Power Flow

Power Flow
Membuka Pintu Gerbang



Sudah hampir tiga minggu mereka berada dibawah pelatihan empat Sensei dari Clan Fuji, perkembangan merekapun mulai terlihat, kini mereka tengah berkumpul disuatu gerbang berukuran dengan tinggi hampir tiga meter dan lebar sepuluh meter.


"Berbahagialah kalian, karena telah diberi izin oleh Master Clan kami untuk memasuki ruangan yang ada dibalik gerbang ini," Seru Sensei Higurashi yang berada dipintu masuk gerbang tersebut dengan didampingi ketiga Sensei lainnya.


"Tapi dengan syarat kalian harus bisa membuka gerbangnya dengan kekuatan yang dimilik oleh kalian Sendiri, tanpa campur tangan dari kami berempat," lanjut Sensei Yamaguchi yang meneruskan penjelasan dari Sensei Higurashi.


"Kalian bisa lihat, tinggi gerbang ini adalah tiga meterkan? , tapi asal kalian tahu setiap satu meternya itu berbeda-beda beratnya, satu meter pertama beratnya mencapai satu ton, dan bila kalian berhasil membuka sampai dua meter berarti kalian berhasil membuka beban dengan berat tiga ton, berarti bila kalian sanggup membuka gerbang seluruhnya kalian berhasil mendorong beban dengan berat lima ton," ucap Sensei Arashi pembimbing dari murid magang element angin.


"Tapi itupun belum pernah ada yang berhasil membuka sampai seluruh gerbang dari kalangan murid, meski itu murid inti sekalipun," timpal Sensei Terumi


"Baiklah, biar adil setiap kapten tim akan maju ke depan untuk melakukan suit Jankenpon," seru Sensei Yamaguchi memanggil kapten tim dari empat grup yang mewakili setiap element dasar, diantaranya Kagura mewakili element api, Pangeran Philips mewakili element angin, lalu Ruby mewakili element air dan terakhir Xuan'er mewakili element tanah.


"JAN KEN PON" teriak mereka berempat serempak setelah maju kedepan.


Dan pemenang suit ala negeri sakura itu dimenangkan oleh tim element api, lalu yang kedua element tanah yang membuat Xuan'er loncat kegirangan, dan tempat ketiga didapatkan oleh timnya Ruby, yang secara terpaksa membuat tim bertipe angin harus mendapat giliran terakhir.


"Setiap orang akan diberi kesempatan mendorong pintu ini selama lima menit, jadi gunakan kekuatan semaksimal mungkin," seru Sensei Arashi kembali menjelaskan tentang peraturannya.


Sebagai orang yang ditunjuk menjadi kapten tim Kagura pun maju terlebih dahulu untuk mencoba mendorong gerbang yang terlihat sangat kokoh, kedua tangannya mulai bersentuhan dengan gerbang, dia pun menarik nafas panjang dan membuangnya kembali sebelum mendorong gerbang terrsebut.


"POWER ON : AKAI YASHI NO KITSUNE, mengalirlah bersama energi alamku, Arrrghtt," teriak Kagura mendorong sekuat tenaga setelah mengaliri tangannya dengan Energi berelement api.


Membutuhkan waktu hampir lima menit untuk Kagura berhasil membuka gerbang pintu yang ada di hadapannya tersebut, dan itu pun hanya terbuka satu pintu gerbang dan hanya dengan durasi beberapa detik saja, andai Kagura tidak langsung melompat ketika gerbang itu terbuka mungkin dia akan sia-sia mengeluarkan kekuatannya karena tidak berhasil masuk.


"Hohoo... Maaf, maaf kami lupa mengatakannya kalau gerbang itu tidak akan terbuka terlalu lama dan akan langsung menutup kembali dengan cepat bahkan untuk kami sendiri, gerbang itu paling hanya terbuka selama satu menit saja," Seru Sensei Yamaguchi sambil memakan cemilan yang dibawah dikantong semestanya.


Hampir semua dari tim element api sudah mencoba membuka gerbang, dan hanya beberapa yang berhasil masuk itupun dengan susah payah diantara yang berhasil selain Kagura iyalah Yu Yan serta Shinwo, kini hanya menyisakan dua orang lagi dari tim tersebut yaitu Hera dan Akane murid dari Guild Assasin.


"Silahkan kamu duluan Akane," Ucap Hera mempersilahkan Akane maju terlebih dahulu.


"Heh apa kau takut tidak bisa mendorong gerbang itu, sehingga mempersilahkan ku terlebih dahulu agar kau dapat mencontoh cara ku mendorong gerbang tersebut," timpal Akane merendahkan niat baik dari Hera, sementara Hera hanya tersenyum melihat tingkah temannya itu.


"POWER ON : SUICHU KASAI BAKUHATSU, Hiyaaaarght.." Teriak Akane mulai mendorong dengan sekuat tenaga.


"Hmmz... Sungguh kekuatan yang bertentangan dengan element dasar yang dia miliki, tapi dia mampu mengsinkronisasikan energi tersebut meski belum sempurna," Ucap Sensei Terumi sang pelatih dari murid magang berelement air.


Pintu gerbang pun bergeser didetik-detik akhir meski hanya sedikit tapi itu cukup untuk dimasuki, namun sayangnya Akane telah kehabisan tenaga bahkan untuk melangkah saja kakinya terasa begitu berat.


"Hosh hosh hosh, siaalllll padahal tinggal melangkah sedikit saja, tapi tenagaku sudah benar-benar terkuras habis," gumam Akane yang sekarang dalam posisi berlutut karena terdorong oleh hempasan pintu gerbang yang menutup kembali.


Dan sekarang dari tim element api tinggal menyisakan Hera yang belum mencoba mendorong pintu gerbang tersebut, dia pun melangkah dengan cukup percaya diri.


"POWER ON : TELAPAK SERIGALA API PEMBAKAR ARCAPADA," gumam Hera mengeluarkan jurus barunya, terlihat ada dua warna nyala api yang keluar dari tangannya, dan hanya membutuhkan waktu tiga menit Hera mampu membuka pintu gerbang yang mempunyai beban satu ton dengan sempurna, dan dia pun melenggang dengan santai kedalam ruangan yang ada dibalik gerbang tersebut.


" Hai Kapten, dan juga kak Ezran aku duluan ya, kutunggu kalian di dalam sana," seru Hera kepada Ruby dan Saudara kembarnya sambil melambaikan tangan pada keduanya, dan hanya dibalas senyuman oleh mereka berdua.


"Tidak disangka ada murid yang berpotensi cukup besar di tim asuhanmu itu Higurashi, sungguh mengejutkan," ucap Sensei Arashi yang lumayan terkejut melihat keberhasilan Hera.


Tapi berbeda dari murid magang lainnya itu merupakan kejutan yang sangat luar biasa, apalagi Hera bukanlah dari murid terkenal seperti Pangeran Philips dari kekaisaran Britania ataupun dari Clan Tianyu seperti Yu Yan dan teman-temannya.


"Ya aku pun terkejut, dia mampu mengkombinasikan kedua api tersebut, yang mana itu membuat dia bisa menyerang dan menyembuhkan diri secara bersamaan, sungguh gadis yang sangat Jenius," jawab Sensei Higurashi yang merasa bangga ada anak didiknya yang mampu mengeluarkan kekuatan melebihi ekspektasinya.


"Kau benar bahkan murid inti pun akan membutuhkan waktu empat bulan untuk mengeluarkan potensi terbaiknya, itu pun dibawah bimbingan para sensei dari Clan kita dan Clan Miko, tapi gadis itu hanya dalam waktu kurang dari satu bulan berhasil melakukannya," timpal Sensei Yamaguchi


"Apakah kita akan merekrutnya untuk masuk kedalam murid inti Clan kita, setelah ini?" tanya Sensei Terumi yang melirik ke arah Sensei Arashi.


"Itu tergantung ketua dan gadis itu sendiri," jawab singkat Sensei Arashi.


Setelah kejadian yang tak terduga yang dilakukan oleh Hera kini para murid dari element tanah mulai maju dan dimulai dari kapten tim yaitu Xuaner murid magang dari Clan Tianyu yaitu Clan terkuat dari negeri Tirai Bambu dan juga salah satu yang terbaik dari lima kekuatan terbesar didunia.