
"POWER ON : ELSPIRITO CONTROLER LA LLORONA" gumam Gerardo mulai menggunakan kemampuannya, lalu tampak muncul sebuah sosok perempuan memakai gaun putih yang mengerikan, "Hiks hiks hiks" suara tangis menyertai sosok perempuan itu, sambil melayang diantara kegelapan Death Valley yang diciptakan oleh David, suara tangisnya pun terdengar ditelinga Hera yang telah memasang sikap waspada dengan mengamati sekelilingnya.
"Suara tangisan perempuankah? dari mana arahnya, bahkan seperti ada didalam kepala ku saja, sial jarak pandangku sangat terbatas, andai aku bisa menggunakan kekuatan mata seperti kapten Ruby," Gumam Hera yang terus mengawasi asal suara tersebut.
"Ckckck.. tak kusangka kau mampu mengendalikan Arwah legendaris itu sungguh menyeramkan, tapi sepertinya gaya bertarung kita memang cocok untuk bekerjasama, "POWER ON : SKULL ILLUSION," gumam David yang juga mengeluarkan lima tengkorak yang tak kalah menyeramkan dan langsung melesat ke arah Hera dengan tawa yang sangat khas.
Tiba-tiba dibawah kaki Hera muncul air yang begitu deras dari bawah tanah dan dengan cepat sudah hampir mencapai lututnya, "Huh air apa musuh pengguna element air? juga apa-apaan suara menyeramkan ini seperti didalam rumah hantu saja" gumam Hera dalam hati.
"WHOOSSH"
Tiba-tiba angin yang begitu cepat terasa mengarah padanya dari arah belakang, tapi sebelum Hera berbalik sebuah tangan langsung menjambak rambutnya dan menenggelamkan kepalanya dalam air secara paksa sambil menyeret kesana kemari yang membuatnya kesulitan bernafas, tapi dia terus meronta-ronta untuk melepaskan dari cengkraman musuhnya tersebut, dan binatang spiritualnya tanpa diberi aba-aba langsung mencoba menyelamatkan tuannya.
"WHUSSH "
"DUARR"
Tapi sebuah tulang yang sangat tajam melesat begitu banyak dengan cepat ke arah serigala api milik Hera itu, dan dengan tangkas dia menghindar dari serangan tersebut, sambil membalas dengan mengeluarkan semburan bola api dari mulutnya, dan efek ledakan air yang berhamburan beradu dengan bola api milik binatang spiritual itu membuat sebuah kabut yang cukup tebal.
Sementara itu Hera masih berusaha melawan perwujudan LA LLORONA yang terus menekang kepalanya kedalam air sambil terus menjerit histeris, "POWER ON : AMUKAN KAWAH CANDRA DIMUKA", gumam Hera dalam hati yang menyalurkan kekuatan api dilengan kanannya dengan susah payah, membuat air perlahan mulai bergolak dan langsung menguap menjadi sebuah kabut, ketika sosok hantu itu sedikit melonggarkan tekananya akibat terperangah, Hera pun langsung membalikan badannya dan memukul musuh yang membuatnya susah bernafas itu, namun pukulannya malah menembus tubuh Sang LA LLORANA dan langsung menghilang diantara kegelapan.
"Hosh hosh, hei kalian para pengecut kalau berani tunjukan diri kalian jangan bersembunyi terus," teriak Hera dengan nada keras sambil mengatur nafas akibat serangan yang dilakukan hantu wanitu itu.
"Jhahaa, maaf itu tidak akan pernah terjadi karena inilah gaya pertarungan kami, lagi pula bila kami bertarung dengan mu secara terbuka pasti kami akan kalah, karena aku tau kau itu hebat dalam pertarungan jarak dekat, jadi cari saja keberadaan kami bila kau mampu, dan bila kau tak bisa menemukan kami itu berarti kekalahanmu tidak bisa dihindari, hahahha.." seru David tertawa puas yang entah dimana keberadaannya.
"DUAARR" terdengar suara ledakan dari arah tempat pertarungan Wolf fire dengan beberapa tengkorak milik David, lalu serigala itu pun kembali pada sisi tuannya.
"Kerja bagus, kembalilah" ucap Hera kepada binatang spiritualnya, setelah berhasil membebaskan diri dari para Tengkorak yang mengepungnya dengan cara meledakan bola energi yang cukup besar hingga mampu menghancurkan satu tengkorak milik musuh meski begitu dia mulai melemah dan langsung diperintahkan kembali oleh Hera supaya memulihkan diri terlebih dahulu.
"POWER ON : BONE SWORD", teriak David lalu dengan cepat tengkorak yang melesat kearah Hera dengan membawa pedang yang mirip tulang raksasa, "POWER ON : FIRE SWORD, teriak Hera tak kalah garang langsung memunculkan pedang apinya.
"DUARR
"SLASH"
"ARRGHH", erang Hera yang terkena serangan dari roh milik Gerardo dibahu kanannya, membuat pedang api miliknya terlepas dan langsung terkena tebasan dibagian perut oleh tengkorak yang dikendalikan oleh David membuatnya terhempas cukup jauh kebelakang.
"Hei Gerardo ayo kita akhiri pertarungan ini, sepertinya dia mulai melemah," ucap David pada rekannya itu, "AYOO" seru Gerardo menimpali perkataan David, kedua mahluk yang dikendalikan merekapun melesat kembali kearah Hera.
"POWER ON : EDELWEIS SENDURO", ucap Hera mencoba memulihkan diri, "Kalian sudah cukup menindasku, kali akan kubalas kalian, "POWER ON :TEKNIK KELELAWAR" gumam Hera ketika kedua roh itu mencoba menyerangnya kembali diapun berhasil menghindar tanpa melihat, seperti sedang menari-nari Hera menghindari serangan cepat dari kedua roh yang dikendalikan lawannya.
"Mustahil bagaimana bisa dia menghindari serangan kombinasi kita dengan sangat mudah bahkan sambil memejamkan mata," seru kaget David melihat Hera begitu tangkas menghindari dari serang tercepatnya.
"Ketemu kalian, POWER ON : HOLY FIRE EXPLOSION," teriak Hera lalu diseluruh tubuhnya keluar energi api biru dan langsung meledak membuat kedua roh itu hancur lebur terbakar oleh api suci miliknya,.bahkan api tersebut membuat lembah hitam Death Valley itu menjadi terang dan kini posisi mereka sudah terlihat oleh Hera.
"Oh tidak, tidak mungkin dia dapat dengan mudah menghancurkan Array Death Valley milikku padahal ini adalah teknik terkuat dari keluargaku, apakah dia seorang monster berwujud gadis kecil," ucap David merasa heran dan juga gemetar melihat kearah lawannya.
"Oh akhirnya terlihat juga, baiklah mari selesaikan dengan cepat ", seringai Hera menatap pada kedua musuhnya itu, "POWER ON : AMUKAN KAWAH CANDRA DIMUKA," teriak Hera mengaliri kedua tangan dengan energi api yang begitu panas dan dengan cepat melesat kearah mereka berdua, saking cepatnya seolah-olah menghilang.
"DUARRR", Ledakan pun terjadi dibarengi dengan bebatuan dan tanah yang berterbangan, setelah beberapa menit bebatuan dan tanah mulai berjatuhan kembali kebawah, lalu terlihat dua sosok yang tidak sadarkan diri. "Huh padahal aku hanya menghantam pukulan ketanah yang dekat dengan pijakan mereka tapi kenapa sampai pingsan seakan aku menghantam pada tubuh mereka dasar lebay," seru Hera yang berdiri di depan kedua lawannya tersebut dan Death Valley pun perlahan mulai memudar, kini para penonton mulai melihat area pertarungan Hera.
"Huh, tidak seru, aku tak bisa melihat jalannya pertandingan yang satu ini, karena terhalang oleh ruang gelap tadi dan hanya bisa mendengar ledakan saja," gerutu para penonton, memang hanya level Gold keatas yang bisa melihat pertarungan tersebut.
"Sungguh bakat yang luarbiasa selain teknik bertarung dia dapat menguasai mantra penyembuhan level atas, kalau dia lolos aku ingin merekrutnya dibawah pengawasanku," Gumam seorang perempuan salah satu pengawas dari Clan Miko yaitu Clan yang berdampingan dengan Clan Fuji merasa cukup takjub dengan kemampuan yang dimikili Hera.
*La LLorona adalah Arwah perwmpuan yang menjadi cerita legendaris paling terkenal dinegara meksiko.