The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 59



Mereka pun sarapan dengan hening hanya ada dentingan sepasang sendok dan sumpit.


Selesai sarapan, Jin pun pamit kepada kedua orangtuanya untuk berangkat ke sekolah.


"Dad,mom, kita berangkat yah"ucap Jin membuat Youra dan Donghae tersenyum lalu mengangguk.


"Hati hati di jalan yah"ucap Youra membuat Jin mengangguk.


"Chaca pamit, kapan kapan Chaca mampir lagi boleh?"ucap Chaca membuat Donghae dan Youra tersenyum.


"Tentu sayang"ucap Youra membuat Chaca tersenyum.


"Kita berangkat assalamualaikum"ucap Chaca lalu melangkahkan kakinya bersama Jin keluar dari mansion.


"Waalaikumsalam"jawab Donghae dan Youra bersamaan.


Chaca dan Jin pun berjalan menuju garasi lalu memasuki mobil Jin, dan Jin pun menancapkan gasnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ibu kota menuju CHS.


Kini keduanya di selimuti keheningan, Jin yang menatap lurus ke arah jalanan dan Chaca yang tengah memainkan ponselnya.


Kak Angel


Kak, nanti jam 9 aja yah, soalnya Chaca lagi di sekolah nih.


Bukannya kamu udah lulus S2?


Ceritanya Panjang pokonya.


Yaudah nanti kakak kasih tahu yang lainnya.


Read.


Chaca pun menyimpan kembali benda pipihnya di saku roknya lalu menatap ke jendela luar.


Sesampainya di parkiran, mereka pun turun dari mobil dan berjalan bergandengan tangan menuju kelas Chaca.


"Jangan tidur Mulu"ucap Jin membuat Chaca mengangguk.


"Aku ke kelas yah bye"ucap Jin setelah mengecup kening Chaca singkat lalu melangkahkan kakinya menuju kelasnya berada.


Chaca pun berjalan memasuki kelasnya dan duduk di sebelah Yunghee.


"Ciee yang semalem nginep di calon mertua"goda Yungmi membuat Yunghee dan Sanghee ikut ikutan menggoda Chaca.


"Apaan sih, pasti tuh kocheng ember yah sama lu Mi?"ucap Chaca membuat Yungmi mengerutkan keningnya.


"Bang Yoongi"ucap Chaca membuat Yungmi mengangguk.


"Dasar kocheng"ucap Chaca.


"Lu gak di apa apain kan sama Jin?"ucap Yunghee heboh.


"Enggak,untungnya buat kita apa coba?"ucap Chaca.


"Ya Nikmat lah"ucap Yungmi lalu menutup mulutnya menggunakan kedua telapak tangannya.


"Otak lu mah suka encer kalo topiknya soal begituan mah"ucap Jessica membuat Yungmi nyengir kuda.


"Namanya juga Yungmi"ucap Cristy lalu mereka pun tertawa.


Tak lama guru pelajaran pun masuk kedalam kelas mereka dan jam pelajaran pun di mulai.


Saat jam 8:30 Chaca pun menoleh ke samping di mana Yunghee tengah duduk di sebelahnya, Yunghee yang merasa Chaca menoleh pun ikut menole ke arah Chaca dan mengangkat alisnya sebelah.


"Gue ada urusan, cabang perusahaan gue mau di buka 30 menit lagi"ucap Caca berbisik kepada Yunghee membuat Yunghee mengangguk paham.


"Selamat Cha"ucapnya membuat Chaca tersenyum lalu mengangguk.


"Gue pamit bye"ucap Chaca lalu melangkahkan kakinya menuju keluar kelas, guru yang melihat itu pun tidak berani memarahi pemilik sekolahnya.


Chaca pun merogoh benda pipihnya di balik saku roknya lalu menghubungi seseorang.


'Hallo'


'Bawakan saya mobil Lamborghini biasanya ke CHS, saya tunggu 5 menit gak lebih'


Tut


Sambungan pun terputus oleh sepihak, Chaca pun berjalan menuju gerbang dan keluar dari gerbang menunggu mobilnya sampai di depan matanya.


3 menit Chaca menunggu mobilnya, akhirnya yang di tunggu-tunggu pun datang juga, Chaca pun berjalan mendekati mobilnya lalu anak buahnya pun dengan cepat keluar dari mobil Chaca dan memberikan kuncinya kepada Chaca.


"Maaf menunggu Miss"ucapnya sopan membuat Chaca mengangguk.


"Kembali ke markas"ucap Chaca membuat mereka mengangguk lalu kembali memasuki mobil yang berada di belakang Chaca lalu menjalankan mobilnya menuju markas.


Chaca pun menjalankan mobilnya menuju mansion pribadinya, bukan mansion yang di tempati Jessica dan Cristy, namun mansion yang baru saja ia beli beberapa Minggu lalu, lebih luas dan lebih mewah di banding mansion yang di tempati kedua sahabatnya.


Setelah sampai di mansion pribadinya, dekat memang dalam waktu 10 menit saja Chaca sudah sampai di sana, Karena mansion itu dekat dengan sekolahnya.


Chaca pun memasuki mansionnya, tersenyum saat para maid menyapa dan menunduk hormat, Chaca pun berjalan menuju lif lalu memasuki lif, Chaca bahkan belum sempat memberi tahu ke lima sahabatnya, apalagi kepada Yunghee Yungmi dan Sanghee yang sudah menjadi sahabatnya sejak ia kecil, entahlah dia merasa lebih baik menyembunyikannya saja dulu, dia merasa tidak enak kalau ia memberi tahu mansion yang kini ia tempati kepada sahabatnya, rasanya akan ada bahaya besar yang menghampirinya entahlah dia juga tidak tahu.


Sesampainya di kamarnya, seperti biasa kamarnya selalu terdapat lambang diamond dan di atasnya selalu terdapat mahkotanya.


Chaca pun memasuki kamarnya lalu mengganti pakaiannya, mandi? entahlah dia sangat malas untuk mandi, bukankah beberapa jam yang lalu dia sudah mandi?.


Selesai memakai pakaian formal ala CEO, Chaca pun melangkahkan kakinya menuju lif dan memasuki lif.


Setelah pintu lif terbuka, Chaca pun melangkahkan kakinya menuju mobilnya berada lalu menjalankan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata membelah jalanan ibu kota menuju perusahaan cabangnya.


20 menit akhirnya Chaca sampai di tempat tujuan, Chaca tersenyum saat semua karyawannya menunggu kehadiran Chaca di depan perusahaan, Chaca pun keluar menggunakan topeng, yang pastinya bukan topeng saat ia sebagai Queen GBD.


Chaca pun berjalan keluar dari mobilnya lalu menghampiri semua karyawannya yang tengah menunggunya.


"Maaf lama"ucap Chaca sedikit keras.


"Tak apa nona"ucap mereka bersamaan.


"Langsung saja, saya buka dan resmikan perusahaan cabang saya di Korea, semoga perusahaan saya akan tetap mendapatkan kedudukan no 1 di dunia saya juga tidak butuh karyawan penghianat, penghiatan di balas nyawa"ucap Chaca lantang membuat mereka bergidik ngeri.


Chaca pun meraih gunting yang sudah terdapat pita dan memotong pita yang menghalangi pintu masuk perusahaannya dan perusahaan cabangnya pun resmi di buka.


"Kalian bisa bekerja mulai sekarang, saya permisi masih ada urusan"ucap Chaca sopan lalu karyawan nya pun langsung berjalan memasuki perusahaan dan menjalankan tugasnya masing-masing.


"Kak maaf yah aku gak bisa lama lama disini, Chaca percaya kak Angel bisa jagain perusahaan Chaca"ucap Chaca membuat angel terharu atas ucapan Chaca.


"Gak papa, makasih udah percaya sama kakak, kakak usahain gak akan merusak kepercayaan Chaca ke kakak"ucap Angel membuat Chaca mengangguk.


"Chaca pulang yah" ucap Chaca membuat angel mengangguk.


Chaca pun memasuki mobilnya dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata membelah jalanan ibu kota menuju mansion pribadinya yang baru saja ia kunjungi tadi.


Sesampainya di mansion, Chaca pun berjalan memasuki mansionnya dan berjalan masuk ke dalam lif, setelah pintu lif terbuka, Chaca pun melangkahkan kakinya menuju kamarnya dan kembali mengganti pakaiannya dengan seragam sekolahnya.


Selesai mengganti pakaiannya, Chaca pun berjalan menuju lif berada dan memasuki lif, setelah pintu lif terbuka, Chaca pun menghampiri semua maidnya.


"Saya pulang dulu, jaga mansion baik baik"ucap Chaca.


"Baik nona"ucap para maid membuat Chaca mengangguk.


"Pak, antarkan saya ke sekolah"ucap Chaca kepada supir pribadinya membuat si empu mengangguk lalu menjalankan tugasnya.


Chaca pun memasuki kursi belakangnya, membiarkan supirnya di depannya.


"Ke CHS nona?"ucap supirnya seraya menatap Chaca dari balik spion depan membuat Chaca mengangguk lalu Supir pun menjalankan mobilnya menuju CHS.


Sesampainya di CHS Chaca pun keluar dari mobil.


"Makasih ya pa"ucap Chaca.


"Gak sampe dalem non?"ucap supir membuat Chaca menggeleng.


"Gak perlu pak sampe sini aja, kalo gitu Chaca masuk"ucap Chaca lalu berjalan menuju gerbang.


"Hati hati Non"ucap supir itu sedikit berteriak membuat Chaca mengangguk seraya melangkahkan kakinya menuju gerbang.


Chaca pun meletakan jari telunjuknya membuat gerbang terbuka, lalu Chaca pun berjalan menuju kantin untuk mengisi perutnya yang kelaparan.


Disinilah Chaca berada, di kantin sendirian, hanya beberapa makanan yang menemaninya, namanya juga belum bel istirahat ya wajar kantin sepi bahkan hanya ada dirinya saja juang sedang asyik makan.


Tak lama semua murid CHS pun memasuki kantin lalu memesan makanan, kelima sahabat Chaca pun menghampiri Chaca lalu duduk di sebelah dan di depan Chaca.


"Kemana tadi?"ucap Yungmi.


"Urusan"ucap Chaca membuat Yungmi mengangguk.


"Gue pesenin yah samain aja lah lama"ucap Cristy membuat Yunghee dkk menagngguk.


Cristy pun datang dengan pesanan sahabatnya, Chaca yang sudah menghabiskan makanannya pun sibuk memainkan ponselnya.


***


Bel pulang sekolah pun berbunyi membuat semua murid CHS berhamburan keluar kelas untuk pulang ke rumahnya masing-masing.


Disinilah Chaca berada, di dalam mobil bersama kekasihnya.


"Kamu sibuk gak?"ucap Jin membuat Chaca berpikir sejenak lalu mengangguk.


"Emangnya kenapa?"ucap Chaca.


"Tadinya mau ngajak kamu jalan, tapi kamunya sibuk"ucap Jin membuat Chaca mengangguk paham.


Sesampainya di mansion, tangan Chaca pun membuka pintu mobil Jin dan kembali menutupnya.


"Sayang sini dulu"ucap Jin seraya membuka kaca mobil yang tadi Chaca duduki, mau tidak mau, Chaca pun memasukan kepalanya ke dalam jendela mobil Jin dan.


Cup


Deg


"Aku pulang yah, Jangan terlalu sibuk, makan tepat waktu"ucap Jin, Chaca yang tersadar pun memundurkan kepalanya agar keluar dari jendela mobil Jin.


"Dah"ucap Jin lalu menutup kacanya dan menjalankan mobilnya menuju mansionnya.


Chaca yang tersadar pun memegang kedua pipinya memerah, the twins yang baru saja sampai pun mengerutkan keningnya dan menghampiri Chaca yang masih berdiri seraya memegang kedua pipinya yang masih memerah.


"Ngapain Lo dek?"ucap Jimin seraya melambaikan tangannya di depan wajah Chaca.


"Gilaaa, bibir gue di cium"ucap Chaca pelan namun Yoongi dan Jimin masih mendengarnya.


"Apa?"ucap the twins kaget membuat Chaca ikut tersentak.


"Lo gak di apa apain kan semalam sama si Jin tomang itu?"ucap Yoongi khawatir.


"Gak kok"ucap Chaca membuat Yoongi dan Jimin bernafas lega.


"Tidur di kamar siapa malam?"ucap Yoongi seraya melangkahkan kakinya menuju mansion membuat kedua adiknya ikut melangkahkan kakinya.


"Kamar Jin"ucap Chaca membuat Yoongi dan Jimin berusaha berpikir positif.


"Jin nya dimana?"ucap Jimin lembut saat mereka sampai di dalam lif.


"Di kamarnya, sekamar kita"ucap Chaca bangga lalu membulatkan mulutnya dan menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya.


"Apa?"pekik Yoongi dan Jimin membuat Chaca memutar bola matanya malas.


"Iya, lagian gak ngapa ngapain kok selain tu Jin tomang meluk Chaca waktu tidur"ucap Chaca membuat Yoongi dan Jimin saling bertatapan tidak percaya.


"Awas aja kalo tu Jin tomang apa apain adek gue"ucap Yoongi di angguki setuju oleh Jimin.


"Chaca masuk dulu bye abang abang"ucap Chaca saat pintu lif terbuka lalu berjalan menuju kamarnya berada dan memasuki kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


Selesai mandi, Chaca mengenakan kaos lengan pendeknya dan juga celana selututnya, mengoleskan bedak di bagian tattonya dan merebahkan tubuhnya di atas Queen Sizenya seraya menatap lurus ke langit-langit dindingnya.


Chaca pun tersadar dari lamunannya saat benda pipihnya bergetar pertanda ada panggilan masuk, Chaca pun menatap benda pipihnya lalu menggeser tombol berwarna hijau dan terdengarlah suara dari seberang sana.


Hallo


Hallo kak ada apa?


Semua CEO menyuruh pertemuannya di percepat Cha, kamu bisa?


Hm, yaudah, 3 hari lagi adakan pertemuan antar CEO dan undang juga semua lawak media Chaca akan bongkar identitas Chaca.


Baik, kakak akan hubungi semuanya.


Tut


Chaca pun menghela nafasnya panjang, dia harus kembali lagi ke LA karena pertemuan antar CEO.


Chaca pun berjalan memasuki lif, saat pintu lif terbuka, Chaca pun tersenyum kecil saat kelima sahabatnya datang ke mansionnya, bahkan Jin Tae Kyung dan Chanyeol pun ada di sana.


"Sini dong kek nya gak sibuk tuh"ucap Jin membuat Chaca tersenyum lalu berjalan melangkahkan kakinya menuju ruang keluarga yang tengah mereka tempati.


"Oh iya, Yunghee, Yungmi, Sanghee, Daddy kalian besok pasti mau ke LA yah?"ucap Jung Hyun membuat mereka mengerutkan keningnya tidak dengan Chaca.


"Ngapain dad?"ucap Yungmi yang belum paham apa yang tengah Jung Hyun katakan.


"Iya, semua CEO yang bekerja sama dan juga yang tidaknya akan mengadakan rapat, katanya CEO asli dari perusahaan MC company mau bongkar identitas"ucap Jung Hyun membuat Yunghee Yungmi dan Sanghee menatap ke arah Chaca lalu Chaca pun mengangguk kecil.


"Waahhhh kita juga ikut kan dad?"ucap Jimin girang membuat Jung Hyun mengangguk.


"Besok kita semua akan pergi ke LA bersama pake jet pribadi Daddy"ucap Jung Hyun membuat mereka mengangguk.


"Kalian semua pake jet pribadi Daddy aja, ajak juga kedua orang tua kalian yah"ucap Jung Hyun membuat mereka mengangguk.


"Dad, kita boleh ikut?"ucap Cristy.


"Boleh lah sayang"ucap Jung Hyun membuat Cristy tersenyum.


"Yaudah kalian pulang aja buat packing packing, besok pagi kita berangkat ke LA kumpul di bandara Incheon aja"ucap Jung Hyun membuat Yunghee dkk Jin dkk mengangguk lalu pamit untuk pulang ke mansionnya masing-masing.


"Kamu siap siap gih sayang"ucap Mi Rae seraya mengelus rambut Chaca sayang membuat Chaca mengangguk


...***...


...TBC...


...*...


...*...


...*...


...Jan lupa...


...*...


...*...


...*...


...Like...


...Like...


...Like...


...*...


...*...


...*...


...And...


...*...


...*...


...*...


...Thanks...


...***...