The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 72



10 menit yang lalu bel pulang sudah berbunyi, namun Chaca dan Yunghee baru saja sampai di parkiran khusus petinggi, mereka pun berjalan menuju mobil Chaca berada dan memasuki mobil Chaca, lalu Chaca pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata membuat pengendara lain tak lupa Yunghee menyupah serapah Chaca namun Chaca hanya menghiraukannya.


Chaca pun memelankan laju mobilnya dan menoleh sekilas ke arah Yunghee yang duduk di sampingnya.


"Gila Lo, gue gak mau mati dulu"ucap Yunghee membuat Chaca terkekeh.


"Sorry"ucap Chaca membuat Yunghee mengangguk lalu mereka pun tertawa.


"Makasih yah Lo udah ada di saat gue butuh sahabat gue"ucap Chaca menatap Yunghee.


"Sama sama Cha, gue gak mau gue gak ada si samping Lo saat Lo butuh"ucap Yunghee membuat Chaca tersenyum.


"Lo mau pulang atau ke mansion gue?"ucap Chaca membuat Yunghee berpikir sejenak.


"Mansion Lo deh, lagian kedua orangtua gue lagi keluar negeri biasa urusan kantor"ucap Yunghee membuat Chaca mengangguk paham.


"Malem nanti mau ikut kumpul?"ucap Chaca membuat Yunghee mengerutkan keningnya.


"Kata bang Jungkook, nanti malem ada balapan antar ketua mafia and gangster"ucap Chaca membuat Yunghee mengangguk paham.


"Mau ikut"ucap Yunghee membuat Chaca mengangguk.


15 menit Chaca dan Yunghee sudah sampai di mansion pribadi Chaca, lalu Chaca dan Yunghee pun keluar dari mobil Chaca dan berjalan memasuki mansion.


Setelah memasuki mansion, Chaca dan Yunghee pun berjalan memasuki lif dan berjalan menuju beberapa kamar yang berada di depannya.


"Nanti udh mandi ke kamar gue yah, kita ngemall"ucap Chaca.


"Asyik ngemall"girang Yunghee membuat Chaca terkekeh lalu mereka pun berjalan memasuki kamarnya masing-masing untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


15 menit Chaca sudah siap dengan celana jeans panjangnya dan juga Hoodie hitamnya mencepol asal rambutnya dan berjalan menuju kamarnya.


Chaca pun tersenyum saat Yunghee sudah duduk manis menunggunya selesai mandi.


"Yunghee"ucap Chaca lalu duduk di samping Yunghee membuat Yunghee menoleh.


"Boleh cerita?"ucap Chaca membuat Yunghee mengangguk.


"Cerita aja gue bakal dengerin"ucap Yunghee membuat Chaca menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


"Kenapa saat gue baru aja bahagia bareng kedua keluarga gue, tapi dengan cepat juga mereka ninggalin gue"ucap Chaca membuat matanya panas dan mengeluarkan cairan bening dari matanya.


"Udah gak usah nangis, ini ujian buat Lo"ucap Yunghee membuat Chaca mengangguk.


"Gak usah merasa kesepian, masih ada gue, bang So-Joon, bang Jungkook sama anggota GBD lainnya"ucap Yunghee membuat Chaca mengangguk dan mengusap air matanya kasar.


"Gue tahu Lo masih sayang kan sama bang Jimin?"ucap Chaca membuat Yunghee menoleh dan menatapnya.


"Lo masih sebut dia dengan sebutan Abang?"ucap Yunghee tidak percaya membuat Chaca mengangguk.


"Huftt, jujur gue masih sayang"ucap Yunghee membuat Chaca mengangguk paham.


"Makasih udah mau percaya sama gue, gegara Lo mau bareng bareng gue terus, bang Jimin putusin Lo"ucap Chaca seraya memeluk tubuh Yunghee.


"Sama sama, gak papa Cha, kalo dia bener bener jodoh gue, dia bakal balik ke gue lagi"ucap Yunghee membuat Chaca mengangguk paham.


"Yaudah yuk ngemall"girang Chaca membuat Yunghee terkekeh.


"Let's go"girang Yunghee lalu mereka pun berjalan keluar dari kamar Chaca dan berjalan memasuki lif.


Setelah lif terbuka Chaca dan Yunghee pun berjalan keluar dari mansion dan berjalan menuju garasi.


"Lo boleh bawa mobil, pilih aja sesuka Lo"ucap Chaca membuat Yunghee berbinar.


"Ah beneran?"ucap Yunghee di angguki oleh Chaca.


"Makasih"ucap Yunghee memeluk tubuh Chaca lalu Chaca pun mengangguk dan berjalan memilih mobil yang akan ia kenakan lalu mengambil kunci mobilnya dan memasuki mobilnya.


Chaca pun mengendarai mobil Lamborghini merahnya sedangkan Yunghee menggunakan mobil Lamborghini dark blue lalu mereka pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata membelah jalanan ibu kota menuju Cha's Mall.


27 menit mereka akhirnya sampai di mall lalu mereka pun berjalan keluar dari mobilnya dan berjalan memasuki mall.


Sesampainya di sana, mereka memutuskan akan membeli beberapa baju dan celana tak lupa tas dan juga sepatu, selesai berbelanja, Chaca dan Yunghee pun memutuskan untuk makan terlebih dahulu lalu mereka akan pulang ke mansion Chaca.


Selesai menghabiskan makanannya, Chaca dan Yunghee pun berjalan keluar dari mall dan memasuki mobilnya masing-masing karena hari sudah mulai sore.


30 menit akhirnya mereka sampai di mansion Chaca lalu mereka pun berjalan keluar dari mobilnya dengan beberapa paper bag yang mereka jinjing.


Sesampainya di kamar masing-masing, mereka pun memutuskan untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


Disinilah Chaca berada, di balkon seperti biasa menatap langit di malam hari, Chaca pun menghela nafas panjang saat merasa kesepian, dia tersenyum kecut saat kedua keluarga dan juga beberapa sahabatnya tidak mempercaya kepada Chaca, secara tidak langsung Yungmi dkk Yoongi dkk mengingkari janjinya yang akan selalu ada di samping Chaca tapi apa?mereka tidak ada saat ini, bukankah mereka akan selalu ada di samping Chaca? Apa pun keadaannya? Bohong, mereka hanya mengingkari janjinya terhadap Chaca.


Chaca pun kembali menghela nafasnya, dia pun memejamkan matanya, dan di saat itu pula beberapa cairan bening keluar dari mata indahnya lalu Chaca pun berjalan kembali memasuki kamarnya dan berjalan keluar dari kamarnya untuk makan malam bersama sahabatnya siapa lagi kalau bukan Yunghee? Sedangkan So-Joon? Pria itu baru saja menghubungi Chaca bahwa dirinya tidak bisa menemani Chaca di mansion karena pekerjaannya yang terlalu banyak.


***


Disinilah Yungmi dkk Yoongi dkk tak lupa Mi Rae dan Jung Hyun berada di meja makan.


Sebelumnya Jung Hyun dan juga Mi Rae mengajak Seong Yool dan Shin Hye tinggal di mansionnya namun mereka menolaknya karena takut merepotkan.


Kini keadaan meja makan hening, mereka hanya sibuk dengan makan malamnya sampai pada akhirnya Cristy membuka suaranya.


"Mom, dad, gimana kalau kita liburan?"ucap Cristy membuat semua sorot mata menatapnya.


"Ide bagus tuh"ucap Yoongi seraya mengelus rambut Cristy sayang.


"Kemana?"ucap Jin memandang kekasihnya yang tengah duduk di depannya.


"Ke Jeju?"ucap Cristy membuat mereka berpikir sejenak lalu mengangguk.


"Yaudah nanti kita atur waktunya karena tiga hari ini Daddy sama mommy sibuk ngurusin perusahaan, karena perusahaan ****** itu memutus kerjasama nya argh"ucap Jung Hyun seraya mengusap wajahnya kasar, ya Chaca sengaja memutuskan kontak kerjasama bersama perusahaan kedua mantan keluarganya, perusahaan sahabatnya tidak dengan Yunghee.


"Daddy pasti bisa ngalahin perusahaan Chaca, Cristy yakin"ucap Cristy membuat Jung Hyun menoleh lalu mengangguk.


"Yasudah nanti daddy beli Fila di sana"ucap Jung Hyun membuat Cristy berbinar.


"Yeayy liburan makasih mom dad"ucap Cristy lalu memeluk keduanya membuat mereka membalasnya dengan hangat.


"Sama sama Princess"ucap mereka bersamaan.


"Ekhem Abang gak di peluk gitu?"ucap Yoongi dan Jimin bersamaan membuat Cristy terkekeh dan menghampiri keduanya.


"Makasih udah mau jadi kakaknya Cristy"ucap Cristy memeluk keduanya membuat keduanya mengangguk dan tersenyum.


***


Disinilah Chaca dan Yunghee berada, di kamar Chaca yang sudah siap dengan pakaian serba Hitamnya, ah lebih tepatnya jaket kulit kebanggaannya jaket organisasi mafia yang mereka ikuti.


Chaca dan Yunghee pun berjalan menuju lantai dasar, mereka tersenyum saat seorang pria berada di sofa ruang tamu.


"Udah siap?"ucap Jungkook membuat keduanya mengangguk.


"Masih jam 10:30 lumayan yuk"ucap Chaca membuat mereka mengangguk.


"Yungmi sama Sanghee mana?"ucap Jungkook yang tidak melihat keberadaan Yungmi dan Sanghee.


"Kita udah gak sahabatan lagi"ucap Yunghee membuat Jungkook membelalakkan matanya.


"Ternyata firasat Chaca itu kenyataan bahwa Chaca akan kehilangan mereka"ucap Chaca di angguki Jungkook.


"Secara tidak langsung mereka seorang penghianat Cha"ucap Jungkook membuat Chaca mengangguk.


"Yuk ah jalan"ucap Chaca membuat mereka mengangguk dan berjalan memasuki mobilnya masing-masing.


Chaca pun memimpin perjalanan lalu mobil ketiganya meleset dengan cepat menuju sirkuit biasanya, Chaca pun tersenyum kecut saat akan memasuki area sirkuit, memori saat mengenal Jin kini terputar namun sedetik kemudian kini terputus karena Chaca, Jungkook dan Yunghee sudah sampai di area sirkuit lalu Chaca pun berjalan keluar dari mobilnya setelah mengenakan topeng kebanggaannya.


Chaca pun berjalan menuju Jungkook dan Yunghee karena mereka lebih dulu keluar dari mobilnya.


"Om?"ucap Chaca saat melihat anggota mafia Black Pearl lalu menghampiri anggota mafia itu.


Semua anggota BP hanya menunduk hormat saat melihat queen mafia berada di depannya ada juga yang mengernyitkan keningnya tidak mengetahui siapa gadis yang memakai topeng di depannya ini.


"Hai Queen"ucapnya membuat Chaca tersenyum.


"Gimana?udah sembuh?"ucap Chaca membuat pria itu geleng-geleng kepala.


"Setiap katemu bilangnya itu Mulu,padahal udah satu tahun yang lalu kamu ini"ucapnya terkekeh membuat Chaca ikut terkekeh.


"Hai om"sapa Jungkook dan Yunghee bersamaan.


"Gimana kabar kalian?"ucap Farel, ya pria itu adalah Farel.


"Baik om"ucap Jungkook membuat Farel mengangguk.


"Gimana pasti kamu akan kalah kalo balapan sama anak saya"ucap Farel membuat Chaca mengerutkan keningnya.


"Eh lupa, anak om gak bisa hadir"ucapnya.


"Kenapa?"ucap Yunghee.


"Dia lagi sakit, oh iya nanti sebentar lagi ada acara pelantikan King mafia, om akan meneruskan singgasana om ke anak angkat om"ucapnya membuat mereka mengangguk.


"Kapan?"ucap Yunghee.


"3-4 hari lagi"ucapnya membuat mereka kembali mengangguk.


"Maaf tuan kami terlambat"ucapnya seraya menundukkan kepalanya pertanda hormat.


"Gak papa Jin"ucap Farel membuat Chaca menatap Jin yang sedang menatapnya juga.


"Dia siapa?"ucap Chaca.


"Anggota baru yang akan gantiin om sama anak om buat perwakilan balapan"ucap Farel membuat Chaca mengangguk.


"Mari om"ucap Chaca lalu meninggalkan mereka.


"Lo Masih inget sama gue?"ucap Jungkook seraya menaikan sebelah alisnya.


"Iya, Jungkook tangan kanannya GBD"ucap Jin seadanya.


"Pulang nanti gue gak bakal biarin Lo pulang dengan keadaan baik baik saja"ucap Jungkook seraya tersenyum miring lalu menyusul Chaca dan Yunghee yang sudah bergabung dengan anggota GBD lainnya.


Chaca pun berjalan menuju orang yang tengah duduk di kursinya.


"Taruhannya apa?"ucap Chaca to the poin membuat pria itu kaget setengah mati lalu menundukkan kepalanya.


"Taruhannya mobil yang berada di depan Queen"ucapnya sopan membuat Chaca melihat mobil itu dan mengangguk kecil.


"Cepat waktu saya tidak lama"ucap Chaca membuat pria itu mengangguk lalu meraih mic.


"Baiklah, untuk semua ketua mafia dan gengster bisa bersiap untuk balapan" ucapnya menggunakan mic membuat semua ketua mafia dan gengster berjalan memasuki mobilnya masing-masing lalu siap menancapkan gasnya.


"Baiklah balapan akan segera dimulai"ucapnya dalam mic membuat pistol yang di pegang oleh Jungkook pun berbunyi.


Dor


Semua mobil pun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, saling menyalip. Namun Chaca? Gadis itu terlihat tenang meskipun banyak mobil yang menyalipnya dan saat beberapa mobil didepannya akan mendekati finis membuat Chaca melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi membuat beberapa mobil di depannya kini menjadi di belakangnya dan Chaca pun sampai di garis finish.


Semua ketua mafia dan gengster pun keluar dari mobilnya masing-masing lalu berjalan menuju pemenang.


"Baiklah pemenangnya seperti biasa, queen mafia, lebih tepatnya leader dari mafia GOLDEN BLACK DIAMOND" ucapnya tegas di balik mic membuat semua orang bertepuk tangan.


"Selamat Queen"ucap mereka bersamaan membuat Chaca hanya mengangguk kecil.


"Ini kunci mobilnya Queen"ucap pria itu membuat Chaca mengangguk dan menerima kunci mobil itu lalu ia lemparkan ke arah Jinyoung membuat pria itu berdecak dan membawa mobilnya ke markas.


"Selamat Queen"ucap Farel menjabat tangan Chaca.


"Makasih king"ucap Chaca lalu terkekeh.


"Selamat Queen"ucap Tae Hyung membuat Chaca menatap pria itu dan terkejut Yunghee yang berada di sampingnya pun ikut terkejut.


"Mereka siapa?"ucap Chaca seraya menatap Yoongi, Jimin, Tae Hyung Chanyeol bergantian Karena mereka tidak menggunakan topeng sama sekali bahkan hanya Chaca dan Yunghee saja yang memakai topeng di sana.


"Kita anggota baru queen"ucap Chanyeol membuat Chaca mengangguk kecil.


"Kalian datang yah ke acara om"ucap Farel.


"Siap om"ucap Yunghee.


"Emangnya mau ngapain?"ucap Chaca.


"Mau ngelantik anak angkat om lah"ucapnya membuat Chaca mengangguk.


"Dimana om?"ucap Yunghee.


"Jepang"ucapnya membuat Chaca dan Yunghee mengangguk.


"Kayaknya tiga hari lagi"ucap Farel di angguki oleh Chaca dan Yunghee.


"Yaudah kita usahain deh, lagian gak asyik kalo ada king tanpa ada queen"ucap Chaca lalu terkekeh.


"Kamu ini"ucap Farel lalu ikut terkekeh.


"Yaudah kita pulang yah om"ucap Chaca ramah kepada Farel.


"Hati hati"ucap Farel lalu Chaca pun mengangguk.


"Hati hati queen"ucap Jin dkk membuat Chaca dan Yunghee menatapnya datar lalu pergi meninggalkan area sirkuit menuju mansion pribadi Chaca.


"Gila dingin banget queen nya"ucap Jin.


"Namanya juga queen mafia"ucap Yoongi


"Ia masa sama king nya ramah bener"ucap Jimin di angguki oleh yang lainnya.