Power Flow

Power Flow
Teknik Kuno



Mila vs Ezran vs Kadek


Pertandingan ke empatpun dilanjutkan,


"Mulaiii.." teriak Senior Komang memulai pertandingan.


Mereka pun sudah memasang kuda-kuda sambil berjalan mengelilingi arena secara perlahan.


"Huh kalian sungguh, ingin mengeroyok seorang gadis yang imut ini," ucap genit Mila


"Hah seharusnya kalian yang malu karna harus melawanku yang lugu ini dan kalian sudah berada diBronze level 4 loh, gak malu sama kucing,"ledek Ezran dengan seringainya.


"Cih dasar bocah-bocah bodoh, apa kalian pikir ketika berhadapan dengan monster, mereka akan kasihan dan mengalah karna melihat wajah memelas kalian.?" timpal Kadek dengan sebal.


"Haha.. dasar kaku banget kau kayak kanebo kering" tawa Ezran yang membuat muka Kadek merah padam, sementara Mila hanya menahan tawa mendengarnya.


"Sialan kau, POWER ON : CHIPMUNK," teriak Kadek melakukan tendangan kaki yang sudah dialiri energi kearah Heri.


"POWER ON : GERAKAN KUNYUK MEMETIK BUAH," Ezran pun tak kalah gesit langsung mengaliri tangannya dengan energi dan menyambut serangan yang dilancarkan oleh lawannya.


"Bukh"


Terdengar suara beradu dan ketika mereka saling hantam, Mila pun menggunakan kesempatan untuk menyerang mereka berdua.


"POWER ON : BEE ENERGI PUNCH," teriak Mila,dia pun memukul mereka dengan kedua tangannya.


"Aw aw sakit, dasar gadis tawon", erang Ezran yang terkena serangan dipundaknya, sementara Kadek bisa menangkis dengan tangannya.


"Sial tangan dan kaki ku kesemutan karna menahan dua serangan sekaligus," gumam Kadek


Mereka pun terus melakukan gerakan yang saling menyerang satu sama lain, ketika Kadek menghindari pukukan Mila dengan gerakan Bajing Luncat yang dikombinasikan dengan serangan Aeromys yang mengarah ke Mila, bermaksud untuk menyerang balik gadis tersebut, tapi dia lengah karena pukulan Kelid tonjok Ezran yang telah dialiri energi itu kena telak tepat diperutnya dan membuatnya terpental keluar arena.


"Wow dia menguasai seni beladiri kuno yang diperpadukan dengan energi Flow",seru pengawas Rudy yang terkejut.


"POWER ON : ELECTRIC BEE STING9" ucap Mila yang melihat peluang untuk menyerang, lalu dengan cepat mengaliri tangannya dengan energi, ketika Ezran lengah sehabis menyerang Kadek tapi ternyata dia hanya meninju udara kosong, karena Ezran berhasil menghindar dengan cara menggeser sedikit badannya.


"Huh kepekaannya terhadap serangan diam-diam, hampir setara dengan silver level 1" gumam Senior Erick.


"Wow.. itu bahaya sekali nona," seru Ezran tapi Mila terus melancarkan serangannya secara bertubi-tubi dan Ezran terus menangkis dengan berjalan mundur.


"Wah gawat stamina ku mulai menurun,dan energi juga semakin berkurang," gumam Ezran dalam hati sambil terus menangkis,dia pun melompat agak jauh ke sisi sebelah kanan membuat Mila hanya memukul udara.


"Heh pengecut, kenapa kau malah melompat jauh,?"seru sebal Mila, tapi Ezran hanya tersenyum lalu berjalan perlahan secara zig zag, Mila pun menerjang kembali dengan teknik lebahnya dan pada jarak 1 meter, Ezran menggeser kakinya menyerong ke kanan melakukan gerakan menepuk kedua telapak tangannya tepat di muka Mila.


"PLAKK"


Mila pun tertegun beberapa detik dan seperti mematung, kesempatan itu di manfaatkan oleh Ezran dengan mengeluarkan jurus lainnya.


"POWER ON : SAPU JAGAD," gumam Ezran


"Bukk"


Dia pun memukul tepat di pundak belakang Mila dan membuat Mila keluar dari arena.


"Arrgh sakit sekali dasar cowok sialan," erang Mila dengan memegang pundaknya.


"Hey hey aku sudah berusaha, memilih tempat yang tidak terlalu menyakitkan loh," ucap Ezran membela diri.


"Hebat sekali bronze level 3 mampu mengalahkan kedua petarung bronze level 4",ucap Senior Dian.


"Yah bahkan dia mempunyai teknik-teknik beladiri kuno," sambung Senior Erick.


Dengan hasil ini Ezranpun lolos ke semifinal.