Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA

Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA
#55



Keesokan pagi nya, Arthur dan Aarav meluncur pergi menggunakan jet pribadinya. "Daddy apa ini sungguh milik mu?" tanya Aarav yang terperangah melihat isi jet itu yang sangat mewah.



"Ini sekarang juga milik mu boy," Ujar Arthur tersenyum dan mengusap kepala putranya.


"Kau ternyata sangat kaya daddy, pantas saja mommy mencintaimu." ucap Aarav.


*andai saja kekayaan ku ini benar-benar bisa membuat dia mencintaiku* batin Arthur.







Seperti biasa Clara berdiri di depan jendela dan melihat pemandangan di depannya dengan tatapan kosong, dia tidak tahu bagaimana bisa dapat keluar dari tempat itu dan menemui putranya. Dia sudah berusaha untuk memecahkan kaca jendela dan keluar dari sana namun sayang kaca jendela itu tidak dapat dipecahkan. "Aarav, mommy sangat merindukan mu," Ucap Clara pelan dengan air mata yang berjatuhan.


Tidak lama, pintu ruangan itu terbuka lebar. "MOMMY!!!!" teriak Aarav dan berlari kearah Clara.


Clara langsung membalikkan badannya dan melihat ke asal suara yang sangat tidak asing baginya, betapa terkejutnya dia ketika melihat siapa yang datang. "Aarav!" Ucap Clara tidak percaya.


"Mommy, kau pasti terkejut kan. Daddy sengaja ingin memeberikanmu surprise." Seru Aarav tersenyum.



Arthur menatap tajam kearah Clara seperti tatapan seorang yang sangat kesal. "Mungkin karena mommy mu masih terkejut, boy" Seru Arthur menyeringai.


Aarav melepaskan pelukannya. "Mommy. Ayo kita duduk dulu." Seru Aarav membawa Clara dan Arthur ke sofa yang berada di kamar tersebut. Mereka bertiga pun duduk disana. Aarav menangkup kedua pipi Clara. "Maafkan Aarav, karena telah membuat mommy sangat terkejut seperti ini." Ucap Aarav lembut dan menatap mata mommy nya. Arthur sedikit menarik bibirnya karena melihat sikap lembut putranya kepada mommy nya dan terlihat jelas jika Aarav tampak sangat mencintai dan menyayangi mommy nya.


Air mata Clara tiba-tiba menetes. "Mommy jangan nangis, Aarav janji nggak akan bikin mommy khawatir lagi," Seru Aarav menghapus air mata Clara.


"Daddy. Ayo minta maaf sama mommy, karena udah bikin mommy sedih," Seru Aarav melihat kearah Arthur.


Arthur tertegun sebentar mendengar ucapan putranya itu. Arthur pun menatap Clara, secara tidak sengaja Clara pun melirik kearah Arthur hingga pandangan mereka bertemu. Arthur merasa hatinya tertancap duri yang sangat tajam kala melihat wajah Clara yang penuh dengan kesedihan karena takut dia akan merebut putranya.


Arthur mengepalkan tangannya, rasanya ingin sekali dia menarik Clara kedalam pelukannya dan memenangkan nya namun perasaan kesal masih menyelimuti dirinya.


"Maafkan aku," Ucap Arthur.


Clara terdiam mendengarkan ucapan maaf dari Arthur tersebut, *akulah yang harusnya meminta maaf,* batin Clara.


"Aarav sama daddy udah minta maaf jadi mommy jangan sedih lagi ya," Seru Aarav.


"Iya sayang," Jawab Clara tersenyum dan kembali memeluk putranya.


"Ayo daddy kita berpelukan bersama." Seru Aarav.


Clara sedikit terkejut mendengar nya. "Okay boy," Jawab Arthur tersenyum lalu ia pun mendekat dan mereka bertiga pun berpelukan bersama.


Beberapa saat kemudian, Arthur menyuruh Bastian untuk membawa putranya keliling melihat tempat itu dan Bastian pun membawa Aarav berkeliling, sebelumnya Aarav juga mengajak mommy nya untuk ikut berkeliling bersamanya namun Arthur mencegahnya dan berkata jika dia dan Clara akan menunggu dikamar saja. Setelah Aarav pergi suasana kamar itu tiba-tiba langsung menjadi mencengkram kan ditambah lagi dengan tatapan tajam dari Arthur melihat Clara.


BERSAMBUNG.