Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA

Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA
#28



Setelah selesai berbincang dengan kakeknya, Arthur pun pergi ke kamarnya lalu ia masuk kedalam kamar mandinya untuk membersihkan tubuhnya. Lima belas menit kemudian Arthur keluar dari kamar mandi dengan menggunakan lilitan handuk di pinggang nya, ia membuka lemari pakaian dan memakai sweater berwarna hitam dan celana yang berwarna senada.


Ia pun mengambil handphone nya yang berada di atas nakas lalu duduk di sofa dan mengirimkan pesan kepada seseorang, siapa lagi kalau bukan kepada kekasih tercintanya.


"Baby, apa kau sudah tidur?" tanya Arthur .


'Belum darling,' balas Clara.


"Jadi kau sedang apa sekarang?" tanya nya kembali.


'hanya sedang berbaring di atas tempat tidur,' balas Clara.


"Kirimkan fotomu sekarang ini," pinta Arthur.


Clara pun mengirimkan fotonya yang saat ini sedang berbaring di atas kasur dengan menggunakan baju tidur berwarna putih.



Arthur tersenyum melihat foto kekasihnya yang sangat cantik dan manis yang membuat dia tiba-tiba menjadi sangat merindukan nya saat ini. "I miss you so much," balas Arthur.


'me too,' balas Clara.


"Tidurlah disana juga sudah hampir malam," balas Arthur.


'Baiklah, good night darling,' balas Clara.


"Good night too baby," balas Arthur.


Arthur memandangi foto yang dikirimkan oleh Clara padanya sambil tersenyum dan lalu ia mencium ponselnya yang terdapat foto Clara. "Kau membuatku sangat tergila-gila kepada mu Clara," gumam Arthur.


Setelah itu Arthur menghubungi Bastian untuk menemuinya di Rooftop. Tidak butuh lama Bastian pun tiba disana. "Kau sudah datang," ucap Arthur berdiri di dinding pembatas rooftop dengan tangannya yang berada di dalam saku celananya sembari memandangi keindahan malam di depannya.


"Iya bos," jawab Bastian yang berdiri di belakangnya.


"Apa ada tanda-tanda pergerakan dari Luke?" tanya Arthur.


"Sejauh ini masih belum bos, tapi barusan aku mendapatkan informasi baru kalau Luke sekarang berada di negara ini," ucap Bastian.


"Terus awasi dia jangan sampai lolos," perintah Arthur.


"Baik bos tapi kenapa tidak langsung kita tangkap saja dia bos?" Tanya Bastian.


"Aku mau dia muncul dengan sendirinya di hadapan ku," jawab Arthur.


"Saya mengerti bos," ucap Bastian.


"Apa kau sudah menambah keamanan di mansion?" tanya Arthur.


"Baguslah, jangan sampai mereka lolos," seru Arthur.


"Siap bos," jawab Bastian.


"Bastian, apa kau membawa rokok?" tanya Arthur melihat kearah asistennya.


"Iya bos saya membawanya," jawab Bastian memberikan sebungkus rokok dan korek api kepada bosnya.


Arthur pun mengambil sebatang rokok dan menghidupkan nya lalu ia pun menghisapnya dan menghembuskan nya ke udara. "Bastian," seru Arthur sembari merokok.


"Iya bos," jawab Bastian.


"Dia tidak mengetahui tentang keberadaan Clara kan?" tanya Arthur datar walau sebenarnya dia amat sangat mengkhawatirkan kekasihnya itu.


"Sepertinya tidak bos karena anda tidak pernah mengekspose nona Clara keluar kecuali pada saat anda pergi menghadiri pesta pernikahan tuan Zack," jawab Bastian.


Hufftt! Arthur mendongakkan kepalanya dan menghembuskan asap rokoknya ke udara. *Tuan pasti sangat takut kalau sampai Luke menyakiti nona Clara* batin Bastian yang melihat kecemasan dan kekhawatiran di dalam diri bosnya saat ini.


"Besok kita pergi ke markas, aku ingin melihat keadaan disana," ucap Arthur.


"Baik bos," jawab Bastian.


Arthur menatap kedepan dengan satu tangannya yang menjepit sebatang rokok di jarinya, dia terlihat seperti sedang mencoba menenangkan pikirannya. Bastian sang asistennya pun dengan setia menunggu bos nya yang berdiri di depannya itu.


"Anda jangan khawatir bos, saya yakin tidak akan terjadi apa-apa kepada nona Clara," seru Bastian mencoba menenangkan pikirannya bos nya yang sangat tampak mengkhawatirkan keselamatan Clara sang wanita pujaannya.


"Dulu aku tidak pernah khawatir jika suatu saat nanti Luke tiba-tiba muncul di hadapan ku, tapi semenjak kehadiran Clara di dalam hidupku, membuat ku sangat takut," ucap Arthur.


*Kehadiran nona Clara benar-benar mengubah anda bos,* batin Bastian.


Beberapa jam kemudian Arthur dan Bastian kembali kedalam mansion dan menuju kamar mereka masing-masing untuk beristirahat karena sudah lewat dini hari.


Di sebuah ruangan terlihat tuan Lantunio sedang berbicara dengan orang kepercayaan nya yaitu tuan Paul. "Kau sudah mendapatkan informasi tentang wanita yang berada di sisi cucuku?" tanya tuan Lantunio.


"Sudah tuan, ini adalah semua informasi mengenai wanita tersebut," jawab tuan Paul sembari memberikan sebuah map coklat kepada tuan Lantunio.


Tuan Lantunio pun mengambil map tersebut dan membuka nya lalu membaca semua informasi mengenai Clara yang tercantum disana.


"Jadi sebelumnya dia adalah seorang pelayan di mansion Arthur?" ucap tuan Lantunio.


"Iya tuan menurut informasi, sebelum menjadi kekasih tuan Arthur, dia pekerja baru di mansion milik tuan Arthur," jawab Paul.


"Sepertinya dia wanita yang baik, aku harap dia wanita yang tepat untuk Arthur," gumam tuan Lantunio yang dapat di dengar oleh tuan Paul.


BERSAMBUNG.