Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA

Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA
#63




Bastian duduk di Rooftop bersama dengan Chris yang juga berada disana. "Bagaimana penampilan bos kecil, apa dia sangat mirip dengan bos?" tanya Chris yang semenjak mengetahui jika bos nya sudah mempunyai anak membuat dia menjadi sangat penasaran.


"Iya tentu saja dia mirip bos, emangnya mirip denganmu." Jawab Bastian.


"Benarkah? Pasti dia sangat tampan jika mirip sama bos." Seru Chris.


"Tidak hanya tampan tapi dia juga sangat jenius, kau tahu, dia sudah bisa menguasai komputer di umurnya yang sekarang." Seru Bastian.


"Apa kau serius? Bagaimana kau mengetahuinya?" Tanya Chris penasaran.


"Waktu aku membawanya berkeliling tidak sengaja kami melewati ruangan keamanan, dia pun masuk kedalamnya dan memperhatikan ruangan tersebut, lalu dia ingin meminjam salah satu komputer yang ada disana dan kau tahu apa yang dia lakukan?" Ucap Bastian menjedah ucapannya.


"Apa yang dilakukan nya?" Tanya Chris penasaran.


"Dia berhasil masuk kedalam sistem keamanan yang berada di pulau." Jawab Bastian.


Chris terperangah mendengarnya. "Kau tidak sedang membual kan?" ucap Chris tak percaya.


"Kau tanyakan saja sama mereka (anak buah the devil's yang berada di pualu)," Seru Bastian.


"Wahh sepertinya bos kecil akan melampaui kehebatan dari bos." Seru Chris.


"Jadi menurutmu bos belum hebat begitu?" Ucap Bastian.


"Hei brother, bukan begitu maksud ku, kau jangan membuat ku takut dengan pertanyaan mu itu." Seru Chris kesal.


Bastian menyunggingkan bibir nya, melihat wajah kesal Chris saat ini.


Paginya, Beatrice tengah bersiap untuk ikut dengan Bastian menemui Clara. Beatrice mengenakan pakaian yang telah di siapkan oleh Bastian. " Gaun ini sangat bagus, kenapa mereka memberikan gaun semahal ini kepada ku, bukankah mereka cuman mau memindahkanku ke tempat Clara." Gumam Beatrice yang mengira jika Clara di tahan dan dihukum oleh mereka.



Tidak mau berpikir panjang lagi Beatrice pun keluar dari kamar dan berjalan menuju keluar dari vila karena Bastian sudah menunggu nya diluar. Setelah sampai diluar, semua mata tertuju padanya karena terpesona dengan penampilan cantiknya termasuk Bastian dia terlihat terpukau dengan penampilan wanita yang ada di depannya, sungguh penampilan nya sangat jauh berbeda dengan yang kemarin. "Wah cantik sekali." Ucap Chris yang juga terpesona.



Bastian yang berdiri disampingnya pun langsung melihat kearah sahabat nya itu dengan tatapan tidak suka. Karena merasa di perhatikan, Chris pun menoleh kearah Bastian. "Kenapa kau melihatku seperti itu?" ucap Chris menaikkan alisnya.


Bastian menatap tajam Chris dan lalu membuang mukanya, ia berjalan mendekati Beatrice dan lalu menarik tangan wanita itu dan menuntun nya untuk masuk kedalam mobil. Setelah Beatrice masuk kedalam mobil ia pun berjalan memutari mobil untuk masuk ke kursi penumpang yang berada disebelah nya namun saat ia berjalan hendak melewati Chris yang berada di dekat mobil, ia sengaja menginjak kuat kaki Chris dengan sengaja hingga Chris berteriak. "Heii brengsek apa yang kau lakukan hah." Teriak Chris kesal.


Namun Bastian tidak menghiraukan nya ia masuk kedalam mobil, ia tampak puas setelah melakukan itu. "Dasar keparat," Umpat Chris kesal melihat mobil yang ditumpangi oleh Bastian pergi.


Setelah beberapa saat kemudian mereka tiba di bandara, mereka berdua pun masuk kedalam jet pribadi milik Arthur karena Arthur memerintahkan Bastian untuk pergi menggunakan jet pribadi miliknya. "Duduklah!" Ucap Bastian.


Beatrice pun menurut dan duduk di kursi yang ditunjuk oleh Bastian. Setelah Beatrice sudah duduk, Bastian membantu Beatrice menggunakan sabu pengamanannya hingga membuat Beatrice kaget. "Perjalanan ini cukup panjang, jadi kau bisa tidur jika merasa lelah." Ucap Bastian sembari memakaikan sabu pengaman Beatrice.


"Hmm." Ucap Beatrice sembari mengangguk.


BERSAMBUNG.