Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA

Sexy Maid And The King Devil Of MAFIA
#26



Pagi harinya Clara terbangun karena merasa sedikit sesak lantaran Arthur memeluknya dengan begitu erat, seolah takut kehilangan wanita itu. "Emmm," suara serak bangun tidur Clara yang mencoba melepaskan pelukan itu.


"Darling," panggil Clara.


"Hemm," jawab Arthur dengan mata yang masih tertutup.


"Lepaskan pelukanmu, aku mau ke toilet," ucap Clara.


"Hemm," jawab Arthur tanpa bergerak sedikit pun.


"Darliiing, cepat lepaskan,aku sudah tidak tahan lagi," rengek Clara.


Arthur pun tersenyum mendengarnya lalu ia membuka matanya, "Jangan lama, mengerti," ucap Arthur.


Clara menganggukkan kepalanya. "Iya," jawab Clara yang sudah tidak sabar.


Arthur pun akhirnya melepaskan pelukannya, Clara langsung dengan cepat turun ke ranjang dan berlari masuk ke toilet, Arthur yang melihat tingkah lucu kekasihnya itu hanya menggeleng dan tersenyum.


Setelah sepuluh menit kemudian, Clara belum juga keluar dari kamar mandi sehingga Arthur menjadi khawatir dan turun dari ranjang berjalan kearah kamar mandi. "Baby," panggil Arthur seraya mengetuk pintu.


Sedangkan di dalam kamar mandi Clara tampak sedang termenung di depan wastafel dan tidak mendengar panggilan dari Arthur. "Babyy," panggil Arthur kembali dengan nada yang cemas.


Clara pun akhirnya tersentak setelah mendengar panggilan dari Arthur yang terdengar sangat kencang. "Iya," jawab Clara.


"Ada apa baby? Apa terjadi sesuatu di dalam cepat buka pintunya jangan membuat ku khawatir," ucap Arthur dengan cemas.


Clara memijit keningnya. "Hufftt," lalu kemudian Clara menghembuskan nafasnya dan ia pun berjalan kearah pintu lalu membuka nya.


Saat Clara baru membuka pintu itu, Arthur langsung memeluknya dengan erat. "Ada apa baby? Kenapa kau lama sekali kedalam sana? Apa terjadi sesuatu? Hmm" tanya Arthur bertubi-tubi lantaran merasa cemas.


"Tidak ada apa-apa kok darling, kau tenang saja." Ucap Clara dengan tersenyum.


Tapi Arthur masih merasa tidak tenang, ia pun memegang kedua bahu Clara dan ia mengecek tubuh Clara dari atas sampai bawah karena dia takut terjadi sesuatu pada sang pujaannya.


"Apa yang kau lakukan darling?" ucap Clara merasa heran dengan perilaku pria itu.


"Aku sedang mengecek keadaan mu baby," jawab Arthur.


"Aku benar-benar baik-baik saja darling, sungguh," ucap Clara.


"Kau yakin baby, apa bagian tubuh mu ada yang merasa tidak enak?" tanya Arthur untuk memastikan kembali keadaan wanita nya itu.


Clara mengangguk dengan yakin. "Iya darling, aku tidak apa-apa," jawab Clara.


"Baguslah kalau begitu, ayo kita kembali kasur," ucap Arthur menarik tangan Clara menuju ranjangnya.


"Tapi ini sudah pagi loh darling, bukankah seharusnya kamu bersiap untuk pergi ke kantor," seru Clara.


"Kenapa?" tanya Clara mendongakkan kepalanya melihat wajah Arthur.


"Nanti sore aku akan pergi ke tempat kakek dan mungkin aku akan menginap beberapa hari disana, jadi aku ingin menghabiskan pagi ini bersama dengan mu saja baby," ucap Arthur.


"Emangnya kakek kamu tinggal dimana darling?" tanya Clara.


"Inggris baby, disana adalah tempat mansion utama keluarga kami," jawab Arthur.


"Berapa hari kau akan disana?" tanya Clara.


"Mungkin tiga hari, hufttt aku akan sangat merindukanmu nantinya," ucap Arthur lemas.


*Tiga hari, sepertinya cukup bagiku untuk mendapatkan berlian itu,* batin Clara yang tiba-tiba berpikir rencana yang akan dilakukan nya nanti.


"Baby," panggil Arthur karena wanita itu tiba-tiba terdiam.


"Hah, i iya darling," ucap Clara yang tiba-tiba tersadar dari lamunannya setelah mendengar suara Arthur.


"Apa yang kau pikirkan hmm?" ucap Arthur menarik dagu Clara menghadap kearah nya.


"Ti tidak ada kok tadi aku hanya berpikir apa yang akan aku lakukan tanpa mu selama kau pergi nanti," dalih Clara.


"Lakukan semau mu di mansion ini baby, kau boleh melakukan apapun yang kau mau, tapi aku tidak mengizinkan mu pergi keluar selama aku belum kembali," ucap Arthur.


"Kau yakin darling, aku boleh melakukan apapun?" tanya Clara.


"Tentu saja baby, selama itu hal yang wajar dan membuat mu senang, kau bisa menonton bioskop, berenang, main golf, bermain bola basket, kau bisa melakukan semua itu baby." jawab Arthur.


Clara yang mendengar nya terperangah, dia sudah hampir satu bulan disana tapi dia tidak tahu kalau semua tempat itu ada disana. "Aku tidak tahu kalau semua tempat itu ada di sini darling," ujar Clara.


Arthur yang mendengarnya tersenyum. "Nanti kau ajak saja Brenda untuk menuntun mu melihat tempat-tempat itu," ucap Arthur.


Tiga puluh menit kemudian Clara dan Arthur saling terdiam seribu bahasa, Arthur memeluk Clara dengan tangannya yang terus mengelus-elus tangan Clara dengan lembut. Tidak ada percakapan diantara mereka, hingga tiba-tiba Clara merasa ada sesuatu yang mengeras dibawah sana. "Darling, kau," ucap Clara mendongak melihat wajah Arthur.


Pria itu pun tersenyum, dan ia langsung menyambar bibir tebal milik Clara. "Emmm," des** Clara dibalik ciuman nya.


Satu tangan Arthur sudah menyusup kedalam pakaian Clara dan menjelajahi nya, tapi tangannya berhenti di gundukan kenyal dan bermain dengan bola kenyal itu hingga Clara menggeliat karenanya.


Mereka pun akhirnya menghabiskan waktu pagi hingga hampir menjelang siang dengan bergulat di atas ranjang tersebut. "Baby, I love you so much, ahhh," ucap Arthur mencampai puncaknya.


Setelah melakukan pergulatan panas itu, mereka berdua pun mandi bersama dengan ditemani beberapa iklan panas yang dilakukan oleh Arthur terhadap Clara.


BERSAMBUNG.


Maaf, Eps 25-26 ada sedikit ralat ya guys🙏