
"Cha,bangun yah,kalo Lo gak bangun, rasanya hampa,gak ada yang nraktir kita kita"-Sanghee lesu dan perkataan asal membuat Yungmi yang berada di sampingnya menoyor kepalanya.
"Pikiran lu duid Ama makan mulu lu ah"-Yungmi kesal dengan sahabatnya yang satu itu.
"Mom,dad Jin berangkat duluan yah,nitip pacar assalamualaikum"-Jin seraya mencium punggung tangan kedua orangtuanya eh,ralat tapi calon kedua orangtuanya.
"Iya sayang hati hati"-Mi Rae.
"Kita juga mom,dad"-Jimin mewakili kakaknya seraya mencium punggung tangan kedua orangtuanya.
"Yaudah hati hati"-Jung Hyun.
"Jagain Chaca mom"-Yoongi saat sudah berada di balik pintu.
"Tentu sayang"-Mi Rae.
"Cha, cepet sembuh yah,kita bakal nungguin Lo dan tentunya kita juga bakal berusaha buat rencana Lo berhasil,gue tahu siapa yang nusuk Lo"-Yunghee pelan,bahkan sangat pelan ketika ia berbicara 'dan tentunya kita juga bakal berusaha buat rencana Lo berhasil,gue tahu siapa yang nusuk lo'.
"Iya,kita bakal nunggu Lo,kita berangkat dulu yah bye,gue harap ketika kita Dateng lagi,lo udah bangun Cha"-Yungmi.
"Cepet sembuh Queen gue"-Sanghee dan tersenyum berharap Chaca bisa melihatnya dan membalasnya namun hasilnya nihil.
"Cepet sembuh Chaca"-Jessica dan Cristy bersamaan.
"Mom,dad kita juga berangkat yah assalamualaikum,nitip Chaca nya"-Yunghee mewakili ke lima sahabatnya seraya mencium punggung tangan Mi Rae dan Jung Hyun di ikuti keempat sahabatnya.
"Iya,hati hati sayang"-Mi Rae dan di angguki setuju oleh Jung Hyun.
Di sekolah CHS.
Chaca dkk no Chaca berjalan melewati kolidor kelas yang mendapat bisikan bisikan syaitan karena mereka semakin dingin apalagi Yunghee Yungmi dan Sanghee,makin dingin ae, siswa siswi CHS pun mulai menyadari bahwa kekurangan satu orang diantara mereka.
"Ekhem temennya kemana?udah mati?"-?
"Bacot *****"- Sanghee emosi.
"Lo bilang satu kata lagi,gue robek mulut Lo"-Yungmi tajam dan menunjuk wajah Aera.
"Lo pikir gue takut sama anceman Lo?"-Aera dengan memutarkan bola matanya malas.
"Lo pikir gue gak main main sama kata kata gue *****?"-Yungmi dan meninggalkan Aera yang berwajah merah menahan amarahnya sekaligus menahan malu.
Yunghee dkk pun memasuki kelasnya dengan tatapan dingin dari biasanya.
***
Kring kring kring
Bel istirahat berbunyi dengan nyaring membuat siswa siswi CHS berhamburan memasuki kantin.
"Kantin kuy"-Jessica.
"Kuy kuy"-Sanghee dan Cristy bersamaan.
Yunghee dkk pun berjalan memasuki kantin, mereka pun tidak mendapatkan meja dan alhasil mereka bergabung bersama sang kekasihnya.
"Gilaaa penuh amat ni kantin"-Sanghee seraya mengedarkan pandangannya ke seluruh arah di kantin.
"Gimana dong?"-Cristy.
"Gabung sama bang Yoongi dkk yok"-Jessica.
Mereka pun mengangguk dan berjalan menuju meja Jin dkk.
"Boleh gabung?"-Jessica.
"Boleh sayang"-Chanyeol seraya mengedipkan sebelah matanya.
"Tumben gak ada yang ngomong?"-Cristy.
"Tauk"-Tae Hyung.
"Em,gue sama Sanghee pesen makanan yah,samain aja ya"-Tae Hyung dan mereka pun mengangguk.
Sedang asyik asyik-asyiknya memikirkan sesuatu mereka di kejutkan dengan kehadiran Tae Hyung dan Sanghee yang memegang nampan berisi 10 jus dan 10 burger nya.
"Nih makan"-Tae Hyung.
Mereka pun memakan makanannya sampai selesai dan bel pulang pun berbunyi.
Kring kring kring
"Ke RS yuk"-Sanghee.
"Mansion dulu yah"-Jessica.
"Iyah mansion dulu nanti ke RS,btw kita mampir ke toko kue dulu ya,kita beliin Chaca kue kesukaannya"-Cristy.
"Kuy"-Yungmi.
Mereka pun berjalan menuju parkiran petinggi dan memasuki mobilnya masing-masing.
Jin pov
Saat ini,gue lagi di perjalanan menuju mansion gue,gue berniat mau ke RS buat jenguk Chaca,sumpah gue makin dingin aja di sekolah karena gak ada Chaca, the twins juga sama kek gue.
Gue pun ngendarain mobil gue di atas rata-rata,udah lama juga gak ngasah kemampuan gue lagi.
Oh iya, pasti kalian nanya nanya kan soal kenapa gue tau kalo Chaca fake nerd sama queen racing?.
Waktu balapan,gue liat Chaca kek gak asing di muka gue,dan waktu Chaca mau pulang,gue nyuruh orang buat selidiki wanita itu,dan ternyata dia adalah Chaca adiknya the twins dan dia juga fake nerd,jadi kalian udah tahu kan?ok kita lanjut.
Sekarang gue lagi ada di mansion dan gue liat mommy sama Daddy udah ada di ruang keluarga, waktu gue jalan mereka nanya.
"Jin,kok wajahnya lesu?"-momy gue dan hampirin gue.
"Gak papa mom"-gue sambil senyum.
"Oh iya,cewek yang kamu pacaran waktu batalin perjodohan mana sayang?"-momy gue sambil ngelus rambut gue.
"Dia di RS mom,Jin mau kesana bentar lagi"
"Astaghfirullah,yaudah sana cepet mandi dan jenguk pacarmu itu"-mommy gue sedikit heboh.
"Yaudah Jin ke atas mom dad".
Gue pun naikin anak tangga ke lantai dua dimana kamar gue berada.
Gue masuk kamar dan segera berjalan menuju kamar mandi.
Gak butuh waktu lama,15 menit gue udah siap dengan celana jeans hitam panjang dan Hoodie putih,gue pun ambil dompet,hp,sama kunci mobil.
Gue pun turun menuruni anak tangga,gue keluar mansion sebelum itu gue udah pamitan sama mommy Daddy,gue pun masuk dalam mobil dan berangkat ke RS.
Sebelum itu,gue mampir beli bubur sama buah buahan kesukaan Chaca,Anggur, strawberry,mangga,dan melon,gue tahu buah kesukaannya dari the twins.
Gue pun lanjutin perjalanan gue ketika bubur dan buah buahan udah ada,gue baru ingat,kalo Chaca belum sadah dan pasti buburnya gak di makan,tapi gue harap Chaca cepet bangun dan makan bubur yang gue beliin.
17 menit akhirnya gue sampai di MC Hospital,gue pun langsung berjalan menuju kamar inap Chaca.
Author pov.
Cekleekk.
"Kok gak ada orang?"gumam Jin seraya berjalan menuju brankar Chaca.
"Hey bro"-Jimin seraya memegang pundak Jin dari belakang membuat Jin sedikit terkejut namun dia merubah ekspresi nya menjadi datar ketika melihat siapa yang membuatnya terkejut.
"Apa?"-Jin seraya menatap Jimin tajam.
"Hehe sorry,oh iya,gue nitip Chaca bentar yah,mau ke kantin dulu beli makan bang Yoon ada di kamar mandi kok"-Jimin membuat Jin manggut-manggut dan Jimin pun berjalan keluar kamar inap Chaca.
Bersamaan Jimin keluar dari ruang inap, Yoongi pun keluar dari dalam kamar mandi.
"Jimin mana?"-Yoongi seraya mengeringkan rambutnya dengan handuk.
"Kantin"-Jin membuat Yoongi beroh ria.
Jin pun duduk di kursi dekat brankar Chaca dan menggenggam tangan Chaca lembut lalu mengusapnya.
"Sayang,kapan kamu bangun?aku janji kalo aku ketemu sama orang yang udah bikin kamu kek gini akan ku habisi dia,tapi kamu harus bangun yah sayang"-Jin seraya mengelus tangan Chaca menggunakan tangan kanannya dan tangan kirinya mengusap rambut Chaca sayang.
Cekleekk.
"Hay sayang"-Yungmi seraya tersenyum dan berjalan ke arah Yoongi.
"Hay"-Yoongi seraya membalas senyuman Yunghee.
"Chaca belum bangun?"-Yunghee seraya berjalan ke arah brankar Chaca lalu duduk di samping kiri Chaca dan berhadapan dengan Jin.
"Belum"-Jin masih menatap wajah Chaca.
"Hello eprybadeh gue bawa makanan yuhuu"-Jimin sedikit berteriak.
"Berisik"-Jin dingin.
"Sorry Jin gue kelepasan,eh ada yayang bebep"-Jimin seraya mengedipkan sebelah matanya Kepada Yunghee sang kekasih.
"Kantin"-Jimin membuat Yunghee manggut-manggut.
"Eh iya,ini gue bawa makanan lho buat Lo,Lo bangun yah"-Yungmi seraya memperlihatkan beberapa kantong plastik ke arah Chaca yang masih setia menutup matanya.
"Iya, kita bawa makanan lho,Bagun yah"-Sanghee dengan mata berair.
"Udah gak usah nangis,lebay lu ah"-Yungmi Kepada Sanghee.
"Gimana mau nangis,orang di Chaca gak bangun bangun"-Sanghee so'k dramatis.
"Hello eprybadeh"-Tae Hyung dengan beberapa kantong plastik di tangannya yang baru saja datang ke ruang inap Chaca.
"Eh sayang,kok kamu nangis sih?oh ia Jim ini buat Lo pada"-Tae Hyung seraya memberikan makanan kepada Jimin lalu berjalan ke arah Sanghee.
"Kenapa?"-Tae Hyung.
"Chaca kapan bangun?"-Sanghee.
"Udah,kamu gak usah khawatir,yang penting kita doain dia yah"-Tae Hyung lalu memeluk Sanghee berusaha menenangkan sang kekasih.
"Ehkem,gak usah pacaran di sini juga kalek"-Chanyeol.
"Assalamualaikum"-Mi Rae.
"Waalaikumsalam"-Yunghee dkk,Jin dkk.
"Chaca belum bangun bang?"-Jung Hyun kepada kedua anak lelakinya.
"Belum dad"-Yoongi.
"Yaudah kalian makan ajah dulu,liat tuh makanannya banyak banget lho"-Mi Rae seraya menunjuk meja yang di atasnya terdapat beberapa makanan.
"Iya mom"-The twins.
Beginilah keadaan di ruang inap Chaca, Yoongi, Jimin, Chanyeol dan Tae Hyung yang sedang makan, Yunghee dan Yungmi sedang membaca *******, Sanghee Cristy dan Jessica sedang menonton Drakor bersama kedua orang tua Chaca dan the twins.
Jin?dia masih tetap setia berada di samping Chaca dengan tangan kanan yang masih menggenggam tangan Chaca dan mata terpejam, terpejam?ya,dia tertidur dan menelungkupkan wajahnya di brankar Chaca.
Sekitar 30 menit mereka masih berada di ruang inap Chaca dan masih melakukan aktivitasnya seperti tadi sampai sekarang.
Tangan putih itu sedikit bergerak,tak lama mata biru itu pun mulai membuka dan berusaha menangkap cahaya dan tak lama dia pun tersenyum lebar,dia mengedarkan pandangannya kesetiap penjuru, ternyata tidak ada yang melihatnya,dia pun beralih melihat tangan kanannya yang di pegang lalu beralih ke pria yang sedang menelungkupkan wajahnya.
Tersenyum,dia tersenyum kembali,bahkan sangat lebar,entahlah dia begitu menyayangi pria itu. Dia pun mulai menggerakkan tangan kirinya dan berusaha mengelus rambut hitam pria itu.
Karena merasa ada yang mengelus rambutnya, pria itu pun membuka matanya dan melihat wanita yang sedang tersenyum lebar ke arahnya,dia pun membalas senyumannya.
"Sayang kamu udah bangun?"-Jin .
"Chaca kamu sudah bangun sayang?"-Mi Rae tersenyum bahagia ketika Jin mengatakan bahwa Chaca sudah bangun dan dengan cepat semua orang yang berada di ruang inap Chaca pun menghampiri Chaca.
"Mau minum sayang?"-Jung Hyun seraya menyodorkan segelas air putih kepada putrinya itu,lalu Chaca pun menerimanya dan meminum air itu.
"Cha Lo udah bangun,kita rindu tau gak"-Sanghee.
"Iya"-Chaca dengan suara kecil.
"Perutnya masih sakit?"-Mi Rae.
"Dikit mom"-Chaca dengan suara kecil dan tersenyum.
"Daddy panggil dulu dokter"-Jung Hyun lalu berlari menuju ruangan dokter. Mengapa tidak menekan tombol darurat?karena terlalu bahagianya jadi tidak mengingat ke situ.
"Cha,tau gak kita itu rindu sama Lo"-Yungmi dan mendapatkan senyuman dari Chaca.
"Princess kamu sudah bangun?"-Yoongi dan memegang wajah Chaca.
Chaca masih tidak merespon nya dan tetap diam.
"Maafin Abang yah"-Yoongi dengan wajah lesu.
"Iya bang"-Chaca dan tersenyum lebar ke arah Kakaknya.
"Kakak janji gak bakal bicara kek gitu lagi"-Yoongi membuat Chaca tersenyum ke arahnya.
"Chaca Abang yang seksi ini rindu sama Lo tau gak?"-Jimin dengan alay lalu mengelus rambut Chaca sayang.
"Iya bang"-Chaca seraya tersenyum.
"Permisi,saya akan mengecek keadaan mis nona Chaca"-Dokter Hyunjin sedikit keceplosan,dia benar benar merutuki kesalahannya itu karena telah mendapatkan tatapan tajam tak lupa membunuhnya dari Chaca.
"Baik dok"-mereka lalu mereka pun sedikit memundurkan langkahnya memberikan ruangan kepada dokter.
"Bagaimana dok?"-Jung Hyun.
"Kondisi nona Chaca kini mulai stabil, beberapa lama lagi dia bisa pulang"-Dokter Hyunjin.
"Tapi tadi katanya masih sedikit sakit dok"-Mi Rae.
"Nyonya tenang saja,perutnya akan kembali pulih setelah dua sampai tiga hari"-Dokter Hyunjin.
"Baiklah kalo begitu, terimakasih dokter"-Jung Hyun.
"Sama sama ini sudah kewajiban saya sebagai seorang dokter apalagi Pasien saya adalah nona Chaca"-Dokter Hyunjin lalu tersenyum lebar ke arah Chaca.
"Kalo begitu saya pamit,nona,kamu harus perbanyak istirahat dan minum lah obatnya Secara teratur"-Dokter Hyunjin membuat Chaca mengangguk lalu dokter pun pergi meninggalkan ruang inap Chaca.
"Kamu denger kan?banyakin istirahat"-Chanyeol seraya mengelus rambut Chaca sayang.
"Iya bang"-Chaca.
"Mommy"-rengek Chaca.
"Apa sayang?"-Mi Rae.
"Laper hehe"-Chaca lalu di akhiri cengir kuda.
"Yaampun mommy lupa,"-Mi Rae lalu menepuk jidatnya sendiri.
"Mom,biar Jin aja ya"-Jin seraya mengambil alih mangkok bubur ketika Mi Rae akan menyuapi Chaca.
"Gimana?enak?"-Jin membuat Chaca menggeleng.
"Kenapa?tapi tetep aja di makan"-Jin.
"Lagian gak ada makanan lain"-Chaca membuat Jin geleng-geleng kepala.
"Udah"-Chaca.
"Baru juga lima suap Cha"-Jin.
"Hehe"
"Mau apel?"-Jin seraya menyondorkan apel pemberian dari sahabat Chaca.
"Mau"-Chaca dengan berbinar.
Jin pun mulai mengupas apel dan menyuapi Chaca dengan telaten.
"Nih minum dulu"-Jin.
"Makasih sayang"-Chaca seraya tersenyum lalu meneguk airnya.
"Cieee udah berani manggil sayang yah"goda Jin seraya mencolok colok pipi Chaca menggunakan telunjuknya.
"Ish kamu mah"-Chaca dan mengembungkan Pipinya.
Cup
Cup
Cup
...***...
...TBC...
...*...
...*...
...*...
...Vote and coment yah,aku butuh banget vote sama coment dari kalian,mohon di berikan vote nya....
...*...
...*...
...*...
...Thanks...
...***...