The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 37



Chaca pun turun ke lantai dasar,dia melewati beberapa anak tangga dengan senyuman yang terukir di wajah cantiknya,dia benar-benar senang ketika Jimin kakaknya ingin membuatkannya makanan.


Chaca pun berjalan menuju meja makan,dia melihat pria yang sedang menyiapkan makanan di atas meja makan, Chaca mengangkat kedua sudut bibirnya berbentuk senyuman membuat pria yang tengah melihatnya membalasnya.


"Sayang ayok duduk abang udah bikinin makanan nih"-Jimin seraya menyiapkan beberapa makanan.


"Iya bang,makasih yah udah mau masakin Chaca"-Chaca lalu dia pun berjalan menuju kakaknya berdiri, Chaca pun mencium kedua pipi Jimin membuat Jimin tersenyum seraya mengelus rambut Chaca sayang.


"Sama sama sayang"-Jimin tersenyum seraya mengelus rambut Chaca sayang.


Chaca pun kembali berjalan menuju tempat duduknya,tak lama kedua orangtuanya tak lupa dengan kakak tertuanya pun datang dengan bersamaan.


"Night princess"-Jung Hyun dan Mi Rae seraya duduk di tempatnya.


"Too dad mom"-Chaca dan tersenyum ke arah keduanya.


"Night princess"-Yoongi seraya duduk di sebelah Chaca.


"Too prince"-Chaca seraya tersenyum.


Jimin pun duduk di tempatnya dan memberikan satu buah piring yang sudah berisi makanan kepada Chaca membuat Chaca kembali tersenyum dan memakannya.


Mereka pun makan dengan tenang sampai selesai,dan mereka pun berkumpul di ruang keluarga seraya berbincang bincang.


"Sayang kapan kamu buka kedok kepsek"-Jung Hyun Seraya mengelus Surai rambut Chaca sayang.


"Secepatnya dad"-Chaca seraya mengeluarkan smirknya membuat keempatnya menatapnya ketakutan.


"Chaca ke atas duluan yah mau bocan Babay semua"-Chaca lalu mencium kedua pipi mereka.


Chaca pun berjalan dan menaiki anak tangga dan memasuki kamarnya.


Chaca pun tertidur pulas di atas Queen Sizenya.


***


Kring kring kring


"Hoam"


Gadis itu pun melihat jam di atas nakas,dia pun berjalan menuju kamar mandinya untuk melakukan ritual mandinya.


15 menit Chaca sudah siap dengan Seragam yang melekat di tubuhnya. Tangan Chaca pun meraih benda pipih di atas nakas dia membukanya ternyata tidak ada notifikasi. Chaca pun beralih mengambil tas tak lupa dengan kunci mobilnya.


Chaca pun berjalan menuju lantai dasar melalui lif.


Ting


Lif pun terbuka membuat Chaca keluar dari lif dan berjalan menuju meja makan.


"Morning all"-Chaca dengan senyuman merekah di wajahnya.


"Too princess"-Jung Hyun, Mi Rae,dan the twins.


Chaca pun duduk di tempatnya,dia pun mulai memakan makanannya.


Mereka pun memakan makanannya dengan tenang hanya dentingan sepasang garpu dan sendok.


Chaca dan the twins pun berpamitan untuk berangkat ke sekolah saat mereka telah selesai sarapan.


"Mom,dad kita berangkat dulu yah assalamualaikum"-Yoongi seraya mencium punggung tangan kedua orangtuanya di ikuti oleh kedua adiknya.


"Hati hati sayang waalaikumsalam"-Mi Rae dan Jung Hyun bersamaan membuat ketiga anaknya mengangguk cepat.


Chaca dan the twins pun berjalan menuju keluar mansion, mereka berjalan menuju mobilnya berada.


"Balapan kuy"-Jimin saat mereka bertiga telah berada di depan mobilnya masing-masing.


"Kuy kuy"-Chaca dengan senang hati.


Mereka pun mulai memasuki mobilnya masing-masing, mereka pun telah siap menancapkan gasnya dengan kecepatan tinggi.


Brumm


Brumm


Brumm


Wushhhhhh


Debu pun berterbangan ke arah yang berbeda,ketiga mobil Lamborghini ini tengah melakukan aksinya, mereka saling menyelip satu sama lain.


Sampai pada akhirnya mereka pun telah sampai di sekolahnya membuat semua mata menyorotinya.


Citttttttttttttt


Ketiga mobil itu pun terparkir rapih, membuat semua orang berbisik-bisik.


Yaampun bagus banget mobilnya.


Iya baru lagi.


Itu kan mobil yang di tengah kan mobil keluaran terbaru, bahkan hanya 1 di dunia.


Iyah Bagus banget.


Apalagi mobil di tengah,udah bagus melaju kencang banget lagiii.


Seperti itulah bisikan bisikan dari warga sekolah CHS namun membuat ketiga orang itu tetap diam di dalam mobilnya sampai.


"Kapan keluar?"-Jimin melalu telponnya kepada kakak dan adiknya.


"Otw"-Chaca dan Yoongi bersamaan membuat Jimin menutup teleponnya dan ikut keluar dari dalam mobilnya masing-masing membuat semua orang menatapnya kagum, iri, sinis, dll.


Chaca dan the twins pun hanya menganggapnya sebagai angin lalu, mereka terus berjalan dengan angkuhnya, tatapannya menatap lurus ke depan.


Chaca dan the twins pun memasuki kelasnya masing-masing, Chaca pun memasuki kelasnya yang terdapat beberapa siswa siswi yang menatapnya kagum.


Chaca pun mendaratkan bokongnya di sebelah Yunghee yang sedang asyik membaca ******* membuatnya terkejut karena kedatangan Chaca yang secara tiba-tiba menurutnya.


"Astogeh kejut gue"-Yunghee saat melihat Chaca tiba-tiba duduk di sebelahnya dengan tangan yang memegang dadanya karena kaget.


"Napa Lo?"-Chaca sedikit heran terhadap temannya ini.


"Kaget gue *****"-Yunghee lalu dia pun kembali melanjutkan aktivitasnya membaca ******* membuat Chaca geleng-geleng kepala.


Chaca pun menelungkupkan wajahnya di meja,dia berusaha memejamkan matanya,tak lama Chaca pun mulai memasuki bunga tidurnya bersamaan dengan bel masuk berbunyi.


Kringgggg kringgggg kringgggg


Semua siswa siswi CHS pun berhamburan memasuki kelasnya masing-masing.


Namun Chaca enggan untuk bangun,dia lebih menyukai tidur nya saai ini, Chaca terus tertidur meskipun guru telah masuk dan mengajarnya.


Guru tak menyadari bahwa salah satu muridnya tengah tertidur,dia tetap melanjutkan memberikan materinya sampai bel istirahat berbunyi.


Kringgggg kringgggg kringgggg


Semua siswa siswi CHS berhamburan menuju kantin.


"Chaca BANGUNNNNNNNNN"-teriak Yungmi di sebelah Telinga kiri Chaca dan teriak Yunghee di sebelah Telinga kanan Chaca membuat Chaca langsung membukakan matanya dengan sempurna.


"APA APA APA ANJING?"Teriak Chaca tak kalah kencang membuat ke lima sahabatnya menutup rapat-rapat kedua telinganya.


"Kebo lu"celetuk Yunghee membuat Chaca menatapnya tajam.


Chaca pun berjalan mendahului kelima sahabatnya menuju kantin membuat kelima sahabatnya menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan.


Chaca dkk pun tengah damai dengan makanannya, mereka menikmati makanannya.


"Cha, sekarang kita jadi ke mall kan?"-Jessica di sela sela kunyahannya.


"Iya,kita ke mansion masing-masing aja dulu,nanti kumpul di mansion keluarga Choi"-Chaca membuat mereka mengangguk.


***


Bel pulang telah berbunyi 5 menit yang lalu. Namun Chaca dkk masih tetap berada di dalam kelasnya.


"Udah dong, cepet kita balik,berantem Mulu lu pada"-Yunghee dengan greget.


"Dia yang duluan"-Jessica seraya menunjuk Sanghee membuat Sanghee menatapnya dengan tajam.


"Apa Lo bilang?Lo yang duluan"-Sanghee membela dirinya sendiri.


Ya, Chaca dkk tidak bisa pulang sebelum keduanya berdamai.


Jessica dan Sanghee bertengkar hanya gara gara masalah film Drakor yang akan mereka lihat ketika berada di dalam kamar Chaca. Ya mereka telah memutuskan bahwa mereka akan menginap di mansion Chaca ralat tapi di mansion Choi lebih tepatnya di dalam kamar Chaca, kalian pasti tahu lah kamar Chaca luasnya seperti apa,bahkan di Queen size milik Chaca dan the twins bisa melebar membuat beberapa orang dapat tertidur pulas di sana,betapa canggihnya bukan?bahkan Queen Sizenya milik Chaca dan King Sizenya milik the twins adalah rancangan Chaca sendiri, Chaca lah yang membuatnya.


Ok back to story


"Udah udah Lo pada yang salah, cepet balik mau ikut ke mall gak lu pada?"-Chaca seraya berjalan mendahului mereka menuju parkiran.


"Ya mau lah"-mereka dengan cepat lalu mereka pun menyusul Chaca dan memasuki mobilnya masing-masing untuk pulang ke mansionnya masing-masing.


Chaca pun mengendarai mobil Lamborghininya dengan kecepatan di atas rata-rata membelah jalanan ibu kota.


21 menit Chaca pun akhirnya sampai di mansion tercintanya, dia keluar dari dalam mobilnya dan berjalan menuju pintu depan mansionnya.


Pintu pun di bukanya dan Chaca pun berlarian kecil menuju ruang tamu dengan suara indahnya yang menemaninya.


"Assalamualaikum MOM DAD BANG TWINS CHACA YANG CANTIK IMUT MANIS DAN SEKSEH PULANG DENGAN SELAMAT"-Chaca dengan teriak membuat mereka berempat menurut kedua telinganya rapat rapat.


"Waalaikumsalam, kebiasaan banget sih"-Yoongi yang heran akan kebiasaan adiknya yang satu itu.


"Bodo"-Chaca seraya menjulurkan lidahnya membuat Yoongi menatapnya dengan tatapan membunuhnya.


"Gak takut"-Chaca seraya menyimpan kedua tangannya di dada.


"Yaampun jangan berantem dong"-Mi Rae.


"Iya mom,yaudah Chaca yang imut ini ke atas yah mau mandi Babay semua"-Chaca lalu mencium kedua pipi mereka tidak dengan Yoongi membuat Yoongi geram dan mengejar Chaca melalui lif yang satunya lagi.


Ting!


Lif pun terbuka membuat Chaca keluar dan berlari memasuki kamarnya.


Pintu kamarnya pun tertutup,Chaca bernafas lega, ternyata kakaknya itu tidak mengikutinya.


Chaca pun membalikkan tubuhnya dia sedikit terkejut dan nyengir kuda saat pria di hadapannya menatapnya dengan tatapan membunuhnya.


Chaca pun mulai berjalan dengan hati hati,hanya satu tempat yang akan menolongnya.


Chaca pun menatapnya tak percaya, ternyata pintu kamar mandinya telah di kunci dari luar, Chaca pun menatap pria di hadapannya yang tengah memutar mutarkan kunci kamar mandi di jari telunjuknya.


"Bangg"-Chaca dengan cute, dia berusaha merayu orang yang di panggil kakaknya dengan cara mengerjapkan matanya imut,itu adalah kelemahan pria di hadapannya.


"Gak ngaruh"ucapan pria itu membuat Chaca menghela nafas panjang.


"Oke oke"-Chaca seraya berjalan ke arah pria itu dan mencium kedua pipinya membuat pria yang ada di depannya tersenyum.


"Nah gitu dong"-Yoongi seraya mencubit hidung Chaca gemas.


Ya pria itu adalah Yoongi kakak tertuanya.


"Siniin kuncinya mau mandi"-Chaca seraya menyondorkan telapak tangannya membuat Yoongi memberikan kunci kamar mandi Chaca.


"Abang keluar yah Babay adek ku sayang"-Yoongi seraya mencium kedua pipi Chaca dan berjalan ke luar kamar Chaca.


Chaca pun berjalan menuju kamar mandinya berada saat kunci itu akan di masukkan.


"Bangsut ah,,kan ada sidik jari ****** Napa harus cium pipi bang Yoon coba"geruru Chaca seraya membuka pintu kamar mandinya dan memasuki kamar mandinya untuk melakukan ritual mandinya.


15 menit Chaca sudah siap dengan pakaian santainya,dia hanya memakai Hoodie hitam bergambar mahkota di bagian dadanya dan celana jeans hitam panjang,Chaca pun meraih benda pipihnya,dia pun Keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kamar di sebelahnya.


Tok


Tok


Tok


Cekleekk


"Bang mau ikut ke mall?"-Chaca bertanya kepada pria di hadapannya ini.


"Mau,yuk"-Yoongi dan merangkul Chaca.


Chaca dan Yoongi pun berjalan menuju kamar Jimin dan mengetuk pintunya.


Tok


Tok


Tok


Cekleekk


"Yuk"-Jimin yang sudah mengetahui bahwa mereka akan pergi menuju mall.


Chaca dan the twins pun menuruti anak tangga, mereka melihat ternyata sudah ada sahabat Chaca dan Sahabatnya the twins, mereka pun menghampiri mereka.


"Udah siap? berangkat yuk"-Jin seraya menggenggam tangan Chaca lembut.


"Bentar, bang, mom and dad udah tahu?"-Chaca seraya menatap kedua kakaknya bergantian.


"Udah kok,kamu tenang aja"-Yoongi seraya menatap manik mata biru laut milik Chaca.


"Yuk berangkat"-Jessica.


"Terus gue sendirian gitu?merasa jadi nyamuk tau gak"-Cristy seraya menghentakkan kakinya menuju mobilnya berada.


"Yaampun kasian banget sih sahabatnya kita"-Chaca dengan sedikit sedih membuat mereka tertawa dan memasuki mobilnya masing-masing,ralat namun memasuki mobilnya para cogan mungkin hanya Cristy yang akan menjadi nyamuk kali ini.


Di dalam mobilnya Jin mereka di sibukkan dengan dunianya masing-masing. Jin yang pokus terhadap jalanan,Chaca yang tengah memainkan ponselnya.


Sampai pada akhirnya mereka telah sampai di tempat tujuan.


Mereka pun keluar dari dalam mobilnya masing-masing dan berjalan memasuki salah satu mall Chaca apalagi kalau bukan Cha's Mall mereka pun memasuki mall itu.


"Mau kemana dulu?"-Jessica Kepada sahabat sahabatnya itu.


"Gimana kalo ke butik dulu?"-Cristy membuat mereka mengangguk dan berjalan menuju butik terkenal.


"Jin kamu tunggu di sini aja ya"-Chaca membuat Jin sedikit bingung.


"Kenapa?"-Jin yang heran dengan apa yang dimaksud oleh Chaca.


"Kalo kamu ikut, bukan kejutan dong namanya"-Chaca membuat Jin mengangguk.


"Iya kalian juga yah"-Yungmi membuat kelima cogan itu mengangguk dan menunggu di luar butik melihat orang yang berlalu lalang dan aja juga yang menatap mereka dengan tatapan terpukau.


Bagaimana tidak,selain tampan kelima pria ini memakai celana jeans hitam panjang dan kemeja putik dengan bagian tangan di gulung ke atas sikut menambah kesan tampan dan juga coolnya dengan badan yang sedikit menyender di dinding dan kedua tangannya memasuki saku celananya, mereka juga tidak berjanjian memakai baju itu mungkin mereka satu hati eaaa.


Chaca dkk pun memasuki butik itu dan mulai memilihnya.


Cukup 10 menit mereka telah menemukan gaun yang cocok dengan mereka, bagaimana tidak sedangkan toko butik di depannya ini adalah butik yang sangat besar, terdapat sekali banyak gaun cantik.


Chaca pun menelpon salah satu anggota GBD yang bertugas di dekat butik ini untuk membawakan belanjaan ke dalam mansion Choi,tak lama anak GBD pun datang dan membawa belanjaan chaca menuju mansion Choi.


Chaca dkk pun keluar dari butik setelah mereka selesai,mereka kembali menghampiri kekasihnya masing-masing.


...***...


...TBC...