
Setelah di jeda selama satu jam,akhirnya ujian pun dimulai kembali dan kali ini adalah pertarungan didalam arena yang berukuran 10x10 m.
"yaa untuk ujian selanjut nya silahkan maju para peserta," ucap Sang pengawas Senior Komang
Dan perwakilan dari tiap tim pun naik yaitu:
tim 1: Johan( bronze level 5)
tim 2: Kadek (bronze level 4)
tim 3: Danu (bronze level 4)
tim 4: Ezran (bronze level 3 )
tiim 5: Laela (bronze level 4)
tim 6:Ryzki (bronze level 4)
tim 7: Adhel (bronze level 4)
tim 8:Haris (bronze level 4)
tim 9: Mila (bronze level 4)
Dan tabel pertarungan pun mulai di perlihat kan
A: Johan vs Ryzki
B: Haris vs Danu
c: Laela vs Adhel
D: Mila vs Ezran vs Kadek
"baiklah peraturannya sederhana, siapa yang keluar arena atau kehabisan energi, itu dinyata kan kalah," jelas pengawas Senior Komang, lalu pertandingan pertamapun dimulai.
Johan vs Ryzki
"oke, you siap" kata senior Komang melirik Johan
"siap" balas mantap Johan
"kamu siap", kata Senior Komang lanjut menatap Ryzki
"yaa" timpal Ryzki
"1 , 2 , 3 mulaii" teriak Senior Komang sambil dia loncat ke pinggir lapangan,dan kedua nya pun mulai memasang kuda kuda.
Tanpa basa basi kedua nya pun saling jual beli serang dengan gerakan beladiri aliran masing masing
"POWER ON : VARANUS KOMODOENSIN," ucap Johan mengeluarkan energinya
"Bukk"
Tapi dengan sigap Ryzki pun menahan pukulan itu dengan kedua tangannya yang sudah dilapisi energi,tapi dia tetap terpental beberapa langkah kebelakang.
"Sial kuat sekali teknik nya itu sampai bisa merusak tameng badak ku ini," gumam Ryzki
"POWER ON : ELASMOTHERIUM,"teriak Ryzki balik menyerang
"Bukk"
"Arrgh" erang Johan yang kena telak pukulan Ryzki akibat lengah, tapi dengan cepat johan pun membalas pukulan.
"POWER ON : CAMBUK API VARANUS," teriak Johan dan ditangan nya terlihat energi yang memanjang layaknya ekor komodo.
"Bukk.."
"arrgh" erang Ryzki yang terpental cukup jauh, dan baru saja dia mau mengeluarkan kekuatan nya lagi, sang pengawas meniup pluitt panjang
"haii?.." teriaknya sambil melirik pengawas senior dengan kesal
"lihatlah kakimu sudah diberada luar arena.!"jelas senior Komang, mereka pun disuruh berjabat tangan bentuk wujud fair play dan untuk pemenang pertama adalah Johan.
Haris vs Danu
"Mulai" teriak Senior Komang
Haris dan Danu pun saling menerjang satu sama lain, dan gerakan keduanya pun terlihat gesit, terlihat seperti ada percikan-percikan cahaya ketika pukulan energi mereka beradu.
"Huh, untuk ukuran gajah bengkak kau cukup lincah juga ya", ucap Haris memprovokasi Danu.
"hehh.. kau juga sama, untuk macam gorila seperti mu bisa bertahan dari pukulan ku", timpal Danu membalas provokasi Haris, padahal sekilas ukuran badan mereka sama
"kita liat siapa yang bertahan di akhir" lanjut Danu
"POWER ON : ELEPHANT PUNCH,"
"POWER ON : KINGKONG PUNCH,"
Teriak kedua nya, dan beradu pukulan energi dengan kecepatan tinggi
"Bukk"
"BAKK"
"BUKK"
Keduanya pun saling jual beli pukulan
"Hosh"
"Hosh"
"Hosh"
"Hosh"
"Sial merepotkan sekali" ucap Haris
"Huhh, dia mampu merepotkan sampai sejauh ini" batin Danu dan keduanya pun mulai berkonsentrasi penuh dengan mengaliri energi yang lebih besar,lalu saling menerjang kembali.
"POWER ON : ELEPHANT MENGGEBRAK BUMI," teriak Danu
"POWER ON : KINGKONG GUN MENGHEMPAS TUJUH GUNUNG," teriak Haris juga, adu kekuatan energi pun terjadi.
"Hyaaattt"
Teriak keduanya saling mendorong energi yang mereka keluarkan, hampir selama 5 menit, dan Danu pun sedikit mengendurkan pertahannya, membuat Haris terus mendorong hampir ke garis lapangan.
"POWER ON : GAJAH PALAPA," teriak Danu membalikan keadaan
"Haah kuat sekali," gumam Haris dan dirinya pun terpental keluar.
Para penontonpun terkejut dengan jurus Danu barusan, karna semua orang tau bahwa teknik tersebut adalah teknik legendaris.
"Huh, tak kusangka dia mewarisi teknik itu, siapa anak itu sebenarnya, meski bahkan belum 5% dari ke kuatan asli nya" ucap salah seorang pejabat.
"Dia adalah cucu dari Raden Mada Karya," jelas Pimpinan Erick.
"aapaa.." seru kaget sang pejabat
ya Raden Mada Karya adalah pahlawan di awal-awal terjadinya serangan monster pada kejadian Bloods Sky, beliau mampu mempertahankan wilayahnya dari kejadian tersebut, bahkan dia mampu membuat kewalahan monster Level S sendirian ketika bertarung 1 lawan 3, konon pertarungan mereka sampai memakan waktu hingga 5hari.
"hahh hahh," Danu ngos ngosan karna mengeluarkan energi tersebut dan dia pun terbaring kelelahan karna energi nya hampir habis.
"Hahh,hahh,sial rasa nya tulang ku seperti terlolosi dari tubuh ku, karna mengeluarkan teknik barusan, pantas saja ayah melarang untuk menggunakan nya, kecuali dalam keadaan mendesak," gumam Danu lalu diapun dibantu berdiri oleh panitia.
Sementara diluar arena, Haris yang sama keadaan terbaring dan merasakan sakit ditubuh nya
"Huhh sial aku kalah, andai ku keluarkan teknik itu, mungkin bisa mengimbangi teknik barusan, tapi ayah pasti memarahi ku, karna jurus itu akan membahayakan diri sendiri, aku yang masih belum memenuhi syarat tuk menggunakan nya",gumam haris, lalu dia pun di tandu oleh panitia.
Dan untuk pemenang pertandingan kedua adalah Danu
Laela vs Adhel
pertandingan ke 3 pun dimulai
"kalian siap nona-nona cantik!" seru Senior Komang
"ya paman komang jelek," seru Adhel & Laela secara bersamaan.
"hey, jangan menyebut ku paman, setua itukah diri ini," gerutu Senior Komang tak terima
"1 , 2 , 3 , mulai" teriak nya
" POWER ON : TEKNIK GERAKAN KENARI MENARI," ucap Adhel menyerang dengan anggunnya
"POWER ON : GERAKAN JALAK MANDI" ucap Laela sambil mengelak dari serangan adhel
"Wow, pertarungan yang sangat anggun",seru semua penonton,ya pertarungan kali ini memang layaknya seperti melihat mereka sedang berdansa tapi sangat mematikan dalam gerakan-gerakan yang diperagakan oleh kedua nya.
"POWER ON : ILUSI MERAK" Adhel pun mengeluarkan jurus berikutnya sehingga membuat Laela kewalahan akibat serangannya, dipenglihatan Laela dirinya seperti berada di dunia yang aneh yang begitu berwarna, dan ketika dia menyerang Adhel, tiba tiba tubuh nya malah memudar, sedangkan dia mendapat serangan yang tiba-tiba dari berbagai arah.
"Sial kalau begini terus bisa bisa aku kehabisan energi," ucap Laela yang masih menangkis serangan yang tak diketahui arahnya tersebut.
"POWER ON : PHODILUS BADIUS," gumam Laela,Seketika matanya dipenuhi dengan energi yang mampu menggagalkan ilusi yang dibuat Adhel,dan langsung memukul balik.
"Buk"
"arrgh"erang Adhel yang terkena pukulan tepat dirusuk nya.
"POWER ON : GAGAK LUMAYUNG" gumam Adhel, diapun mundur sedikit kebelakang dan langsung melompat ke arah Laela dengan mengarahkan tendangannya, tetapi itu tak berhasil karna langsung ditangkis oleh Laela yang masih dalam mode burung hantunya
"POWER ON : TYTO ALBA MENCENGKRAM NAGA," teriak Laela yang sudah menangkap kaki adhel, lalu memutarnya dan melempar keluar.
Adhel pun terbang diudara tapi dengan teknik salto di udara dengan indah dia mendarat dengan mulus, meski diluar arena.
Tepuk tangan pun mulai terdengar dari penonton karena melihat pertarungan yang begitu mempesona.