
Nick adalah seorang direktur perusahaan bank tersebut, umur nya dua tahun di atas Clara, dia seorang pria yang tampan dan manis. Dia juga mempunyai perasaan terpendam terhadap Clara, tetapi dia belum berani mengungkapkan nya karena dia merasa jika Clara masih ingin fokus kepada anaknya untuk saat ini. Nick memang sudah mengetahui jika Clara mempunyai seorang putra bahkan Nick juga sudah beberapa kali bertemu dengan Aarav yang sedang berada di luar bersama dengan Clara. Awalnya Nick sudah putus asa saat mengetahui jika Clara sudah mempunyai anak karena dia berpikir pasti Clara juga sudah mempunyai suami, akan tetapi dia mendengar dari beberapa staf di kantor jika sebenarnya Clara sudah berpisah dengan suaminya, disitu lah Nick kembali bangkit untuk mengejar hati Clara.
"Hufft kau memang keras kepala Clara," Ucap Nick menghembuskan nafasnya.
Clara tersenyum melihat wajah pias pria di depannya itu. "Jadi ada apa anda memanggil saya kemari pak?" Tanya Clara kembali.
"Aku ingin besok kau menemani ku pergi, ke kota Athena untuk bertemu dengan salah satu klien penting kita disana," Seru Nick.
Clara tampak berpikir, "Kau tenang saja, kita hanya sehari disana," Seru Nick kembali karena dia tahu pasti Clara takut berpisah lama dari putranya.
"Baik pak," Jawab Clara.
"Kalau begitu, nanti kau siapkan beberapa berkas untuk dibawa kesana, ya." Seru Nick.
"Baik pak," Jawab Clara. Lalu ia pun segera keluar dari sana.
Tidak lama jam pulang kantor pun tiba, Clara dan yang lainnya tengah bersiap untuk pulang. "Clara, ayo ikut kami ke bar untuk bersenang-senang," Ajak Anna dan beberapa stag wanita.
"Sorry, aku nggak bisa karena aku harus menjemput putraku," jawab Clara.
"Baiklah kalau begitu, sampaikan salam ku kepada Aarav ya." Seru Anna.
•
•
•
Saat ini Clara tengah berdiri menunggu seseorang di depan gerbang sekolah taman kanak-kanak dengan menggunakan setelan kantor yang membuat nya terlihat sangat cantik dan lebih dewasa. Bahkan dia sekarang sedang menjadi sorotan para orang-orang yang juga sedang menunggu di tempat tersebut.
Kringg... Kringg
(Aarav Grey)
"Mommy!!!" Panggil seorang anak yang sembari berlari memeluk Clara.
"Sayang, kan mommy sering bilang jangan lari-lari nanti kamu jatuh," Ucap Clara kepada.
"Hehehe, sorry mommy, soalnya aku seneng mommy jemput aku." Ucapnya.
"Maaf ya sayang, mommy jarang banget jemput kamu." Ucapnya merasah bersalah.
"Nggak apa-apa kok mommy, kan mommy kerja untuk Aarav. Lagian aku juga senang dijemput sama aunty Beatrice." Serunya dan memeluk mommy nya.
Tittt... Titttt.... Tittt
Suara klakson mobil yang berada di seberang jalan. "COME ON GUYS!" teriak seorang wanita dari dalam mobil.
"Ayo sayang," Ucapnya kepada anak kecil itu.
Mereka berdua pun akhirnya masuk kedalam mobil tersebut. "Kenapa kau tetap datang? Bukankah aku sudah bilang kalau aku yang akan menjemput putraku." Seru Clara kepada Beatrice yang baru tiba di sana.
"Aku hanya sangat merindukan pria kecil ku." Seru Beatrice tersenyum kearah Clara dan Aarav.
"Bilang saja aunty kesepian." Seru Aarav.
"Iya sayang, karena aunty hanya punya kalian hiks.. " Seru Beatrice pura-pura sedih.
"Makanya aunty harus cari kekasih supaya tidak kesepian lagi." Seru Aarav.
"Heh, kau selalu saja ya, memaksa aunty mu ini untuk cari kekasih." Seru Beatrice.
"Hehehe, sudah-sudah. Ayo kita pulang dan makan siang bersama." Seru Clara.
"Iya grandma," Jawab Aarav tersenyum lebar kepada Amber.
"Kamu semakin tampan sayang," Puji nenek tersebut dan mengelus kepala Aarav dengan lembut karena dia memang sangat menyangi Aarav.
"Ini, ada beberapa lauk grandma masak untuk kalian makan nanti." Seru Amber sembari memberikan beberapa kotak makanan yang tersusun.
"Wahhh, terimakasih aunty. Kau memang sangat baik." Seru Beatrice exited dan mengambil kotak makanan tersebut.
"Ayo aunty, aku sudah tidak sabar ingin mencicipi masakan grandma yang sangat lezat itu," Timpal Aarav yang memang sangat suka dengan masakan Amber.
Beatrice dan Aarav pun langsung berlari kedalam rumah bersama. Sedangkan Clara dan Amber tersenyum melihat tingkah Beatrice dan Aarav itu. "Terimakasih aunty Amber, selama ini kami sudah sangat merepotkan anda," Ucap Clara.
"Apa yang kau katakan, kalian sudah kami anggap keluarga sendiri jadi tidak pernah merepotkan sekali pun." Ucap Amber.
Clara tersenyum senang mendengar ucapan Amber itu. "Oh iya, dimana uncle Richard?" Tanya Clara.
"Hehehe biasa, dia sedang aku suruh untuk belanja sayuran di pasar." Jawab Amber sedikit tertawa.
"Kalian benar-benar pasangan yang sangat manis," Puji Clara tersenyum. Dia sangat iri melihat keromantisan dan kebahagiaan yang dimiliki oleh Amber dan Richard, terkadang dia berpikir jika dia dan Arthur di posisi mereka tersebut, pasti akan sangat menyenangkan, pikir Clara.
Malam harinya, Aarav tampak asik bermain video game bersama dengan Beatrice. Oh iya, Beatrice juga telah mengajarkan teknik komputer kepada Aarav dan beberapa sistem kepada nya, sehingga Aarav pun mengembangkan pengetahuannya itu bahkan di usia dia sekarang ini, dia sudah mahir di dunia hacker, kecerdasan nya memang sudah tidak diragukan lagi. Namun Clara tidak mengetahui hal itu, karena Beatrice mengajarinya secara sembunyi, karena jika Clara tahu pasti sudah tidak ada laptop dan komputer lagi di rumah itu.
"Sayang, sudah mainnya. Ini waktunya tidur." Seru Clara.
"Mom, pliss sebentar lagi ya." Pinta Aarav.
"No, no tidak ada tawar menawar lagi, cepat tidur sekarang." Seru Clara.
Aarav pun akhirnya mematuhi perintah mommy nya itu dan langsung masuk ke kamar dia dan mommy nya, karena Aarav memang selalu tidur bersama dengan Clara, dikarenakan mereka hanya memiliki dua kamar saja.
Setelah Aarav masuk kedalam kamar, Clara duduk di sofa bersama dengan Beatrice. "Besok aku akan pergi ke Athena, untuk menemui klien penting disana. " Ucap Clara.
"Apa kau yakin Clar?" tanya Beatrice.
"Iya be, kau tenang saja aku akan menjaga diriku disana lagian hanya satu hari saja." Seru Clara.
"Tapi Clar, kau tahu kan kalau diluar sana sangat berbahaya," Ujar Beatrice, karena dia takut terjadi sesuatu kepada sahabat nya itu, selama lima tahun mereka tidak pernah meninggalkan kota itu, karena hanya di kawasan itu yang aman untuk mereka.
"Sudah lima tahun, aku rasa dia juga sudah melupakan nya," Ujar Clara.
"Tapi Clar.... " Ucap Beatrice.
"Percaya padaku be," Seru Clara. Beatrice pun hanya bisa mengangguk pelan.
Besok pagi nya, mereka bertiga sarapan bersama di meja makan. "Sayang nanti kamu pergi dan pulangnya, sama aunty Beatrice ya, soalnya hari ini mommy mau perjalanan dinas ke kota," Seru Clara.
"Siap mommy," Jawab Aarav.
Setelah selesai sarapan Beatrice pergi bersama dengan Aarav sedangkan Clara dia menunggu jemputan dari Nick, sebelumnya Nick sudah menghubungi Clara dan mengatakan akan menjemputnya karena mereka akan langsung berangkat ke Athena. Tidak lama mobil pribadi Nick pun tiba di depan rumah Clara. Nick pun turun dari mobilnya dan menghampiri Clara yang berdiri di depan rumah. "Maaf, telah membuatmu lama menunggu." Ujar Nick.
"Tidak apa-apa, aku juga baru keluar kok," Ucap Clara sedikit tersenyum.
"Dimana Aarav?" tanya Nick sembari melihat ke pintu rumah Clara.
"Dia sudah berangkat sekolah bersama dengan Beatrice." Jawab Clara.
"Ohhh, kalau begitu ayo kita berangkat," Seru Nick sembari membukakan pintu mobil untuk Clara.
"Terimakasih," Ucap Clara.
Mereka berangkat ke kota Athena yang sekitar kurang lebih dua jam dari Arachova. Mereka sengaja berangkat pagi karena ada beberapa urusan pekerjaan disana.
BERSAMBUNG.