
Kring kring kring
"Eugh"
Chaca pun mengucek matanya, meregangkan otot-ototnya yang kaku, lalu berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
15 menit Chaca menyelesaikan ritual mandinya, dan Chaca pun sudah memakai seragam sekolahnya, memasukkan pisau lipatnya di balik tasnya, mengoleskan sedikit liftint di bibirnya agar terlihat lebih segar.
Chaca pun turun kebawah dengan tas di sebelah punggungnya memasuki lif.
Setelah lif terbuka, Chaca pun menghampiri keluarga tak lupa sahabatnya.
"Morning all"teriak Chaca seraya melangkah ke meja makan dan duduk di antara kedua kakaknya.
"Morning too Chaca/Princess"ucap mereka bersamaan.
Mereka pun memakan sarapannya dengan tenang, hanya ada dentingan sepasang sendok dan sumpit.
Setelah selesai sarapan, Chaca dkk the twins pun berpamitan untuk berangkat ke sekolah CHS.
"Dad,mom kita berangkat yah assalamualaikum"ucap Yoongi mewakili adik dan sahabat adiknya.
"Ia hati hati waalaikumsalam"ucap Jung Hyun dan Mi Rae bersamaan.
Chaca dkk the twins pun berjalan keluar mansion,Chaca pun tersenyum saat kekasihnya menghampirinya.
"Berangkat bareng yuk"ucap Jin membuat Chaca mengangguk.
"Sayang ayok kita berangkat bareng"ucap Tae Hyung kepada Sanghee membuat Sanghee mengangguk.
Chaca dkk pun memasuki mobil para kekasihnya, seperti biasa, Cristy mengendarai mobilnya sendiri.
Mobil Jin pun memimpin perjalanan.
Jin dkk Cristy pun menancapkan gasnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ibu kota menuju CHS.
30 menit akhirnya mereka sampai di CHS, mobil Jin dkk Cristy pun memasuki parkiran khusus petinggi.
Chaca dkk Jin dkk pun keluar dari mobilnya, berjalan berpasangan menuju kelasnya masing-masing.
"Belajar yang bener"ucap Jin seraya mengacak rambut Chaca membuat Chaca berdecak lalu tersenyum dan mengangguk.
"Jan tidur lagi"ucap Tae Hyung kepada Sanghee membuat Sanghee mengangguk.
"Jan nyanyi lagi"ucap Chanyeol kepada Jessica membuat kekasihnya mengangguk.
"Jan tidur lagi"ucap Yoongi membuat Yungmi nyengir kuda.
"Jan makan Mulu"ucap Jimin membuat Yunghee mengangguk.
"Gak ada yang bilang ke gue gitu?"ucap Cristy membuat Chaca dkk Jin dkk tertawa.
"Jagain pacar gue"ucap Jin seraya menepuk pundak Cristy membuat gadis itu mendengus lalu mengangguk.
"Kita ke kelas hati hati kalian"ucap Yoongi membuat Chaca dkk mengangguk.
Chaca dkk pun berjalan memasuki kelasnya, dan Jin dkk pun berjalan menuju kelasnya berada.
Sesampainya di kelas, Chaca pun mengeluarkan earphone nya lalu menyalakan lagu kesukaannya dan terlelap.
Yunghee yang melihat Chaca tertidur pun hanya menggelengkan kepalanya.
Tak lama guru pelajaran pun masuk, Bukannya membangunkan Chaca yang tertidur, Yunghee malah melihat ke empat sahabat lainnya memberikan kode dan Yunghee pun terlelap menuju mimpinya bersama dengan Yungmi, Sanghee, Jessica, dan Cristy.
Pak Suho guru yang terbilang killer dan tatapannya tajam pun melihat Chaca dkk yang tengah tertidur, pak Suho pun berjalan menuju meja Jessica dan Cristy berada.
"Bangun"ucap pak Suho seraya menepuk satu pundak Jessica dan Cristy bersamaan.
"Hehe"cengengesan Jessica membuat pak Suho menggeleng geleng kan kepalanya.
Pak Suho pun berjalan menuju meja Yungmi dan Sanghee, menepuk satu pundak mereka secara bersamaan membuat si empu membuka matanya dan nyengir kuda.
Pak Suho pun berjalan menuju meja Yunghee dan Chaca, menepuk pundak Yunghee membuat Yunghee bangun dan cengengesan. Yunghee pun mencoba membangunkan Chaca namun nihil, wanita itu enggan untuk membuka matanya.
Pak Suho yang sudah geram pun mulai menggebrak meja Chaca membuat Chaca bertelonjak kaget.
"Kamu tidur Mulu"ucap pak Suho membuat Chaca memutar bola matanya malas.
"Kamu sama teman teman kamu itu(seraya menunjuk meja Jessica dan Yungmi) kalian bapak hukum bersihin lapangan sampai bersih"ucapnya tegas.
"Bapak lupa saya siapa?"ucap Chaca dingin membuat pak Suho merutuki dirinya sendiri.
"Saya pemilik sekolahnya pak"ucap Chaca dingin.
"Maaf nona"ucapnya seraya menundukkan kepalanya.
"Cabut"ucap Chaca seraya melihat kelima sahabatnya membuat mereka mengangguk dan berjalan di belakang Chaca.
Chaca dkk pun berjalan keluar kelas, Chaca pun menendang pintu kelasnya membuat siswa siswi kelas XII IPA 1 dan pak Suho terkejut.
Disinilah Chaca dkk berada, di kantin dengan di temani beberapa makanan yang tengah mereka makan.
Chaca yang sudah menyelesaikan makanannya pun membuka benda pipihnya, memainkannya ralat tapi menyelesaikan tugas kantornya melalui email.
"Cha bolos kuy"ucap Sanghee membuat Chaca mengangguk.
"Bolos kemana?"ucap Cristy membuat Chaca berpikir sejenak.
"Ruangan gue?"ucap Chaca membuat mereka mengangguk dan Chaca pun mengangguk.
Chaca pun berjalan menuju ruangannya di ikuti kelima sahabatnya di belakang.
Sesampainya di sana, mereka pun merebahkan tubuhnya di atas Queen Size milik Chaca.
Setelah merasa puas merebahkan tubuhnya, mereka pun berjalan menuju tv, dan duduk di sofa dengan cemilan di tangan mereka.
"Gue mo tidur dulu yah"ucap Chaca membuat mereka mengangguk.
"Gue ikut dah"ucap Yungmi membuat Chaca mengangguk.
Chaca dan Yungmi pun merebahkan tubuhnya di atas Queen Size milik Chaca dan terlelap dalam tidurnya.
Disisi lain....
Jin dkk sedang menikmati makanannya, ya, sekarang adalah jam istirahat, namun mereka tak melihat batang hidung Chaca dkk.
"Sanghee mana sih?"tanya Tae Hyung kepada sahabatnya membuat mereka mengangkat bahunya.
"Chaca sama yang lainnya kok belum datang?"ucap Jin membuat mereka menggeleng sebagai jawaban tidak tahu.
"Telpon aja"ucap Chanyeol membuat Jin mengangguk.
Jin pun mengambil benda pipihnya yang berada di saku celananya dan mulai mencari kontak seseorang, setelah kontak itu dapat Jin pun langsung menelponnya.
Di lain tempat.
Drttttt
Drttttt
Drttttt
Drttttt
"Ck"decak Chaca dengan tangannya yang malas mengambil benda pipihnya di saku roknya.
Chaca pun mengangkat teleponnya tanpa melihat siapa yang meneleponnya.
'Shit ganggu aja Lo, napa?' ucap Chaca terlihat emosi.
'Cha, ini aku Jin, kamu kenapa sih?' ucapan Jin mampu membuat Chaca membulatkan matanya lalu melihat siapa yang meneleponnya, ternyata benar, saat ini yang tengah berbicara dengannya adalah kekasihnya.
'Eh maaf yah sayang, aku kira siapa'ucapan Chaca mampu membuat orang yang di seberang sana mengalihkan wajahnya dari sahabatnya karena dia merasa hawa panas yang menyeruak di kedua pipinya.
'Iya, emangnya kamu dimana?kok gak ke kantin?'
'Di ruangan aku' ucapan Chaca mampu membuat Jin mengangguk mengerti tanpa di ketahui Chaca.
'Yaudah nanti kita kesana yah' ucap Jin membuat Chaca berdeham.
Tutt
Chaca pun menaruh kembali benda pipihnya di saku roknya dan mulai melihat ke arah sahabatnya, Yungmi, ternyata gadis itu masih terlelap membuat Chaca berdecak.
"BANGUNN"ucap Chaca membuat Yungmi berdecak dan membuka matanya.
Chaca pun berjalan menuju kamar mandi, untuk mencuci mukanya setalah membangunkan Yungmi.
Tangan Chaca yang putih nan mulus itu pun terulur untuk mengambil segelas air di atas nakasnya.
"BANJIRRR"teriak Chaca seraya menyiramkan air dari gelas itu di wajah Yungmi.
"HUWAA BANJIRRR, YOONGI TOLONGIN PRINCESS NYA NAPAA HUWAAAAAAAA" teriak Yungmi yang masih memejamkan matanya.
"Bacot, sana cuci muka"ucap Chaca mampu membuat Yungmi membuka matanya dan berdecak seraya berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci mukanya.
Chaca pun berjalan menuju Yunghee, Sanghee, Jessica dan Cristy berada dan duduk di sofa.
"Dah bangun?"ucap Cristy.
"Belum"ucap Chaca sudah tahu dirinya sudah bangun kenapa nanya pikir Chaca.
"Yungmi mana?"ucap Sanghee.
"Hello Yungmi yang cantik dan imut kambek"teriak Yungmi membuat semua Sahabatnya menutup rapat-rapat kedua telinganya.
"******* toa Lo"ucap Chaca.
"Gak nipak *******"ucap Yungmi membuat Chaca memutar bola matanya malas.
Tok
Tok
Tok
Merasa ada yang mengetuk pintu, Chaca pun berdiri dari duduknya, berjalan menuju pintu dan membuka pintunya.
"Hai"sapa Jin seraya tersenyum membuat Chaca membalas senyumannya.
"Juga"ucap Chaca seraya tersenyum.
"Ayo masuk"ucap Chaca membuat Jin dkk mengangguk dan duduk di sofa yang di duduki Yunghee Yungmi Sanghee Jessica dan Cristy.
"Gede banget yah ruangan Lo"ucap Tae Hyung membuat Chaca memutar bola matanya malas.
"Betewe semua orang yang mo ikut tawuran udah di kasih tahu?"ucap Chaca membuat Jin dkk mengangguk sebagai jawaban.
"Katanya mereka bakalan standby di belakang sekolah kita"ucap Chanyeol membuat Chaca dkk mengangguk paham.
"Kamu udah makan?"ucap Jin membuat Chaca menggeleng kecil.
"Kenapa belum makan?"ucap Jin membuat Chaca nyengir kuda.
"Bukannya tuh makanan banyak?"ucap Jin seraya menunjuk meja yang berisikan makanan berat dan makanan ringan menggunakan dagunya membuat Chaca kembali tersenyum kecil.
"Masih kenyang"ucap Chaca membuat Jin menghela nafas panjang.
Jin pun mengambil makanan dan menyuapkannya ke dalam mulut Chaca, Chaca pun menerima suapan itu sampai suapan terakhir di temani candaan dari Yungmi, Sanghee Chanyeol dan Tae Hyung.
"Sianjir gue jomblo diem aja"ucap Cristy membuat mereka tertawa terbahak-bahak.
"Makanya cari cowok sana"ucap Jessica membuat Cristy berdecak sebal.
"Iyah makanya cari cowok Sono"ucap Yungmi.
"Ish gue kan lagi nyariin cowok masalalu gue"ucapnya seraya mempuotkan bibirnya membuat mereka menatapnya jijik.
"Masa lalu?"ucap Chaca membuat Cristy mengangguk.
Ucapan Cristy mampu membuat Chaca mengingat kejadian di masa lalunya bersama seorang pria yang amat ia cintai.
"Udah gak zaman sama yang namanya masalalu ogeb"ucap Yungmi seraya menonyor kepala Cristy membuat si empu meringis kesakitan.
"Biarin hidup, hidup gue"ucap Cristy membuat Yungmi memutar bola matanya malas.
"Lagian gak ada cowok yang mau sama gue"ucap Cristy.
"Emangnya Napa?"ucap Yunghee.
"Iya lah, secara kan gue itu cantik, pasti semua cowok pada minder"ucapnya bangga membuat sebuah toyoran mendarat di kepalanya.
"Jijik gue"ucap Yunghee dkk membuat Cristy mendengus.
"Eh udah bel tuh, mau masuk?"ucap Jin mengalihkan topik pembicaraan yang tidak terlalu penting baginya.
"Gak ah, males"ucap Chaca membuat Jin menatapnya tajam.
"Masuk, aku gak mau punya pacar bandel"ucap Jin seraya bangkit dari duduknya dan menarik tangan Chaca membuat Chaca berdecak sebal.
Chaca dkk Jin dkk pun berjalan keluar ruangan Chaca, dan berjalan menuju kelas Chaca dkk berada.
"Sana masuk, Jan bandel, belajar yang bener biar anak kita gak malu punya orangtua bodoh"ucap Jin membuat Chaca mendengus.
'Eh gue udah lulus S2 yah bege' batin Chaca.
"Iyah, kamu juga sana masuk"ucap Chaca lalu berjalan masuk menuju kelasnya diikuti sahabatnya di belakangnya.
***
Bel pulang berbunyi 10 menit yang lalu, Chaca dkk kini sedang berada di kelasnya, mengeluarkan pisau lipatnya dari balik tas mereka dan berjalan menuju keluar kelasnya.
Chaca dkk tersenyum saat kekasihnya dan juga teman kekasihnya sudah berada di hadapannya.
"Udah siap?"ucap Jin membuat Chaca dkk mengangguk.
"Yaudah langsung aja"ucap Chaca dan mereka pun berjalan menuju belakang sekolah.
Disinilah Chaca dkk Jin dkk berada, Chaca berdiri di paling depan di temani oleh kekasihnya dengan tangan kanannya memegang balok kayu dan tangan kirinya memegang pisau lipatnya, Chaca dkk Jin dkk juga sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian santai, Chaca juga mencepol rambutnya asal.
Kini Chaca sudah berhadapan dengan ketua dari sekolah sofa, menatapnya dengan tatapan membunuhnya aura dingin Chaca pun keluar, bahkan Jin yang seorang lelaki pun bergidik ngeri.
"Heh ketuanya mana?"ucap Sanha sedikit berteriak.
"Rabun atau buta? Ck gue ketuanya"ucap Chaca dengan lantang membuat Jin dkk terkejut mendengarnya.
"Lo?cewek? Gak pantes cewek tawuran, lagian cewek itu tugasnya di dapur ama di ranjang hahaha"ucapnya membuat anggotanya ikut tertawa.
"Terus urusannya sama Lo apa?"ucap Chaca di akhiri senyuman devilnya bahkan Sanha yang melihatnya dan juga anggotanya pun berusaha menelan salivanya.
"Serang"ucap Sanha membuat anggotanya menyerang anggota Chaca.
ChaJin dkk pun memukul dan mensayat musuhnya dengan cepat, Chaca pun berjalan menuju Sanha, tersenyum devil lalu mengeluarkan pisau lipatnya, Sanha sebagai ketua dari sekolahnya pun memberanikan dirinya, berjalan mendekati Chaca dan tersenyum remeh.
"Lo itu ce-"ucapan Sanha terpotong karena sebuah Bogeman mendarat dengan manis di wajahnya membuat darah segar keluar dari bibirnya yang sedikit robek.
Chaca pun tersenyum remeh dan kembali memukul membabi buta pria yang berada di depannya, sampai dia pun tidak merasakan keberadaan seseorang di belakangnya dan mendaratkan pisau lipatnya di bahu Chaca.
Jlebb
Bukannya berteriak, Chaca malah menoleh ke belakang, dia sudah mendapatkan sahabatnya yang khawatir kepadanya namun apa daya mereka, karena mereka sedang menghabisi musuhnya.
"Berani Lo sama gue hah"ucap Chaca dingin membuat pria yang telah menancapkan pisaunya menegang.
Chaca pun mencabut pisaunya dengan kasar membuat pria di depannya menelan salivanya susah.
"Lo udah salah cari lawan"ucap Chaca dan berjalan mendekati lelaki itu, namun pergerakannya tak kalah cepat, hampir saja dirinya terkena balok kayu, untungnya Jin memberitahunya dan Jin pun mendekati Chaca.
"Sayang kamu kenapa?"ucap Jin saat melihat bahu kiri Chaca berdarah.
"Menjauh"ucap Chaca dingin membuat Jin terpaksa memundurkan langkahnya.
"Lo bener gak tahu gue siapa hm?"ucap Chaca.
...***...
...TBC...
...*...
...*...
...*...
...Vote...
...Vote...
...Vote...
...****...