Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA

Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA
#62



"Perintahkan seseorang untuk membeli pakaian untuk wanita itu." Perintah Bastian.


"Kenapa?" Tanya Chris.


"Karena tidak mungkin aku membawanya dengan keadaan lusuh seperti itu, bisa-bisa nona Clara sedih dan detik itu juga bos akan membunuhku. Jika kau ingin mati maka kau saja yang membawanya seperti itu." Ujar Bastian sedikit kesal.


"Aku juga belum ingin mati, aku belum menikah." Jawab Chris.


"Ohh jadi kau akan mati setelah menikah tanpa mempunyai keturunan terlebih dahulu." Ucap Bastian sengaja menggoda Chris.


"Heii brengsek, bukan seperti itu maksud ku." Jawab Chris kesal.


"Emangnya ada wanita yang ingin denganmu." Ucap Bastian mengejek Chris.


"Heh, tentu saja, wanita mana yang tidak terpesona dengan wajah tampan ku ini." Jawab Chris dengan sombongnya.


"Apa kaca di tempat ini sudah hancur semua," Ucap Bastian.


Chris melemparkan bantal sofa kepada Bastian lantaran kesal mendengar nya.


"Aku sumpahin suatu saat nanti kau akan mendapatkan wanita yang akan membuatmu pusing." Ucap Chris kesal.


"Heh, tidak akan ada wanita seperti itu di dalam kamus hidupku." Balas Bastian.


Setelah selesai berbicara dengan Chris, Bastian kembali ke kamar dimana tempat Beatrice berada. Saat baru tiba disana, ia melihat wanita itu tengah duduk dengan bersandar di headboard kasur, tatapan wanita itu tampak kosong. "Kau sudah sadar?" Tanya Bastian mendekatinya.


Beatrice tidak menjawab nya. *kenapa aku menanyakan pertanyaan bodoh itu* batin Bastian.


"Bersihkan dirimu, besok aku akan membawamu menemui sahabatmu." Ujar Bastian.



"Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Bastian dengan mengangkat alisnya.


"Apa benar?" tanya Beatrice dengan wajah senduh.


"Benar apa?" Ucap Bastian.


"Yang kau katakan barusan, apa benar kau akan membawaku ke tempat Clara?" Ucap Beatrice.


"Aku tidak pernah berbohong." Jawab Bastian menatap Beatrice serius.


Seketika Beatrice tersenyum lebar hingga menampakkan gigi rapinya, namun dibalik senyuman itu ia juga menitikan air matanya. "Jika kau terus menangis, aku akan mengurungkan membawamu." Tegas Bastian.


"Hei, kau mana boleh seperti itu," Protes Beatrice sembari menyeka air matanya.


Tidak lama salah satu anak buah the devil's masuk ke ruangan itu dengan membawa sebuah paper bag. "Ini tuan." Ucap pria itu memberikannya.


Bastian mengambil paper bag tersebut lalu anak buah itu pun pergi keluar. Bastian mengeluarkan isi dari paper bag tersebut. "Ini, makanlah." Ucap Bastian menyodorkan kotak yang berisi makanan.


"Tidak, terimakasih. Aku sama sekali tidak lapar." Ucap Beatrice pelan.


"Habiskan makanan ini jika kau ingin ikut denganku besok." Ucap Bastian menegaskan ucapan nya.


Beatrice melihat Bastian dengan sedikit cemberut dan mengambil kotak makanan tersebut. *Setelah mendengar akan bertemu dengan nona Clara wanita ini langsung menjadi bersemangat.* batin Bastian.


Beatrice benar-benar menghabiskan makanan itu, Bastian sedikit menarik ujung bibirnya entah kenapa dia merasa sedikit senang saat Beatrice menghabiskan makanan nya. *Ada apa dengan diriku, kenapa aku tiba-tiba tersenyum melihatnya* batin Bastian bingung dengan dirinya sendiri.


Setelah memastikan Beatrice menghabiskan makanannya, Bastian pun pergi keluar tapi sebelum itu dia masih menyuruh Beatrice untuk beristirahat supaya kondisi tubuhnya menjadi lebih baik besok pagi. *kenapa aku tiba-tiba peduli dengan wanita itu* batinnya.


BERSAMBUNG.