Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA

Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA
#57



Tidak lama seorang dokter pun tiba dan langsung memeriksa keadaan Clara. "Apa yang kau lakukan, hah?" Ucap Arthur menatap tajam dokter pria tersebut sembari menahan tangan dokter itu dengan kuat karena hendak menyentuh bagian dada Clara menggunakan Stetoskop.



"Ma ma maaf tuan, tapi saya hanya ingin memeriksa keadaan nona saja." ucap dokter itu ketakutan.


"Jangan berani-beraninya kau menyentuh wanitaku!" Ucap Arthur dingin dan masih dengan tatapan tajamnya.


Dokter itu pun menjadi takut lalu ia melihat kearah Bastian yang berdiri di belakangnya. Dia menatap Bastian seakan meminta bantuan untuk bisa membujuk Arthur supaya dia bisa melakukan tugasnya sebagai seorang dokter. Bastian pun menghembuskan nafasnya. "Bos nona Clara harus segera diperiksa dan sebaiknya biarkan dokter ini melakukan nya," Ucap Bastian.


"Jadi kau membiarkan dia menyentuh wanita ku." Geram Arthur kesal.


"Percayalah bos dokter ini hanya memeriksa nya saja, jika nona Clara tidak segera diperiksa mungkin keadaannya akan semakin buruk bos." Ucap Bastian mencoba membujuk dan meyakinkan Arthur.


Arthur tampak sedikit berpikir dan lalu menatap dokter pria tersebut dengan tatapan tajamnya. "Cepat periksa wanitaku." Perintah Arthur mengizinkan dokter itu untuk memeriksa Clara karena dia tidak mau keadaan nya menjadi semakin buruk walau sebenarnya dia sangat tidak rela dokter itu menyentuh wanita tercintanya.


Dokter itu pun akhirnya memeriksa keadaan Clara. Saat dokter itu sedang memeriksa keadaan tubuh Clara raut wajahnya tiba-tiba berubah menjadi sangat serius, sehingga membuat Arthur semakin khawatir.


"Ada apa?" Tanya Arthur yang sudah di landa kekhawatiran.


"Sudah berapa hari dia tidak makan?" Tanya dokter tersebut.


Arthur pun mengerutkan keningnya. "Aku selalu memerintah kan para anak buahku untuk mengantarkan makanan tepat waktu bahkan aku juga selalu menyuruh mereka untuk membuatkan jus spesial untuknya." Jelas Arthur.


"Tapi kenapa keadaan tubuh nona Clara sangat buruk apalagi nona Clara memiliki penyakit maag, jika sering dibiarkan maka akan semakin parah dan saya sarankan sebaiknya jangan membuat nona Clara stress atau banyak pikiran karena hal itu bisa memicu seseorang untuk tidak memiliki selera makan." Jelas dokter tersebut.


Bastian langsung tertunduk kala Arthur menatap dirinya. "Maaf bos, saya tidak memberitahu anda kalau sejak awal nona Clara tidak pernah memakan makanan yang diberikan oleh para maid," Ucap Bastian merasa bersalah karena dia tidak tahu akan terjadi seperti ini.


Bughhh!! Arthur melemparkan pukulan keras tepat di pipi Bastian hingga mulut nya berdarah, lalu ia pun mencengkram kerah bajunya. "Kenapa kau baru memberitahu kan nya kepada ku, keparat!" Geram Arthur marah.


"Saya takut hal itu akan menganggu anda bos karena anda sedang fokus mencari tuan bos kecil." Jawab Bastian.


"Kau tahu kalau Clara adalah segalanya untukku HAH. Seharusnya kau tahu se penting apapun urusan itu, kau tetap harus melaporkan nya kepada ku jika berkaitan dengan dia." Ucap Arthur emosi.


"BUKANKAH KAU MENGERTI HAH!!" Teriak nya yang sangat emosi.


"Ma maafkan saya bos." Ucap Bastian.


"Ma ma maaf tuan Arthur, sebaiknya jangan berbuat kegaduhan disini karena kondisi nona Clara sedang lemah dan butuh ketenangan." Ucap dokter itu berhati-hati.


Arthur pun mencoba menenangkan dirinya karena dia tidak ingin kondisi Clara semakin memburuk. "Kalian semua keluar!" Perintah Arthur dingin.


"Saya telah meletakkan beberapa obat untuk nona Clara di atas meja, tuan. Tolong supaya nona Clara rutin meminumnya karena kondisi tubuh nya benar-benar lemah saat ini." Jelas dokter tersebut.


Arthur tampak sangat serius mendengarkan penjelasan dokter itu, karena dia tidak ingin membuat kesalahan saat merawat Clara nantinya.


BERSAMBUNG.