"Gila banyak banget"kata Yungmi bersamaan dengan Sanghee.


"Buat bang kook sama yang lainnya"kata Chaca yang mendapat bibir monyong mereka yang berbentuk lingkaran.


20 menit menunggu akhirnya pesanannya sudah siap.


"Pesanannya sudah siap nona"kata pelayan itu.


"Baiklah ini uangnya"kata Chaca dan memberikan beberapa lembar uang.


"Miss pesannya sudah berada di food truck dan siap di antarkan"kata salah satu supir yang bertugas mengantarkan makanan menggunakan food truck.


Sedikit info mobilnya bukan truk asli ya guys tapi mobil yang di rancang khusus oleh Chaca untuk membawa makanan dengan jumlah banyak bukan berarti mobilnya jelek yah,masa CEO terkaya di dunia menggunakan truk untuk makanan?.


Ok back to topik


"Ikuti mobil saya"kata Chaca dan berjalan menuju mobilnya berada di ikuti oleh ke-tiga sahabatnya.


Supir itu pun mengikuti mobil Chaca dkk menuju hutan belantara yang membuat supir itu bergidik ngeri.


35 menit mereka sampai dengan cepat Chaca menyuruh anggotanya untuk membawakan makanan yang berada di mobil pengantar makanan.


"Selamat datang Queen"kata salah satu anggota GBD.


"Hm,bawakan makanannya di mobil itu dan kasih sama bang kook dan anggota lainnya"kata Chaca dan menunjuk food truck.


"Baik Queen"


Chaca dkk pun memasuki markasnya dan berjalan ke ruangan pribadi Jungkook.


BRAK


"Kenapa mau marah"kata Chaca yang melihat wajah Jungkook merah menahan amarahnya.


"Hehe ngak queen"kata Jungkook polos.


Chaca dkk pun duduk di kursi depan Jungkook.


"Sekarang juga ada,tapi masih bisa di selesaikan sama anggota intim lainnya"


"Hm bagus deh,kalo ada misi cepet cepet kabarin kita yah bang"kata Chaca.


"Siap Queen"


"Yaudah kita pulang yah bang,di bawah ada macaroon ambil aja"kata Chaca.


"Iya makasih Cha"kata Jungkook dan ikut ke lantai dasar untuk mengambil macaroon mungkin?.


Chaca dkk pun turun ke lantai bawah dan mendapatkan anggotanya yang sedang asyik makan macaroon tiba tiba berhenti dan langsung berdiri karena melihat sang leader datang.


"Queen makasih macaroon nya"kata salah satu anggota GBD yang bernama Steven dari Indonesia,yang bertugas menjadi sekertaris Jungkook ketika menjalankan misi tanpa Chaca.


"Sama sama lanjutkan saja makannya dan kita mau pulang"kata Chaca.


"Baik Queen hati hati"kata Steven yang di angguki oleh Chaca dkk.


Chaca dkk pun keluar dari markas dan memasuki mobilnya masing-masing.


Chaca dkk pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata.


Saat di perempatan mereka membukakan kaca mobilnya karena lampu merah.


"Pulang aja"kata Chaca dan di angguki oleh sahabatnya.


Lampu hijau pun menyala dengan cepat Chaca mengendarai mobilnya menuju mansionnya begitu juga dengan sahabatnya.


Chaca mengendarai mobil dengan kecepatan sedang karena ingin menikmati angin sepoi-sepoi dari jendela.


25 menit Chaca sampai di mansionnya dan memasuki mansionnya.


"Assalamualaikum"kata Chaca.


"Waalaikumsalam"kata Mi Rae.


"Tumben gak teriak"kata Jimin dan menatap Chaca intens.


"Teriak salah gak teriak salah,bodo lah gue ke atas"kata Chaca dan memasuki lif untuk menuju kamarnya karena lelah dia memutuskan untuk menaiki lif saja.


Chaca sampai di dalam kamarnya dan beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


15 menit Chaca selesai dan langsung mengenakan jeans panjang hitam dan Hoodie hitam panjang.


Chaca berjalan ke arah balkon dan menghirup udara Seol di malam hari,Chaca melihat ke mansion sebrang sana dan satu tetes cairan berwarna bening pun mendarat di pipi mulus Chaca,dengan segera dia hapus dan melihat arloji yang melingkar di pergelangan tangannya.


Chaca pun turun ke bawah untuk makan malam.


"Malam eprybadeh"kata Chaca


"Malam too princess"kompak mereka.


Chaca pun mengambil makanannya dan memakannya sampai tuntas,yang lainnya pun seperti itu.


Mereka telah selesai memakan makanannya dan di kejutkan dengan suara bel.


Ting tong


Salah satu maid pun membukakan pintu dan menampilkan wajah seseorang yang sedang berjalan ke arah Chaca dan keluarganya berada di meja makan.


"Eh Jin sayang sini"kata Mi Rae.


Jin pun menghampiri mereka.


"Mom,dad Jin izin yah mau ajak Chaca keluar bentar"-Jin.


"Iya tapi hati hati yah"-Mi Rae.


"Iya mom"-Jin.


"Jan lama lama"-Jung Hyun.


"Siap dad"-Jin.


"Cha yu berangkat udah siap belum"-Jin.


"Keatas bentar"kata Chaca tapi di tahan oleh Jin.


"Udah gak usah ke atas kek gini aja udah cantik kok yuk ah kita berangkat assalamualaikum"-Jin.


"Waalaikumsalam"-mereka.


Chaca hanya bisa mengikuti Jin saja toh ingin memberontak tetep aja dapet semprot dari Jin.


Mereka pun memasuki mobilnya Jin dan di dalam hanya ada keheningan.


Jin yang jengah dalam keheningan pun membuka suara.


"Cha"


"Hm"


"Kapan kamu bongkar identitas di sekolah"


"Gak tahu,tapi secepatnya"


"Kalo udah bongkar indentitas,Jan deket deket cowok lain yah"


"Kenapa"


"Nanti aku cemburu sayang"kata Jin dan mengelus rambut Chaca sayang.


Chaca yang di perlakukan itu oleh jin pun hanya diam menundukkan kepalanya.


'pipi gue napa' batin chaca.


'semoga ni pipi gak merah' batin Chaca.


Jin yang melihat Chaca menundukkan kepalanya hanya bisa tersenyum tipis melihat kelakuan kekasihnya Ehh.


Mereka pun sampai di mansion?


"Ini mansion siapa Jin?"-Chaca.


"Masuk aja yuk"


Chaca pun hanya bisa ikut Jin masuk ke dalam mansion yang lumayan mewah tapi tak semewah mansion Choi.


Saat mereka memasuki mansion itu, Chaca di kagetkan dengan kedatangan tamu seperti kedua keluarga?.


'ini kenapa yah' batin Chaca.


"Yaampun Jin sayang kok kamu lama banget sih,kita nungguin kamu tahu"kata Kim Sana ibunya Jin.


"Iyah kita nungguin kamu tahu"kata Aera?


Chaca yang melihat itu pun hanya melirik Jin untuk minta penjelasan.


Jin pun menyadari tatapan Chaca dan membukakan suaranya.


"Maaf Dad,Om tapi Jin gak mau di jodohin sama Aera, Jin mencintai Chaca dan kita saling mencintai,kalian gak bisa maksain perasaan Jin"kata Jin dan menggandeng tangan Chaca.


"Kenapa di batalin sih yang"kata Aera dengan manjanya.


"Sorry"kata Jin dingin.


"Sekali lagi maaf,tapi dad mom,cinta itu gak bisa di paksakan,percuma nikah kalo gak ada perasaan satu sama lain"- Jin.


"Tapi aku sangat sayang sama kamu"-Aera dengan di imut imut kan.


"Tapia aku nggak"-Jin dan menggandeng tangan chaca dan berjalan keluar mansion dna memasuki mobil Jin.


Mereka memasuki mobil Jin dan saat Jin mulai menjalankan mobilnya Chaca pun menatapnya seolah ingin meminta penjelasan.


Jin yang melihat Chaca menatapnya dengan intens pun menepikan mobilnya di pinggir jalan dan menatap wajah Chaca dengan lekat.


Jin pun menarik napas dan menghembuskan nafasnya dengan kasar.


"Ok ok,jadi gini"-Jin.


Flashback on


Jin menuruni anak tangga untuk makan malam di mejanya.


Betapa terkejutnya Jin melihat ke hadiran Aera dan pria paruh baya tak lupa dengan wanita paruh baya yang sepertinya mereka orang tuanya dan benar saja saat Jin menghampirinya di sana ada Aera dan ayahnya yang notabenenya sebagai kepsek di CHS soal ibunya juga dia pernah melihat karena ibunya Aera pernah kesekolah karena kenaikan kelas tahun lalu.


Jin pun duduk di dekat Sana ibunya, Jin tak menghiraukan mereka Jin hanya menampilkan wajah datarnya dan tidak menyapa mereka sama sekali,menyapa saja tidak apalagi meliriknya.


Jin pun hanya mengambil makanannya dan saat Jin ingin memakan makanannya tiba tiba terhenti karena ayahnya Kim Jonghyun berbicara.


"Nah ini putraku Kim Seok Jin dia tampan bukan"kata Jonghyun dengan bangganya.


"Tentu tuan,karena dia menuruninya dari istri anda yang cantik tentunya juga dari anda yang masih awet muda"kata kepsek CHS yang bernama Siwon.


"Jin pasti kau sudah mengenali putriku bukan"-Siwon.


"Hm"-Jin datar dan langsung memakan makanannya.


Saat Jin tengah memakan makanannya dia di kejutkan dengan perkataan ayahnya dan seketika dia terbatuk.


"Jadi kedatangan saya kesini ingin menjodohkan putri saya dengan putra tuan"-Siwon.


Wajarlah dia panggil Jonghyun dengan sebutan tuan kan dia orang terkaya ke-4 didunia sedangkan dia ke-20 didunia,wajarlah namanya juga modus.


...***...


...TBC...


...*...


...*...


...*...


...Jan lupa vote and coment...


...*...


...*...


...*...


...Thanks...


...***...