The Queen Mafia In The World

The Queen Mafia In The World
Part 48



Chaca yang bosan di dalam kelas pun beranjak dari duduknya,berjalan keluar kelasnya dan berjalan menuju rooftop, Yunghee yang melihat Chaca berjalan keluar pun membangunkan Yungmi dan Sanghee, mengajak mereka tak lupa Jessica dan Cristy untuk mengikuti Chaca.


Chaca pun berjalan menuju rooftop saat dia membuka pintu rooftop semua pasang mata tertuju padanya,Chaca pun tersenyum saat mereka tersenyum manis ke arahnya, Tae Hyung dengan senyum kotaknya,Jimin dan Chanyeol dengan senyum manisnya, Yoongi dengan senyum kocheng nya dan Jin dengan senyum hangatnya.


"Bolos?"ucap Jin saat Chaca menghampiri mereka dan duduk di sebelahnya.


"Iya males"ucap Chaca tetap memandang lurus ke depan.


"Cha, oy,ninggalin ae lu mah"ucap Cristy saat tiba di rooftop dan duduk di dekat Chaca di ikuti yang lainnya yang duduk dekat kekasihnya.


"Sapa suruh nyanyi nyanyi gak jelas"uacapn Chaca membuat mereka tertawa tidak dengan Cristy yang sedang memajukan bibirnya.


"Ish gue lagi enak enakan juga tidur"ucap Sanghee seraya menunjukkan bahwa dirinya masih keadaan mengantuk.


"Kamu baru bangun tidur sayang?"ucap Tae Hyung seraya melihat kekasihnya membuat Sanghee mengangguk cepat.


"Pantesan iler kamu ke mana mana"ucap Tae Hyung di akhiri gelak tawanya di ikuti yang lainnya tidak dengan Sanghee yang memajukan bibirnya.


"Mo di cium hm?"ucap Tae Hyung seraya menaik turunkan kedua alisnya.


Dengan cepat Sanghee menggeleng dan menutup mulutnya rapat-rapat.


"Em btw tadi di kantin di traktir bang Jim?"ucap Chaca membuat mereka menggeleng cepat.


"Yaudah nanti bang Jim traktir kita beli Ice cream di mall"ucap Chaca.


'masih inget  juga nih anak' batin Jimin.


"Masih lha bang"ucap Chaca seraya tersenyum miring.


"Yaudah nanti Abang traktir kalian dah"ucap Jimin lesu membuat Yunghee yang berada di sampingnya menatapnya dengan berbinar lalu memeluk kekasihnya.


"Yaudah nanti kumpul di mansion gue"ucap Yoongi membuat mereka mengangguk.


"Nanti?"sekarang aja"ucap Chaca seraya Bangkit dari duduknya di ikuti oleh sahabatnya dan kekasihnya.


Chaca dkk pun berjalan memasuki kelasnya, Jin dkk pun sama mereka berjalan menuju kelasnya masing-masing.


Chaca dkk pun berjalan memasuki kelas meskipun banyak pasang mata yang memperlihatkannya namun Chaca dkk tetap berjalan menuju tempat duduknya dan mengambil tasnya masing-masing lalu berjalan keluar kelas dengan santainya meskipun guru yang tengah mengajar meneriaki dirinya dan teman-temannya.


Chaca dkk pun berjalan memasuki parkiran petinggi dan mereka pun tersenyum kecil saat beberapa pria menatapnya dan melemparkan senyumannya.


Chaca pun berjalan menuju mobilnya berada dan masuk ke dalam mobilnya, Cristy pun sama,dia berjalan menuju mobilnya dan memasuki mobilnya,namun Yunghee Yungmi Sanghee dan Jessica mereka berjalan menuju mobil kekasihnya berada dan memasukinya.


Chaca pun menancapkan gasnya dengan kecepatan di atas rata-rata membelah jalanan ibu kota di ikuti oleh sahabatnya di belakang dan kekasihnya berada di sampingnya.


Chaca,Cristy dan Jin pun melajukan mobilnya menuju mansionnya masing-masing sedangkan Yoongi, Jimin, Tae Hyung dan Chanyeol menjalankan mobilnya menuju mansion para kekasihnya.


Setalah 23 menit di perjalanan akhirnya Chaca sampai di mansionnya dan Chaca pun berjalan menuju mansionnya dengan langkah besarnya.


Chaca mengedarkan pandangannya ke setiap sudut ruangan, dia tidak menemukan sosok mommy dan daddynya,Chaca pun beralih berjalan menuju lif.


Setelah lif terbuka, Chaca pun berjalan menuju kamarnya berada dan membaringkan tubuhnya sejenak lalu memejamkan matanya sejenak seraya memijit pelipisnya dan tak lama pun dia pergi ke alam mimpinya.


20 menit Chaca memejamkan matanya,dia sedikit terganggu dengan ketukan pintu.


Tok


Tok


Tok


"Cha kamu di dalam?"ucap seseorang di balik pintu seraya mengetuk pintu kamar Chaca.


"Chaca,ini aku Jin kamu dimana?jangan buat aku khawatir sayang"ucap Jin seraya kembali mengetuk pintu.


Chaca yang terganggu pun membuka matanya dia sedikit terkejut dirinya telah ketiduran,Chaca pun memandangi pintu kamarnya yang sedang di ketuk, dia pun berjalan menuju pintu kamarnya dan membukakan knop pintu.


Pintu pun terbuka dari dalam kamar menampil wajah Chaca yang masih sedikit bantal, Jin pun terkekeh melihatnya.


"Belum siap?ngapain aja tadi?"ucap Jin.


"Ketiduran hehe"ucap Chaca seraya terkekeh.


"Yaudah sana mandi katanya mau ngemall"ucap Jin membuat Chaca mengangguk dan Chaca pun berjalan menuju kamar mandinya lalu Jin pun kembali berjalan menuju lantai dasar dan menemui beberapa sahabatnya.


Setelah memakai Hoodie hitam dan Jean hitam panjang Chaca pun turun ke lantai dasar menemui sahabatnya.


Setelah lif terbuka Chaca pun tersenyum kecil dan berjalan menghampiri mereka yang sedang duduk di sofa ruang tamu.


"Bang twins mana?"ucap Chaca membuat Yunghee dan Yungmi menunjuk Yoongi dan Jimin menggunakan dagunya.


"Ayok berangkat"ucap Yoongi membuat mereka mengangguk dan berjalan menuju mobilnya masing-masing.


Saat ini mereka telah berada di dalam mobil kekasihnya masing-masing sedangkan Cristy masih tetap setia sendiri.


Di dalam mobil Jin hanya ada keheningan, Jin yang pokus dengan jalanan dan Chaca yang pokus terhadap benda pipihnya yang sedang ia mainkan.


28 menit akhirnya mereka sampai di tempat tujuan Cha'Mall jin pun keluar dan membukakan pintu Chaca dari luar membuat senyuman manis di lontarkan oleh Chaca.


Jin pun menggenggam tangan Chaca lembut dan berjalan bersamaan dengan yang lainnya lalu berjalan memasuki mall.


Banyak sekali yang berisikan tentang mereka.


' Eh ada enam bidadari cantik tuh'


'bukannya itu Jin dkk yang anak terkaya itu?'


'iya, Jin dkk nya aja anak orang kaya,apalagi pacar pacarnya'


'gak nyesel gue ajak adek gue ke mall'


'keknya itu cewek satu jomblo,,mau gak yah sama gue?'


'ya kagak lah,orang lu aja kagak laku meskipun sama cewek biasa,apalagi sama cewek yang luar biasa'


Yah seperti itulah bisikan bisikan mereka tapi ChaJin dkk tetap berjalan menuju mall dan berjalan menuju toko ice cream berada.


Sesampainya di sana, mereka langsung memesan, setelah pelanyan menyuruhnya menunggu mereka sibuk dengan dirinya sendiri.


Ya seperti saat ini Sanghee dan Tae Hyung sedang berfoto ria, Yunghee yang malu malu karena gombalan Jimin, Chanyeol dan Jessica yang sedang memperebutkan handphone Jessica yang sedang di mainkan Jessica, Yungmi dan Yoongi yang saling menatap satu sama lain,dan Chaca dan juga Jin sedang sibuk memainkan ponselnya masing-masing tentunya Cristy juga sedang memainkan ponselnya karena dirinyalah yang akan jadi kambing conge.


Tak lama ice cream yang mereka pesan pun telah datang dan mereka pun mulai memakan ice cream nya dengan tenang.


Setelah selesai mereka berjalan keluar dari toko ice cream dan berjalan menuju beberapa toko yang mereka kunjungi seperti toko baju,sepatu, tas, dan aksesoris lainnya, setelah selesai mereka pun berjalan menuju mobilnya berada dan pulang menuju mansion Choi.


Setelah di mansion mereka berjalan menuju ruang keluarga dan duduk dengan santai di sana seraya melihat Drakor yang ada di depan mereka.


Merasa bosan, Cristy pun membuka ponselnya.


"Gak nyangka guee"ucap Cristy membuat sahabatnya menoleh dan mengangkatkan sebelah alisnya.


"Baru tahu lu?kemana aja?"ucap Jessica membuat Cristy mendengus kecil.


Drttttt drttttt drttttt


"Cha,hp lu getar tuh"ucap Yungmi membuat Chaca melihat benda pipihnya dan mulai menggeserkan tombol berwarna hijau.


Hallo Cha,gawat DOD datang dan buat markas kacau,kita kewalahan Cha.


15 menit lagi aku sampai.


Tut Tut Tut


"Sapa yang nelpon?"ucap Yunghee.


"Bang Jungkook katanya markas utama di serang"ucap Chaca menggunakan bahasa Rusia membuat sahabatnya mengernyitkan keningnya tidak dengan ketiga sahabatnya.


"Mau kemana?"ucap Jin membuat Chaca berbalik.


"Urusan"ucap Chaca cepat lalu berjalan dengan langkah besar menuju mobilnya berada.


Chaca dkk pun menaiki mobil Chaca, Chaca mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata membuat sumpah serapah terlontarkan dari mulut ketiga sahabatnya.


Chaca pun sampai dalam waktu 10 menit karena jalanan ibu kota tak terlalu padat membuat dirinya leluasa untuk menancapkan gasnya dengan cepat.


Chaca dkk pun turun dari mobil Chaca dengan topeng dan gelang GBD  yang sudah menempel di tempatnya.


Mata Chaca pun sudah menjadi merah menahan amarahnya dan juga kepribadian gandanya muncul, mati Matian Chaca menahan amarahnya,Chaca pun mencoba menutupkan matanya dan kembali membuka matanya dengan aura dingin dan tatapan tajam dari Chaca.


Chaca pun berjalan menuju markas,dia pun tersenyum devil saat anak buah DOD mulai menyerang anak buahnya,tapi anak DOD sudah mulai terkapar lemas di sana.


Chaca yang sudah geram pun mengeluarkan pisau lipatnya yang tajam itu,dia berjalan menuju ke depan dimana ada anak buah DOD yang membelakanginya, Chaca pun tersenyum devil lalu menancapkan pisaunya di kepala anak buah DOD, Chaca tersenyum puas saat musuhnya mulai terduduk lemas,dengan cepat Chaca mencabut pisaunya dengan kasar, Chaca pun kembali tersenyum devil saat otak musuhnya ikut keluar dari kepalanya.


Ketiga sahabat Chaca sudah mulai bermain-main dengan musuhnya,bahkan ketiga sahabatnya juga sangat menyukai permainannya.


Chaca pun berjalan menuju ketua DOD yang menatapnya dengan tatapan remeh, ketua DOD pun berjalan mendekati Chaca, sialnya orang yang di depannya itu bukan ketua DOD, melainkan tangan kanan DOD kembarannya Ketua DOD, Chaca pun tersenyum devil, dia pun mulai mengambil ancang-ancang untuk membogem pria di hadapannya, pria di hadapannya pun sama, dia juga mengambil ancang-ancang dan mulai membalas pukulan yang di berikan Chaca napun tidak tepat sasaran.


Bugh


Bugh


Bugh


Krekk


Krekk


Plak


Plak


Plak


Bugh


Krekk


Chaca pun tersenyum puas saat musuhnya terkapar lemas tak berdaya, Chaca pun mulai mengeluarkan pisau lipatnya dan mendaratkan di pipi mulus pria di depannya ini.


Srettttt


Srettttt


Ahhhkkk


Jleb


Setelah mensayat kedua pipi pria itu,Chaca pun menusukkan pisaunya di pipi kanan pria itu sampai pisaunya tembus ke pipi kirinya, Chaca pun tertawa jahat saat pria di hadapannya tidak bisa apa apa, Chaca pun mulai kembali mengeluarkan pisau lipatnya dari saku celananya dan kembali mendaratkannya di bawah dagu pria itu sampai pisaunya masuk kedalam mulut pria itu, Chaca kembali tertawa jahat, bahkan semua anggotanya dan juga sahabatnya menelan salivanya susah. Chaca pun mulai mencabut mata kiri korbannya, dia kembali tersenyum, lalu Chaca pun menarik kedua pisaunya yang sudah tertancap di pipi dan bawah dagu musuhnya dengan bersamaan.


Ahhhkkk


Chaca kembali tertawa jahat saat mendengar jeritan indah dari musuhnya.


Chaca pun mulai mendaratkan pisau lipatnya di bagian perut musuhnya, Chaca tersenyum saat bagian bagian organ tubuh pria di hadapannya itu terlihat, Chaca tersenyum sinis saat musuhnya masih menghembuskan nafasnya, Chaca pun menusuk hati dan jantung pria itu dan pria itu pun sudah menghembuskan nafas terakhirnya.


Chaca pun kembali tersenyum devil, dia pun melirik anak buahnya, yang mengetahui kode dari Chaca pun langsung mengangguk dan mulai membereskan semua kekacauan di markasnya.


Chaca pun berjalan menuju markas di ikuti ketiga sahabatnya dan juga tangan kanannya.


Chaca pun berjalan masuk menuju ruangan pribadinya di ikuti keempatnya.


Sesampainya di sana,Chaca mendaratkan bokongnya di kursi kebanggaannya. Dan ketiga sahabatnya tak lupa tangan kanannya ikut mendaratkan bokongnya di depan Chaca.


"Kenapa bisa gini?"ucap Chaca membuat Jungkook menggeleng.


"Suruh semua anggota kumpul di aula"ucap Chaca membuat Jungkook mengangguk lalu berjalan meninggalkan ruangan Chaca.


Selang beberapa menit Chaca dkk pun menoleh saat pintu di ketuk dan di buka.


"Semuanya udah kumpul"ucap Jungkook membuat Chaca mengangguk dan Chaca dkk pun berjalan menuju aula di ikuti oleh Jungkook.


Sesampainya di sana, Chaca pun menaiki panggung dan mulai duduk di kursi kebanggaannya.


"Kenapa markas jadi kacau gini?kalian gak bisa jaga markas?kalian mau khianatin saya?kalo kalian mau keluar dari organisasi ini kalian tau kan akibatnya apa?susah buat keluar dari organisasi ini, kalian bilang sama saya kalian kurang apa? fasilitas saya kasih dengan lengkap buat kalian, bahkan saya juga sudah memberi pekerjaan di perusahaan saya bukan?"ucap Chaca lantang.


"Saya maafin kalian semua, besok siapkan senjata, 40 anggota intim termasuk sahabat saya dan juga tangan kanan kita, ikut saya untuk menyerang markas utama DOD, paham?"ucap Chaca tegas.


"Paham queen"jawab para anggotanya dengan tengas


Chaca pun turun dari panggung dan berjalan menuju sahabatnya berada.


"Bang,besok siapin semuanya"ucap Chaca membuat Jungkook mengangguk.


"Masuk kamar masing-masing mandi dulu terus temuin gue di ruangan gue"ucap Chaca membuat sahabatnya mengangguk.


Mana mungkin kan Chaca dkk pulang ke mansion dalam keadaan seperti ini? dercak darah dimana mana.


Chaca pun memasuki ruangannya, berjalan menuju kamar mandinya untuk membersihkan tubuhnya yang terdapat bercak darah.


Setelah mandi,Chaca pun keluar dari kamar mandinya,dan mendapatkan ketiga sahabatnya yang sedang memegang beberapa Snack seraya tersenyum ke arahnya dan di balas dengan senyuman pula oleh Chaca.


...***...


...TBC...


...VoteVoteVote...


...***...