
Chaca dkk pun menjalankan mobilnya masing-masing dengan kecepatan di atas rata-rata yang membuat pengendara lain menyumpah serapahin mereka.
15 menit mereka tibalah di markas tercinta,dengan cepat mereka turun dan memasuki markas,setelah melewati beberapa tahapan pun akhirnya markas terbuka menampilkan markas Gold Black Diamond lebih tepatnya itu mansion di depan mansion itu terdapat diamond begitu besar yang di lindungi oleh kaca di luarnya.
Dengan cepat semua anggota GBD pun menunduk hormat melihat sang ratu dan sahabatnya datang,Chaca pun hanya mengangguk dan ketiga sahabatnya hanya tersenyum kecil lalu mereka pun memasuki ruangan Chaca.
"Gue rindu sama ni markas"-Sanghee.
"Kita kan kemaren kemaren dah kesini pe'a"-Yungmi.
"Tapi gue rindu misi"-Sanghee dengan wajah memelas.
"Iya gue juga"-Yunghee.
"Kapan kita dapat misi?"-Sanghee.
"Gue juga gak tahu"-Jungkook yang tidak tahu sejak kapan dia ada di ruangan Chaca.
"Huftt"-Chaca.
"Oh iya,gue punya mainan sebentar lagi,kalian mau gak?"-Chaca membuat ketiga sahabatnya berbinar.
"Mau mau"-Yunghee Yungmi dan Sanghee bersamaan seraya mengangguk lucu.
"Ok sini dong kita rundingin"-Chaca membuat ketiga sahabatnya mendekat ke arahnya.
"Bang sini ikut"-Chaca.
"Oke oke"-Jungkook dan berjalan mendekati Chaca.
Jungkook tak lupa ketiga sahabat Chaca pun duduk di bangku depan Chaca yang sudah tersedia disana,kini mereka pun sedang fokus apa yang sedang Chaca rencanakan.
"Gimana?setuju?"-Chaca.
"Setuju"-Jungkook dan ketiga sahabat Chaca.
"Oh iya bang,bisa kumpulin semua anggota di aula?"-Chaca.
"Tentu"-Jungkook dan beranjak dari tempat duduknya dan berjalan keluar ruangan Chaca.
Selang beberapa menit kemudian Jungkook pun datang kembali ke ruangan Chaca.
"Udah kumpul tuh"-Jungkook membuat Chaca mengangguk.
Chaca pun berjalan menuju aula di ikuti ketiga sahabatnya tak lupa tangan kanannya yang sudah ia anggap seperti abangnya.
Chaca pun berjalan menuju panggung dan duduk di bangku kebesaran itu.
"Baiklah saya ingin kalian Bekerja di perusahaan saya,kalau kalian mau"-Chaca tegas.
"Perusahaan saya bernama MC Company"lanjutnya.
Semua anggota GBD pun membulatkan matanya dan menutup rapat-rapat mulutnya, mereka tidak menyangka jika pemimpinnya, ketuanya, ratunya itu memiliki perusahaan yang notabenenya no 1 terbesar di dunia,ya, mereka tahu bahwa perusahaan itu perusahaan terbesar di dunia dan CEO nya adalah wanita yang selalu memakai topeng berwarna hitam dan merah darahnya,berbeda ketika akan membunuh seseorang.
"Ada yang di tanyakan?"-Chaca tegas.
Salah satu anggota GBD pun mengangkat tangannya.
"Iya?"-Chaca.
"Queen,apakah kita bisa di terima disana?"-katanya.
"Tentu"-Chaca tegas.
"Kalau tidak di terima bagaimana?"-kata orang di sebelahnya.
"Kalian tenang saja,saya pastikan kalian akan di terima di sana,sekian dari saya terima kasih"-Chaca, dan semua anggota pun mengangguk lalu melanjutkan aktivitasnya masing-masing.
"Bang,tolong buatin gue data,siapa aja yang mau kerja di kantor gue dan kasih ke gue"-Chaca tegas.
"Baik"-Jungkook tak kalah tegas.
"Kita balik"-Chaca dan di angguki oleh Jungkook.
Chaca dkk pun berjalan keluar mansion,mereka di sambut hangat oleh anggota GBD yang berjaga jaga di luar mansion.
"Queen mau pulang?"-kata salah satu anggota GBD Chaca pun hanya mengangguk sebagai jawabannya.
"Hati hati Queen, Friends"-katanya membuat Chaca dkk mengangguk dan meninggalkan mansion lalu berjalan menuju mobilnya berada.
Jadi Friends adalah sebutan dari anggota GBD untuk Yunghee Yungmi dan Sanghee, karena Yunghee Yungmi dan Sanghee adalah sahabat dari Chaca,jadi mereka menyebut sahabat Chaca dengan sebutan friends.
Back to story.
"Lo kalah,harus beliin Ice Cream okay"-Yungmi.
"Iya iya"-Sanghee.
"Langganan banget sih lu yang kalah"-Chaca.
"Iya gue tahu Lo itu Queen Racing In The world"-Sanghee dengan bola mata yang di putar malas.
"Makanannya kalo suka kalah Jan ajak balapan elah"-Yunghee.
"Iye deh iye"-Sanghee yang mulai tidak menyukai ketiga sahabatnya yang selalu mengejeknya.
Flashback on
Chaca dkk memasuki parkiran petinggi lalu memasuki mobilnya masing-masing,sebelum benar benar mereka memasuki mobil, mereka di kejutkan dengan perkataan Sanghee.
"Balap kuy"-Sanghee.
"Kuy kuy"-Yunghee dan Yungmi.
"Taruhannya apa?"-Chaca.
"Ice cream seperti biasa di tempat biasa"-Sanghee.
"Ok gue setuju dan kita akan balap sampe markas"-Chaca.
"Ke markas?"-Sanghee.
"Iya kemarkas oon"-Yungmi yang mulai geram karena Sanghee selalu telat mengerti.
"Sebelum balapan ke toilet umum biasanya"-Chaca dan memasuki mobilnya terlebih dahulu.
"Oke"-mereka.
Yunghee Yungmi dan Sanghee pun memasuki mobilnya dan menjalankan mobilnya menuju toilet umum seperti biasa untuk mengganti pakaiannya.
Flashback off
"Lo sendiri aja deh ke mall,terus bawa Ice cream nya buat kita ke mansion Choi gimana?"-Chaca.
"Tapi kan gu- iya deh iya"-Sanghee ketika melihat tatapan membunuhnya dari mata biru laut milik Chaca.
"Jadi kita ke mansion keluarga lu?"-Yungmi dan Chaca pun mengangguk lalu memasuki mobilnya dan melajukannya dengan kecepatan di atas rata-rata meninggalkan ketiga sahabatnya menuju mansion tercintanya.
"Dasar Queen Racing,bisanya kebut kebutan"-Sanghee.
"Chaca tahu,baru tahu rasa lu"Yungmi.
"Iya iya"-Sanghee dan memasuki mobilnya dan melajukannya menuju Cha's Mall.
17 menit akhirnya Chaca pun sampai di mansionnya dan Chaca pun masuk kedalam di ikuti Yunghee dan Yungmi dari belakang yang masih tertinggal jauh berada di dalam mobil yang baru saja memasuki area mansion.
Chaca pun memasuk lif.
Ting
Lif pun terbuka dengan cepat Chaca memasuki kamarnya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
Chaca lebih memilih merendamkan dirinya di dalam bathup dan menutupkan matanya berusaha menenangkan pikirannya yang masih memikirkan hal yang janggal di hatinya.
20 menit Chaca keluar dari kamar mandinya dengan kaos putih panjang polos dan celana jeans selutut,Chaca melihat ketiga sahabatnya yang sudah berada di kamarnya dan sedang berbincang.
"Mana?"-Chaca.
"Nih"-Sanghee seraya memberikan ice cream vanilla yang bergitu besar membuat Chaca berbinar.
"Kalian udah mandi?"-Chaca.
"Udah"-Yunghee mewakili kedua sahabatnya.
"Kebawah yuk,katanya Jessica Ama Cristy bentar lagi sampe"-Yungmi.
Mereka pun mengangguk dan berjalan menuruni anak tangga dan terduduk di sofa ruang keluarga dan mulai sibuk sendiri Sanghee yang heboh melihat konser Idol KPop kesukaannya di TV, Yunghee yang sedang bergelayut manja kepada Jimin, Yungmi yang sedang bulshing karena gombalan Yoongi dan Chaca yang tengah menatap layar ponselnya yang terdapat banyak sekali kata kata dari apk wattpadnya.
"WOY"-?.
"Astogeh bukannya ucapin salam malah ngejutin *****"-Yungmi.
"Sayangg gak boleh gitu"tegur Yoongi membuat Yungmi mengangguk.
"Widih enak bener tuh ice cream"-Jessica seraya berjalan ke arah Chaca,ya dialah yang membuat mereka terkejud.
"Mau?"-Chaca.
Ya,Chaca masih memegang ice cream vanilla nya itu seraya membaca ******* di ponselnya.
"Mau lah Cha"-Jessica berbinar dan mendekatkan bibirnya ke arah ice cream yang Chaca pegang.
HAP.
"Bangsuat lu ah Cha"-Jessica kesal karena di kerjain oleh Chaca,Chaca yang melihat Jessica mempuotkan bibirnya pun hanya tertawa kecil.
"Eh ada temennya toh,sini makan mommy udah masakin makanan lho buat kalian"-Mi Rae.
Chaca dkk dan the twins pun berjalan menuju meja makan,saat mereka akan berjalan mereka di kejutkan dengan kehadiran seseorang.
"Hay bro"-Tae Hyung kepada the twins. Ya orang itu tak lain adalah Jin,Tae Hyung dan Chanyeol.
"Eh ada Jin, Tae Hyung dan Chanyeol,sini ikut makan"-Mi Rae.
Mereka pun mengangguk dan berjalan menuju meja makan menyusul Chaca dkk, seperti biasanya Chaca duduk di antara kedua kakaknya.
"Eh ini temen baru Chaca ya?"-Mi Rae.
"Iya mom"-Jessica.
"Mommy udah tahu kalo sama kamu,itu lho di sebelahnya"-Mi Rae membuat Jessica tersipu malu.
"Iya tan,aku temen baru Chaca sama yang lainnya"-Cristy.
"Panggil saja mommy,nama kamu siapa?"-Mi Rae.
"Iya mom, Cristy"-Cristy.
"Yaudah mari kita makan"-Mi Rae.
Mereka pun mengangguk dan mulai memasukan makanan mereka kedalam mulutnya.
Disinilah mereka berada,di ruang keluarga. Mereka pun sibuk sendiri sendiri, Yunghee yang masih setia bergelayut di tangan Jimin, Yungmi yang sedang bercanda berdua dengan Yoongi, Sanghee yang sedang bertengkar memilih film di tv dengan Tae Hyung, Jessica sedang menyuapi makanan ringan ke mulut Chanyeol, Cristy yang sedang memainkan ponselnya,Chaca dan Jin sedang saling pandang dari 7 menit yang lalu.
"Udah ah,bosen liat muka buluk Lo"-Chaca dengan merubah duduknya dengan berjalan tetapi tangannya di cekal oleh seseorang membuatnya terpaksa harus melihatnya.
"Apa?"-Chaca.
"Bosen?"tanya Jin membuat Chaca mengangguk.
"Gimana kalo kita bareng bareng liat film?"-Jin.
"Setuju"-Sanghee dan Yungmi bersemangat.
"Em okay,mau film apa?"-Jin dan mulai mengalih TV dari tangan Tae Hyung olehnya.
"Psikopat"-Chaca antusias.
"Iya psikopat iya"-Yunghee Yungmi dan Sanghee tak kalah antusias.
"Oke oke kita liat film psikopat"-Jin seraya mencari Film di tv dan hasilnya pun ada,Chaca, Yunghee Yungmi dan Sanghee pun tersenyum lebar dan mulai mencari duduk yang nyaman.
"Bentar, popcorn nya ada?"-Chaca bertanya kepada salah satu maid.
"Biar saya bikinkan tunggu sebentar nona"
Chaca pun mengangguk dan mereka pun mulai mencari tempat duduk yang nyaman.
"Tunggu"-Chaca saat Jin telah menyalakan tv nya.
"Kenapa?"-Jin.
"Kalian lupa?"-Chaca.
"Apa?"-mereka.
"Di lantai 3 kan ada bioskop ogeb"-Chaca dan berjalan mendahului mereka ke arah lif.
"Iya juga ya"-the twins.
"Udah yuk ah berancus"-Sanghee.
"Berangkat geblek"-Yungmi.
"Sayang"-Yoongi.
"Iya maaf hehe"-Yungmi.
Mereka pun mengikuti Chaca dari belakang,dengan popcorn dan minuman di genggaman mereka.
Ting!
Lif pun terbuka dengan cepat mereka mengikuti Chaca yang tengah memasuki bioskop.
Jadi di mansion Choi itu terdapat bioskop gak terlalu besarlah tapi lumayan besar ada 100 bangku disana tidak kurang dan tidak lebih,karena keluarga Choi tidak terlalu banyak.
Back to story.
Chaca dkk pun mulai memasuki bioskop dan 2 orang bertugas untuk di sana pun mulai melakukan pekerjaannya.
"Mau film apa nona?"
"Psikopat"-Chaca dan lelaki itu pun mengangguk.
Tak lama kemudian, semua lampu pun padam dan layar bioskop pun menyala menampilkan film psikopat yang di minta oleh Chaca.
Di film itu berawalan dari seorang wanita yang tengah tersenyum miring ke arah lelaki di depannya,laki laki itu pun datang dengan cepat dia merubah ekspresinya menjadi senyum tulus ke arahnya.
"Iya?"wanita yang bernama Siska.
"Mau main di kamar?"-lelaki itu bernama Steven.
"Tentu sayang"-siska.
"Adegan hot ini mah ****"-Tae Hyung membuat semua orang yang menonton film pun tertuju kepadanya sama halnya dengan Chaca.
"Oemji oemji,apa? adegan hot?"-Sanghee membuat Tae Hyung yang di sebelahnya mengangguk antusias.
"Aaaaa gue jadi baperrrr"-Sanghee lebay.
"Sejak kapan lu suka nonton kek gitu?"-Yungmi.
"I don't know sejak jadian dengan Tae Hyung maybe"-Sanghee.
"Bacot"-Chaca dingin membuat semua orang pun terkejut dan mulai terdiam, mereka lebih memilih menontonnya dari pada harus melihat mata Chaca.
Mereka pun melanjutkan aktivitasnya menonton film itu.
Sampai Siska pun membawa Steven ke dalam kamar,Siska Sangat senang, ternyata pria itu gampang untuk di bodohi.
"Sayang mau permulaan atau ke inti?"-Steven seraya mendekatkan wajahnya dengan wajah Siska.
"Ke inti"-siska seraya mengeluarkan pisau lipat di tangannya.
"Baiklah ayok"-Steven.
"Bagaimana kalau aku yang mengendali?"-Siska.
"Em kayanya seru,baiklah"-Steven.
Siska pun mendekatkan dirinya kepada Steven,Steven pun mulai menikmati ciuman dari Siska,tanpa pria itu sadari Siska telah menekan tombol dimana perangkap di sembunyikan dan HAP,tangan dan kaki Steven terikat oleh tali yang susah untuk di buka,tetapi Steven masih belum menyadari dan mulai merasakan ciuman itu dengan nikmat,dengan cepat Siska melepas ciumannya saat tangan dan kaki Steven terikat.
"Lha kok di lepas sih"-Tae Hyung.
"Sutt nanti Chaca denger terus marah"-Sanghee menempelkan jari telunjuknya di bibir Tae Hyung seraya berbisik.
"Gue denger"-Chaca.
"Sorry"-Sanghee dan Tae Hyung bersamaan.
Mereka pun melanjutkan aktivitasnya menonton film itu.
Di film itu pun melihatkan Siska sedang tersenyum kearah Steven,ralat tapi seringaiannya.
"Kenapa di lepas?"-Steven.
"Bentar sayang,kamu tenang aja aku akan membuatmu menikmatinya bahkan sangat menikmatinya,aku yakin wanita yang pernah memberikanmu kenikmatan itu,tidak bisa memberikan kenikmatan seperti yang aku kasih kepadamu sayang"-Siska dan berjalan lalu meniduri Steven di atas tempat tidur,Siska tidak sepenuhnya meniduri tubuh Steven,Siska pun mulai menyentuh pipi mulus Steven menggunakan tangan manisnya,ralat tapi menggunakan kuku panjangnya.
Srettttt
"Ahhhhhh"-Steven kesakitan.
"Gimana?nikmat bukan?"-Siska seraya tersenyum devil.
'Aaa film ini sangat menyenangkan' batin Chaca.
"Kauuuu"-Steven.
"Hahaha kenapa HAH"-Siska di akhiri bentakan.
Siska pun turun dari tempat tidurnya dan mulai mengambil pisau lipat yang sempat ia simpan kembali di dalam saku celananya.
...***...
...TBC...
...*...
...*...
...*...
...Vote&Komen ...
...*...
...*...
...*...
...Thanks...
...***...